Gek Ayu
Malam di pinggiran Ubud tidak pernah benar-benar mati. Ia hanya berganti rupa. Ketika bising knalpot wisatawan mereda, giliran reriung jangkrik, desau daun bambu, dan kepakan sayap kelelawar yang meng
0
3
Si Kupu-Kupu dan Lentera Tua
{ Hushh~ Angin berhembus } Di ujung desa Wana Rembun, ada lentera tua yang menggantung di pohon beringin. Lentera itu sudah bertahun-tahun tidak dinyalakan. Kacanya buram, sumbunya kering. Suatu mal
0
1
Jejak di Antara Waktu
Di sebuah rumah tua di pinggiran kota, Dara—seorang remaja berusia tujuh belas tahun—sering merasa ada yang hilang dalam hidupnya. Hubungannya dengan ayah kandungnya yang sudah lama tiada terasa seper
0
2
Senja di Ujung Gang
Hujan baru saja reda, menyisakan bau tanah basah yang menyegarkan. Raka berdiri di depan warung tua milik neneknya, memandangi jalanan kecil yang mulai kering. Di kejauhan, ia melihat sosok yang sudah
0
1
Setelah 17 tahun
Sweet seventeen, mungkin bagi semua orang itu adalah ulangtahun paling di nanti. Kenapa? Karena usia 17 tahun itu spesial. Selain beralih dari masa remaja ke dewasa, usia ini juga merupakan fase leb
0
5
Penunggu kuno
saat aku pergi ke pemakaman kuno aku melihat ada peti mati yang terbuka tak ada isi aku sempat memikirkannya sesaat namun langsung terhempas dengan panggilan boss yang ingin memulai syuting vidio hor
0
3
Propose
Selalu berputar pada lingkar waktu yang sama, hari demi hari panas kian menyala. Dia tanyakan ini padamu: "Apakah aku terlambat?" Kamu terduduk diatas kasur dahulunya mewah sekarang tak ada harga dir
0
2
PELABUHAN TERAKHIR
di suatu desa,ada seorang gadis yang bernama RINA.DIA adalah anak dari keluarga yang sangat sederhana,tetapi dengan kesederhanaan itulah mereka dekat dengan satu sama lain nya. hari-hari nya di penuh
0
1
Tempat Kita Pulang
"Gila," mungkin itu kata yang paling cocok untuk menggambarkan seorang Kael Argantara di mata Arven. Seorang CEO muda yang terkenal dengan kesopanan dan kebaikannya, nyatanya tak seperti itu jika sud
1
7
JEJAK DI ATAS TANAH KERING
Di sebuah desa terpencil di kaki pegunungan, hiduplah seorang lelaki tua bernama Karto. Usianya sudah menginjak tujuh puluh tahun, tubuhnya membungkuk tertimpa beban waktu, tetapi matanya selalu meman
0
2
Lost In Tuscany
Jalanan berliku yang membelah perbukitan Val d’Orcia menjelang sore hari itu bak seperti lukisan cat minyak yang belum sepenuhnya kering. Hamparan rumput gandum sewarna emas bergelombang lembut disapu
0
1
Kesalahan terbesar delon 1
Langit sore itu berwarna jingga pekat, memantulkan semburatnya di jendela kafe tempat Rania dan Delon biasa nongkrong. Rania menyesap es kopinya perlahan, matanya tak lepas dari Delon yang sedang asyi
0
2
Jejak yang Tertinggal di Langit
Di sebuah kota kecil yang dikelilingi perbukitan, Piyya tumbuh bersama seorang sahabat masa kecil bernama Soggy. Mereka sering menghabiskan malam di sebuah bukit yang menghadap langit penuh bintang.
0
4
Titik nol Yogyakarta
Alkisah, seorang yang dulu berapi-api, sekarang justru tersakiti oleh apinya sendiri. Zein Abbas adalah nama panjangnya, atau orang terkadang mengenalnya sebagai Zein "Si Karbit" atau "Cecep", nama
0
2
Seniman Tukang Kayu yang Membantu Memperbaiki
Namaku Badu. Aku seorang seniman tukang kayu yang membuat perabot rumah tangga dengan tangan. Tempat kerjaku ada di belakang rumahku di sebuah perkampungan kecil. Di rumah sebelah, tinggallah kelua
1
1
Luka yang Tidak Terlihat
Alya tidak menikah dengan laki-laki yang kasar. Suaminya tidak pernah memukulnya. Tidak pernah membentaknya di depan orang banyak. Tidak pernah berselingkuh. Namun setiap hari, Alya merasa hatinya
0
1
Jika ini mimpi…
Hujan turun sangat deras di hari pemakaman Ibu. Dunia seakan akan menangis bersama Linda. Ia berusaha menutupi rasa sedih bercampur marah nya itu. Sedih karena ia menjadi yatim piatu sekarang. Marah k
1
3
Perasan yang tak tersampaikan
Pagi buta aku mulai bersiap2 untuk berangkat sekolah aku mngayuh sepeda ku dengan riang, kenapa aku bahagia? Karena hanya saat disekolah aku bertemu dengan orang yang aku sukai secara diam2 dia memang
0
1
Luka yang mendewasakan
Diumur ku yang 6 tahun aku mulai di titipkan di desa nenek, orang tua ku bekerja di ibu kota waktu kecil aku belum mengerti kenapa aku harus jauh dari orang tua diumur ku yang 10 aku meminta untuk tin
0
0
𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠-𝐋𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐜𝐚𝐡𝐚𝐲𝐚
𝐁𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝟑 (𝐓𝐚𝐦𝐚𝐭) 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶, 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘈𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭. 𝘖𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘤𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘎𝘭𝘰𝘳𝘺. 𝘒𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬-𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘴𝘪𝘣
0
8