Sahabat Jadi Cinta
Di sebuah Kampung yang sangat indah dan asri yang bernama kampung Melati hiduplah beberapa sahabat yang berjumlah 4 orang yang bernama DAni, Edo, Sita dan Diva, mereka bersahabat sejak kecil, jelas me
0
0
Tetangga Baru
Dia Laura anak tidak banyak bicara namun cerdas, dia anak dua bersaudara Dia mempunyai adik yang umurnya tidak jauh darinya, keesokan harinya ada tetangga baru saja pindah di sebelah rumahnya, tetangg
0
0
Terjebak di Zona Teman
Aku Reyna, anak Jakarta. Aku mempunyai dua sahabat yaitu Haikal anak Bandung dan Cahyo anak Malang. Waktu awal masuk kampus, aku sedikit takut tidak punya teman. Namun, ternyata aku mempunyai dua oran
0
0
Asmara Hancur
Di sekolah SMA Cempaka Medan terdapat dua sahabat laki-laki yang bernama Agra dan Gibran, Mereka tinggal di desa Trilaka jalan Sari roti, Mereka sudah berteman lama dari sejak masih kecil. Mereka meng
0
0
Antara Kau dan Dia
Hai namaku Alera, aku menginjak bangku SMA kelas 11. Aku mempunyai pacar yang sepantaran denganku, dia bernama Jevan. Aku akan sedikit menceritakan tentangnya. Dia tinggi, dia manis, wajahnya begitu t
0
0
Perempuan Di Dinding Truk (Part 2)
Satu minggu, waktu yang terasa lama. Setiap saat ia selalu membuka WA, berharap ada berita darinya atau satpamnya. Hari kelima ia menerima WA dari satpam Taman Firdaus yang memberitahu kalau pada hari
0
0
Perempuan Di Dinding Truk (Part 1)
Perlahan mentari menuju ke peraduan setelah seharian memberikan kehangatan. Keindahan senja dengan warna jingganya telah berganti dengan keindahan sinar bulan dan kelap-kelipnya bintang-bintang. Denga
0
0
Senja Yang Selalu Ada
Roni adalah anak yang masih duduk di bangku SMA ia juga adalah anak yang pendiam tidak banyak bicara tetapi ia anak yang sangat pintar di kelasnya, pada waktu itu ada anak baru yang datang ke kelasnya
0
0
Sendu
Hampir 1 tahun berlalu namun masih saja seorang remaja perempuan merasa hidupnya terasa sama, tidak ada yang berubah. Dia Alisa. Menginjak bangku SMP kelas akhir. Hari ini suara hujan begitu deras, me
0
0
Senja Mengobati Luka (Part 2)
“KRINGGGG” Bel masuk berbunyi, kali ini Lido tidak terlambat kesekola. Kali ini Lido pulang tepat waktu. Lido pun terkaget didepan rumahnya sudah ada bendera kuning. “Ini kenapa ada bendera kuning di
0
0
Senja Mengobati Luka (Part 1)
Sore itu, Lido mermenung sendiri. Mata Lido menikmati senja yang penuh dengan warna dan begitu indah. Sayup-sayup angin seolah membelainya sebagai pendukung dari keindahan senja. Daun yang melambai me
0
0
Persahabatan Hancur Karena Cinta
Cinta kadang membuat manusia lupa segalanya. Karena kita akan merelakan semua milik kita, jika kita sudah jatuh sangat jauh kedalam cinta. Cintai orang lain sewajarnya saja, supaya kita tidak lupa bah
0
0
Hambar
Jakarta, sebuah kota metropolitan kolosal yang tidak pernah tidur. Dimana jutaan orang kerja di siang hari dan istirahat dimalam hari. Disanalah terdapat orang bernama Alfred, seorang pekerja yang pin
0
0
Dikala Redah
Di ruangan ini rindu mulai menguap, di sela-sela hujan yang mulai meredah meredup pula segala bayangan kosong. Disetiap langkah ini kami mencoba untuk melawan setiap keraguan, percayalah akan selalu a
0
0
Koridor Kenangan
Cerahnya siang hari ini membuat Grandis merasa bahwa langit sedang mengalami mood yang baik ditambah dengan hembusan angin yang membuat beberapa helai rambut perempuan itu berterbangan. Grandis merasa
0
0
Usai Sebelum Dimulai
Awal Juli yang merepotkan, bagi dia seorang gadis yang baru saja selesai dengan urusan kampusnya harus pulang dengan sederetan titipan dan juga pemberian. Sambil menghela nafas mengiyakan bujukan oran
0
0
Thank You Apolinarius KL (Part 1)
Tahun dua ribu dua puluh sekitar bulan September saat bulan Kitab Suci yang merupakan salah satu bulan yang sakral untuk kita yang beragama kristen Katolik. Dimana salah satu grup Orang Muda Katolik y
0
0
Perpisahan Pilu di Bangku Belakang Bus (Part 2)
“Sepertinya, aku tidak layak untuk hidup di dunia ini, Aini.” “Jangan berpikir begitu, Samsul.” Kata Aini menghibur Samsul. “Memang, teman-temanmu dan beberapa orang di sekitarmu memperlakukan kamu se
0
0
Perpisahan Pilu di Bangku Belakang Bus (Part 1)
Sinar matahari pagi mulai memancarkan cahayanya di sebelah timur persimpangan Pasar Rebo. Kumpulan manusia dan kendaraan dari berbagai penjuru arah berlalu-lalang ke sana ke mari. Dan tentu saja, bera
0
0
Antara Benci dan Cinta (Part 3)
“Tadi siapa non?” Tanya bi ana kepadaku. “Oh, cuman teman kok bi” kataku. “Teman tapi ngasih makanan ya, peka banget teman non” kata bi ana sambil tersenyum. “Eh engga kok bi… tadi dia udah janji buat
0
0