NovelToon NovelToon
Diary Sun Sarang

Diary Sun Sarang

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:348
Nilai: 5
Nama Author: Anita zahara

hallo, saya sun sarang putri bungsu dari pasangan sun siwan dan hayega dinata, sun siwan yang tak lain adalah ayahku pembisnis pakaian dan ibuku hayega adalah seorang dokter.
anak pertama mereka kembar yaitu sun saga si paling tua 10 menit dan sun sagi , dan anak berikutnya ya saya si cantik sun sarang.
kakak pertama saga dia mengikuti gen sang ibu yaitu dokter dan kak sagi dia ikut jejak sang ayah yaitu pembisnis,
sedangkan aku? yah aku sekolah kedokteran tetapi kalian tau aku tidak mau jadi dokter , dan sekarang pekerjaan ku cukup tidak jelas,
kadang produser, kadang vidiografer dan kadang yah cuman tidur aja.
aku gak suka ribet apalagi di atur orang lain dan ternyata aku juga harus ngalamin pase di mana aku harus merendah dan mengontrol semua yang aku lakukan,

saat bertemu dengannya semuanya tampak salah, tidak seharusnya aku menyetujuinya kan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita zahara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19.cukup canggung

Lee aini, jae rim dan juga lee ha ni tiba sambil menyapa yang lain,

Hanya jae rim yang menyapaku dan rabecca, mungkin kemarin becca adu mulut dengan lee aini dan juga lee ha ni jadi ke duanya fiks menganggap kita berdua musuh,

Dan lo pada tau apa yang bikin hiburanku saat lee aini dan ha ni menyapa ha runa dan boo ra ke duanya hanya acuh,

Aku tidak tau sejak kapan boo ra berada di kubuku, becca begitu puas melihat hal itu,

Aku pikur cuman mereka yang datang beberapa menit kemudia setelah aku memcuci wajah di toilet dan keluar semua member WTM sudah ada di sana,

Ya termasuk suamiku yang sok manis itu kini sedang berdiri di depan pintu kamar mandi, entah apa yang membuatnya berdiri di sana menghalangi jalanki,

Aku berniat membiarkannya dan pergi ke kursi untuk menghindar tapi tidak dengan semua pikiranku,

Yanqi malah menarikku ke plukannya "maafkan aku" lirihnya tepat di daun telingaku,

Aku tau kini semua mata melihat kita, dan aku berniat melepaskan pelukannya dengan cepat,

Tapi cuman niat saja tidak terwujud cengkramannya begitu kuat memeluk pinggangku sehingga aku hanya pasrah saja di pelukannya,

"tubuhku bau asap, aku baru saja selesai masak" ujarku mencoba memancing agar dia melepaskan pelukannya,

Tak sampai di lepas dia hanya melonggarkan pelukannya dan tangannya masih memeluk sebagian pinggangku,

"aku merindukanmu,,," lirihnya terlihat cukup tulus tapi kini aku tak percaya lagi,

"ayo makan,,, cuci tangan dulu gihhh" ujarku mencoba mengalihkan perhatiannya dan akhirnya berhasil dia pun melepaskan pelukannya dan masuk ke kamar mandi,

Aku berjalan dan duduk di kursi tepat di samping becca dan juga lin shui, aku sengaja dengan begitu tak ada lagi yanqi yang cari perhatian mendekatiku,

mungkin apa yang tadi dia lakukan hanya ingin memanasi pandangan lee ha ni agar semakin tertarik padanya,

Tapi aku tidak berniat menjadi teman sandiwaranya.

hanya di samping lee ha ni kursi yang kosong mungkin sengaja dia menyisakannya untuk yanqi, entahlah mungkin dengan lega pria itu akan duduk di sana,

"becca bisakah kau pindah dekat suamimu,,, aku harus membujuk istriku" ujar yanqi yang tanpa tahu mau menyuruh becca pergi ,

"jangan" ujarku singkat membuat becca serba salah,

"ayolah,,, kau tak ingin suamimu mendekatinya kan" ujarnya tanpa tau malu menunjuk ha ni yang berada di antara kursi kosong dan felix,

"dasar gila,,;" kesal becca yang pasrah pindah ke samping suaminya dan tentu saja sebelahnya lagi lee ha ni,

Yanqi duduk di sampingku dan tanpa tahu malu menjulurkan sebelah tangannya memeluk pinggangku,

Lin shui yang kebetulan sadar akan hal itu mendelik dan tersenyum seolah itu hal bagus,

Aku tak memedulikannya dan hanya fokus pada makanan ku, terserah apa yang dia lakukan aku tak ingin memedulikannya,

"makan yang banyak,,, nanti pulang aku akan membelikan sesuatu untuk mu" ujarnya sambil mengelus lembut punggungku dan beberapa kali merapikan rambutku yang menggangguku menyuapkan makanan,

"apa kau punya ikat rambut atau jepitan?" tanyanya pada ha runa yang ada di sebelahnya,

"nihhh..." runa menyodorkan sebuah jepitan berbentuk bunga rose kepadanya,

Aku hanya membiarkannya seperti orang bisu, dia merapikan rambutku ke belakang dan menjepitnya tepat di bagian pundak,

"tampaknya kau sudah mahir jepit menjepit rambut wanita, sarang yang ke berapa nih?" canda boo ra sambil meledek yanqi,

"tentu saja dia yang pertama ..." jawab yanqi mantap sambil fokus kembali ke makanannya,

Aku melihat pemandangan kurang mengenakan dari lee aini dan juga hyun jo, mungkin kedua sejoli itu tidak suka melihat yanqi demikian dengan keterus terangannya,

Karna tepat di sebrangku lee ha ni seolah menahan tangis dengan wajah merah dan juga mata hampir menangis.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!