NovelToon NovelToon
Dekapan Bayang

Dekapan Bayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / CEO / Cintapertama
Popularitas:150
Nilai: 5
Nama Author: Queenca04

Seorang gadis cantik bernama Anggi yang menjadi korban perceraian orangtuanya karena ayahnya selingkuh dengan sahabat ibunya sendiri. Kejadian itu pun dialami oleh Anggi sendiri.
Anggi memiliki sahabat dari kecil bernama Nia. Bahkan dia sudah dianggap Nia saudara sendiri bukan lagi seperti sahabat. Nia mengkhianati Anggi dan mengambil kekasih Anggi.
Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca cerita selengkapnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenca04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Sesampainya di ruang perawatan di sana ada ke dua abangnya. Perasaan Anggie sudah tak karuan saat Zian juga ikut masuk.

"Assalamualaikum," ucap Anggie dan Zian bersamaan.

"Waalaikumsalam," jawab ke tiga orang yang ada di sana. Anggie dan Zian mencium tangan Abang dan ibunya.

"Makasih ya udah anterin Anggie pulang," seru Asa dan membuat Anggie terkejut melihat perlakuan Abangnya kepada Zian yang di luar pemikiran Anggie.

Anggie mengira kalau Zian akan di marahin ke dua abangnya tapi nyatanya mereka memperlakukan Zian biasa saja malahan mereka terlihat sangat akrab.

"Kok Abang gak marah?" tanya Anggie dengan polosnya kepada ke dua kakaknya. Ke dua kakaknya malah tertawa saat mendengar pertanyaan dari Anggie.

"Memang Abang harus marah gimana?" tanya Angga dengan tengilnya.

"Kan Abang biasanya gak suka kalau aku dekat sama cowok," lirih Anggie sambil menunduk.

"Bukannya Abang gak suka tapi Abang hanya lebih waspada aja Abang gak mau adek di permainan sama cowok nanti adek jadi sakit hati," ujar Angga sambil melirik ke arah Zian.

"Tapi gue udah tahu keluarganya Zian jadi kalau Zian sampai nyakitin Anggie Abang bisa tahu tinggal cari dia dimana. Tapi untuk sekarang Abang gak ngijini kalian pacaran ya," seru Angkasa yang membuat semua menohok.

Melihat kedua kakaknya dan Zian akrab membuat Anggie bisa bernafas lega kalau kakaknya tidak akan marah karena dia di antar Zian pulang.

Anggie mendekati ranjang ibunya dan membiarkan para lelaki sedang ngobrol di sofa.

"Bunda," lirih Anggie sambil menggenggam tangan ibunya.

"Sayang, udah makan?" Anggie mengangguk pelan sambil mengusap air matanya karena Anggie masih belum bisa melupakan apa yang terjadi tadi malam.

"Jangan nangis dong sayang, bunda gak apa-apa kok," Anggun mengusap air mata anaknya.

"Kemarin aku takut banget terjadi sesuatu sama bunda," Anggie tak kuasa membayangkan kejadian tadi malam saat ibunya terjatuh di tangga.

flashback

Sesudah makan malam Anggie pamit kembarnya karena ada tugas yang belum ia selesaikan. Sedangkan Anggun masih membereskan meja biasanya Anggie selalu membantu tapi kali ini Anggie ijin karena tugasnya cukup banyak.

Dirumah hanya mereka berdua karena Angkasa masih di Makassar sedang Angga yang sibuk dengan kegiatan kampus hingga ia jarang pulang.

Anggun selesai merapikan piring lalu pergi ke kamarnya di lantai dua namun saat Anggun sudah sampai lantai atas tiba-tiba terdengar suara bel hingga Anggun pun kembali turun untuk membuka pintu karena kebetulan asisten rumah tangganya memang sudah pulang. Mereka miliki asisten rumah tangga yang tidak menginap Anggun sengaja.

Namun saat Anggun akan turun tiba-tiba kakinya terpeleset hingga Anggun jatuh dari tangga atas.

Anggie yang mendengar teriakkan Anggun langsung keluar kamar dan melihat ibunya sudah tergeletak di bawah tangga dengan darah yang mengalir di kepalanya.

Anggie pergi keluar untuk mencari pertolongan dan ternyata di luar ada tetangganya. Anggie langsung meminta bantuan untuk membawa ibunya ke rumah sakit.

Anggie di bantu tetangganya membawa Anggun ke rumah sakit. Anggie yang hanya mengenakan celana selutut dan kaos over size tidak sempat dan tidak ada waktu untuk mengganti baju dulu yang ia pikirkan sekarang adalah kondisi ibunya yang sudah pingsan.

Sesampainya di rumah sakit dokter langsung menangani Anggun dan menyatakan Anggun harus segera di operasi karena ada pendarahan di otaknya. Anggie yang lupa membawa ponselnya bingung untuk memberi tahu ke dua kakaknya tapi untungnya sang tetangga mempunyai nomor Angga dan Angkasa hingga mereka pun di beri tahu kalau Anggun masuk rumah sakit.

Angkasa yang bicara langsung kepada dokternya lewat telepon karena masih di Makassar meminta dokter segera melakukan penanganan yang terbaik untuk sang ibu.

Dokter langsung menangani Anggun dan akhirnya bisa kembali sadar dan tinggal menjalani pemulihan.

Tak lama Angga datang ke rumah sakit dengan wajah paniknya melihat Anggie yang duduk di temanin tetangganya di sana langsung memeluk sang adik.

"Gimana keadaan bunda?"

"Bunda masih di dalam dokter sedang melakukan operasi karena bunda mengalami pendarahan di otaknya," cicit Anggie sambil menyandarkan kepalanya di dada Angga sambil tak hentinya menangis.

"Maafin Abang ya baru bisa ke sini buat nemenin adek."

"Adek takut terjadi sesuatu sama bunda."

"Bunda akan sehat lagi. Kita berdoa bersama supaya bunda bisa sehat lagi."

Sebenarnya Angga juga ingin menangis tapi dia harus terlihat tegar dan kuat di depan adiknya.

Satu jam sudah operasi Anggun dinyatakan berhasil dan Anggun sudah di bawa ke ruang perawatan. Tetangga yang menolong pun sudah pamit pulang. Kini hanya tinggal Angga dan Anggie yang menunggu ibunya sadar.

Namun saat mereka menunggu Angkasa datang dan panik sama seperti Angga waktu datang tadi.

"Maafin Asa Bun gak bisa jagain bunda. Hingga bunda harus seperti ini," Angkasa yang tak kuasa menahan air matanya dan akhirnya di peluk oleh kedua adiknya.

keesokan paginya Anggie sudah merengek kepada kedua kakaknya supaya ijin tidak masuk. Angkasa pun membolehkan tapi Anggie juga ingat kalau hari ini ia ada ulangan dan harus masuk. Angkasa dengan sigap mengantar adiknya pergi ke sekolah.

Sebenarnya Angkasa tipe lelaki tanggung jawab walaupun dia sibuk tapi demi keluarga dia akan selalu meluangkan waktunya. Karena Angkasa ingin melihat ibu dan adik-adiknya bahagia tanpa harus tahu keadaan Angkasa yang sakit atau pun capek.

1
Abah Pnd
pasti jatuh miskin anggoro
Queen: pantas ya buat seorang tukang selingkuh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!