NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Abaikan

Hati Yang Kau Abaikan

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami / Selingkuh / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Ameera, sangat terpukul saat mengetahui suaminya Caleb selingkuh di depan matanya sendiri. senua pengorbanannya selama ini terasa sia-sia.
Ameera tidak bisa merima kenyataan itu dan memilih pergi meninggalkan rumah. meninggalkan Ibu mertua yang sakit. yang menganggapnya tidak lebih dari seorang pembantu.
Saatnya membangun harapan baru, mengejar impian yang selama ini dia hancurkan.
Berhasilkah Ameera meraih mimpi dan cintanya. Apakah Caleb berhasil menemukan istrinya yang minggat dari rumah.

Mohon dukungannya atas cerita ini. Dari awal hingga akhir. Bukan hanya sekedar mampir atau jadi pembaca hantu, tiba-tiba muncul dan tiba menghilang. Tinggalkan jejaknya sebagai tanda cinta buat Emak. Love you untuk kalian semua. Horas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Suami selingkuh.

Ameera berjalan agak tergesa, menghampiri sebuah meja dimana suaminya Caleb, tengah duduk bersama seorang wanita cantik. Keduanya tidak menyadari kalau ada seseorang yang datang menghampiri mereka karena tengah asyik bermesraan.

Suasana siang itu agak mendung. Bertepatan dengan jadwal makan siang. Caleb mengajak Zita makan siang di sebuah cafe. Zita adalah rekan sekantornya. Sudah hampir setahun mereka bekerja di perusahaan sama. Beberapa bulan terakhir hubungan keduanya semakin akrab.

Keduanya memang tengah menjalin sebuah hubungan terlarang, Zita sangat menyukai Caleb meskipun dia tau kalau laki-laki yang dia cintai itu sudah menikah dan memiliki anak.

Ameera siang itu tanpa sengaja melihat suaminya tengah bersama seorang wanita cantik. Dari sikap dan bahasa tubuh mereka siapapun bisa menebak kalau keduanya pasti punya hubungan istimewa.

Kebetulan sekali Ameera hendak bertemu dengan  sahabatnya waktu SMA dulu. Mereka janjian ketemu di cafe yang sama di tempat Caleb dan Zita makan siang.

Saras sahabatnya sudah lama mengajaknya untuk bertemu. Namun, karena kesibukannya mengurus rumah tangganya dan ibu mertuanya yang lumpuh baru hari ini Ameera bisa memenuhi undangan itu.

Siapa sangka Ameera malah memergoki suaminya tengah bersama perempuan asing! Bercengkrama sambil makan siang seolah dunia ini hanya milik mereka, padahal pengunjung sangat ramai.

"Oh, begini ya Bang kelakuanmu di luar rumah?” ucap Ameera datar begitu sampai di depan meja Caleb.

 Seketika tawa Caleb lenyap berganti rasa kaget luar biasa. Wajahnya memucat tidak menyangka kalau istrinya akan memergokinya bersama perempuan asing.

"Ameera! Ngapain kamu disini, hah!" sentak Caleb kasar setelah bisa menguasai rasa kagetnya.

"Menurut Abang ngapain?" Ameera malah balik bertanya, " siapa perempuan ini, Bang?" tatapnya dengan nada bergetar dan berusaha menahan tangis.

"Eh, dia klien kantor, Abang. Kami sedang membicarakan urusan kantor. Kamu jangan salah paham." ucap Caleb tersadar kalau saat ini istrinya tengah memergokinya bersama perempuan lain.

"Oh, lagi membicarakan urusan kantor, ya. Kok, aku malah tidak percaya. Aku malah merasa kalian sedang pacaran," tuduh Ameera menohok jantung Caleb.

"Ameera! Jaga bicaramu ya. Jangan asal tuduh!" bentak Caleb kasar membuat para tamu pengunjung mengalihkan pandangan pada mereka.

"Aku sudah melihat semuanya, Bang. Melihat bagaimana sikap kamu memperlakukan perempuan j*l*ng ini!" maki Ameera dengan dada penuh amarah.

Teringat akan perlakuan dingin suaminya selama ini. Yang berbanding terbalik dengan perlakuannya pada perempuan asing itu. Ameera yakin kalau dia adalah selingkuhan suaminya.

"Kamu jangan ngomong macam-macam ya, aku bilang dia klien dari perusahaan tempat ku bekerja." Caleb semakin meluapkan amarahnya.

"Kenapa kamu diam saja, benarkan kalau kamu itu selingkuhan suamiku?" Ameera menarik rambut Zita yang tergerai panjang. Zita menjerit karena tidak menduga tindakan Ameera. Begitu juga dengan Caleb.

"Dasar pel*kor! Perempuan j*l*ng! Beraninya kau mengganggu rumah tangga orang!" Ameera menekan wajah Zita ke meja. Dimana pesanan mereka sudah terhidang. Zita menjerit karena matanya perih terkena kuah yang pedas.

"Ameera!" teriak Caleb panik melihat kenekatan istrinya. Bukannya takut, Ameera malah menyiramkan lauk itu juga ke wajah suaminya.

"Untuk penghianatanmu dan perlakuanmu selama ini padaku!" ucap Ameera penuh tatap kebencian. Dia tidak peduli telah menjadi tontonan orang-orang.

Ameera meninggalkan cafe. Celia yang sejak tadi tertidur dalam gendongannya sama sekali tidak terusik oleh kekacauan yang dibuat ibunya.

Akhirnya Tuhan tunjukkan juga sisi lain dari suaminya. Selama ini dia bersabar, meskipun suaminya bersikap dingin dan acuh. Pelit tapi loyal pada keluarganya. Ameera masih bisa menahan diri dan selalu berharap suatu saat suaminya akan berubah.

Namun, saat melihat dengan matanya sendiri, bagaimana lembutnya sikap Caleb pada pelakor itu telah menghancurkan harapan nya selama ini.

Alangkah menyakitkannya dikhianati. Seolah tengah berdiri dipinggir tebing lalu seseorang mendorong hingga jatuh ke dasar jurang. Semua hancur.

Ameera berusaha menahan air matanya saat dalam perjalanan pulang ke rumah. Niatnya hanya satu, akan pergi dari rumah. Usai sudah kepedihan dan perlakuan suaminya sampai disini.

"Pak, Bapak bisa menunggu sebentar, saya mau ambilkan koper. Nanti saya tambah ongkosnya." ucap Lira pada sopir grab. Saat sudah sampai di depan rumah.

"Baik Bu, saya tunggu," ucap sopir paruh baya itu sopan. Beliau merasakan kalau penumpangnya itu tengah dalam masalah.

Ameera memutar handle pintu mendapati ibu mertuanya yang tengah duduk di ruang tamu sambil menonton televisi. Masuk tanpa mengucap salam dan melihat wajah Ameera yang sembab membuat mertuanya heran.

"Apa kamu gak punya sopan santun Ame. Masuk ke rumah tanpa mengucap salam. Trus wajah kamu kenapa? Pergi baik-baik pulangnya kayak hantu." Celoteh Bu Rina pedas.

Ameera mengacuhkan ucapan mertuanya. Dia langsung masuk ke kamar. Mengambil koper dari atas lemari dan mengisinya dengan pakaiannya dan putrinya Celia.

Saat ini yang ada dalam pikirannya adalah pergi dari rumah. Meskipun dia tidak punya tujuan sama sekali.

Setelah memasukkan beberapa surat-surat penting miliknya, Ameera bergegas keluar dari kamar. Diseretnya koper itu dan saat melintas di ruang tamu Bu Rina kembali heran.

"Eh, kamu mau kabur kemana, hah!" teriak Bu Rina melototkan matanya.

"Maaf Bu, mulai hari ini aku angkat kaki dari rumah ini." Ameera menyeret kopernya.

"Eh, tunggu dulu Ame. Kamu ini apa-apaan sih. Tak ada angin tak ada hujan kamu kok tiba-tiba mau pergi dari rumah ini. Kamu 'kan istrinya Caleb. Apa kamu sudah ada izin darinya pergi dari rumah ini, hah!" teriak Bu Rina panik sekaligus bingung. Didorongnya kursi roda untuk menahan kepergian, menantunya.

"Ibu, biarkan Ame pergi dari rumah ini. Ame, sudah lelah karena selama ini tidak pernah dianggap sebagai istri dan menantu. Ame berhak bahagia, mengejar masa depan Ame yang selama ini terpasung di rumah ini." Ame berucap datar tapi tegas.

Bu Rina sampai syok mendengar ucapan Ameera yang tidak diduga sama sekali. Menantunya yang selama ini patuh, diam dan penurut tiba-tiba berubah seperti itu.

"Soal merawat Ibu, akan ada penggantiku Bu, yang lebih segalanya dari, Ame. Selamat siang." Ameera menyeret kopernya. Dia tidak ingin sopir grab menunggunya lebih lama.

Terlebih, tidak ingin bertemu Caleb dan menghalanginya pergi. Saat ini mereka mungkin lagi sibuk membersihkan perihnya kuah lauk yang dia siramkan. Tapi perih di hatinya dengan apa akan disembuhkan?

"Katakan pada Caleb, Bu. Biar mengurus perceraian kami. Celia aku bawa, tidak perlu mencari kami. Biar Caleb puas mencari kebahagiaannya."

Ameera melangkahkan kakinya tapi Bu Rina berusaha menahan koper. Akhirnya terjadi tarik menarik dan Ameera berhasil menguasai kopernya, membuat kursi roda Bu Rina terbalik.

Ameera meneguhkan hatinya untuk tidak merasa iba dan menolong mertuanya. Kesempatan itu malah digunakannya meninggalkan Bu Rina meski mertuanya itu terus berteriak dan memakinya.

Bergegas Ameera menuju taxi yang sudah menunggunya sejak tadi.

"Pak! Cepat jalan Pak!" teriak Ameera saat melihat mobil suaminya datang dari arah belakang. ***

1
Sunaryati
Rumah dan harta yang terbakar emak syukurin namun kedua orang tua Zita kasihan. Tapi lebih baik begitu, dari pada hidup melihat berbagai kejahatan Zita putrinya
checangel_
Hukum alam memang tak bisa diganggu gugat 🤧
kalea rizuky
nah gini tegas g bertahan alasan anak itu goblok. ending nangis mending kayak ini tegas
Linda pransiska manalu: mmakasih, semoga lanjut membaca Mak. bukan sekedar mampir🙏🙏
total 1 replies
Linda pransiska manalu
nanti balik lagi mak
Sunaryati
End kok masih menggantung
Aquarius26
loohh kok end thor,,
Aquarius26: padahal ceritanya bagus thor🥺
total 2 replies
checangel_
Kesabaran Bu Rina yang selembut kapas 🤧/Facepalm/
checangel_
Anak yang penurut pada Ibunya /Hey//Facepalm/
Sunaryati
Dulu kemana Nek, saat serumah. Setelah pergi kok diakui
Linda pransiska manalu: ntah, neneknya merasa paling tersakiti. padahal dia pelakunya. 🤭
total 1 replies
checangel_
Akur ya kalian berdua sebagai sahabat, jangan sampai ada gunjingan di belakang 😇
checangel_: Alhamdulillah lega Reader dengarnya 😄
total 2 replies
checangel_
Karma Ibu Mertua kah ini?🤧/Facepalm/
Linda pransiska manalu: yo yes. setiap perbuatan pasti ada karmanya Mak.
total 1 replies
Sunaryati
Rasakan dendam pribadi kok dilampiaskan saat bekerja, perusahaan yang kena,? Nikmati pindah rumah tahanan, Zita
Linda pransiska manalu: betul Mak. karena emosi sesaat dia menghancurkan dirinya sendiri.
total 1 replies
checangel_
Pesona Ameera pada suami dan selingannya /Facepalm/
Sunaryati
Tamat sudah riwayatmu yang busuk penuh tipu daya, termasuk Caleb pernah merasakan bahkan rumah tangganya hancur
Sunaryati
Langsung ketahuan pelakunya, namun belum ada bukti maka belum bisa melakukan langkah selanjutnya
Aquarius26
lanjut thor 😁
Sunaryati
Caleb, kamu yang selingkuh, kamu yang bawa selingkuhan ke rumah. Dan kalian sudah bercerai, saat tahu kemampuan Ameera, sekarang ingin kembali, jangan mimpi!!. Yang untung Bos Edgar nih dapat durian runtuh, merasakan ciuman gratis dari desainer Selasih. /Drool//Drool//Drool/
Linda pransiska manalu: entahlah Mak, merasa paling tersakiti dianya. padahal yang nyakiti siapa.
total 1 replies
Anonymous
ya terus apa urusan Lo Richi GOBLOK 🖕
Sunaryati
Tendang saja jika tak minggir, atau panggil saja Edgar dengan suara manja. Harapan Nak Richi agar Amee dan Edgar berjodoh emak aamiin kan
Linda pransiska manalu: Amin juga Emak.😍
total 1 replies
Sunaryati
Semoga awal kesuksesan kamu Ameera, untuk mengepakkan sayap, mengasah dan mengaplikasikan keahlian dan kemampuan kamu di bidang Fashion
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!