NovelToon NovelToon
Telepati Cinta Sang Mafia

Telepati Cinta Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Pulau Terpencil
Popularitas:301
Nilai: 5
Nama Author: Kartini Quen

davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kekacauan hati Davin

Aurora keluar dari kamar mandinya ,ia berjalan membuka lemari pakaian nya ,namun saat hendak mengambil baju ,dia melihat paper bag berwarna biru muda , perlahan ia mengambil nya dan membuka paper bag itu.

terlihat sebuah lampu crystal bergambar seorang gadis memakai seragam dokter sedang duduk di taman ,dan bertuliskan nama Aurora Zahira di atasnya.

" cantik , monolognya

Aurora mengambil lampu crystal itu dan menyimpannya di atas meja di dekat tempat tidur nya ,

setelah selesai memakai pakaiannya ia pun bergegas keluar untuk berangkat kerja,namun ada yang aneh pagi ini ,mika tidak ke apartemennya , Aurora merasa khawatir dengannya dan ia pun memutuskan untuk menemui mika ,,ia berhenti di depan pintu kamar mika da mengetuk pintu

Tok!!

Tokkk!!

Tokkk!!

pintu tak di buka , Aurora terus mengetuk pintu kamar apartemen mika namun tak ada jawaban ,ia pun mencoba untuk menelpon sahabat nya itu ,namun tak di angkat,

tak lama Pintu terbuka , terlihat mika sudah rapih dan siap berangkat kerja.

" Hay mik" sapa Aurora ,namun mika hanya diam tak menjawab dengan raut wajah kesal, menatap wajah Aurora .

" mik,kita berangkat yuk," ajak Aurora ,

namun mika berjalan duluan melewati Aurora yang bergeming di depan pintu nya,

" mika kenapa sih ,gak biasanya begini" monolog nya

" mika , tunggu,lho kenapa sih"

Mika tak menjawab ,dia terus berjalan tanpa melihat ke arah Aurora

" mik,gue salah apa sama lho"

Mika pun berhenti dan menatap Aurora dengan tatapan yang tajam

" lho gak usah ikutin gue lagi" ucap mika

" tapi kenapa ?"

" gue lagi gak mood lihat muka lho"

" mik, kalau aku punya salah , kamu ngomong sama aku ,kamu kenapa ,kita kenapa?" tanya Aurora heran

" gue gak mau temenan sama lho lagi "

" tapi kenapa mik,kita kemarin baik baik aja ko "

" gue jadi gak baik baik aja ,sejak dokter Adam selalu saja nyebut nama lho kemarin" kesal mika

" tapi mik" belum sempat Aurora melanjutkan ucapan nya mika sudah menyela nya

" Ra ,lho kan tahu gue udah dari lama suka sama dokter Adam ,dan gara gara lho semuanya berantakan" bentak mika

" tapi lho juga tahu kan gue gak suka sama dia" balas Aurora

" gue gak perduli" kesal mika

" dan gue juga gak perduli ,dia suka sama gue atau tidak ,itu hak dia" jawab Aurora

Mika langsung berlari pergi meninggalkan Aurora sendiri,

"hufffhhh!!

" kenapa jadi begini sih, padahal kemarin semuanya baik baik saja"

Aurora pun melanjutkan perjalanan nya ke rumah sakit,dia menggunakan taxi online , karena mika meninggalkan nya , biasanya mereka selalu bareng memakai mobil atau motor mika , karena Aurora belum punya kendaraan keduanya ,jadi dia memakai taxi online .

" atas nama mbak Aurora Zahira ya" ucap driver taxi online

" betul pak"

Aurora pun masuk ke dalam taxi dan berlalu pergi.

Davin sampai di sebuah perusahaan cukup besar ,dia keluar dari mobilnya dan di sambut hangat oleh security .

" selamat pagi tuan muda " sapa security

Davin hanya mengangguk ,di temani Raka di belakangnya dia berjalan menuju ruangan ayah nya, semua karyawan di sana menatap nya dengan senyuman , terutama karyawan wanita , mereka terpesona melihat ketampanan anak dari pemilik perusahaan .

" itu tuan muda Davin kan?"ucap karyawan

" iya ,ganteng banget ya ,"jawab karyawan lainnya

" coba dia mau sama gue "

" mimpi aja dulu "

"Ha,,,ha... semuanya tertawa

Davin terus berjalan menuju ruangan papa nya , semua orang di sana sudah tahu siapa Davin ,jadi dia tidak usah repot-repot membuat janji

" selamat pagi tuan muda " sapa seseorang yang berjaga di depan pintu ruangan

" pagi,saya mau ketemu papa"

" silahkan tuan muda,maaf untuk yang sebelah nya tolong tunggu di luar saja "

" tapi saya asisten nya " ucap Raka

" maaf kamu tidak masuk,dan tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam " ucapnya

" tapi saya,,,,"

" udah Raka ,tidak apa apa ,biar saya masuk sendiri saja ,kamu tunggu di sini ya" ucap Davin

" baik pak" akhirnya Raka pun menunggu di luar

klik!!

Pintu di buka, terlihat Narendra sedang duduk di kursi kebesaran nya ,dia tersenyum hangat melihat kedatangan anak nya

" selamat pagi son ,apa yang membuat mu pagi pagi datang ke sini,apa kamu sudah berubah pikiran untuk menerima mama dan adik mu ?"

" bukan itu" jawab Davin

" lalu apa ?"

" papa jawab aku sekarang?"

" apa yang harus papa jawab hmm"

" apa benar perusahaan ini ilegal?" tanya Davin tanpa basa basi

Narendra cukup terkejut , karena selama ini identitas perusahaan itu cukup rahasia ,dan Lukas pun masih tutup mulut akan hal itu.

" kamu sedang bercanda ya ,masa ilegal "

" sudahlah pa,gak usah bohong sama aku ,aku udah tahu semuanya ,dan aku gak setuju papa melanjutkan usaha ini,dan aku mau papa tutup perusahaan ini" ucap Davin

" Lukas memang benar bener sudah mempengaruhi kamu , selama ini papa tidak pernah memaksa kamu untuk bergabung di sini ,dan ini perusahaan papa yang papa bangun dari nol ,jadi kamu gak punya hak mengatur papa"

" justru karena aku anak papa ,aku gak mau papa terjerumus lebih dalam lagi ,dan ini gak ada sangkut pautnya sama profesor Lukas"

" lebih baik kamu bergabung bersama kami nak , kita bisa bekerja sama " ajak Narendra.

Davin terdiam , mengingat jika sekarang dia sudah bekerja sama dengan perusahaan mafia besar.

" kenapa terdiam ,apa kamu tertarik?"

Davin tersenyum getir, apa jika kita bekerja sama ,papa akan mengusir perempuan itu dari rumah?"

" tidak akan pernah ,dia itu istri papa ,mama kamu Davin" tegas Narendra

" dia bukan mama saya " ucap Davin

" cukup Davin , kalau kamu kesini cuma mau bahas hal seperti itu ,lebih baik kamu pergi" usir Narendra

" saya ke sini cuma mau ingetin papa kalau apa yang papa lakukan sekarang itu salah "

" kamu tidak usah menasehati papa mu seperti itu Davin , lebih baik kamu pikirkan, apa uang dana yang di kasih Lukas pada perusahaan mu itu bersih ,atau malah dia membantu mu dengan uang haram "

Davin terdiam ,dia juga ingat kata kata yang di ucapkan oleh rekan kerja Baru nya itu .

" tapi kenapa kenapa papa gak pernah bilang ke saya , ?"

" itu biar lah menjadi bagian papa ,tapi papa masih berharap kamu mau bergabung dengan papa ,"

Davin menggelengkan kepalanya

" harusnya gue emang gak kesini ,gue udah sama sama kotor sekarang , bahkan gue udah menerima penawaran kerja sama ilegal itu ,lalu untuk apa gue nasehati papa ,jika gue sendiri pun bermain kotor " batinnya

" saya permisi pa" pamit Davin

" Davin tunggu?" panggil Narendra

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!