NovelToon NovelToon
OBSESI DENDAM Billie

OBSESI DENDAM Billie

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Teen Angst / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"JANGAN GERAK!"

"Siapa!?"

"SHH!! Diam atau kita mati konyol!"

Pertemuan tidak sengaja Noah Christian dengan Billie Ashton di saat hidup kedua nya berada di ujung tanduk ternyata membuat Noah penasaran dan mencari identitas gadis yang membekap mulut nya di malam gelap itu.

Wajah nya tidak begitu terlihat, hanya suara parau dan tangan gemetar serta bau wangi yang membuat Noah tidak bisa melupakan nya. Dia terus mencari, keberadaan gadis yang sembrono dan misterius itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS.3. Boleh di coba.

Billie sampai di apartemen yang di maksud sebagai tempat tinggal nya, saat dia hendak membuka pintu unit nya dia tersenyum dingin, dia di letakan di sana pun tentu masih dalam pantauan. Terlihat terjamin tapi sebenar nya dia bisa di jadikan kambing hitam kapan saja saat di butuhkan.

"Kunci pintu sandi, artinya siapapun dari anggota mereka bisa masuk kesini." Gumam Billie.

"TILULIT! TILULIT!" Pintu di buka..

Billie melangkah masuk membawa koper nya masuk kedalam dan menutup lagi pintu nya, Billie menyalakan lampu ruangan dan terlihat memang unit itu masih baru. Tapi.. justru itu yang membuat Billie curiga, perabotan yang baru itu bisa mengacu pada dua hal.. antara itu sungguhan baru atau sesuatu yang baru itu adalah ganti dari yang pernah rusak.

"Rapih, tapi masih keliatan trik nya." Gumam Billie.

Billie memeriksa ruangan itu lebih dulu, ternyata di sana tidak ada cctv.. dia agak lega tapi juga was - was. Dia sangat tahu dan sangat mengenal anggota keluarga Varlian seperti apa.. siapapun bisa menjadi tersangka kalau mereka sudah menunjuk.

Billie membuka koper nya, dan hal pertama yang dia lakukan adalah memasang cctv di unit tempat tinggal nya itu. Billie meletakan setidak nya 3 cctv di satu ruangan, agar bisa jelas terlihat dari sisi manapun siapapun yang mungkin masuk kedalam sana.

"Unit cctv baru buatan Valo, Valo.. jangan sampe mainan lu ini nggak ada guna nya sama sekali." Gumam Billie.

Cctv yang di desain dan di buat sedemikian rupa agar tidak bisa terdeteksi oleh mata, setidak nya lolos juga dari mesin pendeteksi.  Billie lalu membuka plastik demi plastik yang menutupi semua furnitur di dalam unit nya, setelah selesai dai lalu pergi ke dapur dan membuka kulkas.

"Hm.. ternyata udah di siapin bahan." Gumam Billie.

"Tunggu, di siapin? Aku baru di rekrut hari ini dan semua yang ada di dalam sini adalah barang baru.. sejak kapan mereka nyiapin nya?" Gumam Billie lagi.

Billie memiliki trust isue, dia tidak akan dengan mudah mempercayai hal apapun tanpa bukti atau setidak nya dia harus melihat nya sendiri dengan mata kepala nya. Tapi saat dia sedang diam memikirkan isi kulksa nya itu, seseorang menelpon nya, dari hp yang di berikan oleh pak Irwan. Billie melihat yang menghubungi nya adalah pak Irwan..

"Iya juga, ini kan hp kantor.. jelas isi nya kontak semua tim." Gumam Billie, lalu mengangkat panggilan itu.

"Halo." Ucap Billie.

"Billie, tolong harap di ingat, kamu tinggal di apartemen itu bukan bisa sembarangan membawa orang luar masuk, tiap tiga hari sekali akan ada orang yang datang untuk membersihkan unit itu, kalo kamu ketauan membawa orang luar ke tempatmu.."

"Pak, anda bisa percaya saya." Ucap Billie memotong ucapan pak Irwan.

"Bagus, semua di sana adalah barang baru.. semua termasuk yang di siapkan di kulkas."Ucap Pak Irwan.

'Dia tau gue bakal curiga?' Batin Billie.

"Baik pak." Ucap Billie.

Panggilan pun di akhiri, mengingat memang Zico mencari pengawal, itu berarti memang di siapkan untuk siapa saja yang berhasil menjadi pengawal Ziva. Tapi.. karena Billie tidak pernah bisa percaya apapun, dia hanya memfoto isi kulkasnya lalu mengeluarkan semua isinya dan memasukan nya ke tempat sampah.

"Valo, bawain gue semua barang yang ada di dalam foto, sebelum jam lapan udah sampe." Ucap Billie.

"Bill, demi apa! Gue lagi di club." Ucap Valo.

"Bonus di potong." Ucap Billie.

"Oke - oke - oke, hehehehe.. Setengah jam sampe." Ucap Valo, lalu panggilan di akhiri.

'Kalo nggak boleh mencolok, artinya mereka nggak akan cek cctv. Tapi buat jaga - jaga.." Billie memikirkan sesuatu.

Dan ya, setengah jam kemudian Valo sungguh datang, tapi dengan cara yang tidak biasa. Dia masuk kedalaam unit apartemen Billie dengan mudah tapi dengan sangat buru - buru dan grusukan karena membawa banyak barang.

"Lu bener - bener ya Bill, nyiksa orang." Valo datang sambil marah - marah, Billie malah terkekeh.

"Waktu gue cuma sepupuh menit, ini barang pesenan lu, dah gue balik." Ucap Valo, lalu dia buru - buru keluar.

"Jangan lupa bonus gue!" Teriak Valo sebelum hilang dari pintu.

"Cepet juga." Gumam Billie, dia mengotak atik ponsel nya dan.

"TING!"

Notifikasi dari hp Valo berbunyi, Valo mengintip nya dan senyum nya merekah.

"Memang bos terbaik." Gumam nya, lalu keluar dari lift dan lari menuju mobil nya dan buru - buru pergi.

Dan akhir nya.. Jam kerja Billie pun tiba. Billie sudah mengganti jaket nya menjadi jaket warna putih nan modis. Tidak akan ada yang mengira dia adalah bodyguard, terlebih anggota pembunuh.

"Kerja time.." Gumam Billie

DI TEMPAT LAIN..

Noah sedang berada di sebuah bar, dia tidak suka tempat seperti itu sebenar nya, tapi karena Vincent hari ini sedang berulang tahun, dia pun terpaksa datang. Dan seperti pada umum nya club malam, cahaya nya begitu temaram, asap rokok menguap si seluruh ruangan, dan sorotan - sorotan lampu warna - warni membuat mata pusing.

"Aku keluar dulu." Ucap Noah.

"Eh, bentar! Lu nggak mau nunggu barang kali ada cewek yang lu cari?" Tanya Vincent.

"Aku rasa dia bukan tipikal yang suka tempat ginian." Ucap Noah, dia lalu jalan keluar.

Noah membuka pintu ruangan itu, telinga nya sampai terasa hilang dari tempat nya saking kencang nya musik di lantai dansa. Noah berjalan keluar, dan saat itu Billie baru datang dan berjalan di belakang Ziva, berjarak satu meter dari Ziva.. Keduanya berpapasan.

Noah menghentikan langkah kakinya dan melihat gadis memakai dress pendek ketat yang adalah Ziva dan Billie yang menggunakan jaket putih berjalan masuk kedalam.

"Wangi ini.." Noah langsung kembali masuk kedalam.

Sayang nya baik Billie atau Ziva, Noah kehilangan jejak mereka. Noah berjalan kesana kemari mencari keberadaan mereka berdua tapi tidak melihat dimanapun.

"Antara mereka berdua, pasti salah satu nya cewek itu." Gumam Noah, dia masih terngiang wangi tangan gadis yang membekap mulut nya di malam gelap itu.

Sementara itu, Billie ikut dengan Ziva masuk ke sebuah ruangan VIP yang di pesan Ziva. Di dalam nya ada banyak teman Ziva, kira - kira 7 orang. 4 laki laki dan 3 perempuan.

"Bodyguard baru, Ziv?" Tanya teman Ziva.

"Hm. Bantu gue tes dia." Bisik Ziva pada teman nya.

"Sure!" Jawab teman Ziva.

Teman Ziva ini laki - laki, dia membuat Ziva seolah tidak nyaman dengan gerakan tangan nya. Dan karena tugas Billie menjaga Ziva, dia maju dan menghadang teman Ziva.

"Minggir!" Bentak teman Ziva, dia mendorong Billie dengan keras.

Tentu Billie tidak jatuh, dia hanya mundur selangkah, Billie kembali menahan tangan pria tadi dan teman Ziva tiba - tiba seolah tidak terima dengan tindakan Billie, dia hendak menghajar Billie tapi yang terjadi..

"KRAK!!"

"AAAA!!"

"BRUGH!!"

"AARRGH!!

"Brengsek! Tangan gue patah!" Teriak pria tadi, menatap marah pada Billie.

"Jaga batasanmu, nona bukan orang yang bisa kamu sentuh sesuka hati." Ucap Billie.

Dengan gerakan yang sangat singkat bahkan tanpa sempat berkedip, Billie mematahkan tangan teman Ziva tadi dan membanting nya ke lantai seolah tubuh pria tadi tidak ada apa - apa nya padahal pria tadi bertubuh lumayan kekar.

"Udah! Udah! Dia temenku. Ingat wajah - wajah mereka, selain mereka nggak ada yang boleh masuk kesini. Kamu tunggu di luar saja." Ucap Ziva, Billie mengangguk.

"Maaf, pak." Ucap Billie pada pria tadi, lalu keluar.

"Pak!!?? Woi!! Siapa bapak lo!!" Teriak teman Ziva marah.

"Udah lah! Namanya juga bawahan." Ucap Ziva.

"Anjir, tenaganya kuat banget." Ucap pria tadi masih mengeluh kesakitan.

Billie berdiri di luar sambil tersenyum dingin, dia menganggap orang yang baru di banting nya tadi sebagai pemanasan. Karena tugas nya hanya berdiri di luar, Billie pun sengaja menjauh dari pintu masuk dan menyender di dinding, lalu mengeluarkan hp nya dari saku.

Tapi siapa sangka, baru juga Billie hendak melihat hp nya.. seekor nyamuk datang. Ada pria memakai masker dan dia mengarahkan hp nya kearah pintu yang memang ada kaca untuk melihat penghuni di dalam nya, sepertinya dia mengambil beberapa foto dan merekam, Billie tersenyum dan berjalan mendekat.

"Cari apa?" Tanya Billie, pria itu buru - buru lari.

Dengan gerakan cepat Billie menahan kerah jaket pria itu sampai pria itu jatuh ke lantai dan dengan gerakan cepat Billie menjentikan jarinya dan itu membuat pria tadi semaput.. Dengan waktu singkat itu Billie menghapus foto dan rekaman yang pria itu ambil lalu berkata..

"Kamu nggak pernah liat apapun, nggak liat aku, nggak liat Ziva, kamu kesini mencari toilet." Ucap Billie, lalu kembali menjentikan jarinya lagi.

"JTAK!"

Lalu Billie bangun dan jalan seperti biasa kembali ke titik dimana dia berdiri, pria tadi memegangi kepalanya dan dia kebingungan sendiri.

"Ngapain gue kesini.. ah, kenapa rasanya badan gue kayak abis di gebuk." Gumam pria tadi, dia bangun dan mengambil hp nya lalu pergi.

"Beres.. gue belum mulai orang lain jangan ambil bagian dulu." Ucap Billie sambil terkekeh kecil.

"Iblis kecil." Billie mendengar suara pria dari ujung lorong, tapi saat dia menoleh dia tidak melihat siapapun di sana..

...BERSAMBUNG!...

1
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
wah bisa hipnotis juga kamu 😐
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
bucin 😤
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
weeeh canggih2 alatmu bil 😐
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
hmmm lumayan tur singkat bil hapalin ruangan 🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Whoaahh Billie ngamuk/Applaud/ ayo Bill hajar sampai tuntas, acak² semuanya/Determined/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Billie.... Babang Noah mu cemburu itu🤣🤣🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
ya ampun gtu aja cemburu
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Swmua laki2 itu isi otakna emang sampah semua 😏 hajar bill jangan kasih ampun
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Bili kalo denger apa yg dibilang noah. kira2 merinding ga tuh 🤣/Facepalm/
Runtasih🍒⃞⃟🦅
Zico kaya nya ada rasaa terpendam
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
cepet susul Billie noah.. bantu dia/Determined//Determined//Determined/
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
hahaahha kmu kurang peka sihh🤣🤣🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
mungkin dia diancem bakal Billie yg di siksa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Semangat Billie... Kita senasib, perihal cinta pertama anak perempuan😄
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan pernah mendebat orang yg lg bucin, percuma🤣🤣🤣
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
selama ga berkhianat kalian aman 😶
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
justru bumerang , bilson malah kurang ajar 😤
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
tuh mamamu anak tunggal 😶
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!