NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:907
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 deren??

*****

*****

*****

    Ana yang baru tiba pun heran ada sebuah mobil terparkir di depan rumah nya. ia melangkah jalan ke pintu rumah.

   Ana masuk ke dalam rumah melangkah jalan, terlihat ayahnya lagi duduk di kursi sofa bersama seseorang, ia pun penasaran melangkah mendekat

"ana!! ". Panggil ayahnya dengan raut wajah senang.

   Seorang pria yang bersama ayahnya menoleh ke pada-Nya.

  Sontak ana terkejut melihat wajah pria itu yang ternyata teman lamanya yaitu deren

" Deren!! ". Sapa ana langsung tersenyum bahagia melangkah menghampiri nya

   deren pun bangkit tersenyum

   Adegan peluk an hangat antara teman lama pun terjadi terlihat mereka berdua melepaskan rindu sama lain.

" ya ampun... aku senang sekali. kamu ada di sini ". Ucap ana merasa bahagia melihat deren

" iya! aku juga senang bisa bertemu dengan mu lagi". Jawabannya senyum

"tapi kenapa kamu ada disini??.bukan nya kamu sangat sibuk di Paris". tanya ana dengan nada bas basi

" iya.. begitu lah.. saat ini aku butuh liburan, kebetulan aku teringat tentang mu makan nya aku langsung kesini". Ujar deren pada ana

"ouhh.. apa di sana, mulai bosan! hemmm?!! ". tanya ana melangkah duduk di sofa

" Iya.. gitulah.. aku merasa tidak berwarna kalau lama-lama di sana". jawab nya senyum.

"Kalau gitu ayah, mau pergi ke kantor yah... kalian ngobrol saja, ok!! ". Ucap ayahnya ana senyum pada mereka berdua, ia pun bangkit melangkah pergi

   ana yang melihat itu hanya terdiam memperhatikan ayahnya sendiri.

  deren melihat ayahnya ana pergi dengan ekpresi senyum, ia menoleh ke samping melihat wajah ana. deren heran kenapa ana ekpresi wajah nya begitu tegas, seperti orang yang begitu curiga.

"kamu kenapa?? ". tanya deren heran

" hemmm! ahh... tidak. tidak ada apa-apa! ". Jawab ana gelagapan. " oh... iya kamu masih sendiri? ". Tanya ana mengalihkan kecurigaan deren.

"iya.. lah.. masih single. lagi menunggu hati kamu yang kosong! hemm! ". Jawab deren dengan pedenya kedua alis mata bergerak naik turun dengan ekpresi wajah kepedean.

" ihhh... apa-apaan sih..! ". Ucap ana tersenyum senang.

****

Tiba waktu nya untuk menceritakan kepada Omnya janet yang baru saja datang dari London, Bahwa dirinya telah mengalami hal buruk selama ia berada di rumah nya sendiri. setelah ke pergi ayahnya hidup janet tidak tenang begitu juga dengan adik tiri nya yaitu Alicia mengalami yang sama.

"lalu... gimana nanti kelanjutan nya? ". Tanya om pada mereka berdua, yang saat ini mereka sedang duduk di sofa ruang tengah rumah

Janet memandangi omnya dengan terpendung. omnya janet membalas tatapan pada janet dengan mata berkaca-kaca sambil berkata,

" tidak menyangka akan seperti ini, om tidak mengerti awal mulanya dari mana! tapi ini pasti kaitannya masa lalu ayahnya mu. janet! ". Ujar om

Janet hanya terdiam duduk dengan mendudukkan kepalanya. Suatu hal paling sulit untuk mengatakan sebenarnya pada omnya sendiri. Janet menyimpan rahasia ini dari omnya, selama masalah sering terjadi di keluarga Virginia, ia sudah berjanji pada ayahnya bahwa masalah keluarga ini jangan sampai terdengar oleh omnya. kalau sampai terdengar akan terjadi hak waris dan Janet akan di bawah ke London akan meninggalkan alicia hidup sendirian. Janet tidak tega harus meninggalkan dan mengabaikan alicia ia terlanjur sayang dan peduli. alicia tidak punya siapa-siapa lagi selain dirinya. kalau pun mereka hanya sebatas saudara tiri bagi Janet alicia adalah sudah menjadi saudara kandung

"om... bagaimana tahu tentang semua ini? ". Tanya Janet bergelagapan gelisah.

" kamu tidak perlu tahu. om tahu dari mana! sekarang katakan pada om!! masalah apa untuk sekarang ini?? ". tanya om dengan tegas

Janet bingung harus memulai dari mana, yang dapat ia ingat tentang dirinya adalah ketika Janet di sekap sebuah gubuk rumah dan mengingat aska lagi menyetir mobil dengan bergesa-gesa. Janet selalu takut dan gelisah yang harus mengingat kejadian itu.

"Maaf! om , untuk saat ini biarkan kak Janet tenang dulu, dia masih trauma". Ucap alicia dengan nada lembut pada omnya

Omnya Janet hanya melihat keponakannya dengan rasa bersalah yang di alamin begitu buruk. Ia pun mengangguk kepalanya mengertiin situasi kondisi ke ponakan nya itu.

"lalu. laki-laki itu siapa yang di luar rumah?? ". tanya om pada mereka berdua

" Hemmm! dia hanya seorang Sopir pribadi kak Janet, om! ". Jawab alicia

" sudah berapa lama??". tanya om

"dari sejak masalah saja, om. aku mengangkat dia sebagai sopir dan juga menjaga ku, dia juga yang menyelamatkan ku dari orang itu". Balas Janet pada omnya.

" ok, kalau memang seperti itu! ". Jawab om menghela nafas singkat. bangkit melangkah jalan pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang duduk di kursi sofa

Yang tidak Janet ketahui adalah omnya kenapa bisa mengetahui masalah kejadian dirinya, ia bingung dan heran entah dari mana omnya tahu. Dan Janet teringat kata-kata tadi soal ayahnya memiliki masalah di masa lalu, entah apa maksud masalah itu.

Janet tidak pernah menyadari kenyataan itu, setelah sekian tahun ini Janet masih merasa semua baik-baik saja.

Di dalam kamar tampaknya Janet berbaring terlentang menatap mata di atas langit-langit lampu itu sambil berfikir dan terdiam melamun. setelah menghadap omnya tadi di tanya-tanya dengan detil, ia bingung harus jawab apa semuanya terasa menekan pikiran nya yang berat

*****

"aku tidak mengerti kenapa orang kayak aska bisa tergila-gila pada Janet, dev?? ". Tanya teman sekantor nya yang sedang berdiri di depan nya.

tampaknya dev sedang duduk di sofa, ia sekarang berada di dalam ruang kantor

"Entah lah.. aku pun tidak mengerti, tapi aku lebih waspada pada ayahnya ana, ketimbang aska, saudariku itu. ". Jawab dev dengan nada berat

" lah... kenapa jadi ayahnya ana, apa hubungannya dengan Janet, apa ayahnya ana suka ter obsesi juga, kayak si aska itu! ". Ucap temannya bingung

"Aku menyelidiki ayahnya ana, sepertinya dia melakukan sesuatu ilegal, tapi belum aku pasti kan! ". Ujar dev

Ketika Dev menyadari hasrat nya yang kuat terhadap kecurigaan yang selama ia pendam sejak lama. Dev mempelajari apa pun yang dev ketahui tentang masalah keluarga Virginia. Ia curiga kematian ayahnya Janet yang kecelakaan hebat itu, dirinya merasa ada sesuatu yang tidak beres.

"ilegal itu seperti apa maksudnya? , aku enggak paham!! ". Tanya temannya bingung

dev menghela nafas panjang melirik mata dengan tatapan arti

" dari pada kamu penasaran, lebih baik, sana kerja!! ". Suruh dev dengan wajah tegas pada teman sekantor nya itu.

" ok, maaf!! ". Jawabnya bergetar melangkah jalan pergi.

Dev terdiam bingung yang terus berfikir, ia masih sayang dan cinta pada Janet namun, masalalu itu adalah sesuatu kesalahan nya yang harus ia tanggung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!