NovelToon NovelToon
PACARKU GADIS PEMBURU HANTU

PACARKU GADIS PEMBURU HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Iblis / Mata Batin / Hantu
Popularitas:67k
Nilai: 5
Nama Author: S. Mia. t

Lintang Arum gadis berusia 20 tahun putri dari Dio Fandi Prdika dan Hanifah Azzahra.
Lintang Arum bukan gadis remaja biasa, ia lahir dengan kemampuan khusus, kemampuan yang tidak di miliki oleh manusia pada umumnya.
Lintang bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk astral, bahkan bisa memusnahkan Meraka menjadi abu.
Bersama Arin sahabatnya putri dari Reyhan, keduanya menjelajahi dunia lain, dan membasmi hantu - hantu yang jahat yang ingin mencelekai manusia yang tak bersalah.
Rayyandra Manggala seorang Casanova yang memiliki banyak kekasih, yang tak pernah percaya dengan dunia mistis atau dunia perhantuan dan selalu berfikir realistis.
Setelah pertemuannya dengan Lintang dunianya langsung jungkir balik, apalagi setelah nyawanya hampir melayang akibat dari makhluk yang tak kasat mata.

Selanjutnya saksi kan kisah keduanya ya.....dukung selalu karya author ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PARA PENDOSA

Rain mengetuk pintu ruangan profesor Husein.

" Masuk.." ucap Dokter husein.

Rain membuka pintunya dan masuk ke dalam.

" Selamat malam Prof, apa ada yang bisa di bantu " ucap Rain.

" Duduklah dulu, apa kamu terburu-buru " ucap Profesor Husein.

" Tadi siang saya meninggalkan rapat perusahaan prof, jadi malam ini sepertinya saya harus lembur " ucap Rain.

" Apa kamu nggak bisa fokus di rumah sakit saja Rain, ketrampilan mu sangat di butuhkan di sini " ucap Profesor Husein.

" Profesor tahu, pekerjaan utama saya adalah mengurus perusahaan keluarga, dan saya juga lebih nyaman di dunia bisnis prof " ucap Rain.

" Terserah kamulah Rain, oh iya tapi aku minta tolong untuk satu bulan ke depan kamu bantu saya untuk membimbing calon Dokter baru, Dokter Andri sedang cuti jadi aku minta bantuan mu saja, bagaimana " ucap Profesor Husein.

Rain nampak berfikir sebentar dan kemudian mengangguk.

" Alhamdulillah terimakasih Rain, sebentar lagi mereka akan datang, aku menyuruhnya datang malam ini soalnya besok-besok jadwal operasi ku padat, bisa kamu menemuinya malam ini "

" Maaf prof malam ini saya benar-benar harus menyelesaikan pekerjaan kantor, karena besok sudah ada rapat besar di perusahaan "

kembali Profesor Husein menghela nafasnya.

" Baiklah, biar aku temui mereka sendiri "

" Sekali lagi saya minta maaf prof, tapi saya janji, saya akan bantu untuk membimbing mereka " ucap Rain.

" Baiklah, sudah sana pergi..." ucap Profesor Husein.

Rain tersenyum lebar dan kemudian melangkah pergi.

Profesor Husein hanya menatap punggung Rain.

" Pemuda yang hebat di usianya yang masih terbilang muda, sudah bisa menjadi seorang Dokter bedah saraf dan seorang pengusaha juga " gumam Profesor Rain.

Rain berjalan di lorong rumah sakit yang nampak sedikit sepi.

Dari arah berlawanan ada sekitar 6 pemuda dan pemudi yang berjalan ke arah Rain.

" Apa benar ini lantainya Rin " ucap seorang pemuda.

" Benar ini lantai nya kita tinggal cari ruangan Profesor Husein " ucap Arin.

Mereka adalah rombongan mahasiswa kedokteran yang akan mengikuti praktik di rumah sakit Ini, rombongan itu terdiri dari tiga pria dan tiga wanita.

" Kita tanya pria itu" ucap Arin sambil menunjuk ke arah Rain.

" Lin ayo..." seru Arin yang langsung menarik tangan Lintang yang sedari tadi tertunduk.

" Banyak sekali penampakan di sini, menyebalkan sekali " gumam Lintang.

" pura-pura saja tidak melihat mereka Lin " bisik Arin.

" Permisi tuan bisa kami bertanya " ucap seorang pemuda teman Lintang pada Rain yang sedang berpapasan dengan mereka.

" Apa kalian calon Dokter yang akan belajar dengan Profesor Husein " tanya Rain langsung.

" Benar tuan " ucap pemuda itu dengan wajah yang senang, karena pria di depan nya mengetahui tujuan nya.

" Lin angkat kepalamu ada pria tampan " bisik Arin yang menatap ke arah Rain.

" malas ..." sahut Lintang.

" ini beneran ganteng Lin, cepatlah...lihat dia, kamu akan benar-benar rugi kalau kamu tidak mau lihat, ketampanannya mengalahkan idol dari korea" ucap Arin sambil mengoyangkan tangan Lintang.

" Ruangannya ada di sana " ucap Rain dan langsung melangkah pergi setelah menunjukkan ruangan profesor Husein.

Rain melewati Lintang yang masih tertunduk ke bawah.

" Wah...ganteng banget, baunya juga harum Lintang kamu benar-benar rugi hari ini " ucap Arin yang masih melihat punggung Rain yang berjalan menjauh.

" Heii...heii..kaum hawa, kedipkan mata kalian " seru pemuda yang tadi yang bertanya pada Rain.

" Kebiasaan kalian ini, kalau lihat yang bening-bening selalu terpesona, kalian jadi ikut ke Profesor Husein atau terus di sini " ucap pemuda yang lainnya.

" kita tinggal saja " ucap pemuda yang lainnya.

*******

Seorang pria tua yang sedang duduk bersila di hadapan tiga pria dewasa itu terlihat mengerutkan dahinya saat ia berusaha menerawang hal ghoib, matanya tertutup dan bibirnya terlihat komat-kamit.

perlahan pria tua itu membuka matanya dan menatap ketiga pria yang ada di hadapannya.

" penampakan itu bukan gadis itu, gadis itu masih terkunci di sana, penampakan itu sosok lain yang kekuatannya lebih tinggi " Ucap Mbah minto.

" Apa dia penunggu gedung itu Mbah?" tanya Harjo.

Mbah minto menggelengkan kepalanya.

" Bukan, sosok itu dari tempat lain tapi aku tak tahu dari mana dia berasal, yang pasti kekuatan dia lebih tinggi dari makhluk-makhluk yang ada di situ, semua makhluk yang ada di situ semua tunduk padanya " ucap Mbah Minto.

" Berarti dia pendatang baru dong Mbah " kata Ari.

" Hemm..." ucap Mbah Minto.

" Terus bagaimana dengan nasib kami Mbah, kami sering di datangi gadis itu dalam mimpi Mbah " ucap Timan .

" Apa jimatnya sudah tidak berfungsi Mbah " ucap Ari.

Mbah Minto terdiam, nampak ia berfikir keras.

" Aku rasa bukan gadis itu yang mendatangi mimpi kalian, tapi sosok lain yang menyerupai gadis itu " ucap Mbah Minto.

" Terus bagaimana Mbah solusinya, kami tak ingin nasib kami seperti Adit Mbah, tolong kami " ucap Harjo.

Mbah Minto terdiam dan kemudian memejamkan matanya kembali dan merapalkan sesuatu.

Tiba-tiba sebuah angin kencang menghempaskan pintu rumah Mbah Minto dan membuat ketiga orang itu terkejut dan langsung menatap ke arah pintu rumah yang terbuka lebar.

" Mbah...ada apa ini " seru Harjo.

Mbah Minto masih terdiam di posisi nya dan terus merapalkan sebuah mantra, wajahnya nampak memerah dan keringat terlihat membasahi wajahnya.

ketiganya duduk merapatkan tubuh mereka dan terus menatap ke arah luar.

" hahahhhaaa...." terdengar suara tawa yang menggelegar di dalam rumah itu, dan seketika lampu di ruangan itu padam dan hanya tersisa nyala lilin yang ada di depan Mbah Minto.

Sreet... seketika tiga gelang yang di pakai oleh ketiganya langsung terputus dan jatuh ke lantai.

" Ambil gelang kalian " seru Mbah Minto.

Ketiganya langsung menatap ke arah lantai di mana gelang mereka terjatuh.

" Cepat ambil gelang kalian " seru Mbah Minto kembali saat melihat ketiga pasiennya itu masih terpaku menatap gelang masing-masing.

" Harjo, Ari, Timan cepat pakai gelang kalian lagi, kalau tidak kalian bisa mati " .

Mendengar itu ketiganya langsung terkesiap dan langsung tangan mereka bergerak untuk mengambil gelang mereka, tapi sayangnya belum sempat tangan itu menyentuh gelang nya, seketika gelang itu terbakar dan membuat mereka terkejut dan langsung berdiri dari duduknya.

" Mbah gelangnya terbakar " seru Harjo.

" Tetap di sini, jangan pergi kemana-mana, dan jangan keluar dari rumah ini " ucap Mbah Minto.

Lapp... terlihat sebuah kilatan cahaya di luar, dalam cahaya kilatan itu terlihat sosok yang terbungkus kain putih dengan wajah yang menyeramkan, sosok yang sama yang mereka lihat tadi siang.

" Mbah!! Itu sosok yang tadi siang, ia mengikuti kita kesini " seru Ari yang ketakutan.

" Mbah tolong kami, kami nggak mau mati " seru Harjo yang juga terlihat panik.

" Hahahah, kalian tidak akan lepas dariku, kalian harus bertanggung jawab dengan perbuatan kalian, kalian telah menghabisi gadis yang tidak berdosa, dan kamu kakek tua, hentikan semuannya, jangan kamu melindungi para pendosa, biarkan mereka menanggung dosa mereka, atau kamu akan bernasib sama dengan mereka, ilmumu masih seujung jari Minto, jangan paksakan untuk membantu mereka " seru sosok yang kini sudah berdiri di depan pintu rumahnya Mbah Minto.

 Mbah Minto berdiri dari duduknya dan kemudian melangkahkan kakinya beberapa langkah.

Mbah Minto menatap ke arah sosok yang terbungkus kain putih lusuh itu dengan tatapan tajam.

" Pergilah " ucap Mbah Minto sambil melemparkan garam ke arah sosok itu.

" Siapa kamu, apa urusanmu terhadap mereka, aku hanya ingin menolong mereka " ucap mbah Minto.

" Dengan mengurung gadis di ruko gudang itu, sehingga arwahnya tidak bisa kembali pada keluarganya " ucap sosok itu.

########

Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu dan jangan lupa like jempolnya dan komentarnya ya dan terimakasih selalu mendukung karya Author.

1
piah Hasan
thor lama skli upnya
Quinn Jess Apriliasyah
keren,,,karya" kak author the best. antara satu novel dgn judul yg lain terhubung jd baca nya jg nyambung 👍
sukses kak Mia
cuma update nya jgn lama" dong biar ngga penasaran
Eka 'aina
aku sebenernya gk terlalu suka baca cerita horor tapi klo kak Mia bikin cerita gk bisa klo GK baca pokoknya kecanduan sama semua novel kak mia
Eka 'aina
udh berminggu² aku tahan buat baca ini niatnya mau numpuk bab biar puas bacanya tapi ternyata aku gk kuat kak keburu penasaran sama cerita lintang & rain
S. Mia. t: 😄😄😄😄 terimakasih kakak
total 1 replies
raid.
istighfar ga lo tang😭🫵kasian ih si setan kena rosting
Taslim Rustanto
mantap..
reza indrayana
DuUuchh..., bikin Tambah penaSaRaaannN....
Semoga Darren baik2 saja dan bisa sembuh..., Halalkan segera Lintang & Rain agar biasa sepenuhnya membantu keluarga besar Papa Ken... 💙💛💙💛😘😘😘😘
Dew666
Lanjut dong
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Vie
semoga itu tidak terjadi..,..
Aji Priatun
menunggu dengan sangat Author update
Anonymous
Lagi seru2 nya cerita nya digantung.💪💪💪💪💪💪
𝐈𝐬𝐭𝐲
suka bgt ceritanya bagus dan setiap episodenya bikin deg²an..😍😍
V3
Rain kn gak jauh beda dari Dio muda 🤣🤣🤣🤣
Neng Hapsah
langsung diselidiki tu.. si Rain Gunta Ganti Cewe terus ternyata 🤣🤣
V3
maaf kak Mia ,, ada beberapa kata yg typo ,, dr bab atas jg sama ada beberapa kata yang typo jg 🙏
tebakan ku benar Rain jumpa dg Dio ,, mu kira stlh jumpa dg Dio , Rain bisa dpt izin , tp ttp saja TDK bisa ,,,, Dio terlalu posesif bgt 🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
apa indukan dari wolfin dan belang msh hidup , kak Mia ❓🤔
secara kn indukan nya dari zaman papa Dio msh muda 🤣
untung Rain gak sampai terkencing di celana Krn sangkin ketakutannya 🤣🤣🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
semoga Rain bertemu dengan Dion ,, psti mereka saling kenal 🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
kini Ken dan Keyla yg TDK paham akan perkataan Lintang 🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
beruntung lintang datang tepat waktu ,,, JK Rain terlambat sampai di rumah mgk Daren sdh metong.
Alhamdulillah kakek Aswin dan pak Hafid datang membantu Lintang.
kmna yaaa kakek buyut Lintang ( kakek nya Hanifah ,,, aku lupa nama nya ) ❓🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!