People Come And Go
Hujan turun membasahi kota Surabaya, kutatap langit yang gelap itu dari jendela kamarku. Hai den, apa kabarmu? Aku disini merindukanmu. Aku rindu tutur katamu yang lembut, canda tawamu, dan tingkahmu
0
0
Senja Tak Sempurna
Saat ini, aku hanya tinggal bersama dengan sahabatku di kos yang sederhana ini. Kebetulan kami mahasiswa di kampus yang sama. Malam itu aku sedang duduk santai dengannya. “Dia selingkuh.” “Sudah ada b
0
0
Special People
Hujan membungkus pagi hari, heningnya kelas adalah suasana yang sangat nyaman bagi Anastasia Celine Winata. Ia menduduki bangku kelas 11 saat ini. Celine adalah seorang yang dikenal pendiam di kelasny
0
0
Lara
Angin berhembus, merpati mengepak. Hanya gadis berparas cantik diantara semuanya. Setidaknya, itu yang Ezra lihat. Namun di atas tebing itu, insiden yang mengerikan terjadi. Ujung tebing runtuh dan se
0
0
Catatan untuk Frea
Masih kusimpan rapi, kisah yang indah dalam sebuah catatan. Sudah lama aku tak membuka setiap jilidnya. Catatan itu Seakan melukis semua kenangan. Ya walaupun. Aku tak begitu banyak mengingat setiap k
0
0
Sebelum Terlambat
Siang itu menjadi hari yang istimewa bagi Gadis dan Raka, yang dimana hari itu tepat 20 tahun mereka bersahabatan. Suka dan duka telah mereka lalui, mereka dan keluarga mereka merencanakan untuk dinne
0
0
People Come And Go
Hujan turun membasahi kota Surabaya, kutatap langit yang gelap itu dari jendela kamarku. Hai den, apa kabarmu? Aku disini merindukanmu. Aku rindu tutur katamu yang lembut, canda tawamu, dan tingkahmu
0
0
Peter Pan (Part 2)
Setelah sekian rasa sakit yang Alunika terima, akhirnya Alunika dapat kembali memaknakan apa itu rumah. Adnan, menjadi satu-satunya tempat paling nyaman untuk bercerita, baik dalam kondisi senang, sed
0
0
Peter Pan (Part 1)
Dalam sudut pandangnya yang telah kabur, seorang perempuan berlari mengejar asa yang kiranya masih tersisa. Menyelamatkan batinnya dari rasa sakit yang menyiksa. Jika bagi sebagian orang rumah adalah
0
0
Nestapa
“Aku bentar lagi ke rumah,” pesan yang dia kirimkan untukku. “Ngapain?” balasku. “Kangen,” balasnya. “Mau nitip apa?” balasnya lagi. “Hati-hati aja” balasku. “Iya syapp,” jawabnya. Aku yang dari tadi
0
0
Only This Sunrise
Duniaku sudah lama gelap. Matahari enggan memberi kelap-kelip cahayanya di timur, bahkan aku tak berpikir lagi kalau sekarang dunia sedang berputar. Walau nyatanya matahari masih terbit disana, tapi d
0
0
Kamu dan Kenangan
Aku menatap selembar kertas bertuliskan ‘undangan pernikahan’ yang terletak di meja kamarku. Kertas itu disodorkan ibu pemilik kostan selepas ku pulang kuliah. Dia bilang bahwa tadi siang ada wanita m
0
0
Kehangatan Hujanku
Pada malam ini bulan terlihat cerah tetapi tidak secerah terlihat dua insan sedang beradu mulut, tentang siapa yang salah dan siapa yang benar. Mereka mengeluarkan segala kemarahan yang keluar dari ha
0
0
Cinta Lama (Part 2)
Siang itu begitu terik. Juwita memilih untuk duduk santai sejenak di warung terdekat kampusnya, ia menyeruput es jeruk yang ia beli tadi. Tiba tiba handphonenya berbunyi, ia mendapatkan telepon dari T
0
0
Cinta Lama (Part 1)
“Kring kring” bel sepeda Juwita berbunyi. ya Kamila Juwita Prameswari gadis cantik berumur 18 tahun itu sedang bermain sepeda di depan perumahan tempat ia tinggal. Suasana sore hari ini sangat sejuk,
0
0
Selembar Pesan Terakhir
Hembusan angin membuat rerumputan yang menjadi alas tempat dudukku mulai bergoyang. Daun-daun juga mulai berjatuhan dari atas pohon menimpa diriku yang ada di bawahnya. Aku mendongakkan kepala melihat
0
0
Menggenggam Semu
Membiarkanmu pergi itu tak mudah. Ketika hati telah jatuh kepadamu. Kau nyata, namun serasa maya. Kau bagai rindu yang tak mampu kusentuh. Walau nyatanya kau selalu bersamaku. Jika waktu benar dapat m
0
0
Kaca pada Bingkai Lukisan (Part 2)
Di bawah rimbun ketapang di halaman rumah, mereka berdua duduk di atas motor yang terparkir. Tangan Kai masih memegang pundak Lunar, masih terlihat berbisik, lalu Lunar menoleh perlahan dan bibir mere
0
0
Kaca pada Bingkai Lukisan (Part 1)
“Apa yang diharapkan dari menjadi sebuah kaca, yang melekat pada bingkai lukisan, itu sedikit menyedihkan. Kaca harus melekat di sana, agar debu tidak mengotori lukisan, tapi sebisa mungkin agar selal
0
0
Di Antara Daun Gugur
Ndoro Arum, Wonosobo. 28 November 2017 “Pa-ra-ra-ra-ra-ra-ra … pa-ra-ra-ra-ra-ra-ra … pa-ra-ra-ra-ra-ra-ra-ra.” Aku sedikit bernyanyi, atau sebut saja bergumam, saat menulis catatan setelah melewati j
0
0