NovelToon NovelToon
Sentuhan Panas Sang Dokter

Sentuhan Panas Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Obsesi / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Dokter / Dark Romance
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: dhya_cha7

"Jangan menghindar, Alana..."

dr. Raden Ganendra Adicandra adalah dokter bedah jenius yang dingin dan terhormat. Namun di balik pintu yang terkunci, ia adalah pria posesif yang menuntut kepatuhan mutlak.

Alana terjebak di antara rasa takut dan pesona berbahaya sang dokter. Bagi pewaris Adicandra itu, Alana adalah milik pribadi yang tak akan pernah ia lepaskan.

"Satu langkah lagi kau menjauh, Sayang... maka kau tak akan pernah keluar dari sini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dhya_cha7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Kebenaran yang Berdarah

Gema sumpah yang diucapkan Alana masih sangat terasa menggetarkan udara di sekitar apartemen mewah Raden.

Sampai akhirnya, dengan suara rendah dan penuh perhatian, Raden berkata: "Kita harus segera tahu kebenarannya, ini nggak bisa ditunda lagi."

"Sekarang juga kita harus ke rumah orang tuaku. Ayo cepat."

Alana tidak membantah karena ia pun haus akan kebenaran dari fitnah yang menimpa ibunya. Ia melangkah keluar dengan tangan yang masih gemetar sambil mencengkeram daster ayahnya.

Raden dengan langkah tegap memimpin di depan. Ia membukakan pintu mobil SUV-nya untuk Alana dan sang ayah—pria paruh baya yang masih setia mendekap kotak kayu itu.

Perjalanan menuju mansion keluarga Adicandra terasa seperti udara di kamar jenazah; sepi dan mencekam. Sepanjang jalan, Alana terus menatap ke luar jendela.

Mulai saat ini, tidak ada lagi Alana yang lemah, penurut, dan baik. Hanya ada seorang putri yang menuntut keadilan untuk ibunya.

Begitu sampai di mansion, suasana tampak sibuk. Banyak pelayan hilir mudik mengangkat koper-koper mewah dari bagasi mobil menuju lobi.

Ternyata, kedua orang tua Raden baru saja pulang dari perjalanan panjang di luar negeri. Raden tanpa basa-basi melangkah masuk dengan terburu-buru.

Suara langkah kakinya menggema keras di atas lantai marmer. Di dalam, ia melihat kedua orang tuanya berjalan beriringan hendak menaiki tangga.

"Papa! Mama!" panggil Raden dengan suara dingin namun lantang.

Mendengar suara putra tunggalnya, Tuan Arsenio dan Nyonya Aristi langsung menghentikan langkah. Mereka serempak menoleh.

Senyum lebar langsung terpasang di wajah Nyonya Aristi saat melihat Raden, terutama saat matanya menangkap sosok menantu idamannya, Alana.

"Loh! Raden! Alana! Sayang, kok kalian sudah di sini?" Nyonya Aristi turun bersama suaminya dengan antusias.

"Kami baru saja sampai. Mama baru saja membeli banyak hadiah untukmu, Alana, dari Tokyo."

Namun, saat melihat tidak ada senyum di wajah mereka, langkah Nyonya Aristi melambat. Senyum itu pudar, berganti kebingungan saat melihat sosok pria di samping Alana.

Pria itu mengenakan daster bunga-bunganya yang kusam, robek, dan tampak kacau. Tuan Arsenio berdeham kecil, berusaha menjaga martabatnya.

"Raden, sebaiknya bicara sambil duduk. Ayo, ajak tamu kita ke ruang tamu utama. Biar pelayan menyiapkan minum agar suasananya lebih tenang."

Mereka bergerak menuju ruang tamu utama. Langkah Alana terasa begitu berat. Begitu pelayan selesai mengantarkan minuman dan pergi, Raden meletakkan laptopnya di atas meja marmer.

"Pa! Ma! Jelaskan satu hal padaku, jangan ada yang ditutup-tutupi lagi. Kenapa kalian mengumumkan kematian Paman Alex dua belas tahun lalu, padahal sebenarnya kalian tahu kalau Paman masih hidup?"

Suasana yang tadinya hangat seketika membeku seperti es batu. Tuan Arsenio tersentak, sementara Nyonya Aristi memucat dan bersandar gemetar di sofa.

"Raden... itu semua kami lakukan demi keselamatan pamanmu. Jika musuh tahu pamanmu masih hidup, mereka akan langsung menghabisinya di rumah sakit."

"Kami sengaja memalsukan kematiannya agar bisa menyembunyikan keberadaan pamanmu sampai dia pulih."

"Lalu kenapa kalian harus menghancurkan hidup seorang wanita di tempat kejadian?" tanya Alana dengan nada dingin dan tatapan tajam.

"Alana, jaga bicaramu. Mama sangat menyukai kamu, jadi lebih baik kamu diam karena kamu tidak tahu apa-apa," desis Nyonya Aristi, merasa harga dirinya terhina.

"Asal kamu tahu, wanita itu... Arina... tertangkap basah di tempat kejadian karena sedang selingkuh dengan paman Raden! Itulah laporan yang kami terima!"

Alana tertawa miris. Air mata yang sejak tadi ditahan akhirnya tumpah, namun ia tetap berdiri tegak. Ayo Alana, kamu harus kuat. Tegakkan keadilan untuk Ibu, ucapnya dalam hati.

"Apa kata Anda? Selingkuh? Nyonya, asal Anda tahu, wanita yang Anda hina itu adalah ibu saya!"

"Dan malam itu, dia bukan sedang selingkuh dengan adik ipar Anda! Dia adalah satu-satunya orang yang memiliki keberanian tinggi tanpa memikirkan nyawanya sendiri!"

"Dia menarik adik ipar Anda dari mobil yang terguling dan hampir meledak, sementara pelaku yang sebenarnya hanya menonton!"

"Miris, seorang yang seharusnya dianggap pahlawan malah difitnah begitu kejam. Kalian seperti bukan manusia!"

Setelah Alana meledak, Raden langsung menekan tombol play di laptopnya. "Sekarang lihat dengan mata kepala kalian sendiri Ma! Pa! Agar kalian tahu siapa yang sebenarnya bersalah di sini."

Tuan Arsenio dan Nyonya Aristi terpaku menatap layar. Mata mereka membulat kaget melihat Arina berjuang mati-matian menarik tubuh Alex dari kobaran api sebelum mobil meledak.

"Wanita penabrak itu sengaja memfitnah ibu saya agar kalian tidak percaya dengan kesaksiannya! Dan kalian dengan bodohnya menelan mentah-mentah fitnah itu!"

"Aku kira kalian orang pintar, apalagi dengan kekayaan yang kalian miliki. Seharusnya mudah untuk mencari pelaku yang sebenarnya," ucap Alana dengan suara bergetar.

Ia menunjuk ayahnya yang sudah terisak hebat. "Kalian lihat ayah saya? Dua belas tahun... dua belas tahun ayah saya mengira ibu saya selingkuh."

"Ia hidup sendiri membesarkan saya. Selama itu ia menjadi gila, terus memakai daster ini karena hanya ini satu-satunya kenangan yang tersisa dari istrinya!"

"Istrinya yang hilang karena menyelamatkan keluarga kalian! Bahkan beliau membuat skenario ibu saya meninggal supaya saya tidak membenci ibu saya karena fitnah itu!"

Keheningan yang menyakitkan menyelimuti ruangan. Tuan Arsenio tertunduk lesu, sementara Nyonya Aristi menutup mulut dengan tangan, gemetar karena rasa bersalah yang teramat dalam.

Mereka baru menyadari bahwa menantu idaman yang mereka puja adalah putri dari pahlawan yang hidupnya telah mereka hancurkan sendiri.

*****

Catatan Penulis:

"Ternyata, daster kusam yang selama ini dianggap gila, adalah bukti cinta paling tulus seorang suami untuk menjaga martabat istrinya di mata sang anak. Adakah yang lebih sakit dari sebuah pengorbanan yang dibalas dengan kehinaan?"

Siapa yang ikutan menangis pas bagian Ayah Alana mengaku? 😭 Jangan lupa tinggalkan Like dan Komentar kalian ya sebagai bentuk dukungan! ✨🔥

1
Rikawaii San
ceritanya bagusss
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
lawan mereka Alana jangan takit💪🤗
julid banget jadi perawat
bagus Alana 😍lawan suster julid itu
mangkanya jangan mabuk alana😍🤣
😄🤭
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
jadi makin penasaran sama kelanjutannya thorrr😭😭🤗🤗💪, semangat Alana💪💪💪,semoga Raden benar benar penempati janji nya yaa
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
jadi makin penasaran sama kelanjutannya thorrr😭😭🤗🤗💪, semangat Alana💪💪💪,semoga Raden benar benar penempati janji nya nyaa
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
wow sangat plot twist ygu
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
plisss uppp lagiii
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
wow sangat sangat plot twist sekali yaa😍
muna aprilia
lanjut
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
suster Mia gak ada kapok kapok nya yaa😤😤😤
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
ku pikir ibu nya benaran meninggal ternyata oh ternyata 😤
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
hahahaahhahah😄😄😄😄
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
suster Mia benar benar menyebalkan😤😏
dhya_cha7: "Hahhaha.. iya bener banget nih, Suster Mia emang hobinya jadi obat nyamuk ya! 😂 Eh iya, aku juga mau ngucapin terima kasih banyak buat gift kopinya, hehehe lumayan banget buat asupan tenaga buat ngadepin dr. Raden yang makin nakal di bab depan. Stay tune terus ya, Kak!! ❤️🔥"
total 1 replies
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
ceritanya bagus seru lagi
dhya_cha7: "Makasih ya sudah baca! Itu baru pemanasan loh, bab ke depannya bakal makin seru dan panas. Jadi, stay tune terus ya bareng dr. Raden! 🔥❤️"
total 1 replies
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!