NovelToon NovelToon
Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Hantu Tampan Yang Tinggal Disebuah Patung

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Mata Batin / Fantasi
Popularitas:421
Nilai: 5
Nama Author: Widianti dia

Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.

kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Arun kecelakaan.

Arun setelah sampai di Alfamart pilih perlengkapan mandi,ternyata di Alfamart juga sudah ada Dimas,mereka berdua distans yang berbeda tapi saling bersebelahan, setelah sampai diujung stans,mereka berdua mau masuk stans yang sama tapi,Dimas yang bawa barang banyak sengaja sama hantu Leo didorong dan akhirnya barang-barang Dimas jatuh berserakan.

"Astaghfirullah" kata Dimas kaget karena merasa tubuhnya ada yang dorong,begitu pun Arun,karena kejatuhan barang-barang Dimas.

"Brakkkkk"""

Suara benda jatuh itu,menggegerkan seisi Alfamart,untung saja pengunjungnya sedikit.

"Aduhh""

teriak Arun kesakitan.

Semua pegawai menuju asal suara,dan terlihat Arun sudah terjatuh,badan Arun yang kecil kurus itu tertimpa kaleng-kaleng minuman yang dibawa Dimas,sontak pegawai semua nolongin termasuk Dimas langsung spotan,mapah Arun untuk berjalan menuju kursi tapi sepertinya kaki Arun yang diatas lutut yang terluka,dan susah digerak kan.

"Astaghfirullah Mba?"" Kata Dimas yang terlihat Arun sudah dilantai.

"Gak tau Pakk kenapa kaki saya gak bisa digerakan ya?"" Kata Arun yang sambil memegangi lututnya.

"Loo,,benerkah Mba?"" Kata Dimas kaget.

"Yaallahh Pak betul,ngapain saya boong?"

Kata Arun sambil matanya terlihat berkaca-kaca.

"Duduk kan saja Pak dilihat dulu?""

Kata kariawan Alfamart ke Dimas.

setelah dilihat dan dibuka semua kaget karena diatas lutut Arun memar merah keunguan, dan kulitnya agak masuk kedalam.

"Astaghfirullah kenapa sampai seperti ini,,,

Kata orang-orang pengunjung Alfamart.

"Ya sudah,saya akan bawa kerumah sakit saja."

Kata Dimas.

Semua orang disitu setuju.

"Iya Pak bener semoga Mbaknya gak papa."

"Minta doanya ya semua." Jawab Dimas.

Lalu Arun diangkat digendong sama Dimas.

"Gak usah Pak saya jalan saja." Kata Arun.

"Mba tapi kaki Mba." Dimas jadi bingung dan hanya bisa geleng-geleng kepala,habis itu Arun di papah ke mobil oleh Dimas karena gak mau digendong.

Setelah itu mobil pun melaju menuju rumah sakit.

Sedang kan hantu Leo,menyesal karena sudah bikin Arun terluka parah seperti itu.

"Arun maafkan aku harusnya gak sampai seperti ini niatku, YaTuhan semoga kaki Arun tidak apa-apa."

Kata batin hantu Leo.

"Dimass bisa cepat dikit gak sih!!""

Mobil kamu ini!!",tau Arun lagi kesakitan banget!"

Kata batin hantu Leo.

Hantu Leo yang marah,sambil mengepal kan tangannya,tapi dia gak bisa seenaknya sekarang dia harus kontrol emosinya,karena takut Arun makin parah.

Gerutu hantu Leo.

Sedang kan Dimas meskipun wajahnya terlihat tenang tapi dia kuwatir sama Arun.

"Mba,Mbanya masih terjaga kan?" Tanya Dimas.

"Masih Pak" jawab Arun dengan lemah.mendengar suara Arun seperti itu,dia lebih kuwatir lagi.

Mba nanti ponsel Mba kasik saya ya?saya akan hubungi keluarga Mba."

Dimas ajak ngobrol Arun supaya Arun terjaga.

"Gak usah hubungi keluarga saya Pak,saya gak mau keluarga saya kuwatir dan merepotkan mereka." Kata Arun.

"Lo kok begitu Mba?""

Jawab Dimas kaget.

"Iya Pakk"saya mohon ya Pakk?"" Dengan menahan rasa sakitnya,Arun memohon sama Dimas untuk tidak memberitahu kan keadaannya kekeluarganya.

"Ya sudah kalau begitu Mba?""

Jawab Dimas ke Arun.

"Mba nya ini kok Aneh sih,memang sama keluarga gak boleh merepotkan ya?"

Dalam hati Dimas.

Tak lama kemudian Dimas sudah sampai didepan rumah sakit dia menuju UGD,

"Sus cepet tolong Sus,ada yang terluka."

Kata Dimas.

Suster pun dengan cepat membawa ranjang dorong.

Langsung Dimas dengan cepat masuk mobil dan gendong Arun,Arun disitu wajahnya sudah pucat pasih.

Disitu Dimas bener-bener kuwatir.

"Ini kenapa Pak!

Tanya Dokter.

"Itu Dok di atas lututnya yang luka." Jawab Dimas kedokter yang memeriksa Arun.

"Waduh Pak,kok bisa sampai seperti ini?"

"Tolong Dok selamat kan Dia dan kakinya Dok."

"Ya sudah Pak, Bapak tunggu diluar Dulu?"

Dimas pun nunggu diluar dengan hati cemas,disaat itu ponsel Arun bergetar ada panggilan masuk.

"Dretttt dretttt drett""

Tertera dilayar ponsel Arun nama,Siti bawel.

Langsung Dimas angkat.

"Halo Mbaa,Mba ini kemana sih, ke Alfamart kok seperti ke ujung Dunia aku kuwatir lo?""

Kata Siti.

"Halo ini siapanya Mba yang punya ponsel ini ya?" Tanya Dimas.

"Saya temannya Mba Arun, kenapa?kok ponsel nya ada dibapak?"

Siti ganti tanya balek ke Dimas.

"Mba,yang punya ponsel ini ada dirumah sakit karena kecelakaan."

Jawab Dimas.

"Apa!!sontak Siti kaget,rumah sakit mana Pak."

Tanya Siti.

"Rumah sakit kota." Jawab Dimas.

Siti tanpa basa-basi langsung tutup ponselnya dan lari keluar bilang ke Toni.

"Mas Toni cepet tolongin aku Masss?""

"Apa sih Sitt, kamu ini bikin heboh saja,"

Tanya Toni ke Siti.

"Mba Arunnn Masssss?"""

"Iya Mba Arun kenapa?""

"Mba Arun kecelakaannnn,,hiii,hiii?""

"Ya udah gak usah nangisss?ayo kita kerumah sakit kalau gitu?""

Kata Toni.

"Ayokkk?"" Cepattt""

Teriak Siti.

Mereka berdua langsung kerumah sakit,Siti diperjalanan menceritakan semua berita yang dia peroleh tadi.

Tak sampai satu jam Siti dan Toni,sampai dirumah sakit,dia langsung nenuju UGD,dengan panik.

"Mba Arunn""

"Hiks hiks hiks"

Siti sambil nangis panggil-panggil nama Arun.

"Langsung Dimas mendatangi Siti yang berdiri didepan Pintu UGD.

"Teman Mba Arun ya?"

Tanya Dimas ke mereka berdua.

"Iya Pak,?" Jawab Siti ke Dimas,

Lalu Dimas menceritakan semua kejadianya waktu di Alfamart.

Dan Dimas berkata.

"Saya minta maaf ya Mba Siti, dan Mas Toni,saya gak menyangka kalau kejadiannya sampai seperti ini?""

"Tadi saya mau menghubungi keluarganya pas Mba Arun masih dimobil dia gak mau kalau keluarganya tau."

"Oh iya Pak, Mba Arun memang seperti itu orangnya,soalnya keluarganya sendiri jarang tanya kabar Mba Arun,sehat atau sakit."

Kata Siti ke Dimas.

"Lo kok begitu,?""

Dimas heran juga mendengar cerita Siti.

"Ya memang begitu Pak."

"Semoga Mba Arun gak papa?""

Sambil mengadah keatas tangan Siti berdoa,

"Aminnn"

Jawab Dimas dan Toni.

Mereka bertiga sambil menunggu Dokter memeriksa, mengobrol semua tentang Arun,Siti juga menceritakan keadaan Arun belakangan ini aneh.

Sedangkan Dimas yang mendengar kan,juga terasa aneh.

Sementara itu diruang UGD,hantu Leo yang jaga Arun duduk dikursi sebelah ranjang Arun sambil menunduk kan kepalanya dengan penuh penyesalan yang terucap hanya kata maaf tiada henti.

"Maaf kan aku,pasti kamu kesakitan betul,waktu dimobil tadi,karena aku tau Arun tidak tahan sakit,Maaf kan aku,maaff?"""

Air mata hantu Leo mengalir deras kali ini,karena tidak tahan melihat Arun tergeletak lemah.

Sedangkan Arun yang mendengar tangisan hantu Leo,dia bangun dari ranjang perawatan,tapi dia heran dengan keadaan nya.

"Lohh,kenapa aku bangun tapi aku bisa melihat diriku, Yaallahh apakah aku sudah terpisah dari ragaku,sudah mati kah aku?""

Dalam hati Arun bingung dengan keadaannya.

"Dan siapakah yang nangis disitu,mengapa aku sangat mengenalnya dan kenapa hati ku bahagia lihat dia,ohhh,dia Leo aku bisa melihatnya lagiiii?"" Leoooo?""

Langsung Arun berlari kencang memeluk Leooo,sampai Leo terpetal kebelakang karena terkejut oleh pelukan Arun yang sangat kuat.

"Leoooo akhir nya aku bertemu kamu lagi?""

"Aku bisa melihat Leo lagii?""

"Hahaha hahaha hahaha""

"Aku bisa melihat Leoo lagi"""

Karena terlalu bahagia Arun sampai nangis.

Sedang kan hantu Leo tidak tau apa yang terjadi,dan dia kebingungan,tapi setelah dia lihat diranjang hantu Leo terhentak kagett.

"YaTuhann Arun,,kenapa bisa begini?""

"Hiks hiks hiks hiks hiiiiiiii""

"Leoo,Leo kenapa diam?""

"Iya,Arunnn iyaaa"" jawab Leo sambil berfikir.

"Leo gak suka yaaaa ketemu Arunn?"

Tanya Arun kehantu Leo,

"Suuusuka,lalu kenapa diam saja?"

Hantu Leo masih diam,karena masih berfikir. "Kenapa ini,kenapa sukma Arun bisa keluar dari raganya,semoga saja ini hanya sementara."

Sedangkan Dimas,Siti dan Toni,

Sebelum masuk mereka sudah dikasih tau Dokter tentang keadaan Arunn.

"Alhamdulillah Pak untung tadi secepatnya Bapak bawa kesini,kalau gak,bisa fatal tadi,nanti penanganan luka di lutut pasien kita Rontgen ulang supaya hasilnya lebih maksimal Pak."

"Dan semoga pasien cepet sadarkan diri,kalau mau melihat tidak papa silahkan?"

"Terimakasih Dokter."

Kata Dimas.Mereka bertiga akhirnya Masuk,

Setelah masuk Siti langsung nangis terisak-isak.

"Mba bangun Mba,,,jangan seperti ini,aku takut,aku janji gak akan ngledek Mba Arun terus?""

Kata Siti,Toni dan Dimas menenangkan Siti.

"Sudah Sit kalau kamu seperti ini suruh keluar nanti sama Suster."

Bilang Toni keSiti.

Akhirnya Siti pelan-pelan diam tangisannya.

Sedang kan Arun masih saja,tanya terus sama hantu Leo.

"Leo kenapa masih gak jawab Arunn?""

"Arun,Arun tau gak,apa yang terjadi dengan Arun saat ini?" Tanya hantu Leo.

"Tau kok Arun sedang berbaring dirumah sakit,tapi Arun gak tau sudah mati atau masih hidup."

Jawab Arun.

"Lalu Arun tau gak sekarang ada siapa saja diruangan ini,?"

"Cuman Leo saja," "yang lain,"" tanya Leo lagi.

"Gak ada?"" jawab Arun kehantu Leo.

"Ohhhh"""ya sudah Arun istirahat baring lagi ya?"

Hantu Leo menyuruh Arun untuk istirahat tapi Arun menolaknya.

"Gak mau,kalau aku istirahat Leo akan meninggalkan Arun,Arun sekarang bisa ikut Leo?"" Kata Arunn.

"Arunn belum waktunya ikut Leo,masih banyak yang harus Arun lakukan masih banyak yang sayang ke Arun?""

Hantu Leo menasehati Arun dengan bijak.

"Boong mana ada yang sayang Arun,Arun sendiri? Cuman Leo saja yang sayang Arun?"

"Hiiiiiiiiii"""

Tangisan Arun menyayat hati hantu Leo.

Dengan terpaksa hantu Leo bicara kasar pada Arun.

Demi kebaikan Arun.

"Arunn sayang Leo kan?"" Tanya Leo.

"Iya Arun sayang sama Leo."

Jawab Arun sambil menangis.

"Sekarang Leo akan ngasih tau Arun,selama ini Leo gak pernah bilang ke Arun kan bagaimana perasaan Leo sebenernya ke Arun?"

Arun menggeleng kan kepalanya.

"Leo sebenernya amat sangat sayang ke Arun melebihi apa pun,Arun adalah nomer dua yang Leo sayang dan ingin Leo lindungi setelah keluarga Leo?"

"Tapi kalau rasa sayang Leo membuat Arun celaka dan tidak seharusnya menjalankan kehidupan yang bukan semestinya,mending Leo membenci Arun selamanya!!""

Kata-kata Leo yang terakhir membuat Arun bener-bener sadar.

Dan Arun menangis.

"Hiks hiks hiks hiks """

"Iya Arun tau Arun salah,Arun kali ini tidak akan mengulanginya lagi asal Leo gak benci Arunn?""

"Leo janji gak benci Arun kann?""

Leo dengan tersenyum bahagia,memeluk Arun eratt.

"Terimakasih ya sayangg Leo bahagia ketemu Arun yang penurut dan baik hati?""

"Leo tidak akan pernah benci Arun?""

"Sekarang Arun istirahat ya?" Hantu Leo meminta Arun istirahat.

"Iyaa""Arun gak akan membuat Leo sedih."

Jawab Arun ke Leo

Dengan lembut Leo membaringkan Arun diranjang yang ada raga jasmani Arun berada.

Lalu hantu Leo mengecup kening Arun untuk yang terakhir kalinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!