NovelToon NovelToon
My Sweet Revenge : Uncle

My Sweet Revenge : Uncle

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Kehidupan di Kantor
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

"Kumohon, menikahlah denganku," ucap Kiara Jasmin dengan putus asa.

"Bukannya kamu itu pacar Fero -keponakanku?" jawab Kaisar sambil menatap tajam.

"Tidak, kami sudah putus!" jawab Kiara- cepat.
Ya, kami putus setelah aku tau dia selingkuh dengan adik tiriku, dan kau adalah caraku membalas dendam padanya.

Kaisar Julian, tidak hanya tampan, tapi dia sangat dingin dan sangat kaya. Bahkan dia adalah sumber dana bagi Fero yang pemalas tapi suka berfoya-foya.
Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Kiara mendekati Kaisar yang merupakan CEO di tempatnya bekerja, menawarkan kontrak hubungan palsu.
Namun hubungan yang awalnya hanya sebuah kontrak, entah sejak kapan makin terasa nyata seperti bukan sekedar sandiwara. Dan Kaisar, paman sang mantan -yang dingin itu ternyata menyimpan api yang lebih berbahaya dari yang pernah Kiara bayangkan. Kini jarak antara kebohongan dan kenyataan semakin samar.
Apakah balas dendam terus berlanjut atau...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Murah.

Kiara terdiam di kursinya -bengong.

Dia tak bisa melupakan ciuman Kaisar, rasanya lembut, manis tapi juga panas. Kiara mengusap bibirnya yang masih sedikit bengkak akibat perbuatan bosnya itu. Jantungnya kembali berdebar kencang saat ingatan itu kembali menari-nari dalam pikirannya. Kiara bahkan sampai menelan salivanya beberapa kali, karena tubuhnya langsung panas dingin.

"Astaga..." gumamnya. "Kenapa aku jadi begini? bukanya aku yang mau memanfaatkan dia untuk balas dendam? tapi kok rasanya justru aku yang sedang di manfaatkan..." gumamnya lirih masih sambil mengusap bibirnya -pelan.

Saat sedang sibuk dengan pikirannya sendiri, tiba-tiba sudut matanya menangkap sosok yang sedang membuat Kiara panas dingin. Ya, Kaisar lah sosok itu. Melihat Kaisar yang terlihat sangat sempurna dan berkilauan, berjalan bak seorang model di atas catwalk, jantung Kiara langsung jumpalitan tak karuan. Ya Tuhan, lelaki sempurna ini yang tadi mengobrak-abrik mulutnya hingga membuat lututnya lemas, gila!

Saat sadar ada Aldo bersama sang bos, Kiara langsung mengangkat kertas kecil untuk menutupi wajahnya, malu jika Aldo ingat bahwa dirinyalah yang tadi kepergok sedang berciuman dengan Kaisar.

"Om!" tiba-tiba Fero berlari kecil mendekati Kaisar.

Kaisar menghentikkan langkahnya. Dan ketika Kaisar berhadapan dengan Fero -mata Kaisar malah melirik Kiara. Kiara yang sadar sedang di tatap Kaisar, langsung tertunduk malu.

"Ada apa?" tanya Kaisar pada Fero, namun tatapannya tetap terpusat pada satu orang, tentu saja dia sedang menatap tajam ke arah Kiara.

"Nanti Om Kai ikut meeting karyawan, kan?" tanya Fero basa-basi.

Kaisar mengalihkan pandangannya dari Kiara, ke arah keponakannya, "Ya, kenapa memangnya?"

"Ehmm.. kalau bisa, umumkan pengangkatan jabatanku di meeting nanti, ya, Om?" pinta Fero dengan tidak tahu malu.

Kaisar menaikan sebelah alisnya sambil menatap keponakanya yang cengar cengir menantikan jawaban darinya.

"Urusan itu bukan aku yang memutuskan, Fer! Aku tidak mengurus hal sepele seperti itu!" ucap Kaisar dengan malas.

Tampak semburat kecewa di wajah Fero. Dia sudah berharap banyak pada meeting kali ini, bahwa Om-nya akan mengumumkan jika dirinya akan di angkat menjadi supervisor atau manager atau kepala bagian! Masa tiga tahun bekerja, Fero tetap menjadi karyawan biasa. Lalu apa gunanya dia menjadi keponakan Kaisar Julian -sang CEO!

"Oh iya Om, ada yang ingin aku perkenalkan," Fero menoleh ke arah Mona, dan melambaikan tangannya, menyuruh Mona agar mendekat. Mona pun dengan senyum mengembang bangun dari kubikelnya dan berjalan perlahan mendekati Fero dan sang paman.

Mona tampil dengan menggunakan rok span warna hitam yang sangat pendek, di lengkapi dengan blouse warna putih dengan lengan berbentuk balon dan kerah V yang cukup tajam, sehingga belahan dadanya yang begitu tebal terpampang sempurna untuk di nikmati siapa saja.

Kaisar sempat menghela samar, malas.

"Om, kenalkan, ini Mona -pacarku," ucap Fero mencoba mengenalkan pacarnya yang seksi.

Mona tersenyum malu-malu, sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Kaisar. Namun perhatian Kaisar justru teralihkan karena melihat asistennya, si Aldo malah menclok di kubikel Kiara dan ngobrol dengan gadis itu.

"Aldo!" panggil Kaisar -lantang, membuat Aldo melonjak kaget.

"Ayo pergi!" ketusnya. tatapan mata tajamnya menyapu wajah Kiara sekejap.

"Ba-baik, Bos!" ucap Aldo sambil bergegas meninggalkan Kiara untuk mengejar Kaisar yang sudah berjalan lebih dulu.

Sedangkan Mona tampak kesal dan malu, karena uluran tangannya di cuekin. Bahkan Kaisar tak melirik dirinya sama sekali. Padahal Mona sudah sengaja menarik blouse nya ke bawah agar belahan dadanya semakin menarik perhatian sang bos, namun nyatanya zonk. Kaisar bahkan tak melihatnya sama sekali.

Mona melipat kedua tangannya tepat di bawah dua gunung kembarnya yang montok, membuat belahan dada itu semakin jelas karena benda kenyal itu terangkat ke atas.

Fero yang melihat itu, langsung membola dan menelan salivanya beberapa kali, tak tahan ingin memuaskan gairah yang tiba-tiba muncul.

"Sayang, jangan marah, ya..." rayu Fero sambil meraih tangan Mona dan menurunkannya, agar gunung kembarnya tak terangkat dan membuat napsunya semakin memuncak.

"Om-ku memang cuek. Jangan di ambil hati, oke?" ucapnya mencoba menenangkan sang kekasih yang terlihat kesal. Lalu akhirnya mereka berdua berjalan kembali menuju kubikel mereka masing-masing.

"Heh! psst! pstt!"

Kiara mendengus malas karena tau siapa yang berbisik-bisik memanggil dirinya. "Kenapa?" tanyanya sambil melirik sahabatnya yang sudah menyandarkan tangannya di sekat yang menutupi kubikel.

"Ada apaan sih? kok tiba-tiba Aldo ndeketin, Lo?" tanya Riana ingin tahu.

Kiara terdiam sejenak sambil mengingat Aldo yang sempat ngobrol sebentar dengannya.

Lalu akhirnya Kiara memutuskan untuk mengangkat kedua bahunya, "nggak tahu tuh," jawabnya cuek.

Riana tak percaya begitu saja, dia melirik sinis ke arah Kiara, "Awas aja lu, kalau tiba-tiba tanpa kabar berita udah jadian sama Aldo! gue nggak bakal tinggal diam!" ancam Riana.

"Jadian? sama Aldo? jangan ngaco! nggak mungkin!"

Riana mendengus, lalu jari telunjuk dan jari tengahnya dia arahkan ke matanya lalu ke arah Kiara, mengisyaratkan jika dirinya akan mengawasi Kiara.

Kiara terkekeh. Kiara tau benar jika Riana sudah memendam rasa pada Aldo sejak satu tahun yang lalu, makanya dia tak suka jika sampai Kiara ada sesuatu dengan Aldo.

Setelah Riana menjauh, buru-buru Kiara merevisi proposal yang akan dia berikan pada Kaisar sore nanti sebelum pulang kerja. Kiara khawatir, jika  Kaisar mengurungkan niatnya atau memberi syarat yang lebih aneh lagi, jika dia tak cepat-cepat merevisi proposal ini.

Tapi bercinta tiga kali sehari di waktu weekend itu.. bagaimana rasanya...?

Kiara langsung menutup wajah dengan kedua tangannya karena merasa malu pada pikiran kotor yang menari-nari di otaknya. Kenapa dia jadi mesum begini!

***

Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore, dan dengan gugup Pak Rico memerintahkan semua staff penjualannya untuk masuk ke ruang meeting. Meeting sore ini sangat spesial karena akan di hadiri oleh Pak Kaisar, sang big bos. Jadi Rico berusaha tampil sebaik mungkin dengan menunjukkan bahwa staff yang ada di bawah kepimpinannya -sangat patuh.

Semua karyawan termasuk Kiara, Fero dan Mona bergegas menuju ruang meeting dan menunggu Kaisar.

Namun hampir sepuluh menit berlalu, sang big bos belum juga muncul. Mereka maklum, karena Kaisar memang super sibuk. Dia bahkan belum kembali ke kantor sejak kepergannya pagi tadi.

Karena bosan menunggu, mulut Fero mulai gatal. Dia pun mulai berceloteh sesukanya.

"Nanti, kalau aku jadi supervisor, kamu jadi asisten aku ya, Mon?" ucap Fero dengan kepercayan diri yang luar biasa.

Kiara melirik sinis ke arahnya , "jadi supervisor? target aja nggak pernah, ngimpi jadi supervisor!" ucap Kiara lirih. Dan ternyata Fero mendengar ucapan sinisnya itu.

"Ada yang nggak terima aku jadi supervisor, kayaknya," ucap Fero sambil tergelak.

"Iyalah, kalau kamu sampai di angkat jadi supervisor, aku bisa jadi direktur, dong! secara karyawan tanpa kualitas aja bisa naik jabatan, masa karyawan seperti aku yang selalu target tiap bulan, nggak jadi apa-apa," ketus Kiara dengan sinis.

"Aha! menyala Kiara-ku!" ujar Riana membuat suasana semakin memanas.

"Cih! baru target beberapa kali saja sudah sombong! pantesan aja sampai sekarang nggak laku! nggak ada yang mau! makanya jadi perempuan itu harus look to down! jangan sombong!"

Kiara terkekeh, "Down to earth, kali!"

"Dan sebagai informasi tambahan, aku bukan tidak laku, tapi tidak murah! sampai sini paham, lu?!"

"Selamat sore semuanya!" tiba-tiba suara baritone yang berat dan sedikit serak, muncul diikuti langkah panjang seorang Kaisar yang memasuki ruang meeting.

Kiara menutup mulutnya, sambil buru-buru duduk di kursinya. Dia malu karena baru saja sedang ngomel-ngomel marah pada Fero.

Duh, bagaimana jika Kaisar kesal karena Kiara sudah memarahi keponakan kesayangannya?

"Gawat..." gumamnya khawatir. Apalagi saat ini, Kaisar terus menatapnya dengan tajam, membuat jantung Kiara seolah berhenti berdetak karena gugup.

1
Rahmi Mamimima
Kok jadi salsa thor?
Tamie: maaf.. otw revisi kak
total 1 replies
hiro_yoshi74
malah wis ngaku ah pk kai malah ember ki 🤭🤣🤣🤣🤣
Tamie: ora sabar wonge 🤭😁
total 1 replies
juwita
harus tegas kai sm si fero yg hny mokondo doank. jgn trs di kasih smua keinginan dia g akn mikir.
juwita
usir aj mrk berdua dasar benalu. mrk g pny rmh jd numpang trs di rmh kia
hiro_yoshi74
kapok sokor kono .... ngekos kan bisa ro . gengsi aje di gedein
juwita
jgn ketahuan dl. harus nikah dl biar Kiara bisa berkuasa
hiro_yoshi74
ngak rugi tapi bikin ketar ketir ......
🤭
juwita
aq kasih vote biar semangat up nya
Tamie: makasih kk 🥲
total 1 replies
hiro_yoshi74
kang londri menghancurkan vs menyelamatkan 🤣🤣🤣🤣
hiro_yoshi74
di kukus ya kk biar panas 🤭🤣🤣🤣
hiro_yoshi74: siyomae . cilok cilor koyo inak kk 🤭
total 2 replies
juwita
kaisar x thor yg keluar dr kamar mandi
hiro_yoshi74
💪semangat kk🤣
juwita
gunung kembar apa lg ya kai🤣🤣
Tamie: eeeeaaa.... ketahuan dia... 🤣🤣🤣
total 1 replies
tanpa nama
Wah.. Pkiranq mulai travelling ini kalau cari tmpt yg hangat 🤣
Tamie: 🤣🤣🤣🤣 berarti jiwanya Kaisar sudah menyatu di hati pembaca 🤣🤣🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
bagus
Tamie: makasih kk🥰🥰
total 1 replies
hiro_yoshi74
kira kira mlipir kemana ya 🤭🤣🤣🤣
Tamie: kemana ya... 🤭🤭
total 1 replies
juwita
ceraikan aj suruh ayah km Kiara. usir dua benalu dr rmh. eeh tp jgn dl km. nikah dl. sm kai biar jd kejutan buat mrk😄
hiro_yoshi74
cie cie kia tersepona 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita
pingin cpt kia sm kai nikah biar si dua kutu kupret ky cacing kepanasan🤣🤣
tanpa nama
Gk gitu konsepnya aldo 😂🤣

Km kira ini gaun buat pengantin baru yg mau unboxing 🤣
Tamie: Aldo nih emang syaiton nirojim 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!