melihatmu berjalan tanpa menoleh ke arahku,rasanya seperti orang asing.
atau mungkin,memang seperti itulah aku bagimu.
karena bagiku,kamu adalah seseorang yang sangat kuhafal hadirnya,harumnya,suaranya, rambutnya,senyumnya,favoritnya.
hingga tanpa sadar aku telah tenggelam terlalu dalam pada pesonamu.
waktu berlalu begitu cepat,kini perpisahan pun sudah di depan mata.
membuat kita semakin jauh di antara jarak dan perbedaan yang tak mampu kita hindari.
namun sejauh apa pun jarak itu,nyatanya sampai saat ini pun,aku masih tetap pada rasa yang sama.
meskipun aku selalu tahu,kamu tak pernah menoleh ke arahku,dan aku yang tak mau menoleh ke arah lain selain kamu.
walau begitu aku senang,kamu melanjutkan hidupmu dengan baik setelah perpisahan itu.
meski kini aku tak bisa melihatmu lagi,tapi aku berharap kamu selalu dalam kondisi terbaik.
Karena Tuhan saja sayang,apalagi aku.-nalla