NovelToon NovelToon
Sistem Harem Ku Aktiv

Sistem Harem Ku Aktiv

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Bad Boy
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Karensi

Ketika banyak wanita yang membuangku sistem Harem ku aktiv dan siap untuk membuat mereka yang membuangku menyesal.. !!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karensi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

​Pagi harinya di apartemen mewah Bella, gue sudah terbangun sejak jam enam pagi. Setelah mandi dan memakai kemeja kasual hitam yang pas di badan, gue langsung menuju ke meja makan. Di sana, Bella sudah menyiapkan roti bakar dan segelas susu hangat untuk gue.

​"Raka, kamu hari ini ada kelas pagi kan di kampus. Aku ikut kamu ya, soalnya kemarin aku sengaja izin tidak masuk karena masih syok," ucap Bella sambil mengoleskan selai cokelat ke rotinya, menatap gue dengan pandangan mata yang manja dan penuh harap.

​"Iya boleh kok Bel. Kebetulan hari ini gue juga harus mengurus beberapa mata kuliah yang sempat tertinggal. Yuk kita berangkat bareng pakai taksi saja biar cepat," jawab gue sambil tersenyum hangat.

​Perjalanan menuju kampus terasa sangat singkat karena Bella terus menerus menggandeng lengan gue di dalam taksi sepanjang jalan. Begitu kami berdua turun di depan gerbang kampus, atmosfer di sekitar area pekarangan langsung terasa berbeda. Kejadian kemarin saat gue mempermalukan Dion dan Siska di kantin rupanya sudah menyebar luas ke seluruh penjuru fakultas. Banyak mahasiswa yang berbisik bisik kagum saat melihat gue berjalan tegap di samping Bella, cewek paling populer dan kaya di kampus ini.

​Namun, saat kami baru saja melangkah masuk ke koridor utama gedung fakultas ekonomi, seorang staf administrasi kampus berlari kecil menghampiri posisi kami berdua berdiri.

​"Raka, Bella, kalian berdua dipanggil sekarang juga oleh Bu Diana untuk segera datang ke ruang kerja pribadinya di lantai tiga. Ada urusan penting yang mendesak terkait tugas kelompok kalian," ucap staf administrasi itu dengan napas yang agak terengah engah.

​"Oh baik Pak, terima kasih informasinya. Kami akan segera ke sana sekarang juga," jawab Bella dengan sopan.

​Bella menoleh ke arah gue dengan raut wajah yang agak cemas. "Duh Raka, perasaanku mendadak tidak enak. Bu Diana itu kan dosen paling galak dan tidak punya ampun di kampus ini. Kenapa dia tiba tiba memanggil kita berdua ke ruangannya ya."

​Gue cuma bisa tersenyum tipis di dalam hati mendengar kekhawatiran Bella. Dia tidak tahu saja kalau dosen galak yang dia takuti itu sebenarnya sudah menjadi milik gue sepenuhnya dan sangat manja kalau lagi berduaan di dalam ruangan tertutup.

​"Lu tenang saja Bel, ada gue di sini. Bu Diana tidak akan macam macam atau memarahi kita tanpa alasan yang jelas kok. Ayo kita naik ke lantai tiga sekarang," ucap gue menenangkan hatinya sambil menepuk pelan tangan mungilnya.

​Kami berdua berjalan menaiki lift menuju lantai tiga. Begitu sampai di depan pintu ruang kerja pribadi Bu Diana yang terbuat dari kayu jati tebal, Bella tampak menarik napas dalam dalam untuk menenangkan kegugupannya. Gue langsung mengetuk pintu itu sebanyak tiga kali.

​"Masuk," suara bariton dingin dan tegas milik Bu Diana terdengar menggema dari dalam ruangan.

​Gue memutar gagang pintu lalu melangkah masuk diikuti oleh Bella yang berjalan agak ragu di belakang punggung tegap gue. Begitu kami masuk, pintu langsung gue tutup rapat kembali. Di dalam ruangan, Bu Diana sedang duduk anggun di balik meja kerja besarnya memakai kemeja formal warna biru tua yang sangat elegan memperlihatkan lekuk tubuh indahnya yang proporsional.

​Begitu mata Bu Diana melihat tangan Bella sedang menggandeng erat pergelangan tangan gue, kilatan rasa cemburu yang sangat tajam langsung melesat dari sepasang mata indahnya. Wajah cantiknya seketika mengeras menahan emosi ego wanitanya yang terusik melihat kedekatan kami berdua.

​"Silakan duduk kalian berdua," ucap Bu Diana dengan nada suara yang sengaja dibuat sedingin mungkin, sangat ketat mirip sifat aslinya dulu sebelum terkena efek manipulasi pikiran gue.

​Gue dan Bella langsung duduk berdampingan di dua kursi sofa kosong tepat di depan meja kerjanya. Bella tampak duduk dengan posisi sangat tegak dan kaku karena tertekan oleh aura ketat yang dipancarkan oleh dosen cantiknya itu.

​"Ada keperluan apa ya Bu Diana memanggil kami berdua secara mendadak ke ruangan Ibu pagi ini," tanya Bella dengan nada suara yang sangat sopan dan hati hati sekali.

​Bu Diana merapikan tumpukan berkas di atas mejanya dengan gerakan yang agak kasar, matanya melirik tajam ke arah Bella lalu beralih menatap gue dengan tatapan yang sangat menuntut penjelasan.

​"Saya memanggil kalian ke sini untuk membahas proyek penelitian jurnal ilmiah fakultas untuk semester akhir ini. Saya berniat menunjuk Raka sebagai ketua tim riset utama saya, dan saya ingin kamu Bella untuk menjadi anggota asistennya di bawah arahan langsung dari Raka," jelas Bu Diana memberikan alasan profesional kampus untuk menutupi niat terselubungnya yang ingin terus dekat dengan gue.

​Bella tampak sedikit terkejut namun matanya langsung berbinar cerah gembira. "Wah, saya sangat senang sekali kalau bisa satu tim riset dengan Raka Bu. Saya pasti akan membantu semua kebutuhan riset Raka dengan maksimal selama proyek ini berjalan."

​Mendengar ucapan Bella yang sangat antusias ingin mendampingi gue, Bu Diana langsung menopang dagunya dengan kedua tangan, menatap Bella dengan senyuman sinis yang penuh dengan persaingan ketat antar wanita dewasa.

​"Kamu jangan senang dulu Bella. Tugas riset di bawah bimbingan saya itu sangat berat dan melelahkan sekali. Raka akan lebih banyak menghabiskan waktu berdua saja dengan saya di dalam ruangan ini atau di luar kampus untuk mengurus data data penting. Jadi kamu tidak perlu terlalu sering mengganggu waktu kerja Raka nanti," ucap Bu Diana dengan nada ketus yang sangat menyengat, sengaja membatasi ruang gerak Bella agar tidak bisa mendekati gue selama di kampus.

​Bella yang merasakan ada nada tidak bersahabat dari ucapan dosennya langsung mengerutkan kening indahnya. Rasa ego sebagai cewek kaya dan populer di kampus membuat Bella tidak mau mengalah begitu saja meskipun di depan dosennya sendiri.

​"Maaf sebelumnya Bu Diana, tapi sebagai asisten riset Raka yang juga tinggal satu apartemen dengannya, saya rasa saya punya waktu yang jauh lebih banyak untuk membantu Raka di luar jam kampus. Saya bisa menyiapkan semua keperluan Raka bahkan sejak dia bangun tidur di pagi hari," balas Bella dengan berani, sengaja memamerkan fakta kalau dia dan gue sudah tinggal bersama demi menyerang balik mental Bu Diana.

​Mendengar kata tinggal satu apartemen, mata Bu Diana langsung terbelalak kaget luar biasa. Wajah cantiknya memerah padam menahan rasa cemburu gila yang mendadak meledak di dalam dadanya. Dia menatap gue dengan tatapan mata yang seolah meminta kebenaran berita itu detik ini juga.

​Gue yang duduk di antara dua cewek cantik ini beneran ngerasa atmosfer ruangan kerja ini mendadak berubah menjadi medan perang dunia yang sangat menegangkan sekali. Efek kompetisi harem ini beneran berjalan sangat liar di luar kendali kalau tidak segera gue atasi memakai skill sistem gue.

​Gue langsung berdehem keras memotong ketegangan di antara mereka berdua sebelum perang mulut mereka makin parah. Gue mengaktifkan Keahlian Manipulasi Pikiran Level Dua secara pasif dikombinasikan dengan Aura Intimidasi Raja Level Satu untuk mengambil alih kendali penuh atas situasi darurat ini.

​"Sudah, cukup kalian berdua jangan malah meributkan hal yang tidak penting seperti ini di dalam ruang kerja," ucap gue dengan nada suara bariton rendah yang sangat tegas, tenang, dan memancarkan wibawa pria sejati yang sangat mutlak tidak bisa dibantah oleh siapa pun.

​Bu Diana dan Bella langsung terbungkam kaku seketika mendengarkan ketegasan suara gue. Aura dominan yang gue pancarkan membuat ego tinggi mereka berdua langsung melempem runtuh tak berbekas dalam sekejap mata. Mereka berdua cuma bisa menundukkan kepala dengan wajah cemberut manja meratapi rasa cemburu masing masing.

​"Diana, proyek riset ini akan tetap berjalan profesional sesuai rencana lu tadi, dan gue harap lu tidak membawa emosi pribadi lu ke dalam tugas kampus ini," ucap gue menatap lurus masuk ke dalam mata sayu Bu Diana yang langsung mengangguk patuh menuruti kata gue tanpa berani membantah sedikit pun.

​"Dan buat lu Bel, lu tetap bantu gue untuk urusan pengumpulan data di luar kampus nanti tanpa perlu memicu keributan dengan dosen pembimbing kita sendiri," tambah gue sambil menggenggam lembut tangan Bella yang ada di atas paha membuat Bella langsung mengangguk manja setuju dengan keputusan gue.

​Layar hologram biru milik sistem mendadak muncul terang di depan pandangan mata gue memberikan notifikasi kesuksesan yang sangat luar biasa manis pagi ini.

​"Misi Penjinakan Konflik Harem Berhasil Diselesaikan. Tuan Rumah sukses meredam persaingan ketat antara Target Bella dan Target Diana secara bersamaan di dalam satu ruangan. Tingkat kasih sayang kedua target stabil di angka Sembilan Puluh Lima Persen. Hadiah Tambahan Poin Sistem bertambah Tiga Ratus Poin. Total Poin Sistem saat ini adalah Seribu Dua Ratus Poin."

​Gue tersenyum sangat lebar membaca notifikasi itu. Skill bermain cantik gue beneran berada di tingkat dewa karena bisa membuat seorang dosen galak kelas atas dan cewek populer sekampus tunduk patuh bersamaan di bawah satu perintah tegas dari gue. Kerajaan harem gue beneran berjalan penuh keseruan yang sangat menantang adrenalin setiap harinya.

"untuk seluruh pembaca maaf ya ada sedikit ketidaknyamanan.yang tadi update bukanlah pertambahan Bab baru melainkan bab lama yang kosakata nya di bagi dua supaya pembaca baru tidak men skip novel kita yang awal nya bab 1 berjumlah 2000 an kosakata kita pangkas menjadi 1000 an..

Terimakasih buat pembaca yang selalu setia menunggu dan membaca setiap Bab kita🥰🥰🥰"

"Author Cinta Kelian Semua🥰🥰🥰"

1
ayrhte
mokondoonya/Smile/
Karensi: Terimakasih sudah membaca kak🥰.pantau terus perjalanan kisah ini ya kak🥰🥰🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!