NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Vampir / Teen Angst / Cinta pada Pandangan Pertama / Suami Hantu / Nikah Kontrak
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15.

Flash back

Liam mengepal tangannya. Karena melihat mamahnya yang malah menyuruh Naura berangkat 1 mobil dengan Aron.

Dia yang memang sudah rapi dengan seragam putih abu abu pun buru buru turun dari kamar yang dia tempati.

Liliana yang sedang berada di ruang keluarga duduk manis sembari memegang iPad di tangan nya pun akhirnya kaget.

Saat tiba tiba putra semata wayangnya itu sudah berada di hadapannya.

"Mah?" kata Liam dengan nada sedikit marah ke arah mamahnya itu.

Wajah Liam yang terlihat putih pucat. Mata merah menyala dan urat yang menonjol keluar. Sontak saja membuat Liliana kaget. Dengan bentuk seperti itu Liam juga datang nya secara tiba tiba.

"Ya ampun Liam, kamu mengagetkan mamah saja!" tegur Liliana sembari mengelus elus dadanya. Dia sangatlah kaget dan shock. Karena anaknya itu sudah mirip jelmaan hantu vampir yang biasa dia lihat dari tv.

Sekarang wajah Liam malah bertambah menyeramkan dan gigi taring yang memanjang.

Akhirnya Liliana sadar apa kata pendeta yang membantu mengubah takdir anaknya itu. Dia berkata jika sampai Liam meninggal dunia dia akan berubah menjadi sesosok vampir yang ganas. Dan yang bisa menjinakkan sosok Liam hanyalah Naura. Dan sebuah darah.

"Liam sayang, kenapa kamu marah sama mamah? Apakah mamah melakukan hal yang membuat kamu marah?" tanya Lilian dengan lembut seraya berdiri mendekat ke arah ana nya.

Walaupun kali ini Liliana merasa bulu kuduknya berdiri. Karena takut. Tapi Lilian mencoba sebisanya. Agar kemarahan anak nya itu meredam.

"KENAPA MAMAH BIARIN ISTRI KU BERANGKAT DENGAN ARON," celetuk Liam dengan nada suara yang terdengar begitu berbeda.

"Kan mereka satu sekolah sayang. Mereka berdua sama sama sekolah di Nusa bangsa. Kalau kamu kan sekolah di Bright School." kata Liliana menjelaskan, ia terlihat mengelus elus punggung anak nya. Berharap wajah anak nya akan berubah menjadi normal kembali.

Karena selain marah. Kalau Liam emosi wajah nya juga akan berubah menjadi sosok yang menyeramkan.

Sebisa mungkin Liliana berusaha untuk meredam amarah atau pun emosi anaknya itu.

"Apa mamah lupa, Aron telah merebut Cherly dari Ku. Dan menyebab kan nyawa ku melayang. Kenapa mamah dengan enteng nya malah mendekat kan istri ku dengannya? Apa mamah sudah kehabisan uang. UNTUK MEMBAYAR SEORANG SUPIR MENGANTAR ISTRI KU BERANGKAT KE SEKOLAH," pekik Liam dengan wajah yang bertambah marah.

Glek, Liliana berusaha menelan ludahnya yang kelu. Dia kali ini sudah seperti pencuri yang sedang ketahuan. Akhirnya Liliana teringat lagi perkataan pendeta itu.

"Apa kamu mau pindah sekolah di tempat Naura? Untuk sekedar mengawasi nya," tawar Liliana, ia harap kemarahan anaknya itu bisa meredam.

"Beneran mah?" Tiba tiba ekspresi wajah Liam pun langsung berubah menjadi seperti anak normal.

"Iya sayang. Apa pun akan mamah lakukan untuk mu. Karena kamu adalah satu satunya orang yang mamah miliki, dan kamu adalah cahaya hidup mamah," ucap Liliana sendu. Sembari mendongak kan wajahnya. Untuk memastikan jika kemarahan anak nya itu sudah benar benar meredam.

"Kalau gitu ayo mah kita berangkat sekarang," ajak Liam dengan suara yang berubah manja, bahkan ia juga tersenyum bahagia.

"Iya," sahut Liliana pada putranya.

"Bibi Asih, tolong ambilkan tas di meja atas!" titah Liliana ke arah pelayan rumahnya.

Pelayan itu menjawab dengan anggukan patuh.

Liliana dan Liam berjalan bersama menuju ke arah garasi mobil.

"Mah, nanti aku mau pulang sama Naura. Mamah sama supir aja!" ucap Liam agak malu. Ini lah watak sebenarnya Liam. Pemalu, manis dan juga penurut. Dia juga sebetul nya sangat manja ke pada Liliana.

Liliana masih menatap heran ke pada anak nya.

"Kenapa kamu pilih mobil yang biasa buat pembantu belanja?" Tanya Liliana heran. Karena di mobil banyak sekali mobil mobil mahal yang harganya miliaran. Dengan model terbaru. Kenapa malah anak nya memilih mobil Honda Civic.

"Gak pa pa mah, aku gak suka jadi pusat perhatian," ucap Liam dengan senyuman tulus. Liliana sangat merasa beruntung mempunyai anak seperti Liam. Yang selalu bersyukur dan tidak pernah sombong dengan apa yang dia punya.

"Kalau gitu mamah sama supir. Kamu ngikutin mobil mamah dari belakang. Kamu gak lupa kan sayang. Cara nya menyetir mobil?" tanya Liliana untuk menggoda anak nya.

"Enggak lah mah. Liam inget. Soal nya waktu Liam meninggal. Liam itu cuman merasa tidur nyenyak selama seminggu doang," sahut Liam bohong dengan tujuan membuat mamah nya itu tidak khawatir dan menginginkannya untuk menyetir mobil sendiri ke sekolah.

Akhirnya Liam dan mamahnya pun berangkat ke sekolah SMA Nusa Bangsa, dengan 2 mobil.

Mereka berdua beriringan, dan mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang.

Tak ber selang lama mobil pun sampai di parkiran SMA Nusa bangsa.

Sungguh damage seorang Liliana Bouven tidak bisa di ragukan lagi wibawanya. Dia berjalan sangat anggun dan begitu terlihat elegan.

Liliana berjalan anggun dengan 2 asisten pribadinya. Dan tepat di belakangnya ada putra tunggalnya Liam Steven Bouven.

Para guru atau orang yang berpapasan dengannya. Langsung menunduk kan kepala untuk sekedar memberi hormat pada keluarga Bouven itu.

Liliana berjalan dengan anggun menuju ke ruang kepala sekolah.

Ke dua bola mata kepala sekolah SMA Nusa bangsa pun membulat saat mempersilahkan orang yang mengetuk ruangan nya untuk masuk.

Dengan bibir bergetar kepala sekolah yang terkenal kejujuran nya seantero jagat itu mempersilahkan nyonya Bouven untuk duduk di kursi sofa yang ada di ruangannya.

"Silahkan duduk!" titah kepala sekolah dengan nada terbata bata, bibir nya  juga terlihat bergetar. Ada rasa takut yang menyelimuti kepala sekolah yang di ketahui bernama Didi Raharja. Umur 55 tahun itu. Dia agak merasa aneh dan juga bingung. Ada keperluan apa, sampai membuat nyonya Bouven repot repot harus menginjak kan kaki di sekolah SMA Nusa Bangsa.

"Begini pak, anak saya ingin pindah kan anak saya, untuk sekolah di sini," ucap Liliana tanpa ber basa basi.

"Apa?" tanya kepala sekolah yang ber nama Didi dengan wajah terkejut.

Yang duduk di sofa kepala sekolah hanya Liliana seorang. Sedangkan Liam dan juga 2 asisten Lilian berdiri di samping nya.

"Saya ingin mendaftarkan putra tunggal saya yang bernama Liam Steven Bouven untuk bersekolah di SMA Nusa Bangsa ini," ucap Liliana dengan suara formal sedikit menahan jengkel. Karena kepala sekolah terlalu bertele tele dan terlalu lama, sungguh menganggu waktunya.

Kepala sekolah terlihat memegang ke dua lutut nya yang bergetar itu dengan ke dua tangan nya.

Lalu dia mulai berdiri dan mengambil beberapa berkas untuk Liliana isi sebagai syarat untuk anak nya yang ingin ber sekolah di SMA Nusa Bangsa ini.

1
princess libery
lanjut ka
princess libery
lanjut ka semangat
svzadi
Keren agak horor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!