Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membeli mobil
Setelah lama melihat semua kiriman email itu, Liam akhirnya membagi, mana yang perlu di perhatikan dalam waktu dekat dan mana yang menjadi prioritas.
Saat ini, Liam sudah memilih beberapa orang yang harus dia rekrut atau invetasikan segera. Semua itu harus Liam lakukan dengan sangat cepat dan efisien, semakin cepat semua hal itu selesai, semakin cepat Liam akan membangun bisnisnya, dan semakin cepat pula dendamnya, kepada keluarga ayahnya yang tidak berguna itu akan terbalaskan.
Tapi itu untuk hari besok saja, karna hari ini, adalah hari dimana dia akan menemui ayah dan ibu mertuanya.
Tapi sebelum bertemu dengan keluarga perempuan, Liam masih harus menyiapkan sesuatu, jadi dia beranjak dari tempat tidur, lalu keluar kamar segera.
Dia berjalan menuruni tangga dari lantai dua, tanpa melihat ibu dan istrinya sedang sarapan di bawah, dia berjalan kearah pintu keluar dengan terburu-buru. Melihat anaknya yang pergi dengan terburu-buru, Mulan ingin memanggil, tapi Liam terlebih dahulu menyahut. "Saya ada urusan penting sebentar, saya akan sarapan nanti setelah kembali", ucap Liam tanpa menoleh ke arah meja makan.
Melihat anaknya yang ceroboh itu, Mulan hanya mendesah. Sementara itu, Yuna yang duduk di sampingnya, yang tadinya mau berdiri dan mengikutinya, memutuskan untuk kembali duduk dan meneruskan sarapannya.
Dia sangat ingin sekali ikut bersama Liam, tapi dia takut malah akan merepotkan nya, jadi dia diam saja, lagi pula itu hanya sebentar saja.
Liam berjalan ke luar villa, dia melihat di luar gerbang, sudah ada taksi online yang menunggu. Untuk memesan taksi online di villa ini sangatlah merepotkan.
Karna petugas keamanan masih harus mengkonfirmasi pemesanan, yang membutuhkan panggilan berulang.
Liam mendekat dan segera masuk ke dalam mobil, "ke dealer 4s terdekat", ucapnya ke supir taksi.
Kali ini, tujuan Liam adalah untuk membeli mobil yang cocok untuk status nya yang sudah menjadi miliarder muda.
Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya Liam tiba di dealer 4s terdekat. Di kota Neo Tech City, kota tempat para konglomerat tinggal, dealer 4s juga adalah tempat mobil-mobil mewah berada.
Setelah memasuki toko dealer, Liam di sambut oleh dua sales cantik, "tuan ada yang bisa kami bantu?", ucapnya dengan senyum ramah.
Tapi senyum nya itu hanya kiasan saja, setelah selesai menyapa, kedua sales itu malah pergi tanpa menghiraukannya.
Karna setelah melihat stelan yang di pakai Liam hanya kemeja biasa, mereka tidak lagi menganggap Liam orang yang mampu.
Ini adalah dealer 4s yang mewah, dengan produk-produk mewah, jadi yang mampu membeli di sini hanya orang-orang kaya. Jika mereka melihat seorang pria muda dengan setelan biasa-biasa saja, meski tampan sekalipun. Mereka akan beranggapan bahwa pria itu datang hanya untuk melihat-lihat dan bersua foto saja.
Jadi mereka tidak akan membuang-buang waktu untuk meladeni pelanggan seperti itu, mereka yang sudah menjadi sales berpengalaman, tau mana yang datang untuk membeli mobil, dan mana yang datang hanya untuk melihat-lihat.
Tapi hal itu tidak berguna bagi Liam sekarang, karna dia adalah jutawan kaya. Liam juga tidak memperdulikan perilaku kedua sales itu, dan memilih untuk berjalan-jalan, melihat mobil yang dia inginkan.
Melihat Liam yang berjalan sendirian, seorang sales muda yang duduk di pojokan merasa senang. Dia adalah sales baru yang baru bekerja, selama bekerja semua pelanggan diambil alih oleh dua sales seniornya.
Jadi selama ini, dia belum berhasil menjual satu mobil pun.
Jika terus seperti ini, dia tidak akan mendapatkan komisi apapun, karna bagi sales seperti mereka, gaji bulanan tidak lah seberapa. Tapi komisi penjualan itulah yang mereka harapkan.
Jadi melihat Liam yang di abaikan oleh kedua seniornya, dengan mental coba-coba, dia memutuskan untuk menjadi pemandu Liam.
"Ada yang bisa di bantu tuan?", Liam yang sedang berjalan-jalan melihat mobil yang berjejer, terkejut dengan suara manis yang menyapanya.
Dia menoleh dan melihat seorang gadis cantik, dengan seragam pekerja yang cukup seksi, sedang tersenyum menatap ke arahnya.
Dia melihat ke arah dada perempuan itu, disitu ada tertera bet nama dari gadis itu. (Bet nama yah!!!!, pikiran kotor kalian para pembaca itu, tidak sama dengan pikiran MC setia kita, ingat!!!).
Nama gadis itu adalah Maya, sales muda yang baru di rekrut, yang tadi hanya duduk di pojokan.
"Ohh, bawa saya untuk melihat mobil bisnis termewah", ucap Liam dengan nada datar.
"Baik tuan, silahkan ikuti saya", ucapnya dengan nada lembut dan perasaan bahagia karna harapan mulai timbul di hatinya. Dia tahu bahwa pria muda yang datang hanya untuk melihat-lihat, pasti akan mencari mobil sport mewah, dan bukan mobil bisnis.
Sales itu berjalan memandu Liam ke tempat yang lebih khusus.
Setelah beberapa saat, mereka tiba di tempat mobil-mobil bisnis mewah berjejer.
Berbagai mobil dari merek ternama, muncul disini. Sales itu berjalan sambil menerangkan semua tentang keunggulan dari setiap mobil.
"Mercedes-Benz dikenal sebagai favorit di kalangan CEO karena teknologi canggih dan kenyamanannya yang luar biasa, sering kali memimpin pasar mobil mewah.
"Rolls-Royce Ghost, Phantom, Cullinan, menawarkan kemewahan tertinggi, desain eksklusif, dan status simbol yang tak tertandingi. Harga Rolls-Royce bervariasi tergantung model, mulai dari sekitar atau lebih untuk model kustom seperti Phantom dengan opsi lengkap, dan mobil edisi terbatas seperti Boat Tail bisa mencapai $28 juta (sekitar Rp459 miliar). Model listrik seperti Spectre dimulai sekitar $413.000- $500.000, sedangkan SUV Cullinan juga di kisaran $600.000+"
Sambil melihat berbagai macam produknya, Maya menjelaskan semuanya panjang lebar, dan masih ada beberapa merek mobil mewah lagi. Tapi melihat sales di depannya yang hampir kelelahan berbicara, dan juga dia sudah tahu semua tentang mobil itu dari kehidupan sebelumnya. Apalagi Liam sudah memutuskan untuk membeli mobil yang mana. Jadi dia menyuruh sales itu untuk berhenti.
"Untuk mobil dengan status edisi terbatas, apa saja yang ada sekarang, yang bisa dibawa langsung hari ini juga?". Tanya Liam dengan mode wajah datarnya itu.
Melihat itu, secerah harapan muncul di wajah sales itu, "apakah ada merek khusus yang tuan inginkan?", tanya sales itu kembali.
"Koenigsegg gemera, apakah itu ada?", tanya Liam dengan santai.
"Ohh sungguh sangat kebetulan tuan, saat ini ada satu koenigsegg edisi terbatas gemera yang ada di toko" ucap Maya sembari berjalan membawa Liam ke arah mobil itu berada.
Sambil berjalan Maya menjelaskan, "satu bulan yang lalu mobil itu dipesan seseorang, tapi karna alasan tertentu, orang itu malah membatalkan pesanan nya", ucap sales itu. "Ohh, sungguh adegan yang mirip seperti di novel-novel", gumam Liam dengan santai.