Seorang Pelacur bernama Ayuna yang secara tak sengaja jatuh cinta kepada Dokter tampan sang pemilik dari rumah sakit ternama.
Ia terus mengejar cinta nya Dokter tampan itu meskipun sang dokter terus menolak nya bukan lah mustahil jika ada dokter yang mau sama pelacur?
“Dok mau tidak beri saya anak,gratis juga tidak apa-apa asal jika tak bisa memiliki dokter saya bisa memiliki anak dari Dokter”-Ayuna-
“Dasar wanita gila! pelacur bahkan membayar mu saja saya tidak sudi untuk tidur dengan wanita banyak penyakit seperti kamu!”_Kiano_
Tapi suatu hari entah keberuntungan dari mana Ayuna berhasil tidur bersama Kiano dan setelah malam yang panjang itu Ayuna memutuskan untuk tak lagi menganggu Kiano dan pergi dari kota ini.
beberapa tahun kemudian Alina melahirkan seorang putra yang ia beri Revano
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I.d, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman Dokter Alamsyah
Gorden fitting room terbuka menampilkan Sheina yang sudah cantik dengan gaun pengantin pilihan nya di hadapan Kiano.Sheina tersenyum lebar sambil bergaya ala model.
“Bagaimana sayang apakah aku terlihat cantik dengan gaun ini?”
“Bukan kah setiap pakaian yang kamu pakai kamu juga terlihat cantik sayang tapi dengan tampilan gaun pengantin ini juga membuat jauh lebih cantik”
“Sebenarnya masih banyak gaun cantik tapi berhubung aku capek gonta-ganti gaun seberat ini yaudah lah cukup pilih yang ini saja”
“Bentar yah mama telepon nih”Kata Kiano sambil mengangkat telepon dari mama nya.
Sheina mengangguk sambil berjalan dengan mengangkat rok gaun pengantin yang terasa berat baginya menuruni tangga kecil lalu duduk di sofa sebelah Kiano.
Kiano terdiam setelah mendengar penjelasan mama nya dari telepon sedangkan Sheina penasaran apa yang mama Karina bilang pada Kiano sehingga Kiano tiba-tiba diam bahkan gelisa.
“Sayang kamu tidak apa-apa kan. Kok kamu diam, Emang nya mama Karina bilang apa?”
Kiano lantas berdiri ia juga meminta Sheina untuk tunggu di sini dulu sementara Kiano harus menerima telepon penting dari mamanya.
“Kamu tunggu di sini dulu yah dan jangan kemana-mana..”
“Yah tapi apa yang..Kian...”Sheina tak dapat melanjutkan kalimatnya di saat melihat Kiano berlalu meninggalkannya sendirian di sini. Pada saat yang sama Sheina juga ingin berdiri tapi gaun pengantin ini berat sekali sehingga ia sulit berdiri.
“Hey kalian bisakah bantu saya untuk berdiri!”Sahut Alina pada dua pelayan di ujung sana.
🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️🏘️
Mama Karina sedari tadi mondar mandir di depan Natali yang sedang asyik memakan buah apel.
“Maa...bisa gak sih gak usah mondar mandir kayak gitu bikin pusing tau gak!”
“Dasar! Harusnya mama tau gak yang jauh lebih pusing.Mau taro di mana nama keluarga ini kalau Kiano menikahi wanita yang bukan dari golongan kaya terlebih wanita itu sudah memiliki anak!”Kata Mama Karina yang sedari tadi tak menghentikan aktivitasnya mondar-mandir di depan Natali.
“Iya kan belum tentu Kiano mau menikahi wanita yang sama sekali tidak di cintai nya. terlebih katanya dulu wanita itu berasal dari kalangan pelacur jelas aku juga tidak setuju ma”
“Iya tapi apa kau tau papa kamu itu bisa nekat apapun yang dia minta harus di turuti terutama ia akan mengancam kalau Kiano sampai tidak mau menikahi wanita pelacur itu maka papa mu itu akan menyebarkan berita Kiano yang tak bertanggung jawab atas anak dan istrinya”
“Papa ini aneh yah, masak putra kesayangannya itu harus nikah sama pelacur. Tapi ma bagaimana kalau kita temui wanita itu di rumah nya terus kita kasih uang banyak dan suruh dia pergi jauh-jauh dari kota ini, bagaimana ma?”
“Ha ide mu sungguh cemerlang Natali baiklah kita akan cari di mana rumah wanita pelacur itu”Ujar mama Karina dengan senyuman licik.
Diam diam Vanilla mendengar obrolan mama dan Oma nya di suatu sudut ruangan, ia mengangguk tanda mengerti.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
“Wanita, anak kandung, siapa yang kamu maksud Kiano?”Tanya Sheina yang ternyata diam-diam sudah berdiri di belakang Kiano.
Kiano gelagapan lalu menyimpan ponsel yang baru saja melakukan panggilan dengan Mama di saku celananya.
“sayang..kenapa kau berada di sini?”
“Jawab aku Kiano anak siapa Yang kamu maksud, apa itu anak kamu?”
getir ketar ketirr dong secara kiano... 🤣🤣🤣
layak di tunggu lanjutan ceritanya
sangat tidak sabar menunggu kelanjutannya