NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Abaikan

Hati Yang Kau Abaikan

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Pelakor / Cerai / Penyesalan Suami / Selingkuh / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Ameera, sangat terpukul saat mengetahui suaminya Caleb selingkuh di depan matanya sendiri. senua pengorbanannya selama ini terasa sia-sia.
Ameera tidak bisa merima kenyataan itu dan memilih pergi meninggalkan rumah. meninggalkan Ibu mertua yang sakit. yang menganggapnya tidak lebih dari seorang pembantu.
Saatnya membangun harapan baru, mengejar impian yang selama ini dia hancurkan.
Berhasilkah Ameera meraih mimpi dan cintanya. Apakah Caleb berhasil menemukan istrinya yang minggat dari rumah.

Mohon dukungannya atas cerita ini. Dari awal hingga akhir. Bukan hanya sekedar mampir atau jadi pembaca hantu, tiba-tiba muncul dan tiba menghilang. Tinggalkan jejaknya sebagai tanda cinta buat Emak. Love you untuk kalian semua. Horas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 Meniti karir

Tanpa terasa satu kalender telah berlalu sejak Ameera minggat meninggalkan suami dan mertuanya. Kehidupan Ameera berubah total sejak Saras sahabat lamanya menolong dan membantunya bangkit dari keterpurukan.

Perlahan tapi pasti Ameeea mampu melupakan masa pahit hidupnya. Menjadikan semua penderitaan itu sebagai cambuk untuk bangkit meniti masa depannya.

Setelah menerima tawaran bekerja di perusahaan konveksi sahabatnya, Ameera berusaha bekerja dengan baik. Meskipun usaha sahabatnya itu belum terkenal dan masih industri rumahan tapi sudah lumayan menampung para karyawan.

Ameera semasa hidup di panti asuhan pernah belajar kostum. Sedikit banyaknya Ameera sudah faham dunia fashion. Apalagi kala itu dia sudah menerima jahitan di panti karena saran dari ibu yayasan.

Hanya saja sejak merantau ke kota dan bekerja menjadi kasir di sebuah mall, hobbynya menjahit terpaksa dikubur. Padahal niat awalnya pergi merantau adalah untuk mencari perkerjaan di butik sekalian memperdalam ilmunya di dunia fashion.

Namun, impiannya itu kandas karena sulitnya mencari pekerjaan terlebih saat itu terjadi pandemi covid. Banyak perusahaan yang gulung tikar. Beruntung Ameera saat itu diterima bekerja di sebuah toko kecil. Meski gajinya saat itu kurang memadai setidaknya dia tidak kelaparan.

Setelah pandemi usai, dan perekonomian bangkit lagi, Ameera diterima bekerja di sebuah mall. Dari karyawan biasa berkat keuletannya bekerja dia diangkat menjadi kasir.

Saat bekerja di mall itulah kisah hidupnya dimulai bersama Caleb. Berawal dari kecerobohan Caleb yang datang belanja. Saat hendak membayar di kasir ternyata dompetnya kelupaan. Ameera akhirnya menutupi pembayaran dengan uangnya. Keesokan harinya Caleb muncul kembali untuk mengganti uang Ameera.

"Mbak, ini uang Mbak semalam saya kembalikan." ucap Caleb sopan kala itu.

"Eh, tidak apa-apa kok Bang. Kemarin itu saya ihklas kok." Tolak Ameera halus. Karena memang belanjaan Caleb tidak seberapa menurutnya.

"Kalau begitu, Mbak saya teraktir saja minum ice krim di seberang mall ini." Seloroh Caleb membuat rekan Ameera tertawa dan memaksa Ameera menerima tawaran itu.

Merasa terpojok, Ameera akhirnya menerima tawaran itu. Sejak saat itu Caleb dan Ameera berpacaran. Satu tahun kemudian mereka memutuskan menikah.

"Kak Ameera kenapa, melamun ya?" Amel rekannya menyapa Ameera.

"Eh, Amel. Ngagetin Kakak saja." Kenangan akan masa lalu itu menguap begitu mendengar sapaan Amel.

"Ih salah sendiri. Dari tadi udah Amel panggil- panggil kok." cibir Amel memajukan mulutnya.

Ameera tertawa melihat sikap manja Amel yang sudah dia anggap seperti adiknya.

"Ada apa, Mel?" ucap Ameera.

"Tuh disuruh panggil sama, Bos," ucap Amel seraya menggendong Celia. Keduanya jalan beriringan menuju ruangan Saras.

"Silahkan duduk, Ame." Ameera menghenyakkan tubuhnya duduk di kursi menghadap Saras. Tatapan serius Saras tak urung membuat Ameera deg-degan.

"Gini lo,Ame. Kalau gak salah kita sudah kerja sama setahun terakhir ini. Aku melihat kinerja kamu baik dan kreatif. Ide-ide kamu pada desain model pakaian yang kita pasarkan banyak diminati orang. Kamu itu sangat berbakat untuk jadi seorang desainer. Jadi, aku punya ide mendatangkan seorang guru desainer ke sini supaya kamu bisa belajar lebih dalam. Kamu mau 'kan?" ucap Saras panjang lebar mengutarakan maksudnya.

"Aku, Ras? Belajar desain?" ucap Ameera tidak percaya. Bola matanya mengerjap ke arah Saras.

"Iya, les privat. Dia akan datang begitu kamu setuju. Aku melihat bakatmu, Ame. Sayang sekali kalau tidak diasah."

"Terimakasih, Saras. Tentu saja aku mau. Aku tidak akan menyia-nyiakan kepercayaanmu, Ras. Menjadi seorang desainer adalah impianku dari dulu," ucap Ameera penuh haru. Tidak menyangka masa itu akan datang. Kesempatan meraih impiannya yang terpendam selama ini.

"Aku percaya kamu akan mampu, Ame. Buktikan pada semua orang bahwa kamu adalah perempuan tangguh. Meski sayapmu patah, kamu masih bisa bangkit kembali." Support Saras pada harapan Ameera dan yang menjadi harapannya juga, memajukan usaha konveksinya.

Tidak sia-sia dia menolong sahabatnya waktu itu dan memberinya pekerjaan. Kehadiaran Ameera malah membawa hoki pada usahanya. Buktinya penjualan produknya di pasaran semakin diminati. Orderan meningkat setiap bulannya yang mendatangkan penghasilan lebih besar pula.

Belum lagi kehadiran Celia yang menyemarakkan hidupnya. Kerinduan memiliki anak seolah terpenuhi lewat Celia. Suaminya juga sangat menyayangi Celia. Sehingga makin jarang atau tidak betah lama-lama di luar kota dalam perjalanan bisnisnya.

"Ok, Ame, kalau kamu sudah setuju mulai besok kamu bisa belajar. Celia, sini sayang sama Mami." Saras mengeluarkan sebatang coklat dari laci meja kerjanya. Celia yang sudah pandai berjalan, berlari ke arah Saras untuk menerima coklat itu.

"Bilang apa sama, Mami," ucap Ameera

"Ma-a-cih mami ca-yang," ucap Celia lucu. Saras dan suaminya menyebut dirinya mama dan papi sebagai panggilan mereka kepada Celia. Saras sih oke-oke saja. Tidak keberatan. Malah senang ada orang yang menyayangi putrinya. Setidaknya Celia mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah.

Namun, tawaran untuk tinggal bersama serumah dengan sahabatnya itu, Ameera menolaknya. Ameera lebih memilih tinggal di rumah kontrakan yang disediakan Saras khusus untuk karyawannya.

***

Seiring waktu berlalu, enam bulan sudah Ameera belajar desain. Guru privatnya sangat mengagumi bakat dan semangat Ameera dalam belajar. Setiap ide yang dia tuang di atas kertas menjadi desain unik meski kelihatan sederhana.

"Kamu hebat Ameera." puji Agnes guru desainernya, mengamati desain hasil coretan, Ameera, "kamu sebut apa untuk karyamu ini."

"Kepompong!" ucap Ameera pasti.

Agnes mengernyitkan dahinya agak bingung dengan nama desain yang disematkan Ameera.

"Kepompong? Bisa kamu jelaskan lebih spesifik?" ucap Agnes mengamati coretan Ameera mencoba mengikuti alur desain.

Pada gambar nampak seorang wanita cantik berbalut pakaian mirip serat tumbuhan. Ada sayap yang warnanya sangat kontras dan kain yang menjurai panjang disisi kedua pinggang. Perempuan itu seolah melayang karena kakinya tidak memijak apa-apa. Sekilas desain itu nampak biasa saja.

Namun, bagi yang mengerti desain setiap gores pena yang tertuang di atas  kertas itu mengandung sarat makna.  Peralihan dari kepompong ke ulat, lalu tumbuhnya sayap dan bersiap terbang seolah gambaran hidup Ameera sendiri yang dia tuang dalam bentuk desain.

"Sangat menarik. Kamu bisa wujudkan ini dalam bentuk karya? Kebetulan tiga bulan lagi akan ada event "Gebyar fashion show" biar karyamu ini saya daftar sebagai peserta." ungkap Agnes antusias. Setelah mendengar penjelasan, Ameera.

"Aku gak tau apa bisa. Itu hanya sebuah coretan," ucap Ameera ragu.

"Ya, harus bisa! Jangan menyerah sebelum dicoba. Jika kamu bisa tuang coretan ini di atas kertas. Kenapa tidak dalam bentuk karya." Tantang Agnes. Membuat Ameera merasa tertantang juga.

Benar apa kata gurunya, apa salahnya dicoba. Jangan menyerah sebelum dicoba. Akhirnya Ameera bersedia untuk ikut event bergengsi itu. Cari pengalaman dulu, soal menang atau kalah itu perkara lain.

"Aku sangat setuju dan bersedia menanggung segala biaya untuk lomba itu. Kamu fokus saja untuk berkarya, Ame." Saras sangat mendukung ide yang dilontarkan Agnes agar Ameera mengikuti lomba merancang busana yang akan dilaksanakan tiga bulan lagi.

Tidak ada salahnya mencoba. Kegiatan itu pastinya akan membawa pengaruh baik bagi perusahaannya agar lebih di kenal publik.***

1
Sunaryati
Rumah dan harta yang terbakar emak syukurin namun kedua orang tua Zita kasihan. Tapi lebih baik begitu, dari pada hidup melihat berbagai kejahatan Zita putrinya
checangel_
Hukum alam memang tak bisa diganggu gugat 🤧
kalea rizuky
nah gini tegas g bertahan alasan anak itu goblok. ending nangis mending kayak ini tegas
Linda pransiska manalu: mmakasih, semoga lanjut membaca Mak. bukan sekedar mampir🙏🙏
total 1 replies
Linda pransiska manalu
nanti balik lagi mak
Sunaryati
End kok masih menggantung
Aquarius26
loohh kok end thor,,
Aquarius26: padahal ceritanya bagus thor🥺
total 2 replies
checangel_
Kesabaran Bu Rina yang selembut kapas 🤧/Facepalm/
checangel_
Anak yang penurut pada Ibunya /Hey//Facepalm/
Sunaryati
Dulu kemana Nek, saat serumah. Setelah pergi kok diakui
Linda pransiska manalu: ntah, neneknya merasa paling tersakiti. padahal dia pelakunya. 🤭
total 1 replies
checangel_
Akur ya kalian berdua sebagai sahabat, jangan sampai ada gunjingan di belakang 😇
checangel_: Alhamdulillah lega Reader dengarnya 😄
total 2 replies
checangel_
Karma Ibu Mertua kah ini?🤧/Facepalm/
Linda pransiska manalu: yo yes. setiap perbuatan pasti ada karmanya Mak.
total 1 replies
Sunaryati
Rasakan dendam pribadi kok dilampiaskan saat bekerja, perusahaan yang kena,? Nikmati pindah rumah tahanan, Zita
Linda pransiska manalu: betul Mak. karena emosi sesaat dia menghancurkan dirinya sendiri.
total 1 replies
checangel_
Pesona Ameera pada suami dan selingannya /Facepalm/
Sunaryati
Tamat sudah riwayatmu yang busuk penuh tipu daya, termasuk Caleb pernah merasakan bahkan rumah tangganya hancur
Sunaryati
Langsung ketahuan pelakunya, namun belum ada bukti maka belum bisa melakukan langkah selanjutnya
Aquarius26
lanjut thor 😁
Sunaryati
Caleb, kamu yang selingkuh, kamu yang bawa selingkuhan ke rumah. Dan kalian sudah bercerai, saat tahu kemampuan Ameera, sekarang ingin kembali, jangan mimpi!!. Yang untung Bos Edgar nih dapat durian runtuh, merasakan ciuman gratis dari desainer Selasih. /Drool//Drool//Drool/
Linda pransiska manalu: entahlah Mak, merasa paling tersakiti dianya. padahal yang nyakiti siapa.
total 1 replies
Anonymous
ya terus apa urusan Lo Richi GOBLOK 🖕
Sunaryati
Tendang saja jika tak minggir, atau panggil saja Edgar dengan suara manja. Harapan Nak Richi agar Amee dan Edgar berjodoh emak aamiin kan
Linda pransiska manalu: Amin juga Emak.😍
total 1 replies
Sunaryati
Semoga awal kesuksesan kamu Ameera, untuk mengepakkan sayap, mengasah dan mengaplikasikan keahlian dan kemampuan kamu di bidang Fashion
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!