NovelToon NovelToon
Benih Milik Guruku

Benih Milik Guruku

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Hamil di luar nikah / Beda Usia / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menikah Karena Anak / Terpaksa Menikahi Murid / Tamat
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Erchapram

"Ahhh..." Teriak seorang gadis cantik bernama Naomi Fathia kala mahkota yang dijaga selama 18 tahun harus hilang diambil paksa oleh seorang pria yang dia panggil guru di tempatnya menuntut ilmu.

"Ini enak sekali, sempit dan legit padahal aku pikir gadis panggilan sepertimu pasti sudah longgar." Ucapnya sambil terus mencari kenikmatan.

Dia adalah Damian Lorenzo berumur 28 tahun yang berprofesi sebagai Guru Matematika di Sekolahan Swasta.

Malam itu Damian sedang mabuk, dia tidak melihat jelas siapa wanita yang ada di hadapannya. Dia pikir Naomi salah satu wanita malam yang mencari mangsa. Sehingga tanpa banyak bicara, Damian menyeretnya masuk ke dalam mobil.

Satu bulan setelah malam kelam, Naomi harus menelan pil pahit ketika dia mendapati dirinya hamil. Susah payah Naomi harus terus menyembunyikan kehamilannya dari semua orang. Hingga setelah kehamilannya berusia 3 bulan, rahasia itu akhirnya terbongkar.

Ikuti kelanjutan kisah Naomi hanya di Noveltoon.

UPDATE SETIAP HARI.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erchapram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Sembunyikan Aku

Mungkin Damian tidak menyadari satu hal, bahwa orang putus asa. Dia bisa melakukan segala hal. Orang normal menganggap jika Damian berucap kasar dengan Nikita karena level sabar sudah diujung tanduk.

Tapi bagi Nikita, justru ucapannya itu karena Damian masih peduli.

"Kamu ingin aku mati karena kamu masih sangat mencintaiku Damian."

"Kamu sakit hati dengan pengkhianatanku. Kalau begitu, di hadapanmu aku akan bunuh penyebab kamu terluka." Seperti sudah disiapkan, Nikita mengambil belati runcing dan langsung ditusukkan di perut buncitnya berkali kali.

"Dia pasti mati Damian, mati!" Ucap Nikita sebelum jatuh pingsan.

"Astaga... Ini orang nekat amat." Ucap Damian menggerutu sangat kesal.

"Pak... Tolong panggil ambulan. Katakan ada orang gila tiba-tiba bunuh diri di depan gerbang. Saya masih ada urusan penting. Ini uang untuk ongkos Bapak. Biar Mama saya kasih tahu." Ucap Damian pada petugas security yang berjaga di rumah Mamanya.

"Kok Nikita bisa tahu ya, kalau Mama sudah pindah rumah."

Damian bergumam sambil melajukan mobilnya masuk ke halaman rumah lamanya.

"Tentu saja tahu, dulu juga sering ke sini diajak Mama." Gumamnya, tanya sendiri dijawab sendiri.

"Mama..." Panggil Damian saat melihat Mamanya sedang berkutat di dapur.

"Loh kok pagi-pagi ke sini, gak langsung berangkat sekolah?" Tanya Nyonya Donita menatap Putranya.

"Barang di Apartemen cuma sedikit, yang lain masih di sini. Aku mau kemasi, nanti tolong minta sopir antar ke rumah Mertuaku biar tidak bolak balik. Dan di depan ada Nikita. Dia menusuk perutnya sendiri katanya supaya keguguran lalu memintaku kembali. Aku sudah suruh Pak Mamat panggil Ambulan." Ucap Damian kesal.

"Nikita bunuh diri di sini? Kurang ajar! Untung masih pagi, masih sepi dari pandangan orang. Mama harus beri dia pelajaran, sudah jadi pengkhianat, korupsi sekarang berulah seperti tidak ada takutnya. Kamu fokus dengan kerjaan kamu juga Istrimu harus jadi prioritas. Mama tanya, kamu beneran tidak berencana balik dengan Nikita kan?"

Tanya Nyonya Donita menatap dalam raut wajah Putranya, menelisik sesuatu yang patut dicurigai sebagai kekhawatirannya.

"Aku?" Ucap Damian sambil menunjuk hidungnya sendiri berucap sedikit sinis, "Balikan dengan lubang gorong-gorong? Najis. Emang gak ada pilihan? Lagian aku sudah menikahi Naomi, meskipun belum sampai tahap cinta. Tapi aku mulai tertarik dengannya."

"Asal kamu jangan permainkan Naomi. Kasihan dia, sudah jadi korban. Jangan sampai kembali kamu sakiti. Mama lihat Naomi gadis yang baik, tidak neko-neko juga. Sederhana meskipun kata kamu dia pewaris tunggal kekayaan orang tuanya. Intinya, kamu jangan menuntut dicintai. Dalam cerita kamu yang salah. Jadi kamu yang harus berjuang."

"Kamu harus tunjukkan pada Naomi, jika kamu bersungguh-sungguh dengannya. Jika kamu memang membuka hati, bukan cuma omong kosong sesat. Yang makin membuat Naomi membencimu. Ingat, tunjukkan ketulusanmu, keseriusanmu mencintainya. Naomi sudah cukup menanggung luka, makanya dia nampak keras tapi sebenarnya dia pribadi yang rapuh." Ucap Nyonya Donita memberi nasehatnya.

"Iya Ma, terima kasih nasehatnya. Sekarang aku berangkat kerja dulu. Jangan lupa bantu urus Nikita. Aku gak mau dilibatkan dengan aksi bunuh dirinya." Ucap Damian.

Setelah menyalimi tangan kanan Mamanya, Damian melanjutkan perjalanan menuju rumah Mertuanya untuk menjemput Istri barunya. Maksudnya Istri yang baru dinikahi, bukan karena ada yang lama.

"Sudah siap? Ada yang ketinggalan tidak?" Tanya lembut Damian saat Naomi masuk ke dalam mobilnya.

"Tidak ada Pak." Jawab Naomi.

"Pak?" Damian bergumam bernada tanya. Tapi tidak berani bertanya langsung.

"Ya sudahlah, pelan pelan saja." Gumamnya lirih pada dirinya sendiri.

Hening, tidak ada percakapan terjadi seolah mereka tidak saling kenal.

Hingga tiba di gerbang sekolah, Naomi keluar dengan langkah berat. Tapi memang inilah konsekuensi untuknya, menikah dadakan dengan gurunya sendiri.

Yovita melihat Naomi dari kejauhan, dia yang harus sekolah berjalan kaki dari tempat penampungan preman merasa tidak terima dengan keadaan Naomi yang bukannya terpuruk tapi malah semakin berjaya seperti sekarang.

"Wah... Ternyata benar Naomi memang ada hubungan dengan Pak Damian." Ucap Yovita melangkah mendekati Naomi.

"Cih... Katanya anak baik-baik, ternyata jadi gundik toh sekarang." Ucap Yovita dengan suara berbisik.

"Kalau aku gundik, kamu apa?" Tanya balik Naomi bersuara datar.

"Setelah merampok semua harta warisan, kamu malah semakin menyedihkan Naomi."

"Menjadi liar karena merasa kesepian? Dan aku pastikan hidupmu akan semakin kesepian dan menderita lagi. Kamu tidak boleh hidup bahagia, karena kamu hanya anak yatim piatu yang kebetulan punya warisan. Coba kalau kamu jadi kere, sudah pasti kamu jual diri." Ucapan Yovita gak nyambung ngalor ngidul kayak orang kebanyakan minum.

"Kebanyakan minum menang bikin mabok, daripada kamu semakin bicara ngelantur. Lebih baik pulang lagi gih. Malu kalau ketahuan kamu mabok." Ucap Naomi kemudian melanjutkan langkah. Sedangkan Damian sudah lebih dulu masuk setelah melihat istrinya didekati Yovita dan mereka berbincang-bincang. Damian tahu jika Naomi bisa mengatasi Yovita sendiri tanpa bantuannya.

Setelah jam pelajaran sekolah usai, Damian menunggu Naomi di mobilnya. Hubungan mereka di hari pertama pernikahan bisa dibilang cukup KAKU.

Tak ada sesi romantis romantisan, atau senyum menggoda dan tergoda. Yang ada hanya raut datar Naomi dan wajah bingung Damian. Jujur dia bingung menghadapi gadis merajuk tapi statusnya sudah istri.

Dulu dengan Nikita, meskipun Damian yang lebih dulu mengatakan cinta. Tapi Nikita tidak pernah merajuk, tidak pernah mendiamkannya justru Damian lah yang lebih banyak diam. Dan Nikita yang selalu menghibur. Nikita punya cara unik membahagiakannya, dan kini Damian tahu jika itulah keahlian Nikita selain bisnis. Nikita jago menggoda banyak pria.

Jadi sekarang berhadapan dengan Naomi, gadis lugu yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya karena kesalahan. Jujur membuat kepala Damian pening.

Dreettt

Suara ponsel menyelamatkan Damian.

"Iya Ma ada apa?" Tanyanya.

"Bisa kamu datang ke Rumah Sakit? Karena kejadian Nikita tadi pagi sudah terencana, ada yang memuatnya di akun media sosialnya. Kamu harus mengklarifikasi secepatnya, jika perlu kita tempuh jalur hukum." Ucap Nyonya Donita mulai panik.

"Mama tenang saja, aku akan datang bersama Naomi." Ucap Damian.

Mendengar namanya disebut, Naomi menoleh menatap Damian tapi tidak berbicara. Tapi, Damian sudah mulai peka jadi dia yang berinisiatif bertanya.

"Apa kamu keberatan ikut denganku?"

"Kemana Pak?" Tanya Naomi singkat.

"Kita ke Rumah Sakit, ada tragedi di depan gerbang rumah. Nikita coba bunuh diri dengan menusuk perutnya sendiri." Ucap Damian.

"Kenapa saya harus ikut Bapak?"

"Karena kamu Istri saya Naomi. Jangan coba untuk menyembunyikan saya. Apa kamu malu punya suami tua seperti saya?" Tanya Damian.

1
Ridwan01
Kenapa tamat kak, ceritanya bagus, aku pikir akan ada lanjutannya untuk junior Damian dan Naomi👍👍👍
Winer Win
udh selesai aj nh tor..bismillah bisa lebih bersyukur lagi..menerima dan menjalani ap yang sudah di garis tulisakn untuk kita..sukses trus untuk otor dan reader semuanya..berkah barokah dunia akhirat...🙏🙏
Ita rahmawati
loh kok udh tamat aja,,sumpil aku terkejut ini 😂
ceritanya bagus,,sat set lgsg tamat 🤗
vj'z tri
apa lagi ini thor 😭😭😭😭😭😭
Ita rahmawati
beneran mampuskan jdinya
Ita rahmawati
mampus kau yovita
Ita rahmawati
naomi 😭
Ita rahmawati
kalakuanmu yovita
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Loohhhhh...Gak yangka banget tiba² tamat aja...😥
Mau gk mau ya harus bersyukur dan ikhlas menerima takdir sang AUTHOR.
TERIMA KASIH BANYAK THOR...🙏🥰
Ita rahmawati
visualnya pas banget menurutku sih
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Karma dibayar kontan adalah ungkapan yang berarti balasan atau konsekuensi dari suatu perbuatan (baik atau buruk) datang dengan sangat cepat dan langsung terasa di dunia ini, tanpa perlu menunggu waktu lama, seringkali dengan cara yang tak terduga atau dramatis, mirip pembayaran tunai langsung.
Istilah ini menggabungkan konsep karma (hukum sebab-akibat) dengan "dibayar kontan" (pembayaran langsung tunai) untuk menekankan kesegeraan dan kejelasan balasan tersebut...😥😭
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
thor sat set selesai aja cerita nya.
iy bener thor skg byk yg kurang bersyukur, di ucapkan gampang tapi melakukan nya itu sulit loh
Wulan Sari
lha udah selesai Thor? cepet banget masih kepengen baca lagi je🤣🤣🤣,klu bisa kasih tambah Thor ups, kayak mkn nasi ada tambahnya bekum kenyang🙂salam💪❤️🙏
partini
betul 👍👍👍
Ana Akhwat
keren banget kata kata Damian....aku suka suka sukAaaaaa😂
Ana Akhwat
Ceritanya bagus tegas tidak ribet
Ita rahmawati
si mama bahasanya 🤦‍♀️🤣
Ita rahmawati
main cup aja kamu dam
Ita rahmawati
sadar rupanya kalo kamu udh tua dam
✦͙͙͙*͙❥⃝🅚𝖎𝖐𝖎💋ᶫᵒᵛᵉᵧₒᵤ♫·♪·♬
Sebagian orang cenderung menganngap bahwa musibah adalah malapetaka bagi kehidupan mereka. Padahal, bagi orang yang bersabar terdapat hikmah di balik terjadinya musibah tersebut,
Maka ketika dihadapkan oleh musibah, yakinkan bahwa musibah ini adalah sebuah ujian untuk menguji keimanan kita, kesabaran kita.
Ketika seorang hamba dapat memahami sebuah kebaikan di dalam sebuah musibah, ia akan menganggapnya sebagai rahmat. Banyak hikmah yang dapat dipetik darinya dan menjadikannya sebagai pembelajaran...🤧😥💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!