NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:667
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Diwarnai dengan keegoisan karena didik keras sedari kecil, bukan hanya diterima tempat pendidikan ketika mereka bersekolah di akademi militer. Apakah cinta Agatha dan Jefry bisa mengalahkan sifat ego mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Nomor Satu

Agatha sudah menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Mereka menempati rumah dinas. Untuk sementara mama mertua Agatha yang menemani mereka sambil - sambil mencari suster yang membantu menjaga Nael menolong Agatha maminya.

"Adek bisa loh mas bawa mobil sendiri ke rumah sakit."

"Tetapi mas belum mengijinkan sayang. Pilih sayang mau diantar supirnya mas, atau mas yang antar hanya itu pilihannya. "

"Mas...."

"Sayang....." Jefry langsung memeluk istrinya. Sedang mama mertuanya hanya tersenyum sambil mengurus cucunya.

"Adek, lihat mami dan papimu, sama - sama ego ya. Besok kalau mereka seperti itu ade jadi orang yang bijaksana ya." Agatha dan Jefry melihat kearah mama dan anak mereka.

"Pasti Nael pilih mami lah."

"Papi yakin, Nael ngak mau maminya kelelahan, pasti papi disurah antar dan kawal."

"Bilang aja, papi cemburu. Mama masa aku ngak boleh dekat dengan rekan dokter yang hanya membicarakan pekerjaan."

"Jangan cari pembelaan, cepat mas antar."

Jefry mencium istrinya yang masih cemberut bibirnya di teras lobi depan rumah sakit.

"Sebentar pulang mas jemput. Kita akan nginap di hotel??"

"Ade sama siapa?"

"Ya sama omanya. Kan stok susunya banyak. Gantian mas yang mau menyusui."

"Di rumah juga bisa??"

"Diganggu Nael nanti. Mas mau berdua aja."

"Egois."

"Sekali - kali perlu sayang."

Benar sore ini, selesai berkerja di rumah sakit. Memang Agatha dijemput langsung dibawa ke hotel bebintang. Ini bonus dari pimpinan Jefry buat beberapa anggota dan dimanfaatkan Jefry untuk bersama dengan istrinya.

"Pengantin baru ya pak??"

"Kenapa???"

"Istrinya masih terlihat manis dan imut."

"Kamu ngak kenal istri saya???"

"Ya ampun atlit voli ya. Cantik sekali. Pak bisa minta foto bareng istrinya?"

"Sayang ada yang mau foto sama kamu?"

Petugas resepsionis hotel, kaget ketika tahu bahwa Agatha Anastasya sudah memiliki anak satu.

"Sayang....??"

"Ya." Agatha dan Jefry sedang menikmati bulan madu kedua tanpa Nael yang dijaga oleh mamanya. Agatha memeluk suaminya dan matanya menatap ketampanan suaminya Jefry.

"Mas itu cemburu sekali, jika ada laki - laki dewasa menatap kepadamu."

"Mas, kita kan ngak bisa larang orang mengagumi kita kan?"

"Iya sih. Berjanji sayang bahwa cintamu hanya buat mas seorang."

"Jefry Xaverius Wibowo, aku Agatha Anastasya sangat mencintaimu sebagai suami, tempat hidupku juga sebagai papi dari anak - anakku. Sayangilah aku dengan tulus, karena cintaku juga tulus, suami cemburuan ku."

Jefry tersenyum, dia memeluk Agatha sangat erat.

"Sayang, menua bersama ya???"

"Iya."

"Mas kamu ingatkan kehadian pertama kali kamu hampir memperkosa saya. Kamu ngak malu tombak kamu hampir saya lihat."

"Kamu jujur waktu itu kamu sudah ada hati buat mas belum?"

"Hatiku sudah dipertarungkan waktu kamu datang menontonku pertama kali."

"Tetapi kenapa waktu itu kamu seolah - olah tidak mengenal saya."

"Ade jual mahal."

"Jual mahal???" Jefry menjalankan aksi mesumnya dia melepaskan semua kain yang melekat di badan Agatha. Dan langsung memasukan kedalam rahim istrinya. Terdengar rintihan Agatha. Dia belum siap, namun Jefry sudah menyuntik dirinya terlebih dahulu. Meskipun terasa perih namun itu semua berubah menjadi kenikmatan.

Dua ronde dimalam hari dan satu ronde di pagi subuh. Agatha begitu lemas. Pukul tujuh Jefry sudah memesan sarapan dan diantar oleh petugas hotel. Mereka menikmati sarapan. Jefry menghubungi mamanya, ternyata papanya Jefry sudah berada dirumah, Nael dirawat oleh opa dan omanya.

"Sayang semalam lagi ya di sini, mas masih ingin berdua." Agatha langsung memukul bahu suaminya.

"Dasar egois, Nael kasihan tahu."

"Kan ada papa dan mama."

"Mas, kalau hanya mau berhubungan berjam - jam, bisa di rumah kan?" Jefry tertawa.

"Siap istriku sayang."

"Mas itu rasa bersalah sekali, karena bulan madu kita kemarin itu menemani mas pertandingan. Pulang ke Indonesia, adek dan mas sama - sama sibuk."

"Adek kan ngak mengeluh mas."

"Kita harus berlibur lagi dek, adek kan dokter residen sudah tahun ketiga. Nael juga sudah enam bulan. Tahun depan kita harus berlibur."

"Bertiga ya mas."

"Iya sayang, kita bertiga sama bawa bala bantuan satu." Agatha langsung memeluk suaminya.

"Terima kasih karena mas mau membahagiakan adek. Meskipun mas yang paling bahagia. Semalam tidur saja tidak mau lepas. Pagi tinggal bereaksi." Jefry tersenyum.

"Kita butuh sus untuk membantu kamu. Mama akan bawa anak kakak sepupu kamu yang jauh."

"Adek masih lihat dulu. Ngak mau jadi duri dalam rumah tangga kita."

"Mas sih terserah kamu. Yang sesuai dengan kamu."

Niel sudah ganteng mama dan papa mengurus dengan baik.

"Rewel ya ma, mohon maaf. Anak mama tuh." Agatha menunjuk ke arah Jefry mama dan papanya hanya tersenyum.

"Ini darah daging papa dan mama, jadi kalau mama rawat tidak masalah. Mama mau bawa ke Surabaya tetapi mama ngak mau kamu bersedih."

Agatha langsung memeluk mama dan papa mertuanya. Agatha masuk dalam keluarga Wibowo sangat disayangi oleh mertua dan kakak- kakak iparnya.

Maria adalah sepupu jauh Agatha dari mama, dia adalah anak yatim piatu. Begitu dicari orang untuk menjaga anak, dia yang menawarkan diri kepada mama dan papa Agatha. Dan hari ini mereka akan datang, sore hari baru tiba di Jakarta, sedangkan papa dan mama mertua Agatha sudah balik ke Surabaya tadi pagi, karena Alex dan Alexa sakit.

Satu minggu mama dan papa Agatha akan menemani Maria merawat Nael. Dan cara kerjanya sangat disukai oleh Agatha dan Jefry. Maria juga sopan. Meskipun dia lebih tua setahun dari umur Agatha.

Apalagi masuk tahun terakhir menjadi dokter residen bedah saraf, akan banyak operasi. Karena Agatha sudah dipercaya menjadi asisten satu kalau operasi oleh dokter pembimbingnya.

"Kenapa kepalanya sayang? Jangan sakit ya. Mas pijet badanya ya?"

"Pijet???"

"Ya sekalianlah. Boleh kan?" Agatha tersenyum.

"Boleh dong. Semua tubuh ini kan punya mas."

"Suka deh sama dokter ini. Langsung aja ya???"

Ronde pertama pun terjadi. Jefry dan Agatha berada dalam selimut karena masih telanjang badan. Mereka bercerita tentang semua aktivitas mereka dihari ini.

"Mas tadi di telephone manager voli. Membicarakan kamu sayang. Menanyakan apakah ade sudah bisa bertanding lagi?"

"Terus mas ngomong apa??"

"Studi spesialis sudah mau rampung. Nael sudah bisa dibawa jalan - jalan."

"Kenapa ngak nanya adek langsung ya???"

"Mereka pasti sungkan sama mas. Ade masih mau bertanding lagi atau punya ade lagi???"

"Ade sih maunya jadi dokter dan ngurus keluarga. Voli hanya hobi."

Nael tumbuh jadi anak yang sehat. Sudah sebelas bulan. Rencananya mereka mau ke Atambua karena mamanya memberi kabar bahwa omanya Agatha sedang sakit. Meskipun tidak terlalu dekat dengannya, namun Agatha dan Jefry menghormati karena itu orangtua dari mamanya Agatha.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!