NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Mantan

Terjebak Cinta Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Setelah tiga tahun berpisah, Rocky kembali menggemparkan hati Ariana dengan membawa calon tunangannya.
Siapa sangka CEO tempat Ariana bekerja adalah sang mantan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Tak Terduga

*****

Ariana menarik napas panjang setelah berdiri di mesin fotokopi. Tangannya masih gemetar sedikit, memegang setumpuk dokumen yang baru saja ia salin. Langkahnya terhuyung kembali ke meja kerjanya, pikirannya melayang ke masa lalu, bertanya-tanya tentang apa yang sedang dilakukan Rocky di perusahaan ini.

" Lama banget sih loe, foto kopi doang. Direktur baru nya sudah datang tuh. Ada di ruangan bos Marvin. Setelah ini gue masuk. Nanti setelah gue, loe yang masuk." Kata Lily mengoceh panjang tanpa menatap Ariana.

Saat duduk di kursinya, Ariana menatap layar komputer yang masih menyala tapi pikirannya jauh melayang. Matanya yang sembab tidak lagi fokus pada angka-angka di layar, melainkan terjebak dalam kenangan pertemuan terakhirnya dengan Rocky tiga tahun yang lalu. Itu adalah saat perpisahan yang pahit.

*****

" Aku mau kita putus." Ucap Ariana mendadak saat dia berhadapan dengan Rocky di sebuah cafe.

Rocky terdiam menatap Ariana dengan senyuman.

" Jangan bercanda, Ari. Nggak lucu. Sekarang ini aku lagi lapar. Jadi nggak usah di hibur." Balas Rocky membalikkan buku menu yang dia pegang.

" Aku serius. Aku mau kita putus."

Rocky akhir nya meletakkan buku menu itu dan kembali menatap Ariana dengan serius.

" Kenapa mau putus? Kita nggak ada masalah yang serius kan?" Tanya Rocky.

" Aku mencintai orang lain. Selama ini aku sudah membohongi hati aku. Aku pikir bisa melupakan dia saat dengan kamu. Tapi ternyata aku salah. Semakin aku mencoba melupakan dia, aku semakin sulit jauh dari nya. Aku tidak mencintai kamu, Rocky. Hubungan kita ini hanya pelampiasan aku saja dari orang lain." Jawab Ariana dengan tegas.

" Aku nggak peduli. Tapi aku nggak mau putus dari kamu."

" Aku nggak minta persetujuan dari kamu. Mulai sekarang kita sudah tidak punya hubungan apa pun. Selamat tinggal."

Ariana bangkit dari duduk nya tanpa ekspresi dan meninggalkan Rocky dengan langkah cepat nya.

Rocky masih berada dalam kebingungan nya. Dan saat dia tersadar, dia mengejar Ariana. Namun Ariana telah masuk ke dalam taksi dan menghilang di jalanan yang ramai.

" Ariana... Ariana..." Teriak Rocky.

*****

Tiba-tiba, sebuah notifikasi muncul di layar komputer Ariana, memecah lamunannya. Itu adalah email dari HRD yang memunculkan wajah Rocky, mantan kekasihnya, kini adalah direktur baru di perusahaan tempatnya bekerja.

Ariana terkejut, jantungnya berdegup kencang, dan sebuah perasaan tak menentu mulai menguasai dirinya. Dia merasa seperti tersesat dalam labirin emosi yang kompleks, antara kejutan, kebingungan, dan ketakutan akan masa depan mereka dalam satu atap yang sama.

" Ini tidak mungkin." Gumam Ariana pelan.

" Apa nya yang nggak mungkin?" Tanya Lily mengagetkan Ariana.

" Sudah buruan masuk. Bos Marvin bilang sekalian bawa dokumen iklan selama satu tahun." Pesan Lily.

" Masuk kemana, Ly?"

" Ngawur nih anak... ke ruangan bos Marvin lah. Direktur baru nya sudah di dalam tuh. Buruan keburu bos Marvin marah nanti."

Ariana hanya mengangguk pelan. Dia pun mengambil tumpukan berkas di atas meja dan mulai melangkah menuju ruangan Marvin.

Langkahnya terasa seperti tertimbun pasir saat matanya menangkap sosok mantan kekasihnya, Rocky, di dalam ruangan Marvin.

Hati Ariana serasa terhempas ke dasar lautan, belum siap menghadapi gelombang emosi yang kembali menerjang. Tiba-tiba, setiap detik terasa begitu panjang dan penuh kebimbangan.

Tok

Tok

Tok

" Masuk." Titah Marvin.

Ariana masuk ke dalam ruangan dan melihat Marvin yang sedang menunduk mempelajari berkas yang dia pegang.

" Pak Rocky. Ini Ariana Deswinta. Bagian pengiklanan." Kata Marvin memperkenalkan Ariana.

Ariana Deswinta

Nama yang selama ini hanya menjadi bayang - bayang dalam ingatan Rocky. Dan nama itu kini terdengar begitu nyaring. Seolah nyata di depan mata.

Rocky mendongak dengan tatapan terperanjat. Seketika, cahaya di matanya berbinar-binar seakan berjumpa sebuah bintang jatuh di tengah malam yang gelap gulita. Ariana, sosok yang telah lama dipendam rindunya selama tiga tahun lamanya, kini berdiri megah di hadapannya. Mendadak, semua kenangan yang pernah terukir, membanjir kembali ke relung hatinya.

" Ariana Deswinta." Gumam Rocky.

" Iya, Pak. Ariana ini salah satu karyawan terbaik kita di cabang. Beberapa iklan yang sudah selesai kembali mempercayakan iklan nya pada kita. Semua itu berkat Ariana. Ariana ini berbakat, Pak." Puji Marvin.

" Yah... dia memang sangat berbakat. Bakat yang selama ini terpendam. Saya bisa melihat kalau Ariana ini pintar mengambil hati orang lain. Bahkan mungkin juga dia sangat pintar menjatuhkan hati yang sempat melambung tinggi." Ucap Rocky dengan nada dingin.

Ariana menatap Rocky dengan tajam. Dia tahu jika sekarang ini Rocky sedang menyindir nya. Dia yang pernah mematahkan hati Rocky tiga tahun lalu.

" Letakkan berkas nya di sini, Ariana. Kamu boleh keluar." Perintah Gavin.

Ariana mendekat dan menunduk meletakkan berkas di meja Rocky. Kini Ariana dan Rocky hanya berjarak beberapa centi saja. Bahkan Rocky bisa mencium aroma parfum Ariana yang tidak pernah berubah.

" Saya permisi, Pak." Pamit Ariana akan melangkah keluar ruangan.

" Sebentar. Kamu di sini dulu. Ada yang ingin saya bicarakan." Cegah Rocky.

Ariana melotot saat Rocky menghalangi langkah nya.

" Bisa tinggalkan kami sebentar, Pak Marvin. Saya perlu bicara dengan bagian pengiklanan." Pinta Rocky.

" Bisa, Pak." Jawab Marvin.

Marvin kemudian keluar dari ruangan nya meninggalkan Rocky dan Ariana. Tak berapa lama, Ariana pun berbalik.

" Duduk." Ujar Rocky.

" Saya di sini saja, Pak." Jawab Ariana.

Rocky bangkit dengan perlahan. Dia berjalan mendekati Ariana, yang tubuhnya terasa membeku saat melihat kedekatan mereka yang terus bertambah.

Ariana berusaha untuk mundur, namun tangan kekar Rocky yang kuat menyergap pinggangnya, menahan setiap gerakan mundur yang ingin dilakukannya. Matanya menatap tajam, mencari celah untuk meloloskan diri namun seakan semuanya telah terkunci oleh intensitas tatapan Rocky.

" Kalau ada yang melihat kita, mereka bisa salah paham, Pak." Kata Ariana mencoba mendorong Rocky.

" Tiga tahun, Ariana. Tiga tahun saya menahan perasaan ini. Dia tahun saya menunggu saat yang tepat untuk membalas rasa sakit hati saya pada mu. Dan hati ini takdir kembali mempertemukan kita." Ujar Rocky.

" Lepaskan, Pak."

" Aku tidak akan melepaskan mu begitu saja. Apa kamu tidak bisa merasakan rasa yang hampir membusuk di hatiku. Ini semua karena kamu, Ariana. Setelah pertemuan ini, jangan harap aku akan melepaskan kamu."

" Maaf, Pak. Saya masih ada banyak pekerjaan. Saya harus...."

Sebelum Ariana dapat menyelesaikan kata-katanya, Rocky sudah menerjangnya dengan sebuah ciuman yang begitu intens dan penuh hasrat. Dalam kehangatan itu, semua kerinduan yang terpendam menyala bagai api.

Jemari Rocky dengan perlahan namun pasti menjelajahi setiap kontur dari tubuh Ariana, membangkitkan sebuah simfoni sensasi yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Ariana sempat berusaha melawan, namun kekuatan Rocky terlalu besar untuk ditolak. Akhirnya, dengan hati yang berdebar, dia menyerah dan membalas ciuman Rocky dengan penuh emosi yang sama kuatnya, karena dia pun tak mampu lagi menyembunyikan rindu yang sama hebatnya.

Ciuman mereka pun terurai dengan perlahan, saat Rocky dengan penuh perasaan meletakkan dahinya bersentuhan dengan dahi Ariana, tangannya masih lembut membingkai wajahnya.

" Katakan apa salah ku, Ariana." Gumam Rocky lirih.

" Aku harus keluar." Kata Ariana mendorong tubuh Rocky.

Ariana pun melangkah keluar dari ruangan marvin meninggalkan Rocky yang masih terdiam dalam ketidak pastian.

* Jantung ku berdebar ingin nyatakan rindu... Namun aku ragu untuk mengatakan. Hati ku berdegup saat ku menatap mu.

Othor jadi blaem blaem... Jangan lupa tinggalkan komentar ya. Terima kasih.

1
azzura faradiva
di FN judulnya sejuta cinta dari sang mantan karya Fitri Wardani sampai part 89
Fitri Wardani: author yang sama kak Zura.
Salam kenal dari Fitri Wardani 😍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
azzura faradiva
kok ceritanya mirip di FN sebelah yaaa🤔nantinya si Rocky ini tergoda sama tubuhnya si Neli dan mereka akhirnya HS
Fitri Wardani: kalai Rafa mirip.
silahkan lihat nama penulis nya mbak 🤭🤭
total 1 replies
azzura faradiva
parah....,walau dipaksa dan terpaksa tetap aja itu sangat menjijikkan,masa seorang pria tenaganya kalah sama perempuan gatel🥶🤮
Ara putri
Hay kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Fitri Wardani: siap kakak ku.
saling support pastinya.
total 1 replies
kalea rizuky
laki g tegas keluar dr pekerjaan aja lah dripada ketemu. mantan goblok
kalea rizuky
trs arina pergi knp ini bapak nya Rocky kayak dukung lo apa emak nya Rocky yg buat ariana pergi
kalea rizuky
masih menyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!