NovelToon NovelToon
Zaman Para Dewa

Zaman Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Dan budidaya abadi / Fantasi / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: B.O.B

Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 16. festival

Di hari ke 29, akhirnya Yang Chen mulai membuka matanya. Setelah menerobos ke tahap spirit tingkat 5, ia merasakan roh dan fisiknya lebih kuat dari sebelumnya.

Ia cukup senang, tapi ia tahu kalau kekuatannya masih terbilang belum cukup kuat jika sampai ia harus berhadapan dengan Xi Kun nantinya.

Cepat atau lambat Xi Kun akan mengenalinya kalau ia adalah yang membunuh Guo Feng sehingga ia pasti akan berhadapan dengannya.

Untung saja Xi Kun masih tidak mengetahui kalau ia yang membunuh Guo Feng sehingga ia masih bisa bernafas lega.

Xi Kun berada di tahap mistik tingkat satu sehingga ia sama sekali tidak memiliki kesempatan menang, untuk itu Yang Chen berusaha mempercepat perkembangan kultivasinya.

Besok adalah hari kepergian menuju festival berburu, sehingga Yang Chen mulai mempersiapkan diri dan keperluan untuk mengikuti festival.

Keesokan harinya, Yang Chen dan Lin Shang keluar kamar sama-sama.

Yang Chen merasakan kalau Lin Shang telah menerobos ke tahap spirit tingkat 5. Hal itu tidak mengherankan, karena ia memang berbakat.

Ditambah ia mendapatkan dukungan dari segi materi dari keluarganya sehingga ia pasti bisa menerobos tanpa banyak masalah.

" Ho.. Yang Chen kamu sudah berhasil menerobos ke tahap spirit tingkat 5, kamu sungguh berbakat, bahkan tidak kalah jika dibandingkan dengan anak-anak dari tiga keluarga besar di akademi ini." Ungkap Lin Shang dengan kagum.

Berbeda dengannya yang bisa terus berkultivasi tanpa harus memikirkan bagaimana mencari batu roh, karena keluarganya sudah menyediakan untuknya.

Tapi Yang Chen tidak memiliki siapapun untuk membantu perkembangan kultivasinya, tapi hebatnya ia masih bisa mengimbangi perkembangan kultivasinya.

Hal inilah yang membuat ia kagum terhadap bakat Yang Chen.

" Aku cukup beruntung, dan kamu juga luar biasa, kamu juga telah berada di tahap spirit tingkat 5." Ucap Yang Chen sambil tersenyum kecil.

Setelah mengobrol sebentar, akhirnya mereka keluar rumah.

Diluar sudah ada banyak murid yang sedang di arahkan oleh para instruktur untuk menuju ke aula akademi.

Yang Chen dan Lin Shang kemudian juga mengikuti para murid yang menuju ke aula akademi.

Setelah berjalan beberapa saat, akhirnya mereka sampai ke aula akademi.

Disana sudah ada banyak murid yang sudah datang duluan.

" Banyak juga murid yang akan ikut dalam festival ini." Gumam Yang Chen.

Yang Chen memperkirakan ada lebih dari seribu murid disana.

Diantara para murid disana, ada beberapa murid yang sangat menarik perhatian murid lainnya.

Mereka adalah Jian Tian, Lin Hua, Mo Fan, dan Liu Zifu.

Mereka adalah murid terbaik yang akan memimpin akademi pedang terbang dalam festival ini.

Banyak murid yang mengagumi mereka, terutama para murid gadis yang naksir terhadap Jian Tian dan pria lainnya.

Para instruktur mulai menghitung jumlah pasti para murid yang akan ikut, supaya bisa mengetahui jika sampai ada murid yang menghilang setelah festival berakhir.

Setelah menunggu sejenak, tiba-tiba terdengar bunyi raungan binatang spiritual.

Mereka semua kemudian melihat kearah asal suara itu.

Itu adalah kumpulan burung yang sangat besar yang menuju ke arah mereka.

Puluhan burung itu adalah bangau bersayap emas, yang berada di tahap mistik tingkat 5 keatas.

Tapi ada satu binatang spiritual yang membuat murid takut sekaligus kagum. Yaitu elang putih salju yang telah berada di tahap langit tingkat 5.

Walaupun jaraknya masih jauh tapi aura yang dikeluarkan oleh elang putih salju membuat para murid banyak menarik nafas.

Setiap burung itu ada satu orang yang menungganginya.

Setelah mendekat, ternyata orang yang menungganginya adalah pemimpin akademi Jian Hao dan para instruktur. Melihat itu kekhawatiran para murid terhadap binatang spiritual itu akhirnya hilang.

Para burung binatang spiritual akhirnya mendarat tidak jauh dari para murid, dan para instruktur dan pemimpin akademi Jian Hao juga mulai turun.

Pemimpin akademi langsung maju kehadapan para murid untuk memberikan pidato.

" Aku akan langsung ke intinya, aku harap para murid bersatu dan bekerjasama saat festival nanti."

" Aku tahu pasti ada beberapa murid yang terlibat perselisihan, tapi aku ingin kalian melupakan itu setidaknya sampai festival ini berakhir."

" Aku ingin kalian bertindak layaknya sebuah keluarga. Anggota keluarga akan membela dan melindungi angota keluarga lainnya dari pihak lain yang ingin berniat jahat."

" Aku tidak mau mendengar ada murid dari akademi pedang terbang yang menyerang atau berkolusi dengan pihak akademi lain dan mencelakai murid akademi pedang terbang lainnya."

" Apa kalian semua mengerti?" Tanya pemimpin akademi Jian Hao dengan wajah serius.

" Kami mengerti!!" Jawab para murid dengan serentak.

Kemudian tibalah saatnya untuk berangkat pergi.

Para murid mulai dibawa untuk menunggangi burung bangau bersayap emas karena mereka akan digunakan sebagai kendaraan menuju ke festival.

Murid inti seperti Jian Tian dan lainnya serta Jian Mei menaiki dengan santai burung bangau itu. Seolah mereka sudah biasa menungganginya.

Sedangkan untuk murid lainnya sedikit merasa takut menaikinya, tapi setelah di tenangkan oleh para instruktur dan melihat Jian Tian dan lainnya yang sudah naik membuat para murid akhirnya berani untuk naik juga.

Setiap burung bangau akan dikendalikan oleh satu instruktur sehingga para murid bisa lebih tenang.

Selain beberapa instruktur, pemimpin akademi dan tetua agung Lin zhi Peng juga ikut mengawal para murid menuju festival.

Para murid yang baru pertama kali menaiki binatang spiritual yang bisa terbang membuat mereka sangat takjub dan senang melihat pemandangan indah dibawah sana.

Berbeda dengan Jian Tian dan lainnya yang terlihat biasa saja.

Setelah melakukan perjalanan beberapa lama, akhirnya mereka tiba di tempat diadakan festival.

Begitu mereka mendarat, seketika pandangan banyak mengunci mereka.

Ada kumpulan murid yang semua wanita yang membuat para menarik perhatian para murid pria, termaksud juga Yang Chen.

" Mereka adalah akademi bunga Phoenix, semua murid mereka hanya perempuan." Ucap Lin Shang berbisik ke telinga Yang Chen.

" Menurut yang aku dengar,semua seni bela diri dari akademi bunga Phoenix hanya bisa di kuasai oleh wanita sehingga akademi mereka hanya menerima wanita sebagai murid."

" Bukan hanya murid, dari instruktur, tetua sampai pemimpin akademi, semuanya adalah wanita." Ucap kembali Lin Shang.

Sedangkan para murid akademi gagak langit menatap kelompok akademi pedang terbang dengan tatapan tajam.

Semua orang dari akademi pedang terbang merasakan itu, namun mereka tidak menggubrisnya dan hanya balas tersenyum percaya diri.

Seorang wanita paruh baya yang kecantikannya masih terlihat jelas dan anggun datang dan langsung menuju pemimpin akademi Jian Hao,

" Jian Hao akhirnya kami datang." Ucapnya dengan akrab.

" Hehe, sepertinya kami sedikit terlambat." Ucap Jian Hao sambil tersenyum kecil.

Berbeda dengan akademi gagak langit, akademi pedang terbang dan akademi bunga Phoenix memiliki hubungan baik termaksud kedua pemimpin akademi yang juga berteman.

" Kau terlambat tapi sama sekali tidak meminta maaf, sungguh tidak sopan." Pemimpin akademi gagak langit Guo Qiang juga datang dan langsung mengatakan ketidaksenangannya.

" Hehe, sepertinya kamu sangat mengharapkan kedatangan kami, aku tidak tahu kalau akademi kami sangat dirindukan oleh mu Guo Qiang." Ucap pemimpin akademi Jian Hao sambil tersenyum mengejek.

" Hehe rindu, tentu saja aku merindukan kalian. Festival ini tidak akan menarik tanpa kehadiran kalian." Ungkap Guo Qiang sambil tersenyum aneh.

Melihat hal itu membuat Jian Hao merasa kalau Guo Qiang sedang merencanakan sesuatu, hal ini membuat Jian Hao menjadi waspada.

Disaat itu mulai terdengar suara keras dari jauh, yang langsung menarik perhatian orang.

" Sepertinya pihak kerajaan rusa langit akhirnya datang." Ucap pemimpin akademi Chu yeyun.

1
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Hadir
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Saran Thor..
Benahi dulu susunan kata dalam kalimat dan penggunaan kata. Pakailah bahasa Indonesia jangan pakai bahasa Inggris. Semoga karya novel ini meraih kesuksesan. Amiin 🤲
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
biasa disebut Energi Spiritual, kalau itu pakai tekanan Jiwa mungkin disebut Energi Roh.
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
secara itu apa maksudnya 🤔 secara diganti dengan kata 👉 karena
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Secara 🤔 Mungkin maksudnya: Selama ini Yang Chen hanya bisa mendapatkan batu roh dengan berburu binatang iblis, itupun tidak mudah untuk mendapatkannya.
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Saran Thor.. Kok ada sekolah dijaman para dewa? mungkin kalau akademi masih nggak janggal. Tetap semangat Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Awal cerita sudah bagus 👍
angin kelana
awalan yg lumayan menarik.lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!