NovelToon NovelToon
Sang Legenda: Naga Langit Season 2

Sang Legenda: Naga Langit Season 2

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Misteri / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sang_Imajinasi

Ratusan tahun setelah kemenangan Kaisar Xiao Chen, di sebuah dunia fana yang terpencil, sebuah legenda baru mulai bersemi dari benih yang telah ia tanam.

Xuan Ye adalah seorang yatim piatu, dibuang saat lahir dan dianggap "sampah" karena tidak memiliki akar spiritual. Dia tumbuh di bawah hinaan dan penindasan, tidak menyadari bahwa di dalam darahnya tertidur dua garis keturunan agung: kekuatan ilusi Mata Ungu dari Keluarga Xuan kuno, dan darah Phoenix dari ibunya, seorang bidadari suci dari Aliran Suci. Ibunya, yang dibutakan oleh harga diri sektenya, telah membuangnya karena dianggap sebagai aib dan berbohong pada suaminya bahwa putra mereka telah meninggal.

Di titik terendahnya, Xuan Ye secara "tidak sengaja" menemukan sebuah warisan jiwa yang ditinggalkan oleh Kaisar Xiao Chen. Kesempatan ini membangkitkan Mata Ungu Ilusi miliknya dan memberinya teknik kultivasi jiwa dasar, memberinya kunci untuk memulai perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Benih di Dalam Debu

Dunia Fana - Benua Angin Jatuh, Kota Perbatasan Batu Hitam

Di sudut paling terpencil dari alam semesta yang tak terbatas, di dunia fana yang Qi spiritualnya tipis, Xuan Ye menjalani hidupnya dalam keheningan. Dia adalah seorang yatim piatu berusia enam belas tahun, seorang pelayan rendahan di kediaman Keluarga Lin, salah satu dari tiga keluarga kultivasi terbesar di kota itu.

Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, Xuan Ye adalah definisi dari "sampah". Dia dilahirkan tanpa akar spiritual, tidak mampu menyerap Qi, dan ditakdirkan untuk selamanya berada di dasar rantai makanan. Setiap hari, dia menjadi sasaran penghinaan dan pukulan dari para tuan muda Keluarga Lin.

"Lihat si mata aneh itu!" ejek Lin Feng, tuan muda utama Keluarga Lin. "Mata ungunya membuatku muak. Sama seperti statusnya yang rendahan."

Xuan Ye telah belajar untuk menyembunyikan matanya dibalik rambutnya yang panjang, untuk menundukkan kepalanya, dan menahan segalanya dalam diam. Tetapi di dalam hatinya yang tertindas, ada sebuah api yang tak tergoyahkan. Setiap malam, setelah menyelesaikan pekerjaannya yang tak ada habisnya, dia akan pergi ke hutan belakang dan melatih tubuhnya hingga batas kemampuannya, meninju pohon-pohon hingga buku-buku jarinya berdarah. Dia tidak punya Qi, jadi dia akan menempa satu-satunya hal yang ia miliki: tubuh dan kehendaknya.

Suatu sore, nasib buruk kembali menimpanya. Dia secara tidak sengaja berpapasan dengan nona muda Keluarga Lin, Lin Qing'er, di taman. Lin Feng, yang melihat ini, menjadi cemburu dan marah.

"Beraninya sampah sepertimu menatap Qing'er?!" raungnya.

Dia dan para pengikutnya menyeret Xuan Ye ke gang belakang dan menghajarnya tanpa ampun.

"Ingat tempatmu, mata aneh!" kata Lin Feng sambil meludahi Xuan Ye yang terbaring tak berdaya. Mereka kemudian melemparkannya ke tumpukan sampah di luar gerbang kota. "Sampah seharusnya berada di tempat sampah."

Xuan Ye terbaring di antara sampah yang busuk, tubuhnya hancur, kesadarannya memudar. Keputusasaan yang dingin dan gelap mulai menyelimuti hatinya. Apakah ini... akhir dari hidupku yang tidak berharga?

Saat dia akan menyerah, tangannya yang berdarah tanpa sengaja menyentuh sesuatu yang keras dan halus di antara sampah-sampah itu. Itu adalah sebuah liontin batu hitam kecil yang tampak biasa saja, tidak memancarkan sedikit pun fluktuasi energi. Di dunia yang dipenuhi harta karun, benda ini tidak berharga.

Tetapi bagi seorang anak laki-laki yang tidak memiliki apa-apa, benda ini adalah satu-satunya hal yang bisa ia genggam. Dengan sisa-sisa terakhir kekuatannya, dia meremas liontin itu dan akhirnya pingsan. Darahnya yang segar tanpa sadar meresap ke dalam batu hitam itu.

Saat Xuan Ye terbangun, dia berada di gubuk kayunya yang reyot. Seseorang telah membawanya pulang. Liontin hitam itu masih ada di genggamannya.

Saat dia memeriksanya, tetesan darah kering di atasnya tiba-tiba bersinar dengan cahaya ungu yang redup.

Liontin itu larut menjadi aliran energi hangat yang mengalir masuk ke dahinya.

"GRRAAAAAAAAAHHHH!!!"

Xuan Ye menjerit kesakitan saat gelombang energi jiwa yang murni dan tak terbayangkan membanjiri lautan kesadarannya yang kosong. Tetapi rasa sakit terbesar terpusat di matanya. Dia merasa seolah-olah sepasang matahari ungu sedang meledak di dalam kepalanya.

Sebuah segel kuno di dalam garis keturunannya, yang telah tertidur sejak kelahirannya, kini telah dibuka secara paksa.

Pada saat yang sama, sebuah aliran informasi yang agung dan mendalam terukir di dalam benaknya. Itu adalah sebuah teknik kultivasi yang sangat sederhana namun sangat primordial: "Sutra Kultivasi Jiwa Awal".

Setelah satu jam yang terasa seperti keabadian, rasa sakit itu mereda. Terengah-engah, Xuan Ye merangkak ke sebuah tong air hujan dan menatap bayangannya.

Dia terkesiap.

Matanya tidak lagi tampak aneh. Mata itu kini... agung. Irisnya berwarna ungu tua yang berputar-putar seperti nebula, dan di dalamnya, pola-pola rumit yang tak terlukiskan bersinar dengan cahaya ilusi. Mata Ungu Ilusi.

Satu kalimat dari sutra kultivasi yang baru ia dapatkan bergema di benaknya:

"Dunia adalah ilusi; hanya jiwa yang nyata."

Dia menatap bayangannya di air. Dia melihat matanya yang baru. Dia teringat pada wajah Lin Feng yang mengejek.

Anak laki-laki yang lemah dan tertindas, yang terbaring di tumpukan sampah, telah mati malam itu.

Dia menatap ke arah kediaman Keluarga Lin. Tatapan di matanya tidak lagi dipenuhi ketakutan. Itu adalah tatapan dingin dan penuh perhitungan dari seekor predator yang baru saja menemukan taringnya.

1
tirta arya
yg nolong siapa..???? setan hantu blau kah??
Agus Sail
menarik
Putri Jessinda
lanjut thor, sukses selalu...👍
Rumi Yati
Terima kasih thor, semoga makin sukses
Indah Hidayat
lucu.....kapan si mc menikah atau batal krn si xiaao ling terlalu nakal
Indah Hidayat
ha...ha...ha... kucu komentar si mc ttg xiao ling
Indah Hidayat
kalau bisa lihat masa depan ngapain membiarkan ?
bob
rekomendasi bagi yang suka fantasi timur ada novel " zaman para dewa"
bob
rekomendasi novel "zaman para dewa" bagi yang suka fantasi timur
Inara Cantik
serapppp
Inara Cantik
tim yg absurd, jahil, kriwil dan sedikit oleng,, mantap...
Indah Hidayat
1 chapter begitu oendek dan separonya diisi pengulangan adegan...betul2 membosankan
Indah Hidayat
diawal chapter ada pengulangan adegan yg terlalu panjang dan membosankan
Indah Hidayat
si dewa kok malah tidur padahal ada perang?
Widianto Dalang
ok
Indah Hidayat
si burung phonixnya kok tdk dicritain padahal jika dikembangkan jadi lebih seru
Inara Cantik
mantap
Indah Hidayat
kok makin membosankan ceritanya krn bukan ttg si mc.
Indah Hidayat
si burung nya hrsnya udah usia 5 th kemana thor?
Indah Hidayat
di sesion ini mc nya kan si xuan ye.???? si tgor bgmn sich jadi tdk semangat bacanya...maaf tdk like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!