Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5. Bekerja kembali.
Xiao Long kemudian berdiri dan melihat ke cermin namun dirinya tidak mendapati sosoknya tertangkap di cermin itu, bahkan banyangkan di lantai yang seharusnya ada kini tidak ada sama sekali yang membuat dia yakin dirinya saat ini benar benar tersembunyi dan menghilang. Xiao Long kemudian mencoba berapa lama dia bisa bertahan di sosok tersembunyinya itu, namun meski Xiao Long sudah beraktivitas banyak didalam kamarnya dia masih tetap tersembunyi di dalam wujud menghilangnya yang membuat Xiao Long sangat senang.
Dia kemudian keluar ke balkon sebelum kemudian melompat ke atap yang luas, meski jaraknya lebih dari 6 meter karena ada pagar kawat disana Xiao Long bisa dengan mudah sampai di lantai atap itu. Xiao Long kemudian berlatih dengan sepasang belati di tangan dengan menggunakan semua jurus pisau yang muncul di kepalanya setelah menyerap kitab milik orang bertopeng.
Setelah itu dia berlatih pedang yang mengeluarkan api, angin dan menembakkan bola air dari tangannya yang membuat wajah Xiao Long sangat senang. Dia tidak tahu seberapa kuat bola air yang dia tembakkan namun dia percaya itu sangat cepat dan kuat dimana cukup untuk membunuh monster di ruang perburuan.
Semalaman Xiao Long berlatih di atap itu dan berkat pengalaman hidupnya di bumi dan tubuh yang sudah di perkuat oleh beberapa kekuatan kristal orang orang yang terbunuh, Xiao Long bisa dengan mudah melatih semua jurus yang ada di dalam kepalanya. Dia baru berhenti di saat fajar akan datang yang membuat dia harus kembali ke kamarnya masih dengan menuruni pagar kawat dan balkon di kamarnya.
Tepat jam 7 pagi dengan menguap Xiao Long keluar dari kamarnya dan berjalan menuju ke kamar mandi, jam 8 nanti dia akan di jemput oleh Lie Han untuk menuju tempat perburuan lainnya. Ibu dan adik perempuannya segera menyapa Xiao Long yang membuat kantuk Xiao Long segera menghilang. Dia lupa jika kini dia tinggal di tempat Xie Long dimana ada kedua orang tua dan adik perempuan Xie Long.
Dengan wajah malu dia segera menuju kamar mandi yang membuat ibu dan adik perempuannya tertawa kecil sambil memuji betapa lucunya wajah malu Xiao Long. Setelah makan bersama Xiao Long pergi ke jalan raya dimana dia membuat janji temu dengan Lie Han dan tak berapa lama sebuah mobil yang memiliki bak kecil mendekat dan di atasnya sudah ada 9 orang yang ada di sana.
Xiao Long segera meletakkan tas pengumpulan materialnya di ruang kosong di bak itu sebelum kemudian duduk di sana. Di pinggangnya ada dua pisau yang biasa dia pakai untuk mengambil material dan juga pisau beracun milik pembunuhnya.
" Kau terlihat berbeda hari ini... Bukan... Sejak kau terbangun kemarin kau terlihat berbeda... Apa kau sudah tahu kekuatan apa yang sudah kau dapatkan setelah terbangun ???" Tanya pria besar yang membawa perisai yang duduk di depannya.
" Selain saya merasa tubuh saya jauh lebih kuat... Saya belum merasakan apa apa lagi... " jawab Xiao Long menutupi kemampuan yang dia miliki.
Beruntung di dunia ini tidak seperti dunia game dimana semua orang akan memiliki panel system' yang memperlihatkan informasi orang orang itu sehingga kemampuan Xiao Long juga tidak akan bisa di ketahui orang lain selama dia tidak menunjukkannya. Namun Xiao Long tiba tiba teringat akan sebuah kemampuan yang dia pelajari dari buku milik pria bercadar dan mata kirinya tiba tiba bersinar dan di kepalanya muncul informasi semua orang yang ada di depannya mulai dari nama, usia, kemampuan yang di miliki.
Xiao Long bergumam lirih bahwa kemampuan ini cukup berguna sehingga dia bisa melihat kemampuan apa yang dimiliki oleh orang lain dan saat itu pula dia bisa mengetahui jika setiap orang ternyata hanya memiliki satu elemen di dalam tubuh mereka dan itu bisa di lihat dari kristal di dada mereka yang memancarkan satu warna saja.
Xiao Long akhirnya mengucap syukur karena dia tidak terburu buru untuk memperlihatkan kemampuan yang kini dia miliki. Dia sedikit tertarik dengan ketrampilan perisai yang di miliki pria di depannya yang bernama perisai bumi. Dengan menunjukkan wajah penuh perasaan penasaran dia bertanya apa yang menjadi ketrampilan pria bernama Da Huan itu.
" Aku memiliki ketrampilan mengendalikan tanah termasuk semua bebatuan yang ada di sekitarku dan mengubahnya menjadi perisai yang bisa menahan serangan para monster... Fisik kuatku juga berasal dari elemen tanah yang membuat aku bisa menahan beberapa serangan monster meski tanpa zirah pelindung milikku..." Ucap Da Huan dengan bangga terlebih di saat dia melihat mata berbinar Xiao Long yang terlihat penuh minat dan penasaran melihatnya.
Pria itu kemudian menceritakan tentang bagaimana dia terbangun, saat dia memegang batu pembangkit, dia melihat warna coklat muncul dari atas kristal sebelum kemudian memasuki tubuhnya yang membuat dia merasa sangat kuat setelahnya dan muncul kemampuan yang di bawa sinar itu. Itu seperti saat pertama kali dia menyerap kristal hitam pria bercadar yang terbunuh oleh kadal bercakar tajam setelah Xie Long tertusuk pisau beracun.
Mereka akhirnya sampai di tempat perburuan lain dimana lokasinya adalah sebuah pegunungan yang sangat luas, tembok yang melindungi tempat itu jauh lebih tinggi dari tempat yang lain dimana ada pagar berduri yang di aliri listrik tegangan tinggi disana.
Xiao Long menatap ke arah tembok yang lebih dari 20 meter itu dengan tatapan yang sangat terpesona dan dia berdebar debar menduga makhluk apa yang ada di balik tembok itu yang akan mereka buru. Jika melihat tingginya tembok itu Xiao Long menduga jika yang akan mereka lawan kemungkinan adalah makhluk humanoid berbentuk raksasa 4 meter dengan telinga runcing dan bersenjata gada berduri ataupun pedang besar.
Namun dia sedikit kecewa di saat dikatakan jika yang akan mereka cari adalah sebuah bunga yang berbentuk seperti bunga lily berwarna emas dan yang tinggal di gunung ini di bagian terendah adalah monster level 1 berbentuk manusia kerdil setinggi setengah meter yang biasa di panggil dengan goblin. Namun ada juga tapir punggung baja yang kulitnya sangat berharga mahal yang akan mereka buru sambil menuju ke tempat herbal lily emas itu berada.
Xiao Chen meminta tas satu lagi milik pemburu yang sudah menusuknya kemarin dan dengan dua tas di pundaknya Xiao Long berjalan dengan gagah berjalan di belakang orang orang itu. Kali ini mereka harus jalan kaki dari gerbang bertegangan listrik tinggi karena Medan yang tidak bisa di lewati kendaraan roda 4 ke atas.
Dengan sikap waspada dengan Da Huan ada di depan dan Xiao Long berada di tengah barisan yang hampir berbentuk segitiga itu kelompok itu bergerak menuju ke tempat herbal yang mereka cari berada dengan menggunakan peta elektronik di jam tangan Lie Han. Mereka berusaha tetap melindungi Xiao Long karena dinilai masih belum cukup memiliki pengalaman bertarung meski kemarin mereka melihat betapa mudahnya Xiao Long membunuh serigala mulut besi.
Di sepanjang perjalanan itu Xiao Long selalu saja memberitahu lokasi para goblin yang akan menyergap kelompok mereka, berkat itu semua orang bisa dengan segera bersiap akan serangan para goblin bahkan dua pemanah di kelompok mereka bisa menembak semua goblin yang bersembunyi dengan arahan Xiao Long sebelum para goblin itu menyerang mereka.
Xiao Long juga menunjukkan tempat beberapa tapir punggung baja berada dan dengan kerja sama mereka dalam waktu singkat bisa mengalahkan semua tapir punggung baja yang di temukan Xiao Long tempatnya. Semua orang menatap dengan penuh kagum ke arah Xiao Long yang saat ini dengan cekatan sedang mengambil kulit tapir punggung baja dan juga batu intinya.
" Adik Long... Tampaknya kau terbangun dengan bakat sebagai pendukung yang bisa mendeteksi area... Itu karena kau bisa tahu dimana saja ada makhluk makhluk tersembunyi yang hendak menyergap kita atau yang sedang kita cari.. Dengan begini kita akan bisa dengan cepat menuju ke tempat lily emas itu berada karena yang menghalangi kita akan kita tumpas lebih dahulu..." ucap gadis pemanah dengan nada riang melihat ke arah Xiao Chen yang sudah memasukkan beberapa kulit tapir itu kedalam tas miliknya.
Semua anggota kelompok itu melihat dengan mata berbinar ke tujuh kulit tapir yang tersusun rapi dan 7 inti beast sebesar kepalan tangan yang dimasukkan oleh Xiao Long kedalam tas satu persatu. Mereka sudah bisa membayangkan jutaan Chynan yang akan mereka dapat dari material itu yang saat ini sedang banyak diminati oleh para terbangun saat sudah menjadi peralatan tempur.
Kulit tapir itu sangat kuat hingga bisa menahan serangan dari terbangun level 2 dan keberhasilan kelompok itu menghabisi 7 tapir punggung baja karena arahan dari Xiao Long yang bisa melihat titik lemah dari monster setinggi 3 meter itu. Baik indra pendeteksi dan juga mata yang bisa melihat kelemahan lawan adalah salah satu kemampuan dari elemen kristal hitam namun di salah artikan oleh gadis pemanah itu sebagi kemampuan dari seorang kelas pendukung dari yang terbangun.
" Sepertinya begitu... Saya hanya bisa berharap kemampuan saya akan meningkat sehingga akan bisa membantu semua kelompok yang menyewa saya di masa depan..." Jawab Xiao Long dengan tersenyum ke arah gadis itu sambil mulai memanggul kembali tas yang berisi kulit tapir punggung baja dan jatuhan dari para goblin itu.