Kai Adrian atau kerap di sapa Gus Kai, seorang anak kiyai terkenal, Gus Kai adalah seorang dokter spesialis jantung.
Gus Kai terkenal dengan ketampanannya dan juga prestasinya di bidang akademi dan juga Dakwahnya melalui media sosial pribadi miliknya.
Kepribadinnya yang tenang dan tidak sukanya huru- hara, membuat dirinya harus mengiklaskan calon istrinya untuk sang Kakak.
Namun apakah Gus Kai bisa mencari kebahagiaannya sendiri? dan adakah perempuan yang mampu membuatnya jatuh Cinta? Nantikan kisah perjalanan cinta Gus Kai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
" uwekk" Dari arah belakang Najma terdengar suara orang mual dan saat di lihat, ia adalah Dokter Zidan.
" ngapain ente di situ?" tanya Kai berjalan ke arah sang istri.
" Niatnya sih.. mau ngajak makan siang, tapi kelihatannya ada yang udah di samper bini, jadinya batal ngajaknya " jawab Dokter Zidan.
" enggak perlu, udah ada yang bawain makan, jangan samain ane sama ente, ane mah ada yang nyiapin makan, nganter makan, bahkan ada yang yuapin" balas Kai dengan wajah tengilnya yang membuat Zidan sedikit emosi.
" Udah ah..mending aku pergi dari pada liatin kulkas bucin" ujar Dokter Zidan kemudian pergi dari ruangan Kai dan menutup pintu sedikit keras, yang membuat Najma sedikit terkejut.
" Emang dasar Zidan " gerutu Kai.
" sini dek" Kai menarik Najma untuk duduk di mejanya.
" Aku cuci tangan dulu" Najma kemudian berjalan ke arah wastafel yang ada di ruangan suaminya dan mencuci tanganya.
Lalu Najma kembali ke meja suaminya dan mulai menyiapkan apa yang ia beli tadi, ada nasi dan juga beberapa camilan.
" Kok bisa bekalnya di bawa Razan?" tanya gorengan yang di beli sang istri tadi.
" entah lah.... aku juga enggak tau, tau dari umi, jadi dari rumah aku cuma bawa buah, maaf yaa mas" jawab Najma sambil membuka buah yang ia potong sejak tadi dan ia taruh di dalam kulkas.
" Iya gapapa, coba nanti kita lihat dari cctv " jawab Kai yang mulai menikmati makannya.
Najma menemani suaminya dan mendengarkan suaminya bercerita tentang pasiennya dan kejadian yang baru saja di alami, Najma mendengar dengan seksama dan menanggapi dengan excited.
Setelah makanannya habis Najma membersihkan meja suaminya sedangkan Kai melihat ponselnya dan melihat rekaman cctv di ndalem.
Wajah Kai tampak terkejut, ia mencoba mendengarkan apa yang di bicarakan dua orang yang berada di rekaman cctv tersebut.
" Astagfirullah " gumam Kai sambil mengusap dadanya.
" kenapa mas?" tanya Najma.
" sini lihat dech" ujar Kai meminta Najma untuk mendekat dan melihat serta mendengarkan apa yang di lakukan oleh Aiza.
Najma kemudian memperhatikan dan mendengarkan ucapan Aiza dan juga Razan, Kai membesarkan volumenya dan betapa terkejutnya Najma.
"Astagfirullah, kenapa mbak Aiza bilang gitu yaa mas? padahal aku sama sekali enggak sampaiin apa- apa ke Mbak Aiza, dan itu aku juga nyiapin buat kamu, kalau kamu enggak percaya dapur ada cctv juga gak? cek aja kalau kamu kurang yakin dengan aku" ucap Najma pada suaminya.
" Aku percaya kok, duduk dulu ya.... tenangin diri kamu dan denger aku percaya 100 bahkan 1000% sama kamu" Kai berdiri dan menenangkan sang istri dan meminta Najma untuk duduk di kursinya.
" minum dulu" pinta Kai memyodorkan gelas pada sang istri.
Najma kemudian meneguknya hingga setengah, ia tidak habis pikir dengan Aiza, padahal dirinya tidak memiliki masalah apapun dengan Aiza, dan Razan perasaannya pada Razan sudah ia buang jauh- jauh semenjak dirinya menikah dengan Kai.
" Sudah jauh lebih tenang?" tanya Kai pada Najma, ia mengusap lembut kepala sang istri yang tertutup oleh hijab pasmina berwarna coklat tersebut.
Najma mengangukan kepalanya lalu mendongakan kepalanya ke atas melihat ke arah Suaminya dengan mata yang berkaca- kaca dan mengangukan kepalanya ,yang membuat Kai merasa gemas dengan sang istri.
" Mau belanja?" tawar Kai pada sang istri agar suasana hatinya kembali happy.
Najma segera menggelengkan kepalanya, lalu ia menjawab " mau jalan- jalan muter jogja aja, boleh gak?" sahut Najma yang ingin mencoba lebih mengenal lebih dalam suaminya dengan cara menghabiskan waktu dengan quality time.
Kai tampak sedikit berfikir , " Jangan keliling dech, aku ajak kamu kesuatu tempat mau gak?" sahut Kai.
" kemana?"tanya Najma.
" rahasia dech, kayaknya kamu suka tapi kayaknya yaaa"jawab kai.
" kok kayaknya sih" sahut Najma.
" Ya... tunggu aja nanti"
lebih terbuka dong kalian berdua lebih dari hati kehati gtu loh jgn canggung gtu,, najma blg aja kalo aiza tuh gimana gtu kekamu dn KAI kmu juga blg dong tntg masalalu antara mu,, Ilham dn aiza
baguslah KAI niatmu menjaga dn menjadikan najma satu satunya seumur hidupmu