APAAN INI COK?
Perpustakaan sekolah nggak terlalu rame siang itu. Suasananya tenang, cuma ada beberapa murid yang duduk sambil baca, dan suara kipas angin yang muter pelan di atas kepala. Pino sama Kayis jalan m
0
2
Tanah Terkutuk #1: Wangi Wanyi, Amis Darah
Kalian mungkin sering mendengar legenda manusia dikutuk menjadi batu, atau putri yang berubah menjadi keong mas. Cerita lama yang usang. Namun, pernahkah kalian mendengar tentang tanah yang menolak ke
1
3
Membeli Paras Baru
Anindya Dwi Putri adalah definisi dari keindahan yang murni. Gadis itu bekerja di sebuah studio kuku ternama di pusat kota. Setiap kali jemari lentiknya bergerak lincah mempercantik kuku para pelangga
0
4
Obsesi
Bagi Dimas Aditya, koridor SMA 6 Adidarma bukanlah tempat untuk menuntut ilmu, melainkan sebuah arena gladiator di mana ia selalu menjadi pihak yang kalah. Setiap pagi, atmosfer sekolah itu selalu
0
3
Seduhan Kopi Terakhir
Apakah aku wanita yang tidak beruntung? Pertanyaan itu terus berputar, berkejaran dengan uap kopi di hadapanku yang perlahan menipis, lalu hilang. Di dalam cangkir porselen ini, cairan hitam itu kin
0
3
Mana yang Lebih Sakit?
Pernahkah kalian menyukai seseorang, namun memilih untuk memendamnya rapat-rapat hanya karena takut merusak jalinan pertemanan yang sudah terbangun? Aku mengalaminya. Menghabiskan waktu selama tiga
0
4
Jangan insecure lagi ya!
Kamu tahu nggak, hal paling melelahkan di dunia itu bukan kerja 12 jam sehari. Tapi kerja 12 jam buat pura-pura sempurna di depan orang lain. Kita hidup di zaman yang semua orang upload versi terbaik
0
5
𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐲𝐠 𝐬𝐞𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐢𝐚𝐬𝐚
𝘏𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘫𝘢 𝘛𝘢𝘱𝘪.. Hari pertama Yumi gabung sama mereka sebenarnya berisik banget. Chel sama Delly lagi debat cuma gara-gara pulpen. “𝙄𝙏𝙐 𝙋𝙐𝙉𝙔𝘼 𝙂𝙐𝙀.” “𝙇𝘼𝙃 𝙒𝘼𝙍𝙉𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙏𝘼𝙉𝙔𝘼 𝘼𝙅
0
7
Mereka yang Tidak Pernah Paling Keras
--- Judul: Mereka yang Tidak Pernah Paling Keras Hello, Reader— cerita ini bukan tentang yang paling kuat, tapi tentang mereka yang bertahan dengan caranya sendiri. Happy reading 🤍 --- Cheryl s
0
4
Suara yg menemani Diam (4)
--- Gabungan POV Judul:Suara yg menemani Diam (4) Tiga Cara Bertahan Hello, Reader— cerita ini tidak memilih satu suara, karena setiap hati punya caranya sendiri untuk hidup. Happy reading 🤍
1
4
“Rumah yang Tumbuh dari Awan-awan”
--- 🌤️✨ Happy Reading, Pendengar Awan… Sebelum kamu tenggelam dalam kisah ini, izinkan aku menyapamu. Bagaimana pun harimu sebelumnya, semoga ini menjadi ruang kecil untuk bernapas. Cerita ini ti
0
5
“Kompas yang Berputar Saat Namamu Disebut”
--- 🌑✨ Happy Reading, Penjelajah Kata… Sebelum kamu masuk ke cerita ini, tarik napas perlahan. Kisah ini bukan tentang cinta yang berisik, bukan tentang pertemuan yang terang— tapi tentang dua jiwa
0
4
Padang Senja di Balik Jendela
--- 🌙✨ Happy Reading, Dear Reader… Selamat membaca, pembaca yang baik hati. Tarik napas pelan… biarkan dunia luar mereda sejenak. Hari ini kamu akan masuk ke sebuah kisah tentang dua hati yang ber
0
4
CHAPTER 3 — “Perkara yang Tidak Selesai Dalam Diri Kita”
Happy reading --- CHAPTER 3 — “Perkara yang Tidak Selesai Dalam Diri Kita” --- 1. Hari-Hari yang Tidak Mengikuti Pola Seminggu setelah percakapan itu, hidup Alena berjalan seperti hujan rintik
0
7
Senja di Ujung Percakapan
Senja di Ujung Percakapan Ada dua cangkir kopi yang kini sudah dingin di meja itu. Sisa percakapan masih menggantung di udara seperti awan yang enggan pergi meski langit sudah gelap. Aku dan dia du
0
7
Narasi Tentang Si Sulung
𝙽𝚊𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚃𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚂𝚒 𝚂𝚞𝚕𝚞𝚗𝚐 𝐈𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡𝐡 𝐧𝐚𝐫𝐚𝐬𝐢𝐤𝐮. 𝐓𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚. 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐮𝐚𝐭, 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐩𝐚𝐧𝐮𝐭𝐚𝐧, 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐢𝐬𝐚. 𝐏𝐚𝐝𝐚𝐡𝐚𝐥 𝐚𝐤𝐮 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐝𝐢𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐧
3
8
Senja di Balik Jendela Berembun
Elora mengusap embun tipis di jendela kafe, mencari-cari siluet familiar di antara lautan payung yang basah oleh hujan sore. Jantungnya berdesir setiap kali melihat seorang pria paruh baya mengenakan
0
10
Mungkin aku yang pertama tapi aku gak selamanya nya
*Mungkin Aku Memang Pertama, Tapi Tak Selamanya* Gaun itu masih muat. Warna dusty pink, bahan satin yang kalau kena lampu jadi kayak kulit persik. Bagian punggungnya V dalam, ada pita kecil buat di
1
1
27 Tahun dan Pertama Kalinya Jatuh Cinta
Nisa selalu menyukai perjalanan. Bukan sekadar berpindah tempat, tetapi melarikan diri sejenak dari rutinitas, menghirup udara baru, melihat wajah-wajah asing, dan mengingatkan dirinya bahwa dunia ja
0
0
Pemberontakan Malaikat Maut
“Apa?! Mengapa saya harus mencabut nyawa manusia? Bukannya sudah ada yang bekerja di bidang tersebut?” “IX, kamu harus mengerti bahwa dalam hidup, terkadang kita harus bisa menerima hal yang tidak k
0
0