Sebuah Luka yang Belajar Tersenyum
Hujan sore itu turun tanpa suara guntur.Hanya rintiknya yang jatuh pelan,seperti sedang berusaha menenangkan bumi yang sedang lelah.Di balik jendela kamar berdebu,jelita duduk memeluk lutut,menatatp t
0
0
Kenangan Di Dalam Botol
Karya : Araaf Haekal Ismail Yuliansyah Namaku Araaf. Setiap hari aku selalu membawa botol minum biru ke sekolah. Botol itu bukan botol biasa — ia punya cerita, kenangan, dan makna yang lebih dalam d
0
2
Indahnya Senja Di Pagi Hari
Kadang, keindahan tak selalu datang di waktu yang tepat. Ada senja yang terbit di pagi hari, dan ada harapan yang lahir dari sisa luka semalam. Begitulah yang dirasakan Raina pagi itu. Langit tampak
0
4
Melodi yang Hilang
Nama gadis itu Nada. Sejak kecil, musik sudah menjadi bagian dari hidupnya. Ia tumbuh di keluarga sederhana yang penuh kasih. Ayahnya seorang pemain gitar di kafe kecil, sedangkan ibunya sering mengir
0
0
Cahaya Lilin di Lorong Kegelapan
Cahaya lilin menari di lorong gelap, bagai kunang-kunang tersesat. Bisikan lirih arwah penasaran memperingatkan bahaya, namun hasratku mengalahkan takut. Aku, Dr.Aini, menantang kegelapan demi mengu
0
0
JEJAK YANG TAK TERHAPUS
suara ranting kering patah di bawah langkah kaki Riella memecah keheningan sore itu. la berhenti sejenak, menatap deretan pohon bakau yang rimbun di Mangrove BSD Bontang. Jembatan kayu di hadapannya t
0
1
Senja Di Halaman Sekolah
Langit sore itu berwarna jingga lembut. Angin berhembus pelan membawa aroma hujan yang baru saja reda. Di halaman sekolah yang mulai sepi, hanya tersisa dua orang: Raka dan Nayla. “Masih nunggu siapa
0
0
BAYANGAN DI JENDELA
Langit sore itu diselimuti awan kelabu. Sisa hujan masih menetes dari ujung genting, membentuk irama lembut di halaman sekolah. Dari balik jendela kelas yang berembun, Alya menatap langit yang tampak
0
0
Senja Yang Tak Pernah Bertahan
Udara di SMA Diandra Bakti Jaya Selalu memiliki aroma yang Sangat khusus, yaitu aroma wangi bunga Mawar yang berasal dari taman sekolah, disitulah Baskara pertama kali mengerti arti keindahan yang fa
0
0
Harum Masakan Ibu
Matahari pagi menembus jendela dapur, menari dialas Panci yang beruap. Bau tumisan bawang memenuhi udara bau yang selalu berhasil membangunkan Semangat seluruh Penghuni rumah. "Sarapan siap!" teria
0
0
Bayangan di Balik Loker Merah
Lorong sekolah SMA Cendekia beraroma lilin dan disinfektan, aroma yang seharusnya bersih dan wangi, namun selalu terasa begitu pekat dengan sisa sisa bisikan yang tajam dan tawa meremehkan yang melaya
0
0
Aku Kapan?
Hujan turun sejak pagi, membasahi halaman sekolah dan mengeluarkan aroma tanah yang khas, aku memperhatikan butiran-butiran air yang menempel di kaca kelas pagi itu, turun perlahan seperti waktu yang
0
2
Bisikan Kabut
Langit pagi yang kelabu di kaki sebuah gunung, tebal kabut yang seolah menelan pepohonan di sekitar jalur pendakian. Angin membawa aroma tanah dan daun gugur. Raka, seorang remaja berumur 17 tahun yan
0
2
Di bawah payung yang sama
“Hujan di bulan Juni tahun ini beraroma aneh, seperti bau tanah basah dan penyesalan.” Rani berdiri di teras rumahnya memandangi hujan yang jatuh deras dari langit kelabu. Tetes air membentuk garis-g
0
0
Kota Mati Tanpa Jiwa
Ada aturan hidup yang dihentikan ibuku: jangan pernah berutang dan jangan pernah percaya orang lain, karena kota ini kota mati tanpa jiwa. Namaku Laras, dan aku bukan asli Bontang. Aku datang ke kota
0
0
Gara-gara kopi aku dapat istri
"Aku punya kabar baik" katanya,sambil meletakkan secangkir kopi panas di mejaku. jarang-jarang dia membuatku kopi kata kairi. Kairi menatap ibunya, Risma yang melihat pun tersenyum penuh arti.arom
0
6
Kopling kepleset
Malam berganti menjadi pagi. Para siswa dan siswi mulai berdatangan ke sekolah. Tapi beda halnya dengan Rara, dia masih berkutat dengan sarapannya sampai lupa kalau gerbang sekolah sebentar lagi ditut
0
4
Misterius Kamar Sebelah
Jeritan itu datang dari kamar sebelah, kamar yang seharus nya kosong selama sepuluh tahun terakhir. Berawal dari saat aku dan keluarga ku pergi ke kota jogja, pada hari kamis setelah aku pulang sekola
0
3
Aroma Yang Tak Pernah Usai
Aku masih ingat dengan jelas aroma teh melati di pagi hari saat kabar itu datang. Wangi itu seharusnya lembut, sehangat pelukan Ibu, seperti janji bahwa segala sesuatu akan baik-baik saja. Pagi itu,
0
1
Si Riang Yang Malang
Didunia ini, kebetulan hanyalah takdir yang menyamar. Begitulah kata orang tua-tua di Kampung Guntung. Mereka percaya bahwa setiap pertemuan, setiap kehilangan, bahkan setiap senyum dan air mata, semu
0
0