Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 20. berusaha kerja sama
Murid inti lainnya seperti Lin Hua, Liu Zifu, dan Mo Fan maju dan berdiri di samping kiri dan kanan Jian Tian.
" Kalian sungguh tercela, kalian yang mencoba membunuh murid akademi kami, tapi sekarang malah menuduh kami yang membunuh murid akademi kalian, bahkan kata tidak tahu malu masih belum cukup untuk mendeskripsikan sikap buruk kalian." Ucap Lin Hua sambil tersenyum mengejek.
Lin Hua satu-satu wanita di keempat murid inti, tapi sikap dan tindakannya lebih agresif dibandingkan murid inti lainnya.
" Lin Hua, kamu hanya wanita yang memiliki otot saja tapi tidak memiliki otak, jadi lebih baik kamu diam saja." Ucap seorang wanita maju dan berdiri disamping Guo Liang.
" Guo Yun, percaya atau tidak, aku akan segera merobek mulutmu." Jawab Lin Hua sambil mulai mengeluarkan auranya.
Terlihat Lin Hua sudah berada di tahap mistik tingkat 3, satu tingkat lebih tinggi dari satu bulan yang lalu.
" Maju saja kesini, aku ingin melihat apakah kamu memiliki kemampuan untuk melakukan itu." Jawab Guo Yun tanpa rasa takut.
Ia juga melepaskan auranya dan memperlihat kultivasinya yang juga di tahap mistik tingkat 3.
Diam-diam juga berdiri dua orang pria lainnya di sebelah kiri dan kanan Guo yun, bersiap membantu jika sampai perempatan pecah.
Mereka berdua adalah dua murid inti akademi gagak langit lainnya. Yaitu Guo Tao yang telah berada di tahap mistik tingkat 4 dan Guo kang di tahap mistik tingkat 5.
Tidak tinggal diam, Liu Zifu dan juga Mo Fan mengeluarkan aura dan memperlihatkan kultivasi mereka telah berada di tahap mistik tingkat 4 dan 5.
Situasi dua kelompok sangat buruk, satu provokasi kecil saja bisa langsung memicu perkelahian.
Namun di momen itu muncul suara santai, " kalian masih tidak berubah, setiap kali bertemu pasti selalu bertengkar. Apakah kalian tidak capek."
Pria itu terlihat berusia 17 tahun namun hebatnya ia telah berada di tahap mistik tingkat 6, ia memiliki perawakan tampan dan juga gagah.
Dia adalah Guan Zhen, anak dari jendral Guan ping. Bakat Guan Zhen yang luar biasa membuat ia digadang-gadang akan menjadi calon jendral berikutnya.
Di belakang Guan Zhen ada juga beberapa murid asuhan dari kekaisaran yang senantiasa mengikuti Guan Zhen. Bisa dibilang Guan Zhen adalah pemimpin dari kelompok kekaisaran.
Bukan hanya kelompok kekaisaran saja yang muncul, tapi kelompok akademi bunga Phoenix juga datang kesana.
Kelompok bunga Phoenix dipimpin oleh gadis cantik dan sikap yang anggun. Dia adalah Chu xue, dengan kultivasi yang telah di tahap mistik tingkat 5 membuat ia layak menjadi pemimpin akademi bunga Phoenix.
" Mereka memang sejak dulu seperti ini, bahkan aku sudah terbiasa melihat mereka yang setiap kali bertemu selalu bertengkar." Ucap Chu xue.
" Aku tidak suka mencari masalah, tapi orang didepanku ini memang suka mencari masalah dengan kami." Ucap Guo liang sambil melirik ke Jian Tian.
" Kamu sungguh pandai dalam memutarbalikkan fakta." Ucap Jian Tian dengan wajah tidak senang.
" Sudahi saja pertengkaran tidak penting ini, dan mari mencari sesuatu yang bisa membantu semua orang." Ucap Guan Zhen.
" Aku dan Chu xue menemukan pohon apel tiga warna yang telah berusia tiga ribu tahun." Perkataan Guan Zhen segera menarik semua orang termasuk Guo Liang dan juga Jian Tian.
Buah apel tiga warna sangat berharga, pasalnya ia memiliki kandungan roh yang sangat besar sehingga sangat membantu kultivasi orang di tahap mistik dalam menerobos ke tingkat selanjutnya.
Ia juga memiliki manfaat memperpanjang umur, jika berumur tiga ribu tahun maka bisa memperpanjang umur selama tiga puluh tahun. Dengan manfaat ini, para kultivator tua yang berada di akhir masa hidupnya akan berlomba-lomba mendapatkan buah apel ini.
Jika buah apel ini di jual ke pelelangan, angkanya bisa menembus sepuluh ribu sampai lima belas ribu batu roh tingkat rendah hanya untuk satu buah saja.
Dan sekarang ada pohon apel tiga warna, yang pasti jumlah buahnya akan puluhan lebih.
Guan Zhen kembali berkata, " tapi masalahnya pohon apel itu dikelilingi oleh kawanan serigala neraka yang rata-rata berada di tahap spirit tingkat 9."
" Itu bukan masalah utamanya, karena masalah utamanya adalah raja serigala neraka yang menjaga pohon apel itu."
" Raja serigala neraka berada di tahap mistik tingkat 9 sehingga ini akan menjadi tantangan yang besar. Untuk itulah aku ingin kita bekerja sama dalam mendapatkan buah apel ini." Ucap Guan Zhen.
Begitu mereka mendengar raja serigala neraka tahap mistik tingkat 9 membuat mereka mengerutkan keningnya.
Jika hanya serigala neraka di tahap spirit tingkat 9 saja tidak akan menjadi masalah, tapi itu berbeda dengan raja serigala neraka tahap mistik tingkat 9.
" Jika memang dijaga oleh raja serigala neraka tahap mistik tingkat 9 bukankah itu berarti kita tidak punya kesempatan untuk menang?" Tanya Jian Tian.
Yang paling tinggi kultivasinya disini adalah Guan Zhen di tahap mistik tingkat 6 sedangkan hanya beberapa saja yang berada di tahap mistik tingkat 5, dan sebagian besar orang disini masih di tahap spirit. Jadi bagaimana mungkin mereka mampu mengalahkan raja serigala neraka itu.
" Kita tidak perlu mengalahkan raja serigala neraka itu, kita hanya perlu menahannya dan kirim beberapa orang untuk mengambil semua buah apel yang ada. Begitu mereka selesai mengambil semua buah apel itu maka kita bisa segera melarikan diri." Ucap Guan Zhen dengan percaya diri.
Dengan kekuatan gabungan mereka seharusnya mereka masih bisa menahan raja serigala neraka walaupun selama beberapa menit, dan dalam beberapa menit itu akan dimanfaatkan untuk mengirim orang lain memetik buahnya secepat mungkin.
Dengan begitu mereka bisa mendapatkan buah apel itu tanpa harus bertarung mati-matian dengan raja serigala neraka.
" Jika benar begitu, maka kami akan ikut bergabung, tapi aku tidak mau jika kelompok akademi pedang terbang diikut sertakan." Ucap Guo Liang.
" Kamu kira kami juga Sudi berkerja sama dengan kamu." Jawab Jian Tian dengan wajah tidak senang.
" Teman-teman jangan egois seperti itu, semua kekuatan akan diperlukan untuk memudahkan rencana kita mendapat buah apel itu." Ucap Guan Zhen.
" Cukup satu hari saja kalian berdua melupakan sementara perselisihan kalian demi keinginan yang besar." Ucap Guan Zhen kembali.
" Kami bisa saja bergabung, tapi Guo Liang dan kelompoknya terkenal dengan siasat licik mereka yang suka memanfaatkan dan mencelakai orang demi keuntungan semata mereka, jadi bagaimana bisa kami percaya pada orang seperti itu." Ungkap Jian Tian.
" Tenang saja, aku akan menjadi penengah sekaligus penjaga disini. Jika ada orang yang berbuat curang dan malah membuat masalah, maka aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri. Bukankah begitu Guo Liang?" Tanya Guan Zhen sambil mengeluarkan auranya.
Jelas disini ia bermaksud memperingati Guo Liang dan kelompoknya untuk tidak melakukan tipu muslihat.
Melihat Guan Zhen yang terlihat sangat serius membuat Guo Liang berkata, " baiklah kami berjanji tidak akan berbuat curang ataupun sejenisnya."
Setelah mendengar itu membuat Guan Zhen menjadi senang dan berkata. " Bagus, besok rencana mengambil apel tiga warna akan dilakukan, sekarang kita akan menyusun rencana."
Disisi lain, Yang Chen yang mengawasi dari jauh segera dibuat tertarik dengan apa yang disebut buah apel tiga warna.
Hal ini membuat ia ingin juga ikut didalam penyerbuan itu, akhirnya Yang Chen keluar dari tempat persembunyiannya dan masuk ke kerumunan orang dari akademi pedang terbang.
Benahi dulu susunan kata dalam kalimat dan penggunaan kata. Pakailah bahasa Indonesia jangan pakai bahasa Inggris. Semoga karya novel ini meraih kesuksesan. Amiin 🤲