NovelToon NovelToon
Conquer Me

Conquer Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Romansa / Bad Boy
Popularitas:163.9k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Deanada Kharisma, hampir 3 tahun menjalani kehidupan remaja diantara toxic circle. Memiliki teman yang toxic, menindas, bertindak sesukanya, dan melakukan diskriminasi.

Namun siapa sangka di balik itu, sebenarnya ia menyimpan rahasia bahkan dari teman-temannya sendiri, hingga Tuhan mempertemukannya dengan Rifaldi yang merupakan pemuda broken home sekaligus begundal sekolah dan naasnya adalah musuh bebuyutannya di sekolah.

Bagaimana Tuhan membolak-balikan perasaan keduanya disaat faktanya Dea adalah seorang korban victim blaming?

Conquer me ~》Taklukan aku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8🩷 Perselingkuhan membawa petaka

Dea duduk di taman kota, bersama satu cup matcha latte dingin siang itu. Lesnya urung, ponselnya bergetar tanda notifikasi masuk ia biarkan begitu saja.

Ia menangis sendirian, sesenggukan, diantara lirihnya gemericik dedaunan taman tengah kota, suara jalanan yang mendadak samar di telinganya.

Berkali-kali ia menyeka bibirnya dengan lengan sweater rajut, ia minum, dan ia tempelkan air embun di mulutnya, air hasil proses kondensasi uap air yang menjadi cair saat bersentuhan dengan udara hangat sehingga uap air kehilangan energinya, melambat dan menghasilkan tetesan air yang menempel di dinding cup matcha miliknya.

Bibirnya basah, lalu ia seka dengan tissue, ia gosok kasar sehingga liptin yang awalnya menempel di bibir telah ter-transfer seluruhnya ke tissue.

Yang hilang hanya jejaknya, hanya liptinnya, namun tetap...rasanya akan selalu membekas, bahkan ia merasa seperti bibir dan lidah Rifal masih senantiasa menja mahnya.

berulang kali Dea lakukan itu bahkan dengan air minum, tapi bukannya ia puas, justru ingatan itu, aroma bibir dengan lime---apple mungkin bekas ia menyesap alat vape masih terasa di hidung Dea.

"Jijik..." jeritnya membuat beberapa orang yang tengah merasakan tenangnya taman kota sambil rehat sejenak melirik ke arahnya aneh.

Kenapa tuh?

Rifal sudah pulang, seperti biasa....ia tak akan peduli sekalipun rumah sedang didatangi oleh tamu. Yang dilakukannya adalah melintas tanpa mau peduli, layaknya menjejaki ruang kosong.

*Cih, dasar anak kurang ajar*. Lirih wanita ular ini. Lama-lama ia muak juga oleh sikap Rifal. Namun Rifal, tak pernah peduli, menganggapnya hanya setan tak berbentuk disini.

Masuk dan menjatuhkan badannya ke ranjang, kali ini ia tidak tidur....pikirannya berisik dengan seluruh perasaan yang baru, perasaan bersalah lebih tepatnya. Padahal, biasanya ia akan menjadi tuan sadis yang tak peduli dengan apapun atau siapapun, termasuk dengan apa yang sudah ia lakukan pada orang lain sekalipun itu merugikan.

Diraihnya frame foto berukuran kecil dari samping, foto seorang gadis dengan rambut belah tengahnya nan pendek di bawah telinga. Dalam balutan seragamnya ia tersenyum manis, Rifal ingat, foto itu diambil saat Hana, ikut dengannya ke basecamp Thunderbolt, club atau bisa disebut geng motor yang sudah ia ikuti sejak jaman SMP kelas 1.

"Han, apa aku breng sek?" monolognya.

Lantas Rifal mengangguk membenarkan, "aku memang breng sek, Han. But, i can fix it." Lirihnya lagi.

Ia menelan salivanya, lantas menaruh kembali foto Hana di meja samping. Oh come on! Seorang Rifaldi Elvan Januar meminta maaf?

Tapi...

Wajah berkaca-kaca Dea dengan segala kekecewaan dan kemarahannya itu selalu membayangi. Ia salah mengira, tuduhannya itu, mungkin jika bicara dengan Rama, sudah pasti akan mengatakan jika itu fitnah. Dan fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Ia benci menyetujui itu, bergaul dengan Rama bikin hatinya geli, namun anehnya hatinya terikat dengan anak-anak itu.

.

.

Rifal sudah mengganti bajunya dengan t shirt, mengikat slayer di leher dan memakai jaketnya. Malam ini, ia sudah pasang nomor di race untuk hadiah satu juta, bukan soal uang tak seberapa namun nama eksistensi Thunderbolt, padahal ongkos memodifikasi motornya saja lebih dari hadiah.

**MIPA 3**

(**Rio de Janeiro**) *Sya, kata ayah gue kalo penyembuhan pasca operasi usus buntu begitu, minum kunyit*.

(***Vian gans***) *Lah, bukannya minum air campuran cacing ya*?

(***Tam Tama***) *🤣🤦 cacing buat mancing, yan*.

(***Ucup***) *Lah, minum air campuran cacing sekebon-kebonnya*.

(***Just\_Rama***) *Cacingnya Lo pake buat ikan, ikannya Lo makan. Begitu yang bener. Yang bagus itu, Lo minum jus kurma, sepohon-pohonnya, se-arab*.

(***Ande-ande lumut***) *ngga ada yang waras. 🤣 udah paling bener makan aja 3 kali sehari, Sya. Ngga usah di dengerin setan-setan ini*.

(***Read one***) *🤣 saran-saran menyesatkan*.

(***Hero Tian***)*kata dokternya tuh, hindari minuman yang mengandung asam, berkarbonasi dan berkafein. Bener kan, yank*?

(***Dian\_ucul***) *lah, masih nanya, perawat abal-abal.😳*

(***Me\_Merry***) *air putih udah paling bener sama kuah sayur bening*.

(***Bo\_Lang***) *lah, kuahnya doang? Terus dimana vitaminnya kalo kuah doang*? *Irit bener*

(***Vina***) *Tadi kan tanya nya minuman Lang, gue colok juga pake paku*.

(***Abay 21***) *colok aja Vin, pake paku bumi sekalian*. *Lagian ini ngomongin apa si anjirrr, usus buntu kok jadi cacing sama korma*?

(***Sheila\_Nara***) *air jahe, Sya. Anti inflamasi*.

(***Just\_Rama***) *sepohon-pohonnya*.

(***Rika alone) 🤣🤣***

(***Al Fajar***) *🤣🤣 masih bahas pohon*.

(***Tasya Mutz***) *aduhh, bisa stop ngga? Pengen ketawa anjirrr, sakit perut gue*.

(***Mutiara***) *tau, ni pada ngga ngakhlak. Fajarrrr*@***Al Fajar***, *uang kas belum 2 bulan sih*.

(***Rio de Janeiro***) *hadeuhhh, balik lah balik. Rentenir datang*.

(***Vian gans***) *🤣🤣🤣 bayar Jar*.

(***Al Fajar***) *Mut, cimut...elah, besok aja di sekolah*.

(***Mutiara***) *ah elah, tarsok...tarsok. Nunggak aja*.

(***Fal nak caem***) *Haha, bayar kamvret*.

(***Mutiara***) *om Fal juga belum loh bulan ini*.

(***Ig Susi cantik***) *nah kan kena semua. Masuk lagi ke liang Lo semua*.

(***Mita***) *😂*

(***Just\_Rama) 🕳️🐍***

(***Hero Tian***) *liang ular 🤣🤣*

(***Dian ucul***) *parah 🤣*

Vian

Fal, udah di track?

Rifal melirik sejenak pesan yang Vian berikan sesaat sebelum ia menenteng helm miliknya itu. Lantas langkah sepatu warrior itu menuruni anak tangga di saat hari sudah gelap.

Tanpa disadari jika papanya sudah pulang dan saat ini sedang memperhatikannya turun.

Ada lengu han berat dari pria paruh baya itu, "mau sampai kapan begitu terus?"

Rifal sedikit meringis tanpa ekspresi berlebih, bahkan dengan sengaja ia melakukan pemberontakannya itu di depan papa langsung, dengan menyesap alat vape yang menggantung di leher, "sampai kiamat."

"Anak si Alan. Ditanya bener-bener malah nganggap becanda. Yang bener kalo ditanya orangtua!" bentaknya dengan emosi yang telah kembali tersulut.

Rifal, ia telah kebal sebab dibentak, dimarahi dan umpati oleh papahnya adalah makanannya sehari-hari.

Ia melirik wajah mencibir si wanita ular di belakang badan papahnya, "abis dikasih ya, akur?"

Dan bugh!

"Si Alan kamu ya, lama-lama..." Rifal mendapatkan suguhan bogeman mentah dari sang papa, "siapa yang ngajarin, papa sekolahin kamu bukan cuma buat akademik, tapi adab, attitude dan bahasa kamu!!"

Rifal memegang pipinya yang terkena bogeman papa, ia anak kuat, ia anak lelaki, tidak boleh cepat tumbang.

Dan tak menanggapi sang papa, ia terus berjalan melewatinya begitu saja, keluar dari pintu dengan berbagai umpatan dan sumpah serapah papah.

Ma, maaf...ia hanya memejamkan mata sembari memasang helm di kepala. Masih terasa, dan teringat olehnya di ingatan sampai saat ini, rasa perih itu kala melihat papa bersama wanita itu.

Mama yang dilanda stress mengetahui perselingkuhan papa, kemudian penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh, justru terjadi komplikasi, mama berada di batas sabar dan mampunya hingga memutuskan untuk mengambil jalan pintas atas bantuan se tan pula, dengan menenggak sekaligus obat-obatan sampai overdosis.

Meninggalkannya seorang diri di dunia ini.

.

.

.

1
Eci Rahmayati
yg 1 emosian yg 1 bungkam cwe emng gitu kn selalu bikin cwo harus JD dukun dadakan 😄
Iccha Risa
De reaksinya kek gini, salah sangka om Fal.. esmosian aja seh... kan De udh sayang rifal tuh kenapa bilang mw pindah. om Fal gakan keberatan keknya sekalian diboyong Dea ke Yogja l
𝐙⃝🦜Ro
rifal yang temperamental dihadapin Dea yang gak bisa terbuka, yaudah salah paham aja terus
PuputMega Shelviana SuJanii
kak boleh nambah LG g up nya😩
MunaRizka
kenapa gk jujur dea
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
gk lucu😭😭😭😭😭😭😭😭

ini air mataku balek lagi nih, aku sedih... kenapa kamu bikin jokes bapak² sih Rio 🥺
Mamie Mia
om Ipal LG mode 💔 awas senggol bacok loh..
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
😌😌😌😌 kamu pernah ditinggal Hana terus ditinggal mamamu selamanya.
jadi LDR nggak ada di kamus percintaan mu kan fal
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
klo kayak gini , percuma jawab. diem aja Dea, nangis klo perlu
May Maya
om fal jgn cpt emocian atuh tanya dulu knp Dea nanya sperti itu pasti ada alasannya, lalu tuk Dea rifal itu bukan dukun yg bisa baca pikiran seseorang harus nya Dea jujur k rifal jelaskan klo ia n kluarga akan pindah k Jogya jd klo rifal GK bs pacaran LDR an ya otomatis jawaban nya Gak. mungkin dgn keterbukaan serta bicara baik2 tanpa emosi akan ada titik temu nya hubungan kalian
Nur Koni
sakit memendam rasa yg penuh dilema... air mata yg baca tiba2 mbrebes mili ini hhuaaaaa teh sin ada bawangnya d part ini
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
astaghfirullahal'adzim rifal 😳😳😳
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
gimana nya ini pasti pake nada rendah
Titiez Larasaty
ipal km kuliah dijogja aja biar bareng dea terus
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤS𝟎➜ѵїёяяа
kamu perti nyesel pernah ngomong gini fal,
tapi gak tau juga seh kalau kamu tipe nya mengusahakan nggak LDR, misal Dea pindah tempat tinggal , kamu nyusul
thasya angela
jangan tidur muluk om biar tauu ldr wkwk
Tysa Nuarista
bentar dulu ...
blm baca tp komen dulu ini...
kaget bngt kenapa udah puluhan bab tp GK dpt notif auto nangis kejer ini AQ
😭😭😭😭😭 pdhl AQ tengok bolak balik profil teh sin juga GK ada.... hah gilakkk....
Nurhayati Tarsina
bikin mewek , tisu tisu mana tisu
Zayyin Arini Riza
sakit nya hati ini..... sayang..... layu sebelum berkembang...😥
Dewi
kenapa gak jujur aja Dea sama om fal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!