NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Putri Terbuang: Pelayan Itu Ternyata Suamiku

Reinkarnasi Putri Terbuang: Pelayan Itu Ternyata Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Putri asli/palsu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

​"Buang mayatnya! Jangan sampai bau busuk anak angkat ini merusak pesta putri kandungku."
​Sepuluh tahun menjadi "boneka" sempurna keluarga Lynn, Nerina Aralynn justru mati dikhianati di gudang lembap demi memberi tempat bagi si putri asli, Elysia. Namun, maut memberinya kesempatan kedua. Nerina terbangun di masa lalu, kali ini dengan duri mawar hitam yang mematikan.
​Satu per satu kekayaan keluarga Lynn ia preteli. Namun di balik balas dendamnya, Nerina menemukan satu rahasia: Satu-satunya pria yang menangisi kematiannya adalah Ergino Aldrich Leif—kepala pelayan misterius yang aslinya adalah penguasa dunia bawah.
​"Aku adalah pedangmu, Nerina. Katakan, siapa yang ingin kau hancurkan lebih dulu?"
​Saat sang putri terbuang mulai berkuasa, mampukah ia menuntaskan dendamnya, atau justru terjerat obsesi gelap sang pelayan yang melindunginya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: ISYARAT DARI SEBERANG LAUTAN

​Malam di kediaman Lynn terasa lebih sunyi, namun bagi Nerina, kesunyian ini justru menyesakkan. Ia duduk di meja riasnya, menatap kotak musik kayu tua yang kini tampak begitu asing baginya. Di belakangnya, pantulan bayangan Ergino muncul di cermin. Pria itu berdiri diam, namun tatapannya tidak pernah lepas dari tengkuk Nerina.

​"Gino," panggil Nerina. "Kamu bilang kotak ini adalah kunci. Kamu bilang ibuku bukan orang sembarangan. Kenapa kamu tidak mengatakannya saja sekarang? Siapa aku sebenarnya?"

​Ergino melangkah maju, tangannya yang terbalut sarung tangan hitam merayap naik, merapikan helai rambut Nerina yang jatuh di bahu. Sentuhannya terasa dingin namun protektif.

​"Nona," suara Ergino rendah, bergetar tepat di belakang telinga Nerina. "Beberapa kebenaran adalah racun jika diminum terlalu cepat. Aku tidak membawamu kembali dari maut hanya untuk melihatmu hancur oleh beban masa lalu yang belum saatnya kamu pikul."

​Nerina berbalik, menatap mata Ergino yang gelap. "Kamu selalu bilang 'masa lalu'. Kamu bicara seolah-olah kamu adalah tuhan yang mengatur takdirku. Apa yang kamu sembunyikan dariku?"

​Ergino tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru mencondongkan tubuhnya, mengunci gerakan Nerina dengan kedua tangannya di pinggiran meja rias. Jarak mereka begitu dekat hingga Nerina bisa mencium aroma maskulin yang tajam dari tubuh pria itu.

​"Yang perlu Anda tahu hanyalah satu hal," bisik Ergino, matanya berkilat penuh obsesi. "Di luar sana, ada orang-orang yang mulai menyadari bahwa mawar hitamku telah mekar kembali. Mereka sedang menyeberangi lautan untuk memetikmu, Nerina. Dan aku... aku tidak akan membiarkan satu jari pun menyentuh kulitmu tanpa seizinku."

​Nerina merasakan jantungnya berdegup kencang. "Siapa mereka? Keluarga Lynn sudah hancur, Andrew sudah pergi. Siapa lagi?!"

​Ergino meraih tangan Nerina, mencium telapak tangannya dengan sangat lama, matanya tetap terkunci pada mata Nerina. "Mawar Putih. Itulah nama kode yang muncul di radar intelijenku pagi ini. Seseorang dari London baru saja mencairkan dana besar untuk mengirim tim ke Indonesia. Dan mereka tidak datang untuk bernegosiasi."

​"London?" Nerina mengernyit. "Apa hubungannya aku dengan London?"

​"Kotak musik itu," Ergino melirik benda kayu di meja. "Benda itu dibuat oleh pengrajin perak kerajaan di London tiga puluh tahun yang lalu. Seseorang di sana sangat menginginkan benda itu—dan pemiliknya—musnah."

​Tiba-tiba, Ergino menarik Nerina ke dalam pelukannya dengan sentakan yang cukup kuat. Ia mendekap kepala Nerina di dadanya, seolah ingin menyembunyikan wanita itu dari dunia.

​"Mulai malam ini, jangan pernah meninggalkan kamar ini tanpa aku. Jangan bicara pada siapa pun di ponselmu selain padaku. Dan jangan pernah berani menatap pria lain dengan cara yang sama seperti kamu menatapku," desis Ergino, nadanya posesif dan penuh perintah. "Kamu adalah milikku, Nerina. Di kehidupan yang lalu, di kehidupan sekarang, dan selamanya."

​Nerina tertegun. Sisi posesif Ergino yang meledak ini membuatnya takut, namun di saat yang sama, ia merasa sangat terlindungi. "Gino... kamu menyakitiku."

​Ergino sedikit melonggarkan pelukannya, namun tidak melepaskannya. Ia menatap bibir Nerina sejenak sebelum mengecup keningnya dengan intensitas yang dalam. "Maafkan aku. Aku hanya tidak bisa membayangkan kehilanganmu untuk kedua kalinya. Sekarang, tidurlah. Aku akan berjaga di depan pintumu."

​Keesokan Paginya - Ruang Kerja Lynn Tower

​Nerina mencoba fokus pada laporan keuangan, namun pikirannya terus tertuju pada kata 'London'. Tiba-tiba, sekretarisnya masuk dengan wajah bingung.

​"Nona Nerina, ada seorang tamu dari London. Beliau bilang beliau adalah perwakilan dari Cavendish Foundation. Namanya Tuan Julian Cavendish."

​Nerina melirik ke arah Ergino yang berdiri di sudut ruangan. Wajah Ergino seketika berubah menjadi sangat dingin. Rahangnya mengeras.

​"Suruh dia masuk," ucap Nerina.

​Seorang pria muda berambut pirang dengan setelan jas biru navy yang sangat elegan masuk ke ruangan. Ia memiliki senyum yang menawan namun matanya memancarkan keangkuhan.

​"Nona Nerina Aralynn," Julian membungkuk sedikit, lalu melangkah mendekat dan mencoba meraih tangan Nerina untuk menciumnya sesuai etika Eropa. "Suatu kehormatan bisa bertemu dengan wanita yang sedang dibicarakan di seluruh bursa saham Asia."

​Sebelum bibir Julian menyentuh punggung tangan Nerina, sebuah tangan kuat mencengkeram pergelangan tangan Julian dengan sangat kencang.

​Ergino berdiri di sana, menatap Julian dengan tatapan seolah ingin mencabik-cabik pria itu. "Di sini, kami tidak melakukan salam seperti itu, Tuan Cavendish."

​Julian meringis kesakitan, ia menatap Ergino dengan bingung. "Siapa pelayan kasar ini?"

​"Dia bukan pelayan," Nerina menyela, ia berdiri dan menarik tangannya dari jangkauan Julian. "Dia adalah kepala keamananku. Dan dia benar, Tuan Julian. Langsung saja ke intinya. Apa urusan yayasan dari London dengan perusahaan operasional di Indonesia?"

​Julian tersenyum sinis sambil mengelus pergelangan tangannya yang memerah. Ia melirik kotak musik tua yang dibawa Nerina ke kantor dan diletakkan di atas meja.

​"Kami mencari barang antik keluarga yang hilang puluhan tahun lalu," Julian menunjuk kotak musik itu. "Dan sepertinya, benda itu ada di tangan orang yang salah. Nona Nerina, apakah Anda tahu bahwa menyimpan barang yang bukan hak Anda bisa mendatangkan... masalah besar?"

​Ergino melangkah maju, berdiri tepat di depan Julian, menghalangi pandangan pria itu pada Nerina. "Masalah besar baru saja dimulai saat Anda menginjakkan kaki di gedung ini, Tuan Cavendish. Saya sarankan Anda kembali ke London sebelum saya kehilangan kesabaran."

​Nerina memperhatikan interaksi itu. Ia menyadari satu hal: Ergino tahu siapa Julian. Ergino tahu tentang keluarga Cavendish. Dan rahasia tentang ibu kandungnya sepertinya terkunci rapat di dalam kebencian pria pirang di depannya ini.

​"Gino, bawa Tuan Julian keluar," perintah Nerina.

​Saat Julian diseret keluar oleh Ergino, ia sempat berteriak, "Darahmu tidak akan pernah bisa berbohong, Nerina! Mawar putih tidak akan pernah membiarkan mawar hitam mengotori silsilah mereka!"

​Nerina terduduk lemas di kursinya. Mawar putih. Silsilah. London.

​Ia menatap kotak musik itu. Rahasia besar itu mulai retak, namun Ergino masih memegang kuncinya dengan sangat rapat di balik sikap posesifnya yang kian membabi buta.

1
Aditya Rian
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Ariska Kamisa
/Shhh//Shhh//Shhh//Shhh//Shhh/
aditya rian
burulah dinikahin nerina nya gino
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
anak angkat seakan sengaja dibuang agar bisa hidup
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
wow/Scare/
Ariska Kamisa: 🤔🤔🤔🤔🤔
total 1 replies
aditya rian
mulai babak drak romance
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
rahasia terbaru👍
Ariska Kamisa: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
gino tidak mati dulunya? apakah time traveler?
Ariska Kamisa: ikuti terus ya🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
ergino keren amat
Ariska Kamisa: terimakasih🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
cettaass
aditya rian
wow tentara bayaran
Ariska Kamisa: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
💪💪💪💪💪💪
Ariska Kamisa: 💪💪💪💪💪
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
sepertinya ergino terobsesi 🤭
Ariska Kamisa: yes👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
ini mulai babak baru , misteri ibu kandung nerina.
Ariska Kamisa: betul
total 1 replies
aditya rian
gob**k elysia 🤣
aditya rian
ibu kandung nya hidup???
aditya rian
dibutakan oleh rasa bersalah karena telah terpisah lama ini orang tuanya jadi anak salah geh kaya ga mau salah🤭
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
rame👍
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!