Lantai Dua Puluh Delapan
Angin berhembus kencang. Hujan turun deras. Aku berdiri menatap sebuah apartemen. Tubuhku kuyup. Senyum kecil terlihat dari wajahku. “Aku menemukannya.” Aku berjalan pelan. Mulutku terus berguma
7
2
Jalan Bubur
Hujan di Desa Pulerejo bukanlah berkah, melainkan kutukan purba yang mengubah topografi desa menjadi adonan kue cokelat raksasa. Tanah di sini memiliki kepribadian ganda; saat kemarau ia berdebu seteb
1
1
𝙇𝙤𝙧𝙤𝙣𝙜-𝙇𝙤𝙧𝙤𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙈𝙪𝙡𝙖𝙞 𝘽𝙚𝙧𝙘𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖
𝗕𝗮𝗴𝗶𝗮𝗻 𝟭 Hujan turun tipis pagi itu. Tidak deras, tidak juga cukup ringan untuk diabaikan. Butir-butir air membentuk garis-garis samar di jendela kelas, menciptakan pola yang terus berubah setia
2
9
𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠-𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐜𝐚𝐡𝐚𝐲𝐚
𝐁𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝟑 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭) 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶, 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘈𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘖𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘎𝘭𝘰𝘳𝘺. 𝘒𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬-𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘴𝘪𝘣
0
8
Tiga Guru Penjaga Keadilan
𝔹𝕒𝕘𝕚𝕒𝕟 𝟙 — 𝕆𝕣𝕘𝕒𝕟𝕚𝕤𝕒𝕤𝕚 𝕪𝕒𝕟𝕘 𝔻𝕚𝕥𝕒𝕜𝕦𝕥𝕚 ℙ𝕖𝕞𝕓𝕦𝕝𝕝𝕪 Langit pagi berwarna abu-abu ketika sebuah gedung berlogo perisai emas berdiri megah di tengah kota. Di bawah lambang itu tertulis: 𝐃𝐢𝐫𝐞𝐤𝐭𝐨𝐫𝐚𝐭 𝐏𝐞𝐫𝐥𝐢𝐧𝐝𝐮
0
5
Panggilan Terakhir Ibuku
Langit sore itu mendung ketika ponsel Arga berdering. Di layar tertulis satu nama yang selalu membuatnya tersenyum. Ibu. Arga menatap beberapa detik, lalu menghela napas. "Nanti saja. Lagi rapat,
0
0
Aku paling sukai Lin Su'er
suka Lin suer
32
354
Pencuri Kue
Di sebuah keluarga, ada 3 orang kakak beradik. Yaitu, Paul, Sarrah, dan John. Mereka tinggal bersama ibu mereka, ayah mereka telah lama meninggal. John biasa dipanggil oleh saudara-saudara nya Si gend
0
0
Umpan meriam melakukan infrastruktur
Hari sebelumnya, seorang kolega dari lembaga penelitian merekomendasikan sebuah novel. Ketika Hu Yitian bangun keesokan harinya, dia menemukan bahwa dia telah pindah ke tubuh umpan meriam nomer 1 deng
0
3
Hal tak terduga dengan hal gaib
Aku menikah dengan laki laki yg baik.keluarga nya terlihat baik,tetapi dibalik itu semua ada hal yg tak terduga.sodara dari suami aku semuanya memiliki sifat iri dengki. Akibat dari sifat mereka itu,h
0
1
Catatan dari tanah gersang
Bagian 1: Musim Berburu di Albuquerque Gurun tidak pernah berbohong. Ia adalah tempat penyimpanan paling jujur di bumi ini. Jika kau menitipkan sesuatu pada tanahnya yang gersang, pada pasirnya yang d
0
2
Cowok manja
"Litaa,Kaki aku Sa-kitt!" "Litaaaa,Aku ngantukkk!" "Litaaa laper!!" "Litaaaa,Jangan selingkuh!." Begitulah rengekan seorang pemuda imut bernama Delano aresza,Anak pemilik sekolah yang berpacaran d
1
12
Mimpi yang aneh
Aneh tapi nyata, itulah yang dialami oleh Serena tiga hari ini. Mimpinya selalu menjadi kenyataan. Kemarin, dia memimpikan tentang seseorang yang meninggal karena kecelakaan, dan hari ini waktu bera
0
1
Langit Di Balik Jendela Kelas
Bab 1: Pertemuan yang Tak Direncanakan Hujan turun rintik-rintik sejak pagi, membasahi halaman SMA Seri Mutiara yang dipenuhi pohon angsana. Aira menyeka kaca jendela kelas dengan ujung lengan baj
0
0
Langit Di Balik Jendela Kelas
Bab 2: Jejak di Balik Kesunyian Angin berhembus lembut, mengibarkan helai rambut Aira yang terurai. Di hadapannya, Danial masih menunduk memeluk buku puisi itu erat-erat, seolah itu satu-satunya peni
0
0
APAAN INI COK?
Perpustakaan sekolah nggak terlalu rame siang itu. Suasananya tenang, cuma ada beberapa murid yang duduk sambil baca, dan suara kipas angin yang muter pelan di atas kepala. Pino sama Kayis jalan m
0
2
Tanah Terkutuk #1: Wangi Wanyi, Amis Darah
Kalian mungkin sering mendengar legenda manusia dikutuk menjadi batu, atau putri yang berubah menjadi keong mas. Cerita lama yang usang. Namun, pernahkah kalian mendengar tentang tanah yang menolak ke
1
3
Membeli Paras Baru
Anindya Dwi Putri adalah definisi dari keindahan yang murni. Gadis itu bekerja di sebuah studio kuku ternama di pusat kota. Setiap kali jemari lentiknya bergerak lincah mempercantik kuku para pelangga
0
4
Obsesi
Bagi Dimas Aditya, koridor SMA 6 Adidarma bukanlah tempat untuk menuntut ilmu, melainkan sebuah arena gladiator di mana ia selalu menjadi pihak yang kalah. Setiap pagi, atmosfer sekolah itu selalu
0
3
Seduhan Kopi Terakhir
Apakah aku wanita yang tidak beruntung? Pertanyaan itu terus berputar, berkejaran dengan uap kopi di hadapanku yang perlahan menipis, lalu hilang. Di dalam cangkir porselen ini, cairan hitam itu kin
0
3