NovelToon NovelToon
Akan Ku Buat Dia Menyesal

Akan Ku Buat Dia Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Fantasi Wanita / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Aku yang menghancurkan keluargaku sendiri."
"Aku yang membuat semua orang mengetahui tentang hubungan gelap kalian."
"Aku yang membuatmu berlutut meminta ampun saat ini."

Fransisca menikahi seorang milyarder yang mengalami cacat mental hanya untuk membalaskan dendam kematian ibunya. Menganggap lebih baik hidup sebagai pengasuh pria cacat, tapi mendapatkan kekuasaan mutlak.

Karena cinta baginya hanya... Bullshit!

Tapi mungkin tanpa disadarinya mata pria yang dianggapnya mengalami cacat mental itu hanya tertuju padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Kaya

Tidak mengetahui tentang apapun yang terjadi di tempat dimana resepsi diadakan. Dirinya masih terdiam di rumah sakit menunggui Mira, wanita yang dulu sempat dicintainya. Sebelum Mira menolaknya untuk pergi menempuh pendidikan di luar negeri.

Dan ketika kembali Mira terkena leukimia?

Suara batuk lebay terdengar, lebih tepatnya batuk yang dibuat-buat.

"Doni, tidak perlu menjagaku. Minta maaflah pada Fransisca, aku tidak apa-apa. Walaupun hidupku tidak panjang tapi... setidaknya aku dapat memiliki anak dari orang yang aku cintai." Kalimat pelan dari Mira, bagaikan malaikat kematian ada di sampingnya, bersiap mengambil nyawanya.

"Mi... Mira...jangan katakan seperti itu. A...aku... jujur saja aku kesulitan melupakanmu. Karena wajah mu dan Fransisca sedikit mirip, karena itulah aku menerimanya. Bukan karena cinta...dia hanya pengganti." Doni terisak, namun berusaha keras untuk tersenyum. Mungkin mimik wajahnya menjadi seperti orang sembelit?

"Fransisca... walaupun dia begitu jahat padaku. Tapi demi kebahagiaanmu---" Kalimat Mira terhenti kala Doni memeluknya.

"Kita menikah sekarang! Kita menikah! Aku ingin memenuhi permintaan terakhirmu." Ucap Doni cepat. Mira mengangguk pelan membalas pelukannya.

Benar-benar kisah kasih yang menggugah hati. Membuat siapapun yang mengetahuinya ingin menangis. Walaupun akan prettt...pada waktunya. Tapi cinta mereka adalah cinta sejati yang tidak akan lekang oleh waktu, menguras air mata.

Doni menghela napas kala pelukan terlepas. Dirinya melangkah keluar penuh senyuman setelah berucap."Aku akan pergi mengurus surat-surat. Nanti malam kita akan menikah."

Mira hanya mengangguk pelan, kembali berbaring dengan selang kecil yang berada di hidungnya.

Kala Doni melangkah keluar maka dirinya meraih handphone. Entah apa yang ada di pikirannya, dirinya mengirim pesan pada Fransisca. Mengetik nya dengan cepat.

'Fransisca, aku janji ini hanya sementara. Mira mengidap kanker darah, permintaan terakhirnya adalah menikah dan punya anak denganku. Setelah Mira tiada, aku janji kita akan kembali bersama. Membesarkan anakku dan Mira nantinya...'

Sungguh isi pesan yang menggugah hati. Percayalah Doni juga tidak berdaya dengan godaan tubuh Mira. Maaf salah, godaan cinta sejati yang ditawarkan Mira. Dirinya sungguh tidak tega, sungguh tidak berdaya. Yakinlah dengan itu. Karena itulah cinta sejati.

Dalam imajinasinya, Fransisca tengah menangis tapi berusaha tegar untuk menunggunya. Walaupun aslinya tidak sepenuhnya.

***

Namun, di sisi lain, Fransisca kini masih berdiri di samping Arkan Zoya.

"Kamu tidak boleh menikahi Arkan!" Bentak Naya Revina (ibu dari Doni, kakak Arkan Zoya).

"Kenapa tidak...kakak ipar?" Tanya Fransisca pada orang yang 20 tahun lebih tua darinya. Panggilan dari ibu mertua, berubah menjadi kakak ipar? Sungguh terdengar ganjil.

"Fransisca! Jika kamu melakukan ini hanya karena cemburu pada Mira, maka urungkan semuanya. Jangan bertingkah kekanak-kanakan seperti ini! Menarik perhatian Doni dengan menikahi pamannya. Kamu kira kamu---" Kalimat Naya terhenti.

Plak!

Satu tamparan mendarat di pipinya.

"Maaf kakak ipar... tanganku licin." Fransisca tersenyum, merapikan sarung tangannya yang menjadi satu set dengan gaun pengantin.

"Kamu...! Dulu kamu yang mengemis untuk menjadikanmu menantuku, sekarang hanya menunda pernikahan saja tidak bisa. Dasar wanita mandul pencemburu. Sudah 3 tahun pacaran tapi tidak hamil. Berbeda dengan Mira yang subur. Sudah mengandung cucuku. Mandul..." Cecar Naya tidak ingin dikalahkan oleh bocah ini.

"Wah... sejak kapan hamil di luar nikah menjadi prestasi...kakak ipar hebat sekali. Sungguh pemikiran yang fantastis..." Fransisca menertawakannya.

"Usir dia!" Perintah Naya tidak dapat menahan emosi lagi. Memerintahkan pada security untuk mengusir Fransisca dari tempat pernikahan.

"Mengusirku? Aku juga tidak berniat lama-lama di tempat ini. Ayo yang mulia suami...kita harus mengajarimu untuk tanda tangan surat pernikahan." Fransisca mengedipkan sebelah matanya.

"Kakak...aku ingin ice cream." Pinta Arkan Zoya.

"Kakak? Panggil aku yang mulia istri. Nanti aku belikan ice cream raksasa." Fransisca tersenyum meyakinkannya.

"Mau! Mau! Yang mulia istri..." Arkan Zoya memeluknya kembali. Membuat semua orang tidak dapat berkata-kata. Otak Arkan Zoya memang mengalami kerusakan pasca kecelakaan yang dialaminya. Tapi tiba-tiba memiliki seorang istri? Terlebih mantan kekasih keponakannya sendiri.

"Arkan! Ikut kakak pulang!" Bentak Naya menariknya.

"Tidak mau! Kakak galak...wekk..." Arkan menjulurkan lidahnya kembali menempel pada Fransisca.

"Lihat sendiri bukan? Ini pilihan adikmu sendiri. Usianya juga sudah 28 tahun. Kakak ipar sama sekali tidak bisa ikut campur dengan hubungan kami. Dan..." Fransisca menyipitkan matanya, melirik ke arah kalung berlian yang dikenakan Naya."Satu persatu milik Arkan Zoya yang kalian ambil tanpa ijin, akan menjadi milikku..."

Tawa jahat terdengar dari mulut Fransisca yang melangkah meninggalkan ruang perjamuan dengan anggun. Semua orang melihat dan menatapnya. Wanita ini sama sekali tidak main-main dengan kata-katanya. Tapi memiliki suami berketerbelakangan mental? Siapa yang bersedia.

"Wanita sial! Aku akan membuat Doni tidak sudi bersamanya walaupun dia mengemis untuk menjadi istri kedua." Geram Naya merasa terhina. Walaupun dirinya yakin ini hanya trik Fransisca untuk menarik perhatian Doni.

***

Sementara itu di luar gedung. Pergi dengan gaya... itulah kuncinya. Walaupun jujur saja kakinya masih terasa sakit kini. Kembali berjalan pincang setelah sebelumnya menahan rasa sakit meninggalkan ballroom.

"Yang mulia istri tidak apa-apa? Perlu Arkan gendong?" Tanya Arkan masih memegang Loly pop raksasa dengan wajah begitu polos.

Fransisca menghela napas, mengingat sosok Arkan Zoya yang dulu. Pria yang selalu menatap sinis, terlihat begitu kejam. Kini polos seperti anak berusia 5 tahun. Dan... dirinya yang pada awalnya kekasih Doni, kini menikah dengan Arkan Zoya?

Gila! Satu kata untuk menggambarkan segalanya.

"Tidak, jadilah anak yang manis. Nanti kita akan pergi ke catatan sipil. Tidak boleh nakal, tidak boleh berlarian tanpa ijin, mengerti? Tapi sebelum itu kita beli ice cream raksasa dulu." Fransisca yang tidak terbiasa dengan anak kecil berusaha keras tersenyum ramah.

"Mengerti! Arkan paling sayang yang mulia istri!" Teriak Arkan Zoya memeluk kemudian mencium pipi Fransisca. Bagaikan anak kecil imut di tubuh orang dewasa.

Fransisca yang terkejut pada awalnya hanya dapat menghela napas. Hanya jadi baby sitter seumur hidupnya. Sama sekali tidak buruk, uang dan kekuasaan yang dimiliki Arkan Zoya, sebelum kecelakaan benar-benar berjumlah fantastis. Tidak rugi sama sekali.

"Ayo kita beli ice cream!" Ucapnya pada akhirnya menarik tangan Arkan. Satu hal yang harus dimilikinya untuk menjadi wali dari Arkan Zoya... yaitu...surat pernikahan.

***

Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dibicarakan. Seperti foto di akte pernikahan dimana Arkan mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Tanda peach...

Berbanding terbalik dengan wajah Fransisca yang datar-datar saja. Tanpa ekspresi sama sekali. Suami kecilnya memang super ceria.

Tapi itu sama sekali tidak penting. Seorang butler berjalan mendekatinya. Kala dirinya berhasil menidurkan Arkan Zoya. Lebih tepatnya pemuda itu tertidur nyaman diantara dua gunung yang tertutup pakaian.

"Nyonya sudah menikah dengan tuan Arkan. Karena itu tanggung jawab sebagai wali akan jatuh pada nona." Ucap sang butler, mengamati betapa nyenyak tidur majikannya bagaikan malaikat polos. Walaupun dulunya kejam seperti setan.

"Berapa total asetnya?" Tanya Fransisca.

"Uang tunai senilai 120 juta dollar tersebar di beberapa bank, beberapa saham---" Kalimat sang butler disela.

"Tutup mulutmu. Aku bisa mati muda karena serangan jantung!" Fransisca menghela napas kasar. Uang tunai saja sudah sebanyak itu apalagi aset lainnya. Dirinya bisa mati muda jika mendengar semuanya.

"Yang mulia suami...aku mencintaimu." Ucap Fransisca cepat, mendekap Arkan Zoya yang tertidur lebih erat.

Memang benar pantas dikatakan sebagai raja neraka dalam dunia bisnis. Raja neraka yang tiba-tiba menjadi anak polos yang baik. Biarlah selama-lamanya suaminya seperti ini.

Karena cinta... Bullshit! Dirinya tidak akan percaya lagi.

Tanpa disadari olehnya sang butler melangkah keluar. Kemudian menutup pintu pelan-pelan, perlahan tersenyum menyeringai.

1
Septi Lahat
nggk ush diajarin,, ajak praktek lgsung je,, toh kalian kan suami istri sah😁
Alishe
gue yg gregetttttt manis bgt si mreka🤭🤭🤭🤭🤭
Alishe
order dmn su enak beud perasaan isca ihh pengen🤣🤣🤣
Alishe
dibayar lunas tuh sakit beneran🤣🤣🤣🤣
Alishe
pantesan meriksanya ati atiiii bgt ya dok🤭🤭🤭
Alishe
lebih menarik martabaknya beli dmn si isca tuh mayan buat liat drama🤣🤣🤣🤣
Alishe
nyawa Rendi sisa separo kayanya🤣🤣🤣🤣
Alishe
kesian juga yg mulia istri kita klo arkan masi stay cool bocah seakan berjuang sendiri jdnya sooo ganbateeee semangattt😘😘😘😘
Alishe
end udah end🤣🤣🤣
Alishe
beda tipis🤣🤣🤣
chataleya
🙈🙈🙈
Alishe
nah nah sapose dteng😱😱😱
Alishe
ahahaha kretek🤣🤣
Alishe
huahahahahaha dpt cilok goceng kembalian beli data buat sehari🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alishe
gaplok Rendi🤣🤣🤣
Alishe
mamp**🤣🤣🤣🤣
Inah Ilham
ternyata lebih boooommm...
Alishe
agak apa emang bod** si tungtung🤣🤣🤣🤣
Alishe
bayangin pas lg mode normal ngomong bikin anak muka arkan gmn ya🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
ayo gimana cara ngajarinnya Fransisca.. yg ada setengah jalan trz Fransisca disuruh minum susu dan pusing 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!