NovelToon NovelToon
Telepati Cinta Sang Mafia

Telepati Cinta Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Pulau Terpencil
Popularitas:301
Nilai: 5
Nama Author: Kartini Quen

davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

investigasi masa lalu

Davin tersenyum sendiri di dalam mobil , Raka yang melihat pun merasa aneh

" bapak sehat pak?"

wajah Davin kembali datar dan melihat ke arah Raka

"tentu saja saya sehat, kenapa kamu bertanya seperti itu?"

" habis bapak dari tadi senyum senyum sendiri , kirain saya kesambet"

" apa kamu bilang?"

" eh ,, nggak pak ,gak apa apa,"

Raka kembali fokus ke jalan

" pak?"

" hmm"

" besok kita jadi survei pak ?"

" iya ,jadi ,kita harus memastikan kalau semuanya terkendali dengan aman,,"

" lalu bagaimana untuk jembatannya pak, apa bapak yakin dengan desain nya ?"

" iya saya yakin "

Tak lama suara ponsel Raka berdering

" hallo "

" apa,kok bisa?"

" baik saya dan pak Davin akan meluncur ke sana"

" terimakasih informasinya "

" kalian jangan kemana mana dulu, segera hubungi ambulans setempat "

Raka pun menutup telponnya

" kenapa Raka?"

" maaf pak ,kita harus segera ke dermaga "

" ada apa ?"

" ada kapal yang tiba tiba menembak ke arah para pekerja "

" apa kamu bilang, kenapa bisa?"

" saya juga kurang tahu pak"

" lalu bagaimana dengan mereka?"

" ada satu pekerja yang tertembak "jawab Raka

" astaga, kenapa bisa begini sih, bukan nya pengawalan sudah cukup ketat ya"

" kita akan cari penjelasan nya di sana pak"

" oke ,lebih cepat ya Raka"

" baik pak" Raka dan Davin pun melaju cepat ke arah pelabuhan

Di tempat lain Gilbert sedang tersenyum licik

" gue gak akan biarin progres dermaga lho berjalan lancar ,gue pasti kan semua nya akan berantakan, dan lho akan datang ke gue untuk menyerahkan perusahaan lho itu dengan melas "

" gimana Gilbert,apa kamu berhasil mengacaukan pembangunan dermaga anak sialan itu" ucap seorang wanita

" tentu ,aku pastikan dia akan rugi besar "

" bagus ,kamu memang anak yang bisa di andalkan" senyum wanita itu

" ya,,kita akan kuasai Kedu nya ma"

" kamu hebat Gilbert,dan jangan lupa terus berpura pura membantu papa tiri mu itu"

" tentu ma, aku tidak akan membiarkan mereka hidup tenang"

Davin dan Raka sudah sampai di dermaga,

mandor pun berlari menghampiri mereka

" pak Raka ,pak Davin , pekerja yang tertembak sudah di tangani "

" mana pengamanan nya?" tanya Davin marah

" sepertinya ada penghianat di salah satu penjaga keamanan pak " ucap mandor

" panggil mereka " teriak Davin

" kami tidak tahu pak,sejak tadi kami sudah berkeliling mencari petugas yang berjaga ,tapi kami tidak menemukan mereka "

" astaga ,kamu gimana sih Raka ,kamu bilang semuanya aman" kesal Davin

" mm maaf pak ,saya juga gak tahu kenapa bisa seperti ini"

" kamu cari tahu dong," Davin bener bener terlihat frustasi

" baik pak,pak Davin tenang ya" ucap Raka

" gimana saya bisa tenang Raka"

Tak lama seorang pekerja datang menghampiri

" maaf pak Davin ,para petugas keamanan di temukan pingsan di tepi pantai sana" tunjuk pekerja

" Raka kamu sudah lapor polisi ?"

" sudah pak"

tak lama polisi pun datang ke TKP

" selamat malam pak Davin ,dari olah TKP saya menemukan beberapa pil ekstasi di dekat para petugas penjaga keamanan, sepertinya mereka overdosis, karena kebanyakan mengkonsumsi obat obatan " ucap polisi

" apa ?" Davin kaget mendengar penjelasan polisi , karena sebelum merekrut mereka untuk menjaga keamanan , mereka di tes kesehatan dulu ,dan tes nya di nyatakan negatif semua

" kok bisa pak,saya sudah mengecek kesehatan mereka sebenarnya "

" maaf pak Davin kami akan memeriksa ulang setelah mereka sadar ,kami akan meminta mereka tes urine "

" lalu bagaimana untuk kasus penembakan nya pak"?

" kami akan memeriksa para saksi di sini ,dan nanti jika korban sudah sadar kami juga akan minta penjelasan korban,tapi kami akan tetap menyelidiki motif di balik penembakan ini ,dan siapa tersangka sesungguhnya "

" baik pak, terimakasih " ucap Davin dan polisi pun pergi

" Raka kenapa mereka bisa mengkonsumsi obat-obatan haram itu?"

" saya gak tahu pak,kita tunggu kabar dari polisi saja pak ,apa alasan mereka mengkonsumsi obat-obatan itu "

" raka , suruh orang kepercayaan kamu untuk membereskan kekacauan ini ,besok progres ini harus tetap berjalan ,dan saya minta kamu menyiapkan beberapa petugas yang lebih profesional lagi untuk berjaga di sini , kalau perlu mereka anggota polisi dan TNI " ucap Davin

Baik pak"

" kamu ikut saya ,saya mau menemui adik tiri saya "

" maksud bapak ,pak Gilbert"?

" iya ,siapa lagi ,yang gak suka sama saya"

" maaf pak ini sudah malam ,apa gak sebaiknya bapak istirahat dulu di apartemen?"

" tapi kita harus segera selesaikan ini"

" saya mengerti pak,tapi tidak semua harus selesai sekarang pak, bapak juga butuh istirahat, nanti kalau bapak sakit pasti di omelin sama mbak Aurora"

" Aurora" tiba tiba Davin tersenyum

" giliran ngomongin mbak Aurora aja tuh bibir panjang" celetuk Raka

" apa ,kamu bilang?"

" eh nggak , nggak apa apa pak, hari ini hari yang cukup panjang ya"

" hmm""gumam nya

" lusa kita jadi ikut ke kota x pak ?"

" oh iya ,jadi KA, ,saya khawatir dengan Aurora kalau gak ikut, kalau terjadi apa apa gimana ,terus saya gak ada di dekat dia gimana?"

" nah ,itu yang mau saya tanyakan sama bapak,"

" tanya apa?"

" sebenarnya bapak tuh sama mbak Aurora ada hubungan apa sih, soalnya bapak kalau udah ketemu mbak Aurora tuh beda aja , seperti sedang jatuh cinta"

" Aurora itu , cinta pertama saya KA"

" apa,kok bisa , bukan nya bapak sama mbak Aurora baru ketemu baru baru ini?" tanya Raka heran

" dia itu teman sekolah saya dulu"

" serius pak?" Raka Tak percaya

" iya ,tapi kami pisah,dia melanjutkan sekolah nya ke Australia,dulu kami dekat banget"

Raka mengangguk-anggukkan kepalanya

" kalian sempat jadian?"

Davin menggeleng

" nah ,itu salah nya " ucap Raka

" apa ?"

" kenapa dulu gak jadian sebelum mbak Aurora pergi ,ya minimal kalian kan LDR gitu"

" kami masih sangat muda waktu itu ,ya masih remaja lah ,tapi ada yang membuat saya merasa kalau ada sesuatu hal yang terjadi sebelum kami berpisah "

" maksudnya "

" ya ,dia tuh gak pamit sama saya saat pergi , bahkan saya tahu dia pergi dari satpam rumah nya"

" kok bisa pak"

" iya waktu itu saya beberapa hari gak ketemu sama dia , hingga akhirnya saya mutusin buat ke rumah nya, dan kata satpam yang jaga di sana kalau dia udah berangkat ke luar negeri bersama Tante nya"

" kisah yang tragis " ucap Raka

" ya ,dulu saya belum terlalu paham tentang cinta ,tapi yang saya ingat ,saya pernah berjanji , kalau saya akan menikahi nya ".

" waduh serius pak ,dulu bapak ngomong gitu?"

" iya ,itu janji saya ,yang akan saya lakukan sekarang "

" tapi kaya nya mbak Aurora tuh kaya marah gitu kalau ketemu bapak "

" itu dia yang bikin saya gak ngerti "

" perlu di selidiki pak "

" iya kamu benar,saya harus selidiki apa alasan dia membenci saya"ucap Davin

" oke , berarti kita akan mulai investigasi masa lalu bapak untuk masa depan yang lebih cerah"

" yap "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!