NovelToon NovelToon
Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya lulus dengan gelar dokter tapi diremehkan.bahkan di anggap tidak berguna karena keahlian yg di pelajarinya sudah ketinggalan zaman, dan tak berguna di dunia medis pada era Moderen! Tak di sangka, karena keberuntungan, dia mendapatkan Jantung meteorid dan buku kitab medis surgawi yang di tinggalkan kakekNya sebagai warisan keluarga. Dengan mempelajari buku kitab medis surgawi dan di topang dengan jantung meteorid, kekuatan medis dan tingkat beladiriNya melampaui imajinasinya. Sehingga dia bisa merubah nasibNya menjadi dokter medis hebat dengan keahlian pertarungan yg tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 : Pacarku!

“Siapa kamu? Apa urusan antara aku dan pacarku ada hubungannya denganmu?”

Begitu mendengar suara itu, ekspresi Ardi langsung berubah.

Baru saat itulah ia menyadari bahwa di dalam ruangan masih ada seorang pria yang duduk membelakangi pintu.

Jika gadis cantik tadi adalah sahabat Amanda, lalu siapa pria ini?

Ardi sebenarnya baru saja melarikan diri dari kasino dan kembali mencari perlindungan pada Amanda.

Ia tidak tahu bahwa kedua pria asing itu sengaja memberinya kesempatan untuk kabur. Mereka membiarkannya melarikan diri agar bisa mengikuti jejaknya dan memaksanya mencari uang dari orang-orang yang dikenalnya.

Karena tidak punya pilihan lain, Ardi bekerja sama dengan mereka untuk menipu Amanda agar mau membayar utangnya.

Namun saat rencananya hampir berhasil, tiba-tiba muncul seorang bocah yang mengacaukan semuanya.

Bagaimana mungkin ia tidak marah?

Kevin berdiri perlahan dari kursinya.

Ia memandang Ardi dan tersenyum tipis seolah semuanya adalah hal yang wajar.

“Tentu saja ada hubungannya denganku.”

“Karena sekarang Amanda adalah pacarku.”

“Menurutmu kamu ini siapa?”

Setelah mengatakan itu, Kevin langsung merangkul pinggang ramping Amanda dan menariknya ke dalam pelukannya.

Karena gerakan itu, Amanda jatuh dan duduk di pangkuannya.

Amanda terkejut.

Ia sama sekali tidak menyangka Kevin akan bertindak seberani ini di depan Ardi.

Namun sebelum ia sempat bereaksi, Kevin mendekatkan wajahnya ke telinganya dan berbisik pelan,

“Kak Amanda, percayalah padaku.”

“Aku tahu kamu sedang berada dalam posisi yang sulit.”

“Serahkan semuanya kepadaku. Aku akan membiarkanmu melihat kebenarannya.”

Hati Amanda perlahan menjadi tenang.

Meskipun mereka baru saja bertemu, ia percaya pada penilaian Nagita.

Jika Nagita berani membawa Kevin tinggal bersama mereka, berarti Kevin bukan orang jahat.

Karena itu, ia mengangguk pelan.

Namun saat napas hangat Kevin menyentuh telinganya, tubuh Amanda langsung menegang.

Telinganya memang sangat sensitif.

Dalam sekejap, seluruh tubuhnya terasa lemas.

Tanpa sadar ia bersandar ke dada Kevin.

Posisi mereka terlihat sangat akrab.

Tentu saja Amanda tidak bermaksud melakukannya.

Namun reaksinya benar-benar di luar kendali.

Melihat pemandangan itu, Nagita sampai membuka mulut lebar-lebar.

Amanda memang baik hati kepada semua orang.

Tetapi ia sama sekali bukan wanita yang mudah dekat dengan pria.

Apa yang sebenarnya dilakukan Kevin?

Kenapa Amanda bisa begitu menurut padanya?

Ini benar-benar sulit dipercaya.

Sementara itu, Kevin sendiri duduk kaku.

Aroma lembut tubuh Amanda memenuhi hidungnya.

Wanita itu hampir sepenuhnya bersandar di tubuhnya.

Situasi itu membuatnya sedikit gugup.

Namun ia tetap memaksa dirinya untuk tenang.

Pada saat yang sama, wajah Amanda juga memerah.

Posisi mereka sekarang terlalu dekat.

Tetapi sebelum suasana itu berkembang lebih jauh, suara penuh amarah Ardi meledak.

“Amanda...!”

“Kau wanita murahan!”

“Jadi selama ini kau diam-diam bersama pria lain di belakangku!”

“Dasar tidak tahu malu!”

Teriakan itu langsung membuat Amanda dan Kevin kembali sadar.

Amanda menggigit bibirnya dan tidak mengatakan apa pun.

Melihat Ardi begitu mudah mempercayai apa yang dilihatnya dan langsung memakinya tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan, hatinya terasa semakin dingin.

Namun karena ia sudah mempercayakan semuanya kepada Kevin, ia memilih diam.

Kevin menatap Ardi sambil tersenyum tipis.

Ia bahkan sengaja merangkul bahu Amanda lebih erat.

“Sudah lihat sendiri, kan?”

“Pacarku sangat suka menempel padaku.”

“Dia tidak bisa berpisah dariku walau sebentar.”

“Aku juga tidak punya pilihan. Terlalu menawan memang merepotkan.”

“Kalau tidak ada urusan lain, cepat pergi saja.”

“Aku masih ingin menghabiskan waktu berdua dengan Amanda.”

“Bajingan!”

Wajah Ardi berubah hijau karena marah.

“Kalian berdua benar-benar tidak tahu malu!”

“Berani bermesraan di depan banyak orang!”

“Kalian pantas mati!”

“Benarkah?”

Senyum Kevin perlahan menghilang.

Tatapannya menjadi dingin.

“Aku bahkan belum sempat menghitung semua kesalahanmu.”

“Kamu masih berani berteriak di sini?”

“Kamu menipu pacarku datang ke tempat ini.”

“Kamu juga memasukkan sesuatu ke dalam gelas anggurnya.”

“Dan sekarang masih ingin menyalahkan kami?”

“Apa?!”

Baik Nagita maupun Amanda langsung terkejut.

Keduanya menatap Ardi secara bersamaan.

Jantung Ardi berdegup kencang.

Ia buru-buru membela diri.

“Jangan memfitnahku!”

“Aku tidak mungkin melakukan hal serendah itu!”

“Kamu tidak mengaku?”

Kevin tersenyum sinis.

“Kalau begitu, untuk membuktikan bahwa kamu tidak bersalah...”

“Berani tidak meminum anggur itu?”

Wajah Ardi berubah.

“Mengapa aku harus mendengarkanmu?”

“Kalau kamu menyuruhku minum, aku harus minum?”

“Siapa tahu saat aku pergi tadi, justru kalian yang memasukkan sesuatu ke dalamnya!”

Sambil berbicara, ia sengaja menyenggol gelas anggur hingga jatuh ke lantai.

Pecahan kaca dan anggur merah langsung berserakan.

Kevin tidak menghentikannya.

Ia hanya berkata dengan tenang,

“Jadi sekarang kamu sedang berusaha menghancurkan barang bukti?”

Ardi terdiam.

Kevin melanjutkan dengan suara dingin,

“Kamu selalu mengatakan bahwa kamu mencintai Amanda.”

“Kalau memang begitu, seberapa besar cintamu?”

“Kamu tahu dirimu tidak punya uang.”

“Tetapi kamu tetap memancing Amanda datang ke Hotel Hilton.”

“Di tempat seperti ini, bahkan makanan paling murah pun berharga empat atau lima juta.”

“Yang lebih mahal bisa mencapai hampir sepuluh juta.”

“Kamu ingin Amanda yang membayarnya, bukan?”

Wajah Ardi langsung membeku.

Ia tidak mampu membantah.

Kevin terus menatapnya tajam.

“Amanda hanyalah seorang guru biasa.”

“Ketika kamu pergi ke luar negeri, dia memberimu seratus juta.”

“Dia juga terus bekerja keras untuk menanggung biaya hidupmu.”

“Sekarang tabungannya hampir habis.”

“Namun selama tiga tahun terakhir, kamu bahkan tidak pernah meneleponnya.”

“Dan kamu masih berani mengatakan bahwa kamu mencintainya?”

“Siapa yang akan percaya alasan murahan seperti itu?”

Setiap kalimat Kevin menghantam tepat ke titik lemah Ardi.

Wajah Amanda semakin pucat.

Karena semua yang dikatakan Kevin adalah kenyataan.

Kevin lalu memandang Ardi dengan tatapan penuh penghinaan.

“Kehilangan wanita selembut, sebaik, dan seperhatian Amanda adalah kerugianmu sendiri.”

“Dan sekarang, setelah kembali, kamu masih ingin meminta uang darinya lagi?”

“Mimpi saja!”

“Mulai hari ini, Amanda adalah wanitaku.”

“Aku akan mencintainya dan menjaganya.”

“Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitinya.”

“Sekarang enyahlah dari hadapanku.”

“Kalau aku melihatmu muncul di depan kami lagi, aku tidak akan bersikap sopan.”

Setelah mendengar kata-kata itu, hati Amanda bergetar hebat.

Selama tiga tahun terakhir, ia menanggung semuanya seorang diri.

Tidak ada seorang pun yang benar-benar memahami penderitaan dan kesepiannya.

Namun saat ini, kata-kata Kevin seperti cahaya hangat yang menembus kegelapan di hatinya.

Air mata akhirnya jatuh dari sudut matanya.

Ia tidak mampu menahannya lagi.

Dengan mata memerah, Amanda langsung memeluk Kevin erat-erat.

Ia menyembunyikan wajahnya di dada Kevin dan mulai terisak pelan.

Seolah semua kesedihan yang selama ini dipendam akhirnya menemukan tempat untuk diluapkan.

1
Night Watcher
lanjut thor, tapi ingat, teliti lagi typonya, terutama saleh nama..🤭🤭💪
Night Watcher
kevin bertanya kpd kevin?
DD
ayang Tang Yu 🤭
Kenjiro Dominic: siii anomali muncul lagi 🤭🤭🤭😄😄😄
total 1 replies
sitanggang
pernah baca ... tapi hiatuss 🙄
sitanggang: nantik pasti Surya jg diobatin sama cucunya tuuh
total 2 replies
Night Watcher
????????😇
Night Watcher
kok kevin yg punya tugas dr tuan albert?
Night Watcher
satu set 45jt, beli 3 set + bantal dll, isi kartu 50jt, 😇😇😇
Night Watcher
udah biasa mainin para gadis kenapa burungnya gak dibuat koma?🤭🤭
Night Watcher
kebanyakan melebar jd gak fokus ceritanya. dan gak konsisten
Night Watcher
bikin bingung, sebenarnya 1 triliun atau 1 milyar isi ceknya?
Kenjiro Dominic: 1 triliun 😭
total 1 replies
Night Watcher
jadi selamanya jari kevin akan sllu menempel di dada?
udah berapa bab nih jari gak lepas2? 😇🤭
Night Watcher
siapa tang yu?
Kenjiro Dominic: 🤭 akhirnya anomali yg author Taru ada orang kedua yg sadar... 🙏
total 1 replies
Night Watcher
rompi itu apa bukan sejenis jaket tanpa lengan ya?
Night Watcher
nyoba nyicip mampir
DD
Tang Yu lagi 😅
Kenjiro Dominic: Kenapa yaaa, setiap Thor ninggalin Anomali, cuman kamu yang nyadar... 🤭🤣🤣🤣
total 2 replies
DD
Tang Yu 🤣
Kenjiro Dominic: Typo dikit biar ada yg komen 😭🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!