NovelToon NovelToon
Mahkota Berlumur Anggur Merah

Mahkota Berlumur Anggur Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:785
Nilai: 5
Nama Author: Iseeyou911

Pangeran Gautier de Valois.

Ia mengenakan seragam Duke-nya, seragam berwarna biru tua dengan hiasan perak yang berkilauan. Postur tubuhnya tegak sempurna, memancarkan aura bahaya dan otoritas yang membuat ruangan terasa kecil. Matanya—abu-abu sekeras baja—menatap Amélie tanpa ekspresi, seolah-olah sedang menilai kuda pacu yang tak berguna.

"Pernikahan. Kau, Amélie LeBlanc, akan menikah dengan Pangeran Gautier de Valois dalam waktu satu bulan."

"Apa? Ini gila! Saya tidak akan—"

"Ini bukan permintaan, Countess,"

"Ini adalah dekrit dari Tahta. Aku butuh pewaris dan Raja membutuhkan stabilitas politik yang diberikan oleh aliansi dengan Countess yang memiliki koneksi luas. Keluargamu, melalui Éloi, menawarkan penyelesaian utang kuno ini. Pernikahan, dengan segera. Aku tidak tertarik padamu, atau pada intrik keluargamu. Anggap ini transaksi dan aku tidak menerima penolakan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iseeyou911, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 (Pengakuan di Ketenangan Biara)

Dua hari setelah keberangkatan Pangeran Gautier de Valois ke perbatasan—sebuah perjalanan yang Amélie yakini akan disabotase oleh Éloi—Versailles tenggelam dalam ketenangan palsu. Amélie memainkan perannya dengan sempurna. Dia adalah Duchess yang berbakti, tampak cemas dan sedikit rapuh tanpa kehadiran suaminya yang kuat, sebuah citra yang membuat Éloi de Beaumont semakin percaya diri.

Éloi sering muncul di Sayap Duke, menawarkan 'bantuan' dan 'kenyamanan' kepada keponakannya yang baru menikah itu. Setiap kali, Amélie tersenyum lembut dan menolak dengan anggun, memastikan Éloi tidak mencurigai aliansi rahasianya dengan Gautier dan Henri de Montaigne.

"Kau harus berhati-hati, ma chérie," ujar Éloi suatu sore, saat Amélie sedang menyulam di teras pribadi. "Tanpa Gautier di sini, Versailles adalah tempat yang berbahaya. Aku akan mengurus aset LeBlancmu di Paris, hanya untuk memastikan semuanya aman."

"Anda terlalu baik, Paman," balas Amélie, menjaga tatapannya tetap pada sulamannya. "Tapi Gautier sudah memberikan saya kuasa penuh. Saya yakin saya bisa mengurusnya sendiri. Kelemahan hanya akan membuat saya terlihat tidak layak bagi Valois."

Perlawanan halus Amélie hanya memperkuat keyakinan Éloi bahwa ia adalah ancaman kecil.

Meskipun Amélie memainkan peran itu, tekanan emosional mulai menumpuk. Rahasia pembunuhan ayah dan plot terhadap suaminya yang terpaksa menikahinya itu terasa mencekik. Ia membutuhkan bimbingan yang bukan militeristik seperti Gautier, bukan strategis seperti Henri, tetapi spiritual dan historis.

Ia butuh Sœur Céleste.

Menggunakan izin resmi mengunjungi biara untuk tujuan amal, Amélie dan iring-iringan kecilnya, di bawah pengawasan Henri yang menyamar sebagai pengawal meninggalkan Versailles.

Biara Sainte-Claire terasa seperti napas lega. Dinding batu yang dingin dan taman yang sunyi memberikan kontras yang menyegarkan dengan kemewahan Versailles yang beracun.

Sœur Céleste menunggunya di kebun mawar yang sedang bermekaran, wajahnya yang keriput dipenuhi ketenangan.

"Kau datang disaat yang tepat, Amélie," sambut Céleste, memeluk Amélie dengan erat, kehangatan yang tulus yang belum pernah Amélie rasakan sejak kematian ibunya.

Mereka duduk di bangku batu, ditemani aroma mawar dan keheningan biara. Amélie menceritakan segalanya, kontrak rahasia dengan Gautier, pengungkapan plot racun dan rencana pembunuhan Éloi, pelunasan utang oleh Gautier, penyelidikan tentang Tambang Besi Lorraine dan aliansi barunya dengan Gautier dan Kapten Henri.

Céleste mendengarkan dengan sabar, matanya tidak pernah meninggalkan Amélie.

"Kau telah menunjukkan keberanian seorang prajurit, ma fille," kata Céleste, setelah Amélie selesai berbicara. "Kau telah mengubah kontrak paksa menjadi kesepakatan yang damai. Dan kau telah menggunakan kelemahan musuhmu—cinta Gautier pada Nona Seraphine—untuk mendapatkan perlindungan yang aneh."

"Tapi saya kehabisan petunjuk, Sœur," bisik Amélie, frustrasi. "Saya tahu Éloi membunuh Ayah saya untuk Tambang Lorraine, dengan restu Kanselir Tua. Tapi saya tidak tahu mengapa. Ayah saya bukan politisi. Mengapa ia melawan Tahta sampai harus mati?"

Céleste menghela napas, menatap ke arah kapel. "Karena ini bukan tentang Tambang Besi saja, Amélie. Ini tentang sebuah janji. Janji yang dibuat oleh keluarga LeBlanc kepada keluarga Valois, jauh sebelum Raja Tua naik takhta. Janji yang membuat Raja Tua sangat berutang budi pada kakekmu."

"Janji apa?"

Céleste meraih tangan Amélie. "Pangeran Gautier dan Raja Tua percaya bahwa utang LeBlanc adalah uang. Mereka tidak tahu itu adalah utang darah, utang sejarah. LeBlanc adalah pelindung rahasia Valois."

Amélie mengerutkan kening. "Saya tidak mengerti."

"Dahulu kala," Céleste memulai, suaranya kini seperti angin yang membawa bisikan sejarah, "Keluarga Valois menghadapi ancaman terbesar yang pernah ada, kudeta oleh sepupu mereka sendiri. Jika kudeta itu berhasil, Duchy Valois akan musnah. Kakekmu, Count LeBlanc saat itu, mengetahui plot ini. Dia tidak hanya tahu, dia adalah satu-satunya yang memiliki dokumen yang membuktikan bahwa Pangeran saat itu—ayah Raja Tua—adalah keturunan sah, bukan sang sepupu."

"Kakekmu, dengan mempertaruhkan seluruh nama dan kekayaannya, menyelinap ke persembunyian Pangeran yang terancam itu dan memberikannya dokumen tersebut. Dengan dokumen itu, Pangeran berhasil membuktikan legitimasinya dan mengalahkan kudeta. Sebagai imbalannya, Pangeran bersumpah kepada kakekmu, LeBlanc akan selalu dilindungi oleh Tahta. Mereka tidak akan pernah dikenakan pajak dan mereka akan diberikan hak istimewa untuk mengelola aset terbesarnya tanpa campur tangan, selamanya."

"Itulah hak istimewa LeBlanc yang kita miliki!" seru Amélie. "Mengapa Ayah tidak pernah menceritakan ini?"

"Karena itu adalah rahasia yang mematikan. Jika Raja mengetahui betapa berutangnya dia pada LeBlanc, itu akan memperkuat posisi LeBlanc, tetapi juga menjadikan mereka target. Ayahmu sangat waspada. Ketika Raja Tua mulai melemah dan Kanselir Lama mulai korup, Ayahmu tahu mereka akan mencoba mengambil kembali hak istimewa itu. Dan hak istimewa itu adalah Tambang Besi Lorraine. Itu adalah aset yang membuat LeBlanc independen, yang merupakan simbol perlindungan Valois."

"Jadi, Ayah melawan mereka saat mereka mencoba membeli Tambang itu dengan dana Tahta," simpul Amélie. "Dan Éloi membunuhnya untuk mendapatkan aset itu dan pada saat yang sama, menghancurkan bukti bahwa Valois berutang pada LeBlanc."

"Tepat," kata Céleste. "Éloi tidak hanya ingin kekayaan, Amélie. Dia ingin menghapus sejarah yang memberimu kekuatan. Dia ingin Tahta sepenuhnya tidak terikat oleh janji lama itu."

Céleste mencondongkan tubuhnya ke depan. "Kau bertanya padaku tentang rahasia Valois? Ada satu yang bisa menghancurkan Éloi. Dokumen asli yang membuktikan kakekmu menyelamatkan Duchy Valois. Dokumen itu ditandatangani oleh Pangeran yang diselamatkan itu dan harusnya disimpan di suatu tempat yang paling aman, sebagai simbol terima kasih abadi Valois kepada LeBlanc."

"Di mana?"

"Aku tidak tahu pasti. Tapi Ayahmu pernah memberitahu ibumu, jika terjadi sesuatu padanya, carilah 'Anggrek Hitam' di rumah musim panas Valois. Itu adalah sandi. Sesuatu yang tersembunyi di tempat rahasia."

Amélie mencatat sandi itu dalam pikirannya. Anggrek Hitam.

"Amélie, berhati-hatilah dengan Gautier. Dia adalah pria yang terhormat. Tapi kehormatannya adalah untuk Tahta dan Seraphine. Gunakan informasi ini untuk keuntunganmu, tetapi jangan biarkan kehormatannya mengikatmu."

Amélie meninggalkan biara dengan perasaan baru. Ia bukan hanya Duchess. Ia adalah pewaris rahasia yang melindungi Duchy Valois dan kini ia tahu di mana mencari kunci kehancuran Éloi.

...*****...

1
Iseeyou911
Jangan lupa Like dan Komennya yaa 🤍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!