NovelToon NovelToon
Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Aku Ternyata Putra Kaisar Wanita Dinasti Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah sejarah
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: RRS

Yudi seorang pria dari dunia modern terlempar ke Tahun 700 masehi di pulau Buton, saat ayahnya meninggal Ayahnya mengatakan Bahwa ibunya ada di Bumi bagian utara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RRS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Warisan di Ujung Dunia ​

​Aspal panas Jakarta adalah memori terakhir yang melekat di benak Yudi. Suara decit ban yang memekakkan telinga, benturan logam yang menghancurkan tulang, dan kegelapan pekat yang menelan kesadarannya. Namun, saat matanya kembali terbuka, yang ia rasakan bukan lagi aroma bensin dan polusi, melainkan bau amis laut yang tajam dan aroma kayu busuk yang lembap.

​Yudi tersedak. Paru-parunya terasa seperti terbakar saat ia mencoba menghirup udara. Pandangannya kabur, namun perlahan ia menyadari bahwa ia tidak lagi berada di jalan raya. Ia terbaring di atas tanah berpasir di dalam sebuah gubuk panggung yang sangat sederhana, hampir rubuh. Dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu dan atapnya dari daun rumbia.

​"Putraku..." sebuah suara parau dan lemah memanggilnya.

​Yudi menoleh dengan kaku. Di sampingnya, seorang pria paruh baya dengan pakaian kain kasar yang lusuh terbaring di atas tikar pandan. Wajah pria itu sangat pucat, matanya cekung, dan nafasnya tersengal-sengal. Yudi merasa kepalanya berdenyut hebat. Tiba-tiba, serangkaian memori asing menyerbu masuk seperti air bah.

​Dia bukan lagi Yudi, karyawan swasta dari masa depan. Jiwanya kini bersemayam di dalam tubuh seorang pemuda berusia 17 tahun yang juga bernama Yudi. Mereka berada di sebuah pesisir terpencil di Pulau Buton—wilayah yang di masa depan ia kenal sebagai bagian dari Sulawesi Tenggara, namun di tahun 700 Masehi ini, segalanya masih berupa rimba raya yang sunyi.

​"Ayah?" suara itu keluar begitu saja dari mulut Yudi. Suaranya lebih muda, namun bergetar hebat.

​Pria itu, ayah Yudi, meraih tangan pemuda itu dengan sisa tenaga terakhirnya. Genggamannya dingin dan gemetar. "Waktuku sudah habis... Dengarkan baik-baik, Nak. Tujuh belas tahun lalu, di pantai ini... terjadi badai besar yang tidak pernah terlihat sebelumnya. Ayah menemukan seorang wanita terdampar di antara puing-puing. Namanya adalah Wu Lin."

​Ayahnya terbatuk darah, namun matanya menatap kosong ke langit-langit gubuk. "Ayah merawatnya di gubuk ini. Kami hidup bersama selama hampir satu tahun. Dia adalah ibu kandungmu, Yudi. Tapi... tepat setelah kau lahir, tanpa sepatah kata pun, dia pergi. Ayah mengejarnya ke pinggir pantai, dan di sana Ayah melihat sebuah armada kapal raksasa yang ukurannya seperti gunung. Kapal-kapal itu membawa bendera besar dengan sebuah gambar rumit yang tidak pernah Ayah pahami maknanya..."

​Ayahnya mencoba menggambar di atas tanah dengan jarinya yang gemetar, membentuk guratan aksara Han kuno: 周 (Zhou).

​"Ayah tidak tahu itu gambar apa, tapi wanita itu naik ke sana, berdiri di atas anjungan dengan pakaian sutra emas, dan tidak pernah menoleh lagi ke belakang. Pergilah ke utara, Nak. Tanyakan padanya... kenapa dia meninggalkan kita. Cari ibumu..."

​Kalimat itu terputus. Nafas terakhirnya berhembus keluar, meninggalkan keheningan yang mencekam. Ayah Yudi telah pergi, meninggalkan Yudi dengan teka-teki aksara yang kini ia kenali berkat pengetahuan modernnya sebagai simbol Dinasti Zhou.

​Dengan hati yang berat, Yudi menyeret tubuh ayahnya ke luar gubuk. Di bawah naungan pohon kelapa dan suara ombak Buton, ia menggali lubang dengan sepotong kayu. Setelah pemakaman sederhana selesai, ia berdiri tegak, menatap pusara ayahnya dengan tatapan kosong.

​Tiba-tiba, sebuah layar semi-transparan muncul di depan matanya.

​[Selamat datang, Host, di Tahun 700 Masehi]

[Sinkronisasi Jiwa Berhasil. Menghitung Hadiah Inisialisasi...]

​Yudi tersentak. "Sistem? Jadi transmigrasi ini punya asisten?"

​Layar di depannya mulai memunculkan daftar yang membuat jantungnya hampir copot.

​[Hadiah 1: Inventory Militer Modern (Infinity)] - Seluruh persenjataan modern abad ke-21.

[Hadiah 2: Kekayaan Tanpa Batas] - Seluruh mata uang dunia tahun 700 M.

[Hadiah 3: Inventory Umum Tanpa Batas] - Ruang penyimpanan vakum.

[Hadiah 4: Skill Maksimal] - Beladiri, Linguistik, Bertani, Beternak, dan Memancing tingkat Master.

[Hadiah 5: Sistem Pertahanan Strategis (Infinity)] - Rudal Pencegat dan Balistik (ICBM).

[Hadiah 6: Inventory Kendaraan Sipil (Infinity)] - Menyediakan segala jenis kendaraan non-militer mulai dari perahu kecil, kapal pesiar mewah, pesawat terbang, hingga kereta api dengan bahan bakar tak terbatas.

​[Pemberitahuan: Sistem tidak akan memberikan misi atau tugas kepada Host. Anda bebas melakukan apapun di dunia ini.]

​Yudi menarik napas panjang. Layar itu tidak menghilang, ia tetap melayang di pinggir pandangannya, siap diakses kapan saja. "Sistem," panggil Yudi dalam hati. "Berikan aku gambaran dunia saat ini. Berapa populasi manusia, kerajaan apa yang berkuasa, dan apa agama mereka?"

​Layar sistem berkedip, menampilkan data global yang mengejutkan Yudi.

​[Populasi Dunia Saat Ini: Diperkirakan 210 - 230 Juta Jiwa]

​[Distribusi Kerajaan & Agama Utama:]

​Kawasan China (Dinasti Zhou), Jepang, dan Korea: Secara mengejutkan, wilayah-wilayah ini didominasi oleh penganut agama Hindu. Tradisi Weda meresap kuat dalam struktur kekaisaran mereka.

​Wilayah India: Berbeda dengan sejarah yang Host ketahui, wilayah India saat ini adalah pusat penyebaran agama Buddha yang paling murni dan menjadi agama mayoritas mutlak.

​Wilayah Nusantara: Sebagian besar masih menganut Kepercayaan Lokal, animisme, dan dinamisme, meskipun pengaruh perdagangan mulai masuk.

​Barat: Kekhalifahan Umayyah menguasai wilayah Timur Tengah hingga Afrika Utara, sementara Eropa terpecah dalam kerajaan-kerajaan kecil.

​Yudi tertegun. Dunia ini mirip dengan sejarah yang ia pelajari, namun memiliki pergeseran religi yang sangat besar. "Hindu di China dan Buddha di India? Benar-benar dunia paralel yang aneh," gumamnya.

​Namun, ia tidak punya waktu untuk bingung. Ia harus bergerak. Tangannya terasa berisi tenaga luar biasa berkat instalasi skill beladiri tingkat tinggi. Ia juga menyadari bahwa ia kini fasih berbicara bahasa apapun, termasuk dialek-dialek kuno yang sudah punah.

​Yudi melangkah menuju bibir pantai. Ia mengakses Inventory Kendaraan Sipil. Dengan satu pikiran, sebuah Scout Boat modern—perahu boat cepat dengan mesin tempel bertenaga besar dan tangki bensin yang secara otomatis selalu penuh—muncul di permukaan air, terombang-ambing pelan oleh ombak Buton yang jernih.

​Selanjutnya, ia mengakses Inventory Militer. Sebuah pistol semi-otomatis modern muncul di tangannya. Senjata itu terasa pas, beratnya mantap, dan di sudut pandangannya muncul indikator [Ammo: ∞].

​Yudi memasukkan pistol itu ke pinggangnya. Ia menoleh ke arah gubuk dan pusara ayahnya untuk terakhir kali. "Wu Lin... Maharani dari Dinasti Zhou penganut Hindu. Aku akan mencari tahu kenapa kau meninggalkan ayahku."

​Yudi melompat ke atas Scout Boat. Suara mesin yang menderu kencang memecah kesunyian hutan tropis Buton yang selama ribuan tahun hanya mendengar suara burung dan deburan ombak. Penduduk lokal yang mungkin bersembunyi di balik pohon pasti mengira ini adalah suara dewa atau monster laut.

​Yudi menarik tuas gas. Perahu itu melesat maju, mengangkat haluannya dan membelah lautan dengan kecepatan yang mustahil dibayangkan oleh pelaut manapun di abad ke-8. Ia tidak lagi peduli dengan arah kompas tradisional; dengan bantuan peta sistem di kepalanya, ia mulai mengarungi lautan luas.

​Perjalanan sang Putra Terbuang telah dimulai. Di atas perahu modern, dengan senjata di pinggang dan kekuasaan tanpa batas di tangannya, Yudi akan mengguncang pondasi dunia tahun 700 Masehi. Sejarah yang ia ketahui telah berubah, dan ia adalah satu-satunya orang yang memegang kendali atas apa yang akan terjadi selanjutnya.

1
anggita
ikut dukung like👍, iklan☝☝aja, moga novelnya lancar.
Aisyah Suyuti
good
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua kedua itu thor
Fajar Fathur rizky
update yang banyak thor bikin mcnya membuat Kekaisaran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!