NovelToon NovelToon
LENTERA SERAPHINE

LENTERA SERAPHINE

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Cintapertama
Popularitas:70
Nilai: 5
Nama Author: pupybear

Dunia terlalu kejam untuk dia yang hanya terus menangis.
Bumi ini sangat jahat untuk wanita yang hanya mengandalkan dirinya sendiri, berbekalkan keberanian dan tekad untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah gempuran kesulitan.

Haeyla Seraphine layak mendapatkan kemenangan atas hidup nya, cinta dan ketulusan layak untuk dia menangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pupybear, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 10.

Pukul 20:00

Penthouse Sekala

" Lilian, apa kamu bisa mengerjakan kontrak diamond bersama dengan keluarga Atala? "

" Kamu meragukan aku?, kamu salah besar mas. "

" Tentu saja tidak, jika kamu memang bisa, aku percayakan semua pada kamu, besok kamu meeting dengan mereka dan mulai menulis kontrak. "

" Tentu saja, dengan senang hati aku ikut andil dalam kerja sama ini. " Lilian tersenyum tipis seakan senyuman itu penuh dengan kelicikan.

Bagus, aku harus terus membuat kamu semakin mempercayai aku Ringgo, semakin besar kepercayaan kamu, semakin besar pula kesempatan ku untuk menghancurkan mu dan kembali bersama dengan putriku. Tenang saja Haeyla sayang, mama akan mengusahakan apapun untuk membahagiakan kamu di kehidupan ini.

Rumah Arbian.

Telpon Arbian berdering

" Kenapa Cila? "

" Arbian, lo bisa ke rumah gue gak?, gue mau keluar, mau makan di angkringan nya Shiren, bisa gak?. "

" Kamu tunggu disana. " Arbian tidak bisa menolak ajakan Cilia sama sekali, karena dia sadar kalau dirinya lah yang membuat Cilia celaka.

Jalan Gelugur.

Tin tin tin tinnn!!!

Suara klakson motor terus berbunyi.

" Kamu ngapain Divo?, berisik. " Divo sengaja memainkan klakson motornya untuk mengganggu Haeyla.

" Lagian lo jalan lama banget, sore sore gini mau kemana sih? "

" Aku mau ke toko buku sebentar. "

" Gak cape apa baca buku terus? "

" Lebih cape lagi kalau kurang kerjaan kaya kamu ini!." Haeyla meninggalkan Divo.

Divo itu bener bener kaya anak kecil, dia selalu ganggu aku, di dunia ini banyak manusia, tapi kenapa harus aku coba?.

Angkringan Shiren.

" Tumben kalian berdua?, udah resmi nih? " ledek Shiren pada Cilia dan Arbian.

" Apaan sih Ren, tapi doain aja ya. " bisik Cilia pada Shiren.

Mereka duduk di pojok lesehan tempat dimana Haeyla duduk malam itu.

" Lo mau pesen apa Ar?, biar gue pesenin. "

" Nasi bakar dengan sate satean dan wedang jahe. " ucap Arbian

" Lo suka wedang jahe?, menurut gue itu sama sekali gak enak, gak recomend. "

" Selera kamu dan aku itu gak sama. " singkat Arbian.

Lebih tepatnya Arbian memesan menu yang sebelumnya dia pesan dan belum sempat dia makan bersama dengan Haeyla malam itu.

Toko Buku Bombi.

Bagus bagus banget buku buku yang ada disini, dari segala tahun lumayan lengkap juga, untung hari ini aku datang ke tempat yang tepat, jadi gak perlu muter muter cari tempat yang lain.

Haeyla sedang mencari buku mengenai pelestarian alam dalam bab yang lengkap untuk presentasi nya di sekolah. Beberapa kali Haeyla mendatangi toko buku, namun selalu saja buku yang dia cari kosong ataupun tidak di jual disana.

Sepertinya benar kata papa, kalau aku lebih mementingkan diri sendiri semua akan terasa lebih ringan. Seandainya aja papa ada di sini sekarang, pasti aku akan jauh lebih kuat pa. ( Seketika Haeyla teringat tentang masa masa indah dirinya bersama sang papa).

Jalan Almeida 70 Timur.

Haeyla keluar dari toko buku dan berjalan kembali untuk pulang ke rumah nya. Namun di tengah perjalanan dia melihat seseorang yang tidak asing baginnya.

Itu bukannya Divo?, kenapa dia keluar dari rumah sakit itu, dia sakit?.

Haeyla memandangi Divo dari kejauhan, Divo duduk di bangku halaman rumah sakit, wajah nya tampak murung.

Engga ada salahnya aku samperin Divo kaya nya, lagi pula Divo juga sering bantu aku akhir akhir ini.

Haeyla berjalan menuju halaman rumah sakit dan menghampiri Divo.

" Siapa yang sakit?." keberadaan Haeyla cukup membuat Divo terkejut.

" Lo kok bisa ada disini?, sejak kapan? "

" Baru aja, tadi aku keluar dari toko buku di seberang dan gak sengaja lihat kamu disini. "

" Gue gak kenapa napa, jenguk kerabat yang lagi sakit doang. " berusaha menenangkan wajah nya

" Tapi aku lihat wajah kamu kelihatan cemas dan sedih, are you oke?, kamu bisa cerita kalau kamu mau. " tawar Haeyla

Divo terdiam dan berpikir, apa pantas jika dia menceritakan hal ini kepada Haeyla, Divo takut kalau Haeyla akan merasa kasihan pada nya, tapi disisi lain dia juga butuh berbagi cerita dengan seseorang.

" Nyokap gue, nyokap gue sakit. " ucap nya datar

Haeyla menatap Divo secara detail, wajah laki laki itu sangat berbeda sekarang, tidak seperti Divo yang biasanya.

" Aku boleh jenguk mama kamu?. " pertanyaan Haeyla berhasil membuat Divo terdiam.

" Lo mau lihat nyokap gue?, kenapa?. "

" Aku mau kasih kekuatan peri sama mama kamu, dulu kata papa aku kalau aku itu punya kekuatan peri, jadi aku mau kasih itu ke mama kamu supaya mama kamu cepat pulih. " Haeyla mengatakan itu dengan senyum di wajah nya

" Ehmm, ada ada aja lo. "

" Sebentar ya. " Haeyla pergi meninggalkan Divo sendirian.

Lah, katanya tadi mau kasih kekuatan peri sama nyokap gatau nya malah pergi.

Beberapa menit kemudian Haeyla kembali, Haeyla kembali membawa buket bunga di tangan nya.

" Ayo Divo, kita lihat mama kamu. "

" Lo pergi cuma buat beli bunga? "

" Ini untuk mama kamu, bunga ini akan membuat ruangan mama kamu lebih fresh dan indah. "

" Kenapa?. "

" Bunga Lily putih ini kesukaan aku, dia selalu kasih aku energi positif, jadi aku mau bagi itu ke mama kamu juga, udah ayo." ajak Haeyla

Divo dan Haeyla pergi menuju ruangan mama Divo yaitu nyonya Bianca Lyodra .

" Ini nyokap gue. " Divo membukakan pintu ruangan kamar dan terlihat mama nya yang sedang terbaring di ranjang rumah sakit.

Haeyla berjalan mendekati nyonya Bianca.

' Selamat Sore tante, saya Haeyla teman sekolah Divo anak tante, saya mau kasih tante sesuatu, saya punya bunga Lily untuk tante. " Haeyla menaruh bunga nya di dalam vas yang berisi air dan berkata ( Semoga ada nya kamu disini bisa membuat energi yang positif untuk tante dan juga menjaga nya untuk selalu terlihat indah seperti kamu).

Divo tersenyum namun juga bingung dengan kelakuan aneh Haeyla, Haeyla sama sekali tidak memperdulikkan Divo, dia hanya asik dengan dirinya sendiri.

' Tante, aku tau tante dengar aku, tante tau, tante sangat cantik, ayo bangun dan sembuh, agar dunia ini gak kekurangan wanita cantik seperti tante. ' ucap Haeyla lagi kepada mama Divo, Bingung, heran, itu yang Divo rasa sekarang.

' Tante, kata papa kalau aku pegang tangan seseorang itu akan kasih mereka kekuatan peri, jadi sekarang aku pegang tangan tante ya. ' Haeyla menggenggam tangan nyonya Bianca

Lihat ma, gadis itu sekarang ada di samping mama dan menggenggam tangan mama, dia datang bahkan tanpa aku minta, ayo segera bangun ma, Divo harap kehadiran Haeyla yang tiba tiba ini bisa membuat sesuatu keajaiban untuk kita semua. ( Batin Divo)

" Maaf ya, tapi aku cuma pengen mama kamu dengar kalau disini lagi pada nungguin mama kamu untuk bangun. "

" Ngapain lo minta maaf segala?. "

" Karena aku banyak bicara dari tadi. "

" Santai aja La, lo gak tanya nyokap gue sakit apa?. "

" Apapun penyakit nya, yang aku tunggu hanya kesembuhan nya. " Haeyla tersenyum sambil memegang pundak Divo.

Haeyla memang gadis yang sangat penyayang, siapapun akan dia perlakukan sama jika berada di posisi Divo.

" Oh ya, aku pulang dulu ya Divo, aku pulang dulu ya tante, aku Haeyla, aku mau saat aku ketemu tante untuk yang kedua kalinya tapi dengan keadaan tante yang udah bisa melihat aku, sampai nanti tante. Divo, aku pulang dulu ya, kamu gak perlu sedih, kamu hanya perlu yakin kalau mama kamu akan segera sembuh. " Haeyla beranjak pergi meninggalkam ruangan kamar nyonya Bianca.

" Makasih buat semua Haeyla. " ucap Divo setelah Haeyla berlalu pergi.

Beraambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!