Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 19 Helai Rambut dan Hitamnya Keterikatan Badai telah berlalu, menyisakan sisa-sisa titik hujan yang menempel pada kaca jendela raksasa mansion Vance. Sinar matahari pagi yang pucat menyusup masuk
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 18 Namun, melihat dadaku yang naik-turun dengan cepat dan wajahku yang basah oleh keringat dingin serta air mata, akal sehat Adrian runtuh. Dengan napas yang tertahan, ia menarik ujung lengan kem
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 17 Aku terengah-engah dalam dekapannya, mencengkeram lengan kemejanya dengan sisa tenaga yang kumiliki. Rasa sakit di dadaku membuatku nyaris tak bisa bernapas, namun aroma pinus yang menenangkan
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 16 Aku terengah-engah dalam dekapannya, mencengkeram lengan kemejanya dengan sisa tenaga yang kumiliki. Rasa sakit di dadaku membuatku nyaris tak bisa bernapas, namun aroma pinus yang menenangkan
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 15 Gemetar di Ujung Jari dan Obsesi yang Menyala Kilat menyambar liar di luar jendela, melemparkan pendar cahaya putih yang menyoroti rahang tegas Adrian dalam kegelapan perpustakaan. Pernyataan
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 14 Di saat yang bersamaan, sisa jiwa Erena ikut menangis. Bayangan ayah Erena yang menamparnya, Nyonya Vance yang memandangnya jijik, dan keputusasaan saat Erena memanjat balkon lantai tiga, ikut
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 13 Sonata di Bawah Hujan dan Napas yang Tertahan Udara di tangga utama itu terasa seolah tersedot habis. Adrian masih mengurungku dengan kedua lengannya, matanya yang kelam membakar langsung ke
0
0
Teman rasa rumah
Di selasa malam yang gelap tanpa bintang, terdengar kabar duka jika telah meninggal satu warga kami di desa x. Hal ini sontak saja membuat tim janaiz bergerak cepat untuk melihat kondisi jenazah. " B
0
1
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 12 Martha. Kepala pelayan mansion Vance. Anjing penjaga setia milik Nenek Adrian, Madam Vance, yang paling sering menyiksa Erena secara sembunyi-sembunyi karena menganggap Erena tak lebih dari sam
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Sudut bibir Adrian berkedut samar, membentuk seringai yang sangat tipis dan berbahaya. Alih-alih marah karena diusir, pria itu justru mengambil cangkir kopi hitam dari nampan, membawanya ke bibir, dan
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 10 Melodi Kepedihan dan Secangkir Kopi Pahit Cahaya pagi menyusup lewat celah tirai beludru tebal, melukis garis-garis keemasan di atas lantai pualam yang dingin. Aku membuka mata perlahan, disa
0
0
Petak Umpet #2
(Silahkan baca yang #1 di akun ku ya, biar ngerti dan nyambung ceritanya) Di suatu tempat yang asing, seorang anak laki-laki kembali berlari-lari di area taman. Langkahnya terengah-engah, matanya lia
0
3
kutipan perpisahan
melihatmu berjalan tanpa menoleh ke arahku,rasanya seperti orang asing. atau mungkin,memang seperti itulah aku bagimu. karena bagiku,kamu adalah seseorang yang sangat kuhafal hadirnya,harumnya,suara
0
1
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 9 Dulu, saat aku menjadi Capo Bratva, timah panas menembus bahuku dan aku mencabutnya sendiri menggunakan pisau belati tanpa anestesi. Setitik luka robek karena kaca ini tidak ada apa-apanya. Nam
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 8 Menggendong Duri dan Hitamnya Obsesi Waktu seakan berhenti berdetak di dalam kamar yang temaram itu. Sentuhan ibu jari Adrian yang terbalut sarung tangan kulit di tulang pipiku terasa sangat k
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 7 Dalam usahaku menahan keseimbangan, tanganku tanpa sengaja menyenggol sebuah vas kristal di atas meja rias. Benda rapuh itu jatuh, pecah berkeping-keping menghantam lantai marmer. Tubuhku ikut
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 6 Pantulan Luka dan Nyala Api di Bawah Es Keheningan di dalam kamar itu terasa begitu pekat hingga aku bisa mendengar detak jantungku sendiri yang berpacu liar. Adrian Vance mematung. Hinaan yan
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 5 [Dunia Nyata] Aroma obat-obatan antiseptik yang menyengat adalah hal pertama yang menyapa indraku, menggantikan bau anyir darah. Perlahan, dengan kelopak mata yang terasa seberat timah, aku me
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 4 Sentuhan di Atas Darah dan Beling Angin malam berhembus semakin kasar, menusuk pori-pori kulitku yang terbuka dan gemetar. Aku berdiri di sana, bertumpu pada kedua kaki Erena yang ringkih dan p
0
0
Gadis mafia dan ceo tampan
Bab 3 Sepasang alis tebal Adrian bertaut samar. Ada kilat keterkejutan yang melintas sangat cepat di matanya sebelum kembali berganti dengan tatapan sedingin es. Ini bukan reaksi Erena yang biasa ia k
0
0