Senja di Ujung Jalan Pulang
Di sebuah desa kecil bernama Desa Harapan, yang terletak jauh di dalam lembah dan dikelilingi bukit-bukit hijau yang menjulang, tinggallah seorang gadis bernama Lira. Desa itu sangat damai, jauh dari
0
0
Lithina The Unborn (Sekolah dan Ceritanya) Part 2
Terdengar suara gemuruh diluar halaman rumah kami. Aku melihat kilasan dibalik bingkai jendela. Terdapat sebuah kabut yeng menghalangi cahaya senja, warna kelabu menghiasi tembok pelindung kota. Ayah
0
0
Sangklen
Siang itu, beberapa anak desa sedang memetik buah jambu di pohon dekat tepi sungai. Sebagian dari mereka tengah menikmati jambu yang telah susah payah dipetiknya. Sambil sesekali seseorang melemparkan
0
0
Di Bawah Pohon
Dewi Kematian Lilith adalah sesosok dewi yang ditakuti bahkan oleh para dewa lain sekalipun. Tidak ada yang berani mendekatinya, apalagi berbicara dengannya. Rumor yang beredar mengatakan bahwa ia sel
0
0
Bintang Semalam
Gelapnya malam tidak membuat mata Bintang mengantuk. Dia harus menyelesaikan cerita miliknya sebelum pendaftaran lomba menulis cerita ditutup. Tangannya sibuk mengetik sedangkan mulutnya sibuk menguny
0
0
Matinya Hantu Pocong
Juno sangat antusias sekali mengikuti pendaftaran sebagai WAKER di KPH Randublatung, syaratnya sangat mudah, lulus minimal SLTP dan pernah mengikuti bela diri. Ia sangat yakin diterimanya, karena kedu
0
0
Tahun Baru Kematian (Part 3)
Penyelidikan baru dimulai, setelah memintai keterangan dari setiap orang kuputuskan untuk memeriksa keluar bangunan. Payung hitam kubukan dan berjalan menerobos hujan. Langit begitu gelap, hujannya ma
0
0
Burry The Light (Part 1)
Di suatu pagi hanya Emu seorang diri yang berada di rumah. Terasa hampa dan sedikit menyakitkan memang, tanpa hadirnya teman, saudara dan keluarga. hidup yang begitu menyedihkan, ya… Namaku Emu konno
0
0
Lina, Penjual Buah Yang Baik Hati (Part 1)
Di tahun xxx, sebuah rumah kecil yang terdapat di suatu desa, yang terbuat dari kayu sedang direnovasi. Pekerja disana sedang membentuk rumah tersebut menjadi seperti semula. Rumah tersebut berdiri di
0
0
Memiliki Dua Jiwa, Aku Bukan Lagi Korban Kekerasan di Sekolah!
ebuah kejadian tak terduga, aku dan diriku saat SMA berbagi satu tubuh yang sama. Waktu itu aku adalah korban kekerasan di sekolah, seorang yang pengecut dan lemah. Tapi sekarang aku adalah raja yang
0
0
Jenazah yang Berpindah (Part 2)
6 Hari yang lalu, Sabtu 9 Juni 2018 Keesokan harinya, seorang pria berkacamata dengan memakai hoodie lengan panjang berwarna biru tua, berambut agak gondrong duduk di ruangan yang sama. Penampilannya
0
0
Tukang Kebun
Pagi ini, Ian memandang halaman rumahnya, tepatnya menatap tukang kebun asing yang sibuk merapikan tanaman hias disana. “Bukankah seharusnya Tuan Maden yang membersihkan kebun ini? Kenapa nenek memang
0
0
Burung Jadi Jadian
Waktu itu siang hari anak laki-laki khususnya mencari burung dengan jebakan pulut agar saat burung hinggap tidak bisa kabur karena sayapnya terlalu menempel dengan getah pohon.. yang sudah dioleskan k
0
0
Permainan Sang Iblis (Part 2)
Matahari mulai terbit dari timur, bersamaan dengan langit yang mulai terang, cahayanya mulai menembus jendela. Pagi ini, pagi setelah peristiwa penghukuman, rasanya sangat sunyi namun juga tenang. Aki
0
0
Kemampuan Baru
Aku sering mengalami pengalaman mistis. Bermula saat aku berumur sekitar 8 tahun atau 9 tahun. Dan sejak kejadian itu, aku mulai bisa merasakan, mendengar, melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat keba
0
0
Setelah Melakukan Perjalanan Waktu, Aku Menjadi Antagonis Dongeng
1 Ketika aku terbangun, aku sudah menjadi penyihir dunia bawah laut. Aku adalah penyihir yang memberi ramuan penumbuh kaki untuk Putri Duyung agar dia bisa bertemu dengan pangeran. Aku ingat ketik
0
1
Setelah dibunuh oleh sugar daddy-nya kakak perempuanku, aku pun terlahir kembali.
Kakak perempuanku adalah seorang aktris yang baik hati dan lembut. Ketika dia ditarik oleh sutradara dan aktor terkenal ke dalam kamar, aku tidak ragu untuk pasang badan untuknya demi melindunginya. A
0
3
Sistem untuk Membalas Dendam : Lelaki Brengsek Jadi Pendek Umur Karena Diriku!
Di kehidupan sebelumnya, aku mengejar-ngejarnya tanpa henti. Dan hasil yang aku dapatkan adalah dia membunuh anak kami dengan tangannya sendiri. 1 Di kehidupan sebelumnya, aku meninggal karena pendar
0
0
Mencoba Mentradisikan Tradisi Lama
Awan putih dan hitam masih terus bergantian mencampakkan. Langit yang biru kadang pula berubah menjadi langit yang hitam pekat. Matahari yang terang benderang menyinari bumi, kadang juga pula berubah
0
0
Kereta
Cahaya entah kembali Kusentuh aksara hidup Untuk tertatih melangkah Memangku kertas lusuh. Memang siapa sempurna Tapi tinta telah memutih Tak bisa tetesskan air mata Meski hati tersakiti Harapku tengg
0
0