NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Anakku

Hidup Kembali Untuk Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Rose baru sadar, ternyata selama ini dia hanya dijadikan Aurora sebagai alat untuk menghancurkan kehidupan keluarga Marcus.

Dan Sophia, anak yang selama ini dia rawat dengan cinta ternyata bukan anak kandungnya, melainkan anak kakak iparnya, wanita itu sengaja menukar anak mereka agar anaknya mendapatkan warisan keluarga Vale karena Aurora sendiri tidak memiliki hak di keluarga Vale. Sementara anak kandungnya Noah, di buang di panti asuhan oleh wanita itu, dan sialnya dia suka menyiksa anak itu karena anaknya yang diadopsi oleh keluarga kakak kandungnya.

Di ambang kematiannya dia baru tahu semua kebenaran itu, dia berdoa kepada Tuhan, meminta kesempatan kedua agar dia bisa memperbaiki semua kesalahan yang dia lakukan dan juga mencari Noah anak kandungnya dan dia berjanji untuk meninggalkan Marcus dan merawat anaknya sendiri.

Apakah Rose berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Kecil Yang Kelam

"Mama kerja dulu ya di depan, kalian di sini, mama sudah memasak jadi kalau kalian mau makan ambil di belakang." ucap Rose yang sedikit tergesa-gesa, karena memasak dia jadi sedikit kesiangan, Sophia mengacungkan jempolnya tanda mengerti dan Noah mengangguk lalu menghampiri mama nya.

"Ma, nanti kita ke panti ya, aku ingin berpamitan dengan Vira." ucap Noah yang membuat Sophia penasaran.

"Siapa Vira?, pacarmu." Noah mendelik saat mendengar ucapan kakaknya itu.

Rose terkekeh geli lalu menarik pipi anak itu pelan. "Masih kecil, tidak boleh pacaran dulu." ucapnya menasihati.

Noah cemberut. Dia dengan Vira tidak pacaran. "Aku sama Vira tidak pacaran ma, kak Sophia itu suka bicara sembarangan." kesalnya. Sedangkan Sophia sudah tertawa puas di depan televisi yang saat ini sedang menayangkan film kartun kesukaannya.

"Yasudah, mama berangkat dulu, jaga rumah baik-baik dan Sophia." anak itu menoleh saat namanya di sebut.

Rose menghampiri anak perempuannya itu mengelus kepalanya pelan. "Jaga adikmu dengan baik." pintanya yang di iyakan anak itu.

"Tenang saja ma, aku pasti melindungi adikku." mendengar ucapan anak itu membuat hati Rose tenang. Awalnya dia khawatir dan takut jika Sophia tidak mau menerima kehadiran Noah tapi sepertinya putrinya itu baik-baik saja.

"Mama berangkat ya." pamit Rose sambil berjalan keluar, Noah langsung menutup pintu itu lalu kembali mendekat ke arah Sophia yang sepertinya menikmati tontonan paginya, tidak lupa dengan Snack di tangannya.

"Kak." panggil Noah yang sudah duduk disamping gadis itu. Sophia menoleh sekilas, melihat tatapan polos Noah membuatnya gemas.

Tanpa pikir panjang dia langsung mencubit pipi adiknya sedikit keras hingga pipi Noah memerah.

"Aaaa sakit."

"Habisnya kau lucu." bukannya merasa bersalah sekarang Sophia beralih menggigit lengan anak laki-laki itu, tidak keras karena itu gigitan gemas.

"Ishhhh jangan menggigitku." Noah langsung mendorong tubuh gadis itu menjauh darinya.

Sophia terkekeh kecil melihat wajah cemberut Noah. Jadi dia kembali duduk disamping sang adik yang sepertinya ingin menanyakan sesuatu padanya.

"Kau ingin tanya apa?" Noah terkejut saat gadis itu tahu isi kepalanya. Sebenarnya sejak kemarin banyak hal yang ingin dia tanyakan.

"Emmm pria yang memakai jas kemarin apa papa kita?" tanya Noah hati-hati.

Sophia kembali melahap Snack nya. "Iya itu papamu tapi bukan papaku." ucapnya santai.

"Lalu dua wanita tua yang menahan mama kemarin?" Noah teringat dua wanita tua yang sepertinya memiliki hubungan dekat dengan mama nya.

"Nenekmu, yang pakaiannya nyentrik kemarin nenek dari papa mu, lalu yang sedikit kalem itu ibunya mama." sahut Sophia yang kembali sibuk menonton kartunya.

Sedangkan Noah masih bingung mau nanya apalagi karena kepala kecilnya penuh dengan rasa ingin tahu tentang keluarganya. Sejak kecil dia selalu berdoa meminta pada Tuhan untuk memberinya keluarga utuh yang bahagia.

"Apa mereka menyayangimu?" tanya Noah yang membuat kening Sophia mengerut.

"Maksudnya siapa?, papa atau nenek?" tanyanya memastikan.

"Papa."

Sophia diam, meletakkan Snack nya diatas sofa, dia menarik bahu Noah agar anak itu menghadap ke arahnya. "Jangan berharap mendapatkan kasih sayang dari orang itu karena papa hanya mencintai satu wanita dihatinya yaitu Tante Mia."

Mata Noah membola. "Tante Mia yang tinggal di panti dengan mama?" sekarang gantian Sophia yang kebingungan. Sejak kapan mamanya dekat dengan wanita perusak rumah tangga orang itu.

"Tante Mia yang kemarin datang denganku." ujar Noah berharap bahwa ucapan kakaknya salah. Karena yang dia tahu Tante Mia itu baik, membantu mama nya, lalu membelikannya banyak makanan saat di panti kemarin.

"Aku tidak tahu jika mama dan Tante Mia dekat, tapi selama aku tinggal di rumah papa, Tante Mia itu salah satu orang jahat yang ingin mengganggu mama."

Benarkah yang dikatakan oleh Sophia.

"Lalu nenek?, apa mereka menyayangimu?" Noah selalu membayangkan betapa indahnya memiliki nenek kakek yang sayang padanya.

Sayangnya semua hanya angan-angan nya saja setelah melihat Sophia menggelengkan kepalanya. "Mereka tidak pernah menganggap ku sebagai cucunya, bahkan mereka sering mengatakan hal-hal yang buruk karena kesalahan mama di masa lalu." tatapan Sophia berubah menjadi sendu. Masih terekam di benaknya bagaimana nenek Catherine memakinya sebagai pembawa sial. belum lagi saat dia ikut mama nya pulang ke rumah kakek Daniel, disana dia hanya di abaikan bahkan sesekali dia dia di usir secara halus.

Masa kecilnya benar-benar suram, di saat teman sekelasnya berbicara tentang kebaikan nenek atau kakeknya, dia hanya bisa diam menelan kepahitan hidup yang selama ini dia simpan.

Tapi yang paling menderita adalah mamanya. Dia sudah memikirkan banyak hal di usianya yang bahkan belum genap sepuluh tahun. Dia ingin melindungi mamanya, sayangnya dia terlalu kecil untuk melawan orang-orang dewasa itu.

mengingatnya saja sudah membuatnya trauma. kalau di pikir-pikir, kehidupannya dulu sangat buruk, meskipun di kelilingi harta melimpah tidak membuatnya bahagia.

"Ah begitu." nada suara Noah berubah menjadi pelan.

Sophia menyentuh bahu Noah. "Kita tidak membutuhkan mereka semua Noah, yang penting ada mama disamping kita." dia bisa menahan semua sendirian, kata-kata kasar itu bertahun-tahun, dan dia sudah terbiasa, yang terpenting adalah ada mama nya. Semuanya terasa tidak penting selain mama.

Noah tersenyum lalu mengangguk dia setuju dengan ucapan sang kakak, dunia akan baik-baik saja asalkan ada mama di sampingnya.

"Nah jadilah adik yang baik karena kakak akan berusaha keras untuk melindungi mu dan juga mama." di usianya yang masih tiga belas tahun, Sophia sudah berpikir sejauh itu. Dia akan melawan orang-orang yang sudah menyakiti mama nya, persetan dengan Marcus yang merupakan ayahnya Noah.

.....

"Pagi, maaf telat." ucap Rose sambil menundukkan kepalanya. Sarah dan juga karyawan yang lain sudah berkumpul untuk diskusi hari ini.

"Tidak apa-apa Rose, kami juga baru sampai." ucap salah satu karyawan disana. Sarah tersenyum maklum lalu menyuruh Rose masuk.

"Masuklah Rose, sepertinya hari ini kita akan menerima banyak tamu jadi mohon kerjasamanya ya." ucap Sarah yang langsung mengakhiri diskusi hari ini.

Semua karyawan kembali ke dalam. tapi Sarah langsung menahan Rose.

"Bagaimana tidurmu nak, nyenyak?" tanyanya penasaran, dia takut jika tempatnya tidak membuat anak itu nyaman.

"Nyaman Bu, sangat nyaman, bahkan aku tidak tahu bagaimana caraku membalas kebaikanmu ibu." ucap Rose yang merasa dirinya berhutang banyak pada Sarah.

Sarah tersenyum kecil. "Tidak perlu membalas kebaikan ku Rose, cukup besar kan dua cucuku itu dengan baik dan jangan sungkan meminta bantuan karena kamu sudah ku anggap sebagai putri kandungku."

Mendengar ucapan manis Sarah membuat Rose ingin menangis. Ibunya sendiri bahkan tidak pernah berkata seperti itu padanya.

Grep....

1
Sila Lahi
apakah aurora juga hidup lagi Thor lanjut semangat ♥️♥️♥️
Dewi hartika
up up semangat😁😁💪💪
Wawasan Ilmu NgertiYuk
seru
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kak
Sila Lahi
semangat thor 💪💪 upnya di tambahin ya ♥️♥️♥️
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt dong
Musdalifa Ifa
saya berharap rose tidak gampang memaafkan/luluh dengan Markus 😤
Dewi hartika
nah ini nih penyesalan terlambat,makanya waktu jadi istri kamu,kamu tak menghargainya,setelah rose menyerah kamu berharap bisa di perbaikki,untuk apa bertahan ujung-ujungnya tak di hargai,lanjuut srmangat.
Dewi hartika
luar biasa ceritamu thorr terus berinspirasinya lanjuuttt
Dewi hartika
ngak bakalan bisa di maapkan cepat kamu marcus walaupun nanti bertemu karna rose bakalan menyerah dengan rumah tangganya karna rose cuma cinta sendiri,mungkin butuh perjuangan memulainya lagi,ayo kanjuut semangat😁😁🙏🙏
Su Wanto
aduh thor di gantung lagi
Dewi hartika
kadang setelah pergi orang yang kita benci,baru merasakan kehilangan,karna setelah tidak ada disisi baru tau orang yang di benci adalah berarti dalam hidup,makanya berjuanglah untuk mengejar dan meminta maap lanjuuut thorr🙏🙏
Su Wanto
ini puzzlenya gimana kok yg datang mia bikin penasaran
waya520: see you next chapter 🤭🤭
total 1 replies
Sila Lahi
semoga cepat upnya ih bacanya nanggung Thor ♥️☺️
Dewi hartika
rrose harus kuat karna masih panjang hidup menuju kebahagiaan karna,masih ada rintangannya ok lanjut semangat🙂🙂🙏🙏
Nadira ST
🌹🌹
Nadira ST
kalau dipikir pikir rose kok gak ingat ya kalau masih punya keluarga kok malah ngotrak kalau dekat keluarga rose kamu gak bakal dibunuh Aurora ,udah dikasih kesempatan kedua gak balik kerumah ortu kok diulangi lagi ngontrak 🤦🤦🤦🤦
waya520: kan keluarganya GK mau mengakui dia sbg anak lagi gr2 bikin mau jebak Marcus 😩
total 1 replies
Nadira ST
💪💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕☕🥳🥳🥳🥳🥳🥳🥳
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kakk
waya520: siapppp
total 1 replies
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!