NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

TRANSMIGRASI: DIKIRA ISTRI BODOH, TERNYATA RATU BISNIS

Status: tamat
Genre:CEO / Fantasi Wanita / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

​Blurb:

​Dulu, Sora Araminta hanyalah "Istri Sampah" yang gila harta. Kini, tubuhnya diisi oleh Elena, konsultan bisnis legendaris yang lebih galak dari preman pasar.

​Saat sang suami, Kairo Diwantara, melempar cek dengan tatapan jijik agar Sora tutup mulut, dia pikir istrinya akan girang. Salah besar.

​Elena justru melempar balik surat cerai tepat ke wajah CEO sombong itu.

"Aku resign jadi istrimu. Simpan uangmu, kita bicara bisnis di pengadilan."

​Elena pikir Kairo akan senang bebas dari benalu. Namun, pria itu malah merobek surat cerainya dan menyudutkannya ke dinding dengan tatapan berbahaya.

​"Keluar dari kandangku? Jangan mimpi, Sora. Kamu masih milikku."

​Sial. Sejak kapan CEO dingin ini jadi seobsesif ini?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Pemasangan Tali kekang

​"Mau ke mana lagi?"

​Suara berat itu menghentikan langkah Elena. Kairo duduk di sofa ruang tengah, koran bisnis di tangan, menatapnya dengan sorot mata tajam dan menyelidik.

​Elena menghela napas panjang. "Ke apartemen, Kairo," jawabnya malas. "Aku mau pasang gorden."

​"Kemarin ukur lantai, sekarang pasang gorden. Besok apa? Pasang genteng?" Kairo melipat korannya perlahan, gerakannya mengintimidasi.

​"Apartemen tidak punya genteng, Tuan Jenius," Elena memutar bola matanya. "Lagipula, itu propertiku. Kau sudah tanda tangan kontrak untuk tidak ikut campur."

​Kairo mendengus, bangkit dan mendekati Elena seperti predator mengitari mangsa. "Kau terlalu sering keluar rumah akhir-akhir ini. Dulu kau betah di kamar, sekarang seperti kucing liar yang ingin kabur."

​"Karena dulu rumah ini penjara. Sekarang aku punya tempat bernapas," balas Elena tenang, menolak mundur dari tatapan suaminya.

​Kairo menyipitkan mata. Istrinya berubah drastis—terlalu mandiri, terlalu licin. Dan Kairo benci hal yang tak bisa dikendalikannya. "Pakai mobil yang mana?"

​"Mini Cooper. Alphard terlalu besar, dan aku tidak butuh sopir mata-mata."

​"Remnya bermasalah. Pakai mobil lain," desak Kairo.

​"Tidak mau. Itu mobil kesayanganku. Minggir, aku mau ambil kunci," Elena melengos pergi ke dapur.

​Begitu punggung Elena menghilang, wajah Kairo berubah dingin. Ia berbalik cepat menuju garasi. "Danu!"

​Kepala keamanan rumah itu berlari menghampiri. Kairo menunjuk Mini Cooper merah marun milik Elena. "Sekarang."

​Danu tampak ragu. "Tapi Pak, Nyonya mau berangkat..."

​"Aku tidak bayar kamu untuk banyak tanya," desis Kairo. Ia menyerahkan sebuah benda kecil hitam pekat seukuran koin—pelacak GPS standar militer grade A. "Pasang di sasis bawah. Dua menit."

​Pak Danu, tanpa pilihan lain, merayap ke kolong mobil dengan gesit. Kairo mengawasi, jantungnya berdegup kencang. Ia merasa seperti orang gila yang posesif, tapi ia harus tahu. Firasatnya mengatakan istrinya menyembunyikan sesuatu yang besar.

​"Sudah, Pak!" bisik Danu sambil merangkak keluar.

​Kairo segera mengecek ponselnya. Titik merah berkedip terang di aplikasi pelacaknya. TARGET: ASSET 01 - ACTIVE. "Sempurna," gumamnya puas. Tali kekang digital telah terpasang.

​Saat Elena muncul, Kairo sudah bersandar santai di kap mobil, beralasan sedang mengecek ban. Elena menatapnya curiga, namun memilih tidak memperpanjang debat.

​"Hati-hati di jalan, Sayang," ucap Kairo lembut namun bermakna ganda saat Elena masuk mobil. "Jakarta kota berbahaya. Jangan sampai kau... tersesat."

​"Aku punya Google Maps," jawab Elena ketus, lalu tancap gas meninggalkan rumah.

​Kairo menatap layar ponselnya, melihat titik merah itu bergerak menjauh. "Lari saja, Sora. Aku akan selalu tahu di mana lubang tikusmu."

​Di dalam Mini Cooper yang membelah kemacetan Jakarta Selatan, Elena menyetir santai namun waspada. Sebagai mantan agen intelijen, paranoianya adalah insting bertahan hidup. Sikap aneh Kairo tadi—pura-pura mengecek ban—langsung memicu alarm bahayanya.

​"Oke, mari kita lihat apa yang kau lakukan pada mobilku," gumam Elena.

​Tanpa mengurangi kecepatan, Elena merogoh tasnya dan mengeluarkan RF Detector rakitan sendiri. Ia menyalakan alat itu dan mulai memindai interior mobil.

​Dashboard: bersih. Pintu: bersih.

​Elena mengarahkan alat itu ke lantai mobil, tepat di bawah kursi pengemudi.

​Bip.

​Mata Elena melebar. Ia mendekatkan alat itu.

​Bip-bip-bip-bip! Lampu indikator merah berkedip heboh.

​"Bingo," seru Elena. Ia melirik frekuensi di layar detektor. 1.2 GHz - Encrypted. "Enkripsi militer? Modal juga kau, Suamiku."

​Kairo ingin mengawasinya seperti anjing peliharaan. Kebanyakan wanita akan panik atau menangis. Namun, Elena justru tersenyum lebar. Adrenalinnya terpompa. Kairo baru saja mengajaknya bermain, dan Elena suka permainan.

​"Kau mau main petak umpet, Sayang? Oke. Tapi akulah yang menentukan aturannya," bisik Elena pada pantulan matanya di spion.

​Elena tidak membuang pelacak itu—terlalu amatir dan akan memicu kecurigaan. Ia punya ide yang jauh lebih nakal.

​Di persimpangan lampu merah Mampang, matanya menangkap sebuah truk besar berwarna oranye kusam. Truk Sampah Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang penuh muatan, baunya menyengat bahkan dari jarak jauh. Tujuannya jelas: TPA Bantargebang, Bekasi.

​Seringai licik Elena melebar. "Kairo, kau pasti penasaran kenapa istrimu hobi sekali pergi ke tempat yang... eksotis."

​Lampu hijau menyala. Elena tidak berbelok ke Kuningan. Ia membuntuti truk sampah itu. Nanti, di tempat sepi, ia akan memindahkan "kalung anjing" pemberian Kairo itu ke bak besi truk sampah tersebut.

​Biarkan Kairo kebingungan melihat titik merah istrinya bergerak menuju gunungan sampah terbesar di Asia Tenggara.

​"Selamat menikmati tur keliling kota, Suamiku," ucap Elena riang sambil menyalakan lampu sein. "Semoga kau suka baunya."

1
Eni Listia
Bukannya kairo di kantor ya? kok tiba-tiba di rumah
Rossa Miati
aku sampai ngakak 🤣 bacanya, tapi keren author, Krn aku suka dng cewek gigih dan berani, ga bucin dan mewek 🤭😄
Khalistata 1984
keren ceritanya,sy suka😍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒑 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒕𝒉𝒆 𝒃𝒆𝒔𝒕 👍👍😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒃𝒊𝒌𝒊𝒏 𝒏𝒈𝒂𝒌𝒂𝒌 𝒂𝒋𝒂 𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒊𝒏𝒊 😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌𝒏𝒚𝒂 𝑯𝒂𝒎𝒊𝒍 𝒅𝒆𝒉 😏
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑬𝒍𝒗𝒂𝒏𝒐 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒊𝒔 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒆𝒕 𝑺𝒐𝒓𝒂 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒏𝒖𝒓𝒖𝒏 𝒃𝒂𝒏𝒈𝒆𝒕 𝒏𝒊𝒉 😱😱😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒎𝒖𝒕𝒍𝒂𝒌 👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒕𝒉𝒆 𝒃𝒆𝒔𝒕 👍👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑽𝒊𝒄𝒕𝒐𝒓 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒉𝒂𝒏𝒄𝒖𝒓 𝒔𝒌𝒓𝒏𝒈 😏😠
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒍𝒊𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒓𝒖𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒊𝒓𝒂𝒊𝒏 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝑺𝒐𝒓𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒋𝒖𝒋𝒖𝒓 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒖𝒋𝒖𝒓 𝒔𝒂𝒋𝒂 𝑺𝒐𝒓𝒂 𝒃𝒊𝒂𝒓 𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒕𝒉 𝒅𝒂𝒏 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒉𝒊𝒏 𝑽𝒊𝒄𝒕𝒐𝒓
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐 𝒈𝒆𝒈𝒂𝒃𝒂𝒉 𝒏𝒊𝒉
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒈𝒐𝒐𝒅 𝒋𝒐𝒃 𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐 👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒏𝒂𝒉 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒉𝒓𝒔 𝒑𝒊𝒏𝒕𝒂𝒓 👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒍𝒂𝒘𝒂𝒏 𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒕𝒓𝒂𝒖𝒎𝒂 𝒎𝒖 𝑬𝒍𝒆𝒏𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝑲𝒂𝒊𝒓𝒐 𝒃𝒌𝒏 𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖 𝒎𝒂𝒂𝒉 𝒃𝒊𝒌𝒊𝒏 𝒑𝒖𝒚𝒆𝒏𝒈 𝒂𝒋𝒂 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝒑𝒓𝒐𝒚𝒆𝒌 𝒕𝒊𝒕𝒂𝒏 𝒊𝒕𝒖 𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌 𝑬𝒍𝒆𝒏𝒂 😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!