NovelToon NovelToon
Pacar Sewa Satu Milyar

Pacar Sewa Satu Milyar

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:240
Nilai: 5
Nama Author: Ddie

Andi, seorang akuntan kuper yang hidupnya lurus seperti tabel Excel, panik ketika menerima undangan reuni SMA. Masalahnya: dulu dia selalu jadi bahan ejekan karena jomblo kronis. Tak mau terlihat memprihatinkan di depan teman-teman lamanya, Andi nekat menyewa seorang pacar profesional bernama Nayla—cantik, cerdas, dan terlalu mahal untuk dompetnya.

Namun Nayla punya syarat gila: “Kalau kamu jatuh cinta sama gue, dendanya satu milyar.”
Awalnya Andi yakin aman—dia terlalu canggung untuk jatuh cinta.

Tapi setelah pura-pura pacaran, makan bareng, dan menghadapi masa lalu yang muncul kembali di reuni… Andi mulai menyadari sesuatu: dia sedang terjebak.
Antara cinta pura-pura, kontrak tak wajar, dan perasaan yang benar-benar tumbuh.

Dan setiap degup jantungnya… makin mendekatkannya ke denda satu milyar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ddie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dilarang Jatuh Cinta

Pintu gedung tertutup di belakang Nayla.

Kaca gelap memantulkan bayangan Andi dan Dio—dua laki-laki dengan ekspresi berbeda:

yang satu panik elegan, yang satu puas seperti habis nonton drama Korea pemuda hampir kepleset tersembur mie kerupuk kuah.

Dio melirik Andi dari atas sampai bawah seolah tidak yakin dia selamat dari ruang penyidik Polres “…Kenapa muka lu kayak orang baru tanda tangan surat pernyataan kehilangan organ vital? Jangan-jangan lu udah jual ginjal buat kontrak ini?”

Andi menghela napas panjang sampai Dio mikir bahwa paru parunya terbuat dari alat musik Akordeon di tekan ditarik dihembus.

“Di,” katanya pelan, “kontrak itu nyata bener."

“Lah dari kemarin juga nyata, siapa juga bilang palsu”

“Bukan, Di ..maksud gue yang ini… terlalu nyata gue baru sadar ternyata bukan main-main.”

" Yang bilang main main lu Ndik, bukan gue, gue hanya comblang awal lu yang mutusin sendiri."

Laki laki itu hanya diam berjalan ke arah parkiran mobil. Panas Jakarta siang mulai menggila, aspal berkilau seperti kening Professor di timpa sinar X Ray

Andi langsung nyalain AC ketika masuk mobil Udara dingin menyebar cepat, tapi keringat di alisnya masih ada.

Dio menyandarkan kepala, menutup matanya sebelah “Gimana briefing-nya?”

Andi memegang setir, jari-jarinya sedikit gemetar—seperti baru belajar nyetir mobil di jalan licin tanpa ban cadangan “Rapi terlalu rapi.”

“Maksudnya ? Gue gak ngerti coba lu jelasin.”

“Mereka punya ruangan khusus untuk nyamain perasaan palsu. Ada papan tulis, ada aturan dan ada kalimat ‘TIDAK BOLEH JATUH CINTA’ ditulis gede banget—kayaknya mau di tulis ke jidat gue masuk kedalam otak.”

Dio membuka satu mata beneran kaget.

“Wah. Itu bukan perusahaan mungkin Itu sekte cinta aliran sesat. Lu yakin nggak salah masuk tempat? Atau kantor TPH."

" Ngawur lu," Andi nyengir hambar. “Kalau sekte, setidaknya ada makanan bebas kan? Ini cuma kontrak dan larangan.”

Dio laki laki brewok berkulit kelabu itu mendelik, " Gak begitu juga, Ndik, mana ada sekte berbagi makanan emangnya pujasera."

“Mereka ngomongnya santai,” lanjutnya tidak peduli “Tapi setiap kata kayaknya… ancaman yang dibungkus senyuman. ‘Kamu bisa melakukan apapun, tapi ingat ya…’ dan lalu ada pisau tersembunyi di balik punggung menikam."

Mobil mulai melaju melihat Dio semakin kebingungan “Terus gimana Nayla ?”

Laki laki tampan itu terdiam sepersekian detik terlalu lama—lama banget sampai Dio mikir lampu merah hijau kuning tetap aja merah.

“Profesional,” jawabnya akhir “Terlalu profesional. Seperti dia punya dinding baja di sekitar hati.”

“Bahaya,” kata Dio cepat tanpa ragu.

“Hah?”

“Cewek profesional itu berbahaya, Ndik. Mereka tahu kapan harus tersenyum, kapan harus menjaga jarak, dan kapan harus mundur tanpa ninggalin jejak—sampe lu bingung apakah dia masih hidup.”

Andi mengernyit menelan ludah, tenggorokannya tiba-tiba kering.

“Dia bilang… kalau talent yang jatuh cinta, hukumannya lebih berat.”

Dio terdiam wajahnya berubah menjadi " Professor Otto Donald bebek “…Berat gimana?”

“Dipecat. Gak dibayar. Blacklist. Seperti dia nggak pernah ada di industri ini.”

" Oalah pantes wajah Nayla dingin tadi. Dia bukan jaga jarak sama lu tapi untuk dirinya sendiri agar gak jatuh bodoh kaya lu"

Andi menjitak kepala nya pelan tapi

kalimat itu menempel di kepalanya lebih lama seperti semprotan lem setan.

Lampu merah menyala dari tadi asik lampu merah entah kapan hijau

Di kaca spion, Andi melihat wajahnya sendiri.

Bukan wajah orang jatuh cinta tapi juga bukan wajah orang aman—ada sesuatu di matanya untuk mencoba tantangan.

“Di,” katanya tiba-tiba,“kenapa gue ngerasa… ini bakal ribet?”

Dio menyeringai tipis. “Karena hidup lu jarang ribet soal perasaan. Sekali ribet, langsung level nasional—masuk berita TVRI.”

Lampu hijau nah ini baru bener mobil melaju lagi.

HP Andi bergetar di cup holder. Suaranya terlalu nyaring di dalam mobil kotak sabun

Satu pesan masuk.

Nayla:

Terima kasih sudah datang hari ini, Kak.

Kalau ada yang bikin nggak nyaman, langsung bilang ya.

Andi membaca pesan itu lama.

Tidak ada emotikon.

Tidak ada basa-basi.

Terlalu rapi. Seperti surat resmi dari Kantor Pos pembayaran BLT

Ia mengetik balasan, lalu menghapus. “Makasih juga, semoga hari mu baik”—nggak cocok.Mengetik lagi. “Oke, terima kasih. Nanti ketemu ya”—terlalu santai. Hapus lagi.

Akhirnya:

Iya. Terima kasih juga.

Sampai ketemu sesuai jadwal.

Pesan terkirim.

Dio melirik sekilas. “Lu jawab kayak email kantor, datar formal."

“Gue takut salah nada. Takut dia mikir gue nggak serius.”

“Justru itu,” Dio menyandarkan punggungnya di kursi “Kalau lu mulai mikirin nada, berarti lu udah nggak netral. Lu udah mulai… peduli.”

Andi terdiam nggak bisa membantah.

Di luar, Jakarta bergerak seperti biasa—orang terburu-buru, klakson bersahutan, hidup jalan terus tanpa peduli kontrak satu miliar atau larangan jatuh cinta.

Tapi buat Andi, hari itu berubah karena sekarang, setiap langkah ke depan bukan cuma soal reuni tapi satu hal yang tertulis jelas di papan tulis tadi:

TIDAK BOLEH JATUH CINTA.

Dan entah kenapa, larangan itu terdengar

bukan seperti peringatan melainkan tantangan semakin di larang, semakin pengen dicoba.

\=\=\=\=

Reuni itu seperti jam pasir yang dibalik diam-diam. Tidak berisik. Tidak mengancam secara terang-terangan. Tapi pasirnya jatuh satu per satu—dan Andi bisa merasakannya setiap kali membuka kalender, setiap kali notifikasi grup alumni muncul, setiap kali namanya disebut dengan embel-embel "datang ya sama pasangan."

Semakin dekat tanggalnya, semakin sempit napasnya. Bukan karena takut bertemu wajah-wajah lama. Bukan karena nostalgia. Tapi karena satu hal sederhana yang belum pernah ia lakukan dengan benar sepanjang hidupnya: berpura-pura jatuh cinta.

Kontrak sudah ditandatangani. Nama Nayla sudah tercantum rapi. Aturan sudah jelas—terlalu jelas—terutama bab klausal tidak boleh jatuh cinta.

Ironisnya, justru aturan itulah yang membuat Andi semakin panik. Karena ia tahu satu hal tentang dirinya sendiri: ia payah dalam berpura-pura. Dan lebih payah lagi dalam mengendalikan perasaan yang tumbuh tanpa izin.

Latihan pacaran bukan lagi opsi. Ia kebutuhan darurat seperti simulasi sebelum ujian hidup lebih berat dari ujian CPNS menjadi Petugas DAMKAR, atau naik panggung sebagai pemberi makalah Pajak naskahnya hilang separuh didepan Napi

Dan Nayla—dengan caranya yang tenang, profesional, dan terlalu manusiawi—adalah satu-satunya orang yang bisa membantunya melewati itu.

Maka sore itu, di tengah Jakarta yang sibuk dan tidak peduli, Andi melangkah masuk ke kontrak pertamanya bukan sebagai klien—melainkan sebagai laki-laki yang sedang belajar bagaimana caranya terlihat tenang saat hatinya sendiri sudah kebingungan sejak awal.

1
Greta Ela🦋🌺
Dah ketebak pasti si Nayla/Facepalm/
Ddie: 🤣🤣 ...ya gitu dk...Nayla
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Jadi dia ini anak mama yang manja ya/Chuckle/
Ddie: ya begitu lah dk ...kalau dk gak begitu ya..mandiri ...mandi sendiri
total 1 replies
Ddie
lucu absurd tapi mengena di hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!