Visa untuk Kembali ke Hati yang Salah
Pagi itu, Kantor Imigrasi Kelas I sedang padat-padatnya. Suara mesin nomor antrean yang monoton berpadu dengan aroma kopi saset dan parfum dari berbagai merk yang bercampur menjadi satu. Seno Darmawan
0
1
Jendala Rumah yang Mengarah ke Belakang
Bagi Aris, kepulangan ke rumah tua di pinggiran kota ini bukanlah sebuah ziarah, melainkan sebuah eksekusi. Rumah itu berbau apek, campuran antara debu kayu yang melapuk dan sisa-sisa trauma masa keci
0
1
Masa Lalu Bunga Sakura
Di sebuah sudut kota Hamamatsu yang selalu dideru angin musim dingin, sebuah rumah kayu tradisional berdiri dengan keangkuhan yang mulai rapuh. Di dalamnya, tinggal Nenek Sato, seorang wanita berusia
0
1
Dilema Di Antara Dua Bakti (Part 2)
Tiga tahun telah berlalu sejak deru mesin mobil Widya menghilang di ujung aspal, meninggalkan Andra dalam kesunyian yang berdengung. Rumah besar itu kini terasa seperti sebuah makam yang terlalu luas.
0
1
Dilema Di Antara Dua Bakti
Pukul tiga pagi, dan rumah itu tidak pernah benar-benar tidur. Di kamar pojok yang berbau balsem dan sisa makanan yang tumpah, Pak Baskoro sedang berbicara dengan bayangan di sudut plafon. Suaranya se
0
1
Matahari di Balik Kelambu Abu-abu
Maya menatap pantulan dirinya di cermin retak kamar ART, merapikan kebaya putih murah yang terasa mencekik lehernya. Di ruang tengah, aroma kemenyan dan bunga melati yang mulai layu memenuhi udara, be
0
1
Antara Arini dan Widya
Bagi Arini, kehadiran Widya di rumah itu seperti instalasi seni yang salah tempat. Minimalis, tenang, dan terlalu sempurna. Di usia Arini yang menginjak 32 tahun—usia di mana ia seharusnya sudah dewas
0
1
Retak di Balik Bedak
Hotel Mulia malam itu beraroma campuran antara parfum high-end dan aroma kepalsuan yang tipis. Di ballroom lantai tiga, angkatan 2008 sedang merayakan 18 tahun kelulusan. Ini adalah usia di mana Gen Y
0
1
Tembok dalam Pikiran
Namaku Tasya. Aku punya dua saudara: kakak dan adik. Aku lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan. Ayah dan ibuku bercerai sejak aku masih kecil. Aku hidup di sebuah rumah yang sudah sangat tua. R
1
0
Jeruk tertawa
Pangeran Rafa adalah putra tunggal yang sangat dimanja ayahnya, sang raja. Walau ia gagah, pandai memanah, dan bertarung dengan pedang, ayahnya melarang ia pergi jauh dari kerajaan. Larangan ayahnya
0
0
“Hei, Summer”
Namaku Summer. Aku ingin berbagi pengalaman tentang cinta pertamaku. Perasaan yang sangat indah, perasaan yang sangat aneh, dan perasaan yang pertama kali aku rasakan. Perasaan itu terasa begitu unik
0
0
Laundry Yaya Dan Bening
Bab 1: Kado Pahit "Eh, besok sudah puasa. Sahur pertama di mana nanti?" Pertanyaan itu terdengar dari bangku di belakang Yaya saat bus Trans melaju membelah kemacetan pagi. Penumpang di sebelah
0
0
Preman Nikahi Santriwati
Boni "Rantai" bukanlah pria yang akrab dengan wewangian selain aroma aspal basah, oli mesin, dan asap rokok murahan. Tubuhnya adalah peta jalanan Jakarta; ada tato naga yang melilit dari pergelangan t
0
1
Aku Bukan Mesin ATM dan THR
Suara mesin ATM di minimarket itu terdengar seperti geraman monster yang lapar. Cekit-cekit-drrrrttt. Lembar-lembar uang berwarna merah keluar dengan kaku. Aku menatap saldo di layar. Rp157.000,00.
0
2
Aura Suami Buruh Bangunan
Marni selalu percaya bahwa suaminya, Bambang, adalah magnet keberuntungan yang salah alamat. Bayangkan, pria itu setiap hari pulang dengan tubuh berlumuran semen, aroma keringat matahari yang menyeng
0
1
Menagih Hutang Saat Bukber
Di zaman ketika manusia lebih percaya pada notifikasi daripada firasat, dan lebih takut pada low battery daripada dosa kecil, ada satu hal yang lebih mengerikan daripada ghosting: ditagih hutang saat
0
1
Lebaran Tanpa Mudik
Langit Jakarta sore itu seperti loyang bekas kue lapis—berlapis-lapis awan kelabu yang menggantung tanpa niat menurunkan hujan. Di gang sempit belakang kontrakan, anak-anak sudah menyalakan petasan ko
0
1
TUMBAL GAGAL
Malam itu angin gunung turun lebih dingin dari biasanya. Desa Cibanteng terletak di lereng yang jauh dari lampu kota. Hutan pinus berdiri seperti barisan saksi bisu, dan di tengahnya, berdiri pabrik
0
2
The Last Reset (Part 2)
POV: Ketika Ujian Terbesar Iman Datang dalam Wujud Mantan yang Wanginya Masih Sama Ketahuilah, kawan, bahwa godaan terbesar bagi seorang mualaf bukanlah rasa haus saat puasa atau dinginnya air wudhu
0
1
The Last Reset
Julian adalah definisi dari "hidup tanpa batas" yang sering diagung-agungkan di media sosial. Berasal dari pinggiran Amsterdam, pria dengan rahang tegas dan tato geometris di sekujur lengannya ini men
0
1