NovelToon NovelToon
SISTEM PILIHAN ANGKA

SISTEM PILIHAN ANGKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Angka bukan sembarangan Angka, Angka yang di pilih semuanya menunjukkan hadiah besar kecilnya yang di dapat.

Tapi jika kamu beruntung, kau akan mendapatkan hadiah besar.

Dan itulah yang di alami oleh Alneo setelah ia mendapatkan penyiksanya oleh ayah jika ia tidak mendapat uang.

Bukan hanya itu, yang membuatnya murka adalah Adik perempuan ingin di jual ayahnya pada rentenir untuk membayar hutang, saat ia mencoba menghalangi, ia malah mendapatkan pukulan berat oleh ayahnya hingga pingsan.

Dan saat itulah, ia mendapatkan sebuah sistem misterius yang mengubah hidupnya.

Ia memenjarakan ayahnya karena sang ayah agar tidak menganggu kehidupan mereka lagi.

Dengan sistem pilihan angka, ia bagaikan menemukan jetpot di hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8

"Sistem, konfirmasi durasi efek obatnya," panggil Alneo dalam benak.

[Ramuan Penenang Tingkat Rendah bekerja efektif selama 5 jam, Tuan. Target tidak akan terbangun oleh suara bising standar.]

Alneo mengembuskan napas lega. "Lima jam. Lebih dari cukup untuk bolak-balik ke pasar," gumamnya.

Ia berjalan cepat menyusuri lorong kos-kosan yang, hingga sampai di pos depan. Pak tarno, penjaga kos, yang sedang asyik menyeruput kopi hitamnya.

"Pak," panggil Alneo, membuat pria paruh baya itu menoleh.

"Eh. Mau ke mana lagi kamu," tanya Pak Tarno.

"Saya ada urusan sebentar, Pak. Titip adik saya, ya? Tolong jaga adik saya, tapi jika dia terbangun sebelum saya kembali dan mencari saya, tolong katakan kalau saya sedang pergi ke pasar untuk membeli seragam sekolahnya," kata Alneo

Pak Tarno menurunkan gelas kopinya, menatap Alneo dengan pandangan iba sekaligus kagum. "Oh, beli seragam? Adikmu mau masuk sekolah?"

"Iya, Pak. Bagaimanapun keadaannya, dia harus tetap sekolah," kata Alneo dengan suara rendah.

"Orang tua kamu di mana?" tanya Pak Tarno.

Alneo mengingat ayahnya yang gila itu, ia anggap saja sudah mati. Ia tidak punya ayah gila yang tega menjual adiknya sendiri.

"Kedua orang tua saya sudah meninggal pak," kata Alneo lagi.

Pak Tarno mengangguk-angguk paham. "Oh, baiklah. Beres itu, Neo. Kamu tenang saja, biar pantauan keamanan kos agak saya geser ke arah kamarmu nanti. Pergilah, hati-hati di jalan."

"Terima kasih banyak, Pak," ucap Alneo tulus sebelum membalikkan badan.

Alneo melangkah keluar dari gerbang kosan. Hari juga sudah sore. Ia sengaja melangkah lebar-lebar dengan berjalan kaki.

"Uang di dompet ini pas-pasan. Kalau aku naik angkot, ongkos bolak-balik bisa memotong anggaran dasi atau kaus kaki Riani," pikirnya sambil melihat uangnya yang sisa 1 juta lebih itu.

Sesampainya di pasar induk yang riuh, Alneo langsung berhadapan dengan lautan manusia dan teriakan para pedagang.

Ia menyusuri lorong khusus konveksi baju sekolah hingga matanya tertuju pada sebuah toko kecil di sudut.

"Cari seragam apa, Dek? SD, SMP, SMA ada. Bahan bagus, enggak luntur," puji si ibu pemilik toko, seorang wanita paruh baya dengan cetar emas di jemarinya.

"Empat seragam untuk anak SMP, Bu. Ukuran S," jawab Alneo sopan.

Wanita itu mengambil satu setel baju dari rak. "Ini bahannya katun tebal, Dek. Awet buat tiga tahun. Harganya semuanya 900 ribu."

"Bu... boleh kurang sedikit tidak? Saya beli tanpa bungkus plastiknya juga tidak apa-apa. Untuk adik saya, dia yatim piatu," kata Alneo.

Mendengar kata 'yatim piatu', raut wajah judes si penjual langsung melunak. Ia menatap Alneo dari atas ke bawah, melihat kaos lusuh dan peluh yang bercucuran di pelipis pemuda itu.

"Kamu kakaknya?" tanya Ibu itu dengan nada yang jauh lebih lembut.

"Iya, Bu. Saya walinya sekarang."

"Ya sudah, Ibu kasih 750.000 saja. Tapi jangan bilang-bilang toko sebelah, ya?" bisik si Ibu sambil mengerdipkan mata. "Semoga adikmu pintar sekolahnya."

"Terima kasih banyak, Bu! Semoga dagangan Ibu makin laris manis," kata Alneo.

Setelah menerima bungkusan seragam tersebut, Alneo langsung memeluknya erat di dada seolah itu adalah barang paling berharga di dunia.

Setelah membeli bau, ia membeli tas dan sepatu lalu sisanya membeli buku dan kaos kaki.

Ting!

[Sisa saldo Anda 100.000]

"Baiklah, uang segini untuk makan nanti malam dan ongkos Riani sekolah. Semoga saja cukup," kata Alneo dalam hati.

"Satu langkah selesai, Riani. Kakak pulang sekarang," bisiknya dengan senyum yang akhirnya mengembang, lalu segera membalikkan badan untuk berjalan kaki kembali menuju kosan.

1
Ambu Rinddiany Thea
duuuh ikut degdegan, ka less berasa nonton depan mata ini teh 🤭
less22: anggap aja beneran lihat🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
bakal seru lagi kalo pas d restoran ada manusia oleng lagi yg ngehina s alneo 🤣biiih seru lah
irena
lanjut thor
Wega Luna
bisa nyewa ruko buat food court beli tas 30 juta GK bisa 🤣🤣🤣🤣🤣, dasarnya si Roni itu pelit 🤭🤭🤭🤭,,takut duitnya habis diporotin ,
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
sekarang ambu yg balik ketawa paling keras ya roni Hahahahahaha, tuh di food court mba d bawah ,🤣🤣🤣🤣
irena
lanjut thor
Ambu Rinddiany Thea
alneooo tunggu ambuu ikut 🤭
Ambu Rinddiany Thea: hooh ih bt kan 😤😩
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
makan tuh jabatan supervisor Kevin,🤣🤣🤣
Wega Luna
adiknya ini terlalu kepo , jadi GK suka aku 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
Ambu Rinddiany Thea: /Shhh//Shhh/
total 3 replies
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor.. tak kasih vote nanti
Ambu Rinddiany Thea
gasss pooool ka lessss . makanan nya kan belum d makan masa udh pulng aja itu mana mahal2 iih sayang kaan😩
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuut ka leeeessss
Ambu Rinddiany Thea
borong riani borong , awas bawain ambu ya steak nya 😆
Ambu Rinddiany Thea: bialin haratis ini ath ka leesss 😆😆 mumpung ada yg bayalin 🤭
total 2 replies
Night Watcher
heleh Less... kebanyakan cerita yg digarap, jd upnya irit bin pelit wal sakndulittt...🤭🤭
Ambu Rinddiany Thea
hadeeeeeh dasar hama
Ambu Rinddiany Thea
beliin buat ambu juga alneo 1 aja ya , ada ga ukuran jumbo 😩🤣
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance/
total 2 replies
irena
iya.. setelah dilunasi peringatkan untuk tidak meminjamkannya lagi.. krn setelah itu sudah bukan urusannya alneo klo ternyata dikasih pinjam lagi.. alneo harus tegas
irena
lanjut thor
less22: siapppp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!