NovelToon NovelToon
Bos Hyper Itu Mantanku

Bos Hyper Itu Mantanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Kehidupan di Kantor / CEO / Romantis / Mantan
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kinamira

"Jika Bos mengajak kamu berhubungan apa kamu bersedia?" "Berhubungan?""Berhubungan intim. Itu adalah salah satu syarat diterima kerja di sini.""Hah?" Lily Gabriella tak pernah menyangka tempat ia melamar pekerjaan karyawan kecil dan bergaji besar tak ada bedanya dengan orang-orang yang dibayar menyenangkan pelanggannya.
Meski tau persyaratan itu, mau tak mau ia harus menerima demi biaya pengobatan ibunya. Namun dalam sekejap ia langsung menyesal saat tau mantan kekasihnya Axton Fernando adalah bos Hyper itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinamira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Sejak diperkenalkan sebagai kekasih. Sikap semena-mena Maria semakin menggila.

Wanita itu semakin arogan dan menindas tanpa pandang bulu. Siapa pun yang menganggu dan pernah mengusik hatinya ia balas saat itu juga, membuat banyak orang semakin membencinya.

Wanita itu pun tak lagi memakai seragam seorang cleaning service, meski posisinya sebagai ketua belum digantikan.

"Ini kopinya nyonya," ucap seseorang karyawan yang menyerahkan secangkir kopi menunggu Maria mengambilnya.

Maria mengangkat tangannya menyentuh cangkir itu, lalu mengerutkan keningnya. Ia lalu menghempaskan cangkir itu hingga isinya mengenai kulit karyawan itu.

"Auuu!" rintihnya.

Suara cangkir jatuh hingga pecah pun terdengar membuat semua orang menoleh.

Maria kemudian memaki. "Bagaimana rasanya? Panas kan? Kau mau membakar lidahku dengan kopi sepanas itu!" sentaknya.

"Maaf, Maaf Nyonya," ucap karyawan itu membungkuk berulang kali dengan tubuh gemetar, dan tangannya yang memerah karena tumpahan tadi.

"CK dasar tidak berguna, bodoh!" Maki Maria.

Orang-orang yang melihat itu hanya bisa diam, menggelengkan kepala, merasa Maria sangat keterlaluan, begitu juga Lily.

"Dia ini baru jadi pacar beberapa hari tapi sudah arogan gitu," batin Lily bergedik ngeri membayangkan jika hubungan itu lebih lama.

"Perusahaan ini bisa hancur karenanya, huh ... dan Axton kau akan rugi besar," batinnya sembari terus mengepel lantai.

"Lihatlah si nyonya itu. Semakin hari semakin ada aja kelakuannya," sahut Vina dengan suara berbisik pelan.

Lily melirik tak menanggapi ucapannya. Vina kemudian melanjutkan. "Pak Axton saja, tidak repot-repot memaksa kita memanggil Tuan. Tapi, dia sudah berlagak selangit saja," dumelnya.

"Sudahlah Vina. Bekerja saja, nanti dia melihat kita dan marah-marah lagi," tegur Lily akhirnya bersuara.

"Ya aku kesal Lily. Dia sangat menyebalkan. Semuanya ditindas!" gerutu Vina sembari mengusap dinding kaca yang tidak kotor, hanya agar dilihat ia bekerja.

Lily diam beberapa saat melirik Maria yang tiada hentinya mengomel dan memerintah.

"Ya ini memang keterlaluan. Dia memperlakukan semua orang seperti babu, dan bersikap kasar. Axton, Axton, entah apa yang ada di kepalamu itu."

Lily menggelengkan kepala sembari tetap bekerja. Ia terus menggosok lantai tanpa peduli siapa yang berjalan lewat di dekatnya.

Saat ia menggerakkan alat pelnya itu. Seseorang datang menginjak kain pelnya sontak membuat Lily mendongak, dan melihat Axton di depannya.

"Sayang!" seru Axton membuat semua orang menoleh, khususnya Maria.

"Axton!" sahut Maria tersenyum lebar sembari melambaikan tangan.

Lily hanya diam, menghela nafas pelan, sambil menunggu Axton melepaskan kain pelnya.

Maria datang mendekat langsung merangkul lengan Axton. "Sayang akhirnya kamu kembali," ucap Maria manja.

"Hm, kamu merindukan ku," sahut Axton menanggapi dengan lembut.

"Tentu saja," balas Maria.

"Hm, manisnya. Oh ya kamu mengatur perusahaan dengan baik kan?" tanya Axton dengan tangan merangkul pundak Maria sembari menepuk lembut.

"Iya, sangat baik. Semuanya patuh padaku, tenang saja," jelas Maria penuh semangat.

Namun, obrolan dan setiap gerakan Axton membuat Lily harus menahan tawa.

Kaku yang dipaksa tampil baik, terlalu jelas di matanya.

"Axton, meski sudah tujuh tahun berlalu, tapi aku masih ingat kau sering memainkan rambutku saat bicara denganku," batin Lily mengatup rapat mulutnya.

Axton menunduk melirik sekilas pada Lily, melihat ekspresi menahan tawa itu, membuatnya menoleh sempurna, dan menyahut.

"Apa yang kamu tertawakan?"

Senyum Lily langsung hilang. Wanita itu menggerakkan pelan bibirnya untuk menghilangkan rasa kaku. "Maaf Pak, saya tidak tertawa," tuturnya.

"Lalu kamu pikir aku buta?" sahut Axton melepaskan rangkulannya, berbalik menatap Lily, lalu melangkah pelan, membuat Lily sontak mundur.

"Kamu jelas menahan tawa, kamu menertawakan apa hm?" ucap Axton terus mendekat.

Lily mengerjapkan mata. Ujung jari telunjuknya menyentuh dada Axton, yang mampu membuat langkah dan condong tubuh Axton berhenti.

"Maaf Pak memangnya tertawa itu larangan di sini? Dan lagi saya menahannya kan?" ucap Lily melakukan pembelaan.

Maria langsung mendekat, menepuk tangan Lily yang menyentuh Axton lalu menyentak. "Hey beraninya kamu bicara begitu dengan pacarku!"

"Aku bahkan memiliki keberanian menamparnya dan memakinya. Hanya saja ku tahan," ucap Lily namun hanya dalam benaknya.

Sementara yang dikeluarkan dari mulutnya yang mengulum senyum paksa itu lain. "Maaf Nyonya. Saya hanya sedikit membela diri."

Maria mendengkus. "Memangnya apa yang lucu sampai kau tertawa hah!"

Lily menaikkan sebelah alisnya, berpikir sesaat lalu menjawab. "Hanya hal pribadi. Aku teringat akan bertemu seseorang nanti," jawabnya membuat Axton mendengkus pelan dan menyinggung senyum sinis.

Axton kemudian menarik tangan Lily, membuat tubuh Lily menabrak tubuhnya.

Lily terkejut bola matanya melebar, melirik Maria yang juga terkejut. Wajah Maria tampak merah menahan marah.

Axton kemudian berbisik. "Aku pasti akan menghancurkan laki-laki itu!"

Maria menarik Lily menjauhkan dari Axton. Wanita itu mengangkat tangan ingin memukul. Namun Axton segera menahan tangannya.

"Sudah!" sahut Axton tegas.

"Dia memelukmu Axton, aku tidak terima," protes Maria.

Axton tidak menanggapi, ia menarik Maria dengan paksa pergi dari sana, membuat Maria hanya bisa menoleh menatap penuh ancaman pada Lily.

Lily yang melihat dengan melongo, sembari bergumam. "Aneh dan gila."

Orang-orang yang tadinya diam memperhatikan. Beberapa mendekati Lily. "Kulihat-lihat sepertinya Pak Axton berbeda padamu. Pak Axton saja tidak pernah begitu pada Ciara. Ada apa nih?"

"Itu benar. Ada apa nih? Kalau bisa geser posisi Maria, tolong geser ya. Tapi jangan sombong kayak dia," timpal lainnya.

"Eh, tidak tidak. Maaf, maaf saya lanjut kerja dulu," ucap Lily memilih segera pergi dari sana.

"Oh tidak, tidak. Aku tidak mau didorong mengganti Maria. Tidak!" batin Lily menegaskan hatinya.

"Axton dan aku, tidak akan bisa bersama!" batin Lily.

Saat Lily akan berpindah ke tempat lain. Di lorong berikutnya, langkahnya terhenti, melihat sesosok yang tak asing di depan matanya, yang membuat tubuhnya seketika membeku.

Ingatan masa lalu yang menghancurkan hidupnya, yang hingga sekarang pun masih menyusahkan dendam, membuat tubuhnya gemetar. Matanya memerah mengumpulkan cairan bening hingga pelupuk matanya penuh dan tak mampu menampung, hingga air matanya jatuh berlinang.

"Pembunuh ini ...."

1
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
teka teki nya masih terbungkus rapat, kek nasi uduk karet dua🤣🤣🤣🤣
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
gemeesshh sama lily, ga mau jujurrrr
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
see maria.. masih yakin kah kamu yg ada di hati axton😒🤭
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
yg ada lily tambah jijik ax liat kamu sama ciwik2 murahan itu😒
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
rencana mu salah ax.. pertama2 tuh cari tau ada apa dgn lily di masa lalu, kedua singkirkan manusia yg kt nya ayah mu itu, karena dy biang korek eehh kerok nya😒 baru kamu kejar lagi cinta lily, bukan kamu yg memaksa lily utk tunduk sama kamu 😤😤😤
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
teka teki baru😓
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
iisshhh lanjut ga thooorr 😒🔨🔨🔨🔨
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
ada apa dgn klrga axton n masa lalu axton lily ya🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
wkwkkk.. poor chloe.. senjata makan tuan
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
masih bertanya-tanya, siapa leon🤔
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
apa ini ya, kok ambigu🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!