Amora adalah seorang mahasiswi yang terpaksa menikahi pria pilihan orang tuanya
ini karya kedua aku, semoga suka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella_imupp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sadarnya seseorang
"Inti nya, semua kasih sayang itu pantas buat kalian. Jadi jangan pernah bilang gak pantas dapat kasih sayang itu. kalian semua adek Abang, jadi gak mungkin Abang cuman sayang satu atau dua di sini karena kalian bertiga. kalau ada tiga ya tiga tidak ada istilah nya satu atau dua yang menjadi kesayangan" ucap Anantara
"Abang.. Makasih.. Abang terbaik deh" ucap Arkan
"makasih bang.." ucap Argan
"Aa.. Abang.. Makasih.. Jadi terharu deh.." ucap Amora
Tanpa mereka sadari disana ada yang sedang mendengar kan mereka berbincang-bincang dari tadi, siapa kah itu?
[ Maafin Mommy ya Sayang.. Mommy benar-benar minta maaf. padahal kalian semua anak mommy.. Tapi mommy malah cuman sayang dengan Arkan saja.. maafin mommy yang gak bisa jadi sosok ibu buat kalian.. Pasti kalian tersiksa ya selama ini sama perilaku mommy? Mommy janji bakal bikin situasi ini membaik, sampai bisa menjadi keluarga yang kalian mau] batinan seseorang itu
Yap benar, seseorang yang menguping pembicaraan mereka dari tadi adalah mommy mereka, tadi nya mommy mereka ingin ke kamar tapi malah tidak sengaja mendengar ucapan keempat A itu dan akhir nya mommy mereka mendengar kan pembicaraan mereka karena penasaran apa yang mereka bahas
Anantara melihat ibu nya tapi tidak berani mendekat. "Ya sudah mau Mabar dulu gak? Sambil nungguin pak Roy"
"boleh boleh.." ucap Arkan
"ayo lah gas" ucap Argan
Di saat kedua A menjawab Anantara Amora hanya diam tidak menjawab
"Amora? Kamu gak ikut" tanya Argan
"Heh Bego, otak Lo dimana sih? Amora kan gak suka permainan laki-laki nying" ucap Arkan
Anantara menatap Amora, begitu juga dengan Amora yang menatap Anantara lalu setelah itu mereka tertawa
"hahaha.. gila, mana ada Amora main game cowok" ucap Anantara
sedangkan Amora hanya tertawa kecil mendengar Arkan yang menjawab Argan
"cih.. Kayak Bluetooth dan ponsel ya" ucap Argan
"giliran bagian ketawa aja kalian langsung connected ya" ucap Arkan
"biarin.." ucap Anantara dan Amora bersamaan
"Dahlah.. memang paling kompak ya kalian" ucap Arkan
[Hm.. kalian ternyata selucu ini ya.. maaf mommy tidak memperhati kan kalian.. Mommy bangga ke kalian.. Karena kalian masih bisa tertawa dan tersenyum di saat orang-orang inti dalam keluarga memperlakukan kalian sangat tidak pantas] batinan mommy Amora yang biasa di sebut mommy Amber. namanya adalah Amber Tristina yang sekarang memakai marga Eloretha karena menikah dengan Arya.
Setelah beberapa menit akhir nya sang bodyguard yang biasa di sebut pak Roy datang "tuan ini pesanan anda" ucap bodyguard itu lalu menaruh 7 kotak coklat
ketiga A itu hanya terdiam melihat 7 kotak coklat didepan mata mereka
"terima kasih" ucap Anantara
"Ya sudah tuan, nona saya pergi" ucap pak Roy lalu berjalan pergi
"Ayo di makan, kenapa kalian diam saja? Heh cil, bocill nyebelin.. Woyy kalian kenapa diam?" ucap Anantara
"Bang? Serius ini? Kami minta nya 2 kotak loh" ucap Arkan
"Lah ini kan dua" ucap Anantara
"Ini tujuh bang" ucap Argan
"lihat nih" Anantara membagi ke Argan, Arkan, dan Amora masing-masing 2 kotak coklat "tuh.. Dua kan?" ucap Anantara
"bang.. Yaampun.. Ada-ada aja ide nya.." ucap Amora
"Diluar BMKG" ucap Arkan
"Gak bisa di bilang salah.. tapi gak benar juga ini mah" ucap Argan
"nah kan dua, katanya mau dua. Kan tadi yang minta cuman Arkan. Nah Arkan kan minta dua. Ya kalau ditambah kalian jadi enam dong gimana sih" ucap Anantara
"Maksud nya dua buat kita semua bang.. bukan cuman buat Arkan.." ucap Arkan
"yaudah sih tinggal makan juga, lagian udah dibeli toh" ucap Anantara
akhirnya mereka ber empat memakan coklat tersebut, kadang mereka juga bertukar kotak coklat. karena memang coklat yang di beli bentuk nya berbeda-beda ada yang hati, ada yang bulan, ada yang bintang, dan ada yang bentuk hewan