NovelToon NovelToon
Sangkar Emas Mafia Lumpuh Arogan

Sangkar Emas Mafia Lumpuh Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Mafia
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: ingflora

Setelah patah hati dimanfaatkan teman sendiri, Alana Aisyah Kartika dikejutkan dengan tawaran yang datang dari presdir tempatnya bekerja, Hawari. Pria itu menawari Lana menikah dengan anak satu-satunya, Alfian Abdul Razman yang lumpuh akibat kecelakaan. Masalahnya, Fian yang tampan itu sudah menikah dengan Lynda La Lune yang lebih memilih sibuk berkarier sebagai model internasional ketimbang mengurus suaminya.

Hawari menawari Lana nikah kontrak selama 1 tahun dengan imbalan uang 1 milyar agar bisa mengurus Fian. Fian awalnya menolak, tapi ketika mengetahui istrinya selingkuh, pria itu menjadikan Lana sebagai alat balas dendam. Lana pun terpaksa menikah karena selain takut kehilangan pekerjaan, adiknya butuh biaya untuk kuliah.

Namun, kenyataan lain datang menghadang. Fian ternyata bukan anak kandung Hawari melainkan anak seorang mafia Itali yang menghilang sejak bayi.

Mampukah Lana bertahan dengan pria galak, angkuh, dan selalu otoriter ini? Lalu, bagaimana nasib mereka ketika kelu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ingflora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3. Pengkhianatan

Pria berambut pirang itu kaget dan ketakutan. Ia sampai mengangkat kedua tangannya. "Tuan Fiore, Anda salah paham."

"Salah paham gimana? Aku punya bukti, kamu memalsukan DNA orang itu. Orang itu bukan anakku!"

Wajah pria berambut pirang itu seketika pucat. "Eh, Tuan ...." Ia memiringkan kepalanya.

"Ayo, cepat katakan, siapa yang telah menyogokmu!"

Terdengar bunyi letusan pistol dan sedetik kemudian, pria berambut pirang itu dadanya mengeluarkan darah hingga kemudian roboh. Orang-orang di belakang Adrian Fiore tampak panik dan segera melindungi pria paruh baya itu dengan mengeluarkan pistol sambil melihat sekeliling.

"Cari, dari mana asalnya!" teriak Adrian.

"Dari atas, Tuan!" Salah seorang anak buah Andrian melihat ada cahaya yang memantul dari atap sebuah gedung tingkat lima.

"Kejar dia!"

Sebagian anak buah Adrian mengejar ke arah gedung itu, tapi tak lama ia mendapat kabar bahwa orang itu berhasil kabur. Pria yang tertembak itu juga tampaknya sudah mati.

"Brenggsek!" Adrian menghempaskan tangannya karena kesal. "Siapa yang ingin mengacaukan hidupku!? Hh!" Ia geram sambil mengangkat kepalan tangannya. "Berarti, semua kembali ke nol lagi. Hh!" Ia meletakkan kedua kepalan tangannya di dahi. "Di mana kamu Alessandro!? Aku belum lama menamainya dan dia menghilang bersama Sophia. Hanya Sophia, istriku yang aku temukan sudah tak bernyawa, tapi aku yakin Alessandro masih hidup. Ya Tuhan ... semoga dia masih hidup agar saat pengangkatan penerusku yang masih beberapa bulan lagi, aku bisa menyerahkan kepadanya. Hanya dia keturunan Fiore yang aku harapkan." Ia menyatukan kedua tangan dengan menengadah ke langit.

Tak jauh dari sana, seorang wanita muda mengintip di kejauhan. Ia hanya melihat saja dengan wajah tanpa ekspresi, lalu kemudian pergi dari situ.

***

"Kakak beneran gak tau lagi harus bagaimana. Kontrakan ini hanya boleh dihuni satu orang lho, Tala." Lana berbaring sambil memandang langit-langit.

"Maaf, Kak," sahut Tala dari bawah. Ia tidur di lantai beralaskan selimut tebal dan guling di kepala. "Tapi kalau cari kerja dengan mengandalkan ijazah SMA, nanti hanya dapat kerja kasar, Kak. Mana gajinya minim, lagi. Seandainya kuliahku selesai, pasti aku bisa kerja kantoran kayak Kakak, bantu-bantu Kakak."

"Kamu harus realistis, Tala." Lana berbalik menyamping menghadap adiknya di bawah. "Orang tua kita korban kecelakaan, kita bisa apa? 'Kan gak bisa nyalahin takdir."

Tala melirik kakaknya di atas. "Iya, Kak. Aku ngerti. Tapi ngak juga yang pergi jadi TKI di Thailand itu, kan, Kak? Karena lagi viral. Penipuan. Gak mungkin, aku iyain juga. Nanti pulangnya bisa-bisa tinggal nama doang, repot. Tapi aku janji kok, Kak. Nanti aku cari kerja. Asal di Jakarta. Aku gak betah tinggal di kampung, soalnya Tante Yun kolot, susah diajak bicaranya."

"Ya, udah." Lana membalik tubuhnya ke posisi semula, terlentang sambil menghela napas. Selama belum ketahuan pemilik kost-kostan, terpaksa ia membiarkan Tala tinggal di sana.

Pikirannya kembali menerawang ke kejadian tadi pagi. Pasti rasanya menyenangkan, menikah dengan orang kaya dan tampan seperti Fian. Namun, ia kembali mengingatkan diri sendiri bahwa tak baik mengganggu rumah tangga orang lain. "Kamu kalo kakak menikah dengan orang kaya demi uang, kamu rela gak?"

"Apa?" Ada jeda beberapa saat sampai terdengar suara tawa Tala. "Kak, jangan terlalu banyak baca novel online, Kak, jadi mengkhayalnya gak ketinggian."

Tiba-tiba wajah Lana yang sudah melepas kerudungnya, turun ke bawah membuat Tala terkejut. Rambut ikal panjang itu terurai ke bawah hampir menutupi wajahnya. "Kalo ada yang mau bagaimana?" Lana terlihat cemberut.

Tala kembali tertawa.

Lana menarik kepalanya dan kembali berbaring sambil melipat tangan di dada. Mulutnya masih cemberut. "Kok gak percaya sih?"

Dan Tala masih tertawa.

***

Fian memfokuskan matanya ketika melihat pantulan cahaya dari jendela yang tertutup gorden tebal. Itu berarti istrinya sudah pulang. Sejak kecelakaan, Lynda tak lama minta pindah kamar ke lantai atas. Wanita itu bilang, tak tega melihat suaminya lumpuh dan ia kesulitan beristirahat. Setiap saat harus membantu Fian melakukan banyak hal. Bertepatan dengan itu, pekerjaan istrinya juga makin banyak dilihat dari frekuensinya yang sering pulang malam. Fian pun tak tega mengganggu istirahat sang istri hingga menyewa perawat.

Fian berusaha menggerakkan roda kursinya sendiri karena perawatnya sudah tidur di jam segitu. Padahal sang perawat tidur di sofa tapi Fian tak ingin membangunkannya. Kursi roda bergerak hingga ke pintu dan ia ingin menyambut istrinya. Ia meraih ganggang pintu hingga pintu terbuka.

Terdengar suara Lynda yang sepertinya tengah menelepon. "Dia? Untuk apa dipikirin. Dia mana tau apa yang aku kerjakan di luar sana. Lagipula dia lumpuh, dia takkan tahu kalau istrinya mengkhianatinya."

Fian syok! Bola matanya melebar sempurna. Niat hati ingin membuka lebar-lebar pintu, tangan pria itu terhenti dan pelan-pelan mendorongnya kembali. Lynda tak boleh melihat kalau ia tengah mendengarkan sendiri pengakuan pengkhianatannya. Tak boleh sampai ketahuan!

Terdengar suara langkah sepatu menaiki tangga. "Iya. Nanti kalau aku sudah di Paris, kita bisa lebih bebas lagi. Kamu bisa bolak-balik ke apartemenku, kalau kamu mau."

Fian mengepalkan kedua tangan. Geram, marah, sedih, hancur, semua jadi satu. Tak terasa air matanya meleleh. Terdengar tawa istrinya yang membuat hatinya semakin sakit. Ia kecewa. Wanita itu dibela mati-matian sejak pacaran hingga menikah dari orang tuanya yang tidak menyetujui pernikahan mereka, kenapa wanita itu dengan mudahnya mengkhianati kepercayaannya? Apa karena dirinya lumpuh?

Fian mengamuk dalam diam sambil memukkul-mukkul kakinya. Bahkan isak tangisnya pun ia tahan agar tak bersuara. Betapa penyesalan ini benar-benar menyakitkan. Ia begitu percaya pada Lynda. Mencintainya. Kenapa istrinya tega melakukan itu di belakangnya?

Kedua tangannya menahan kepala. Urat-urat dileher menonjol karena menahan amarah. Ia hampir gilla. Lalu siapa lagi yang bisa ia percaya?

***

"Bu, sudah." Hawari menepuk-nepuk bahu istrinya.

Sarah tampak masih kecewa. "Harusnya kita menentang pernikahan mereka sampai mereka tak menikah. Kenapa kita mengalah waktu itu?"

"Kita 'kan bukan orang tua yang otoriter. Berdoa saja agar Fian dibukakan matanya dari perempuan seperti itu."

"Ibu sampai sekarang masih bingung, kenapa orang sereligius Fian bisa jatuh cinta pada wanita yang suka mengumbar tubuhnya begitu."

"Tentu saja untuk mengubahnya, dong!"

Sarah menatap suaminya yang selalu saja optimis. Ia kadang bingung kapan pria ini pernah bersedih. "Fian sudah dewasa, tapi dia juga lumpuh. Kalau dia tidak sembuh, kita tidak perlu menyuruhnya mencari orang tua aslinya, 'kan?"

Hawari meraih tangan istrinya. "Kita tidak bisa menahan yang bukan hak kita. Biarkan dia bertemu orang tua kandungnya. Setelah itu, terserah Fian saja."

Tiba-tiba terdengar dering telepon. Hawari terkejut melihat nama Fian di ponselnya. "Halo."

"Halo, Ayah. Aku memikirkan tawaran Ayah. Kalau aku ingin menikah dengan Lana, bisakah itu dilaksanakan besok?"

"Apa?"

***

Sejak tadi Tala terus menatap wajah kakaknya, tak percaya. Lana duduk di sebelah pria berkursi roda sambil kepalanya tertunduk mendengarkan orang bicara. Ia memakai gaun hijab pengantin sewaan berwarna kuning gading, sedang yang pria hanya memakai jas berwarna hitam dengan dasi kupu-kupu di lehernya. Meski begitu, keduanya memakai pakaian yang tidak murah.

Apa yang dikatakan Lana menjadi kenyataan. Bisakah Tala kembali tertawa?

Bersambung ....

1
Siti Zaid
Lynda ternyata sangat egois..semoga Fian segera menceraikan lynda dan hidup aman dgn Làna dan anak mereka...🤗
Siti Zaid
Author..lanjut semangat terus nulisnya..ceritanya makin lama makin seru nih👍👍👍
Baby_Miracles: makasih
total 1 replies
Rahma Inayah
kasian Linda skrg di kacangin oleh Fian dl saat Fian lumpuh km sibuk dgn dunia km sendri skrg km seolah olah merasa kesepian .knp GK ktman aja SM brondong km
Siti Zaid
Fian jgn jadi bodoh lagi mahu percaya saja pada lynda yg ternyata hanya berpura2..padahal perangai lynda sama mcm mak lampir🤭
Rahma Inayah
🤣Linda mau Berubah ber hijab mn mkn biasa pakai baju yg terbuka tiba2
mau pakai baju terruutp
Rahma Inayah
lnda semasa JD istri Fian ada kah km mengurus kebutuhan suami mu or nemani mkn GK kan yg ada km si bukd gh dr mu sendri dan dunia mu bahkan bersama selingkhmu
Siti Zaid
Lynda sedar diri dikit kamu..jgn harap Fian akan sama seperri dulu lg..bukan kamu satu2 nya wanita dalam hidup nya sekarang..ada Lana dan bayi yg bakal lahir...
erviana erastus
lana bego lu iya in aza trs pergi yg jauh yaela pergi pake acara utang uang Kantor ya ketauan dong ... siap2 fian tau kamu hamil 🤭🤣
Siti Zaid
Sudah saat nya Linda dibuang jauh2 dari Fian dan Lana...kalau boleh dibuang saja kelaut biar dimakan hiu..bisa2 nya suami terlantar kelumpuhan..linda malah kabur selingkuh😠
Rahma Inayah
pas.di bwknkerumh sakit kathauaj deh klu Lana hamil yg mn dgn Linda istri pertma blm hamil .pastinya Fian akan tmbh syg PD Lana
Rahma Inayah
pilin plan kamu Fian GK bisa peka dgn hati Lana .misi bals dendam mu gagal total hanya dgn rayuan maut Lindy yg maunya km di ajad beradu peluh sedang dia diluar sn SDH berbagi peluh dgn lelaki lain
Rarik Srihastuty
masih aja mau nidurin si Lynda yg bekas orang, plin plan sekali
Siti Zaid
Benci betul pada Fian..memang dasar lelaki tidak sedar dari..perempuan selingkuh yang dipilihnya..padahal perempuan itu sudah selingkuh dan tinggal dia saat dirinya tidak bisa berjalan😠...
Wiwi Sukaesih
Fian pling plan.baru tau kn gmn arasnayi dtnggalim.pemyesalan dtg terlalu Fian
Rahma Inayah
tokcer juga Fian SPT nya Lana hamil pasti Fian akan senang dan cnt nya PD Lana TDK lagi utk bals dendam tp cnt nya tulus
ros
ceritanya menarik 👍
erviana erastus
yes hamidun ... tp istri pertama nya apa kabar
Rarik Srihastuty
Kayaknya Fian dan Lana junior otw
Siti Zaid
Penasaran dengan kisah hidup Fian..
Rahma Inayah
mknkah Adrian tu ayah kandung Fian ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!