Akhir?
Hari itu aku menikmati weekand bersama orang yang paling aku cintai dan orang yang akan aku nikahi di hari Senin. Aku mengajaknya bersenang-senang menikmati hari minggu di Dufan bersamanya, sebelum me
0
0
Lengkara
Bisa kalian bayangkan? Apa jadinya jika langit dan bumi bersatu? Pastinya alam raya ini akan hancur dan kiamat pun akan terjadi. Maka dari itu, selama ini mereka terus tabah menjaga jarak yang Tuhan c
0
0
Bulan Kembar
LIFT secara mendadak mati. Lampunya berkedip-kedip. Lalu berguncang. Dada siapa pun yang ada di dalamnya dalam keadaan seperti itu juga akan berguncang. Begitu juga dengan yang dirasakan oleh Raisa. G
0
0
Malaikat Jatuh (Part 2)
– Hari ke-69 Totalnya sudah 69 hari sejak hari pertama Kiel menemaniku. Jangan tanya kenapa aku menghitungnya. Di sore yang cerah ini, aku harus menemui dokter untuk mengecek kondisiku lagi. Yah, ini
0
0
Malaikat Jatuh (Part 1)
Ada malaikat yang bertugas untuk mencabut nyawa. Tentunya orang yang menemui ajal itu pasti akan mati. Kemudian jiwa mereka akan pergi ke akhirat. Tapi ada juga kepercayaan yang mengatakan bahwa merek
0
0
IV Pertemuan Di Bangku Taman
PERTEMUAN PERTAMA Seperti biasa di suatu sore sepulang dari lelahnya berkerja Aku bersinggah dan duduk di sebuah bangku taman yang berada di jalan komplek rumahku lalu Aku pun mengeluarkan cemilan dar
0
0
Lamaran
“Nduk, kapan kamu mau menikah?”. Pertanyaan ibu yang berulang kali kembali mengiang di telinga. Terbersit ada rasa iba jika melihat raut wajah tua ibu dengan garis keriput yang sudah rata merenda waja
0
0
Sirkus Para Malaikat Maut (Part 2)
“Gue liat Dania tadi.” Di antara semua teman-teman Ken yang memilih membisu disituasi ini, Lilian menjadi satu satunya yang berani membuka bersuara. namun sayang Ken tak berminat untuk merespons perka
0
0
Sirkus Para Malaikat Maut (Part 1)
“Good evening ladies and gentlemen.” Suara Ken seketika menggelegar dibalik mikrofon merah maroonnya. Menyambut para penonton yang hadir pada malam hari itu. Lampu yang tadinya padam kini dinyalakan.
0
0
Rahwana: Kasih Tak Sampai
Amat banyak kisah-kisah romantis di dunia ini yang tentunya kita tidak asing dengan kisah-kisah tersebut. Tragisnya kisah Romeo dan Juliet, kematian yang mengakhiri kisah Tristan dan Isolde, Layla Maj
0
0
Sonata
Pagi pada hari itu terasa berbeda, ruang kelas yang biasanya hanya terdengar suara jangkrik dan burung, sekarang sedang penuh dengan kicauan keras dari teman sekelasku. Apakah sesuatu yang besar terja
0
0
Cantiknya Marsya Tak Pernah Sirna
Marsya masih menyimpan rasa cinta yang teramat mendalam pada mendiang Rendy, kekasih satu-satunya yang pertama dan terakhir dalam hidupnya. Tak terasa lima tahun sudah setelah mendiang Rendy mengalami
0
0
HENTI
Sebagian orang sangat mencintai hujan, mendamba-dambakan tetesan air yang katanya bisa memberi kebahagiaan, mampu menyamarkan air mata, sanggup mengalahkan isak tangis dengan suara tetesannya yang sem
0
0
Di Terminal
“Aku benci terminal” Kataku lirih sambil mengaduk kopi yang telah dingin karena tak kunjung kuminum. Ntah sejak kapan bermula aku jadi benci terminal. Bagiku ada luka tiap kali aku datang ke terminal.
0
0
Rasa Dalam Diam
Suasana yang sangat sunyi. Hanya ketukan spidol yang terdengar ketika guruku menulis di white board. Aku menatap semua tulisan yang ada di hadapanku, sesekali mengernyit untuk memperjelas penglihatank
0
0
Kedengkian dan Penyesalan
“TIDAK!!” “IBU!!!!” Teriakku histeris. Aku berlari mendekatinya, tanpa peduli duri semak belukar ini melukaiku. Tanganku menyentuh wajah putih ibuku. Menggoyangkan tubuhnya yang tergeletak sembarang d
0
0
Kita Sedang Bermimpi
Kita sedang bermimpi, mengelilingi sebuah kota dengan lampu gemerlapan dan jalanan yang sepi. Hanya ada kau dan aku. Hanya ada kita. Tanpa kendaraan, kita berlarian ke sana ke mari, memasuki satu toko
0
0
HITAM
Ada kepulan asap rokok yang menutupi wajahmu. Rokok dengan merk yang itu-itu saja dari dulu sejak aku pertama kali mengenalmu. Rokok yang tidak pernah jauh dari jangkauanmu. “Kenapa kamu begitu memben
0
0
Rahasia Kepingan Hati
Mendung memang membisikkan padaku untuk tetap di sini. Mereka berucap ada hal penting yang akan kutemukan di tempat ini. Tempat yang penuh kenangan menyakitkan. Ya, tempat pertama kali kita bertemu d
0
0
Setelah Pertunangan Hujan dan Matahari
“Apa karena aku bukan seorang muslim?” “Tidak! Bukan begitu,” sanggah Rahma Hening. “Lantas apa?” ia sedikit memaksa. Mata keduanya berkaca, hampir pecah. “Aku sudah bertunangan!” Selesai. Lelaki tamp
0
0