silahkan baca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7
Pagi pagi subuh Ditya sudah berada didepan rumah Nita.Nita yang baru saja berdoa dipagi hari sembari menulis puisi.Nada dering WA(Whats app)dia berbunyi.Nita bergegas mengangkat telepon itu.
Ditya:Pagi sayang..
Nita: Ya ampun bang pagi pagi udah telepon aja?.
Ditya:Aku kangen kamu..Coba kamu buka jendela rumah kamu.
Nita:Kenapa emanknya bang?
Ditya:Aku ada didepan rumah kamu..Aku bawain sarapan kita makan bareng yuk..Soalnya aku kuliah pagi..
Nita:Hah..Ya udah aku mandi dulu terus langsung masuk ke mobil kamu.
Ditya:Ok..love you
Nita:Iya..
Ditya:kok gak dibalas love you too sih?..
Nita:Love you too.Tunggu ya aku mandi dulu..
Ditya:Iya sayangku.
Selesai mandi dan berdandan Nita bergegas turun menemui Ditya.

"Bang gue berangkat dulu."Teriak Nita.
"Iya."Jawab Bram.
Dengan wajah bingung Nita mengetuk pintu mobil ditya.Sebelumnya dia tidak pernah menggunakan mobil bmw yang ini.

"Tok tok tok."Nita mengetuk kaca pintu mobil Ditya.
"Masuk sayang.Pintunya gak dikunci."Tegas Ditya sambil membuka kaca mobilnya.
"Kamu pakek mobil siapa?"
"Ini mobil mama.Camry aku dibawa mama buat ketemu temen temennya."
"Oh ya udah".Membuka pintu mobilnya.
Nita masuk ke mobil Ditya.Disitu Ditya sedang memutar lagu favorite dia: Your love-David Guetta.
"Sayang.nanti pulang sekolah aku jemput kamu ya.Temenin aku ke Gramedia cari buku sekalian temani aku ketemu klien usaha aku."
"Apa gak apa apa aku ikut?.Kita kan baru pacaran apalagi kita belum lama juga pacarannya."
"Iya sayang.Aku tuh mau serius sama kamu.Kamu mau kan benar benar menyayangi aku tulus?"
"Aku coba ya bang.Aku gak janji.Aku bakal usahain soalnya aku takut kalau terlalu sayang nanti kamu nyampakin aku.Aku afal banget cowok kaya kamu rata rata cuma mau diawalnya nanti waktu lagi sayang sayangnya ninggalin ceweknya."
"Aku gak bakal nyampakin kamu."
"Aku gak percaya.Pertama kali aku pacaran cuma sama kamu bang.Kalau sampai kamu nyakitin aku.Aku gak akan pernah terima kamu dan kata maaf dari kamu ya."
"Iya iya sayang."Memakaikan sabuk pengaman Nita sambil mengacak acak rambut Nita.
"Bang,ayo berangkat udah jam 6 pagi nanti jalanan macat.kan sekolah aku ke kampus kamu jaraknya lumayan."
"Ya udah ayo.."
"Bawa mobilnya pelan pelan bang.Jangan ngepot aku takut kamu nabrak."
"Kamu pegang tangan aku erat erat gak akan kenapa napa."sambil memegang tangan Nita.
"Pelan pelan aku takut."Sambil menutup mata dan memegang erat tangan Ditya.
"Sayang udah sampai."
"Ya,Ampun aku jantungan bang."
"Maaf sayang.ucuh ucuh.Sini peluk sebelum berangkat sekolah"Memeluk Nita sambil mencium kening Nita.
"Aku berangkat ya bang."Bersalaman dengan Ditya.
"Iya sayang.Nanti pulang aku jemput ya."
"Iya bang."
"Love you😘."Kiss bye dari ditya.
"You too."Melambaikan tangannya.
Terdengar suara motor CBR milik Drian.Mengema didekat Nita.Semakin dekat dan dekat.
"Masuk kelas bareng ya Nit."
"Ok..gue tunggu diparkiran motor ya."Menanti di gerbang parkir motor.
"Yuk.Masuk kelas."
"Yuk..."sambil mengecek hp Drian menarik tangan Nita.

"Wah,makin lengket aja kalian.Kapan jadian?.Apa cuma friends with Benefit aja?"Ledek danela.
"Apaan sih dan.Kamu sendiri sama Dave gimana?."
"Ya..Masih belum ada perkembangan lihat takdir Tuhan aja Nit."
"Ayo keburu nanti kita dimarahin bu nov."Mengandeng tangan Nita lebih erat lagi.
"Iya ayo."
"Hari ini adalah hari terakhir pelajaran di tahun ajaran ini.Tahun depan kalian kelas 2 sma harus lebih baik lagi.Terutama buat kamu Drian.Kamu kan harus mengejar ketinggalan.Sebab kamu pindahan baru pertengahan semester ini."Tegas bu nova.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin bu."Tukas Drian.
"Saya juga akan membantu drian bu."Nita menjawab tegas.
Kelas menjadi ribut karena anak anak curiga dengan kemesraan Drian dan Nita yang semakin terlihat.
"Ciye jangan jangan Drian dan Nita pacaran."Teriak Valent.
"Gak.Kita dekat karena kita sahabatan.kalian jangan nyinyir jadi orang."Bantah drian sambil memukul meja.
"Kalo sahabat gak mungkin belain sampai segitunya."Ledek Mario.
"Gak ada apa apa diantara kita.Kita cuma teman aja.Lagian aku sudah punya pacar."Berdiri dan membantah mario.
Anak anak kelas yang tadinya ricuh mulai tenang karena pengakuan Nita.lonceng pulang sekolah berbunyi.Ditya telah menunggu di depan sekolah Nita.Sambil duduk di bagasi mobil.
"Kok lu gak cerita gue kalo udah punya pacar.Kapan jadian?."
"Baru kok Drian,baru kemarin pas kamu anterin aku dari tempat oma kamu.Kak Ditya teman abang aku nyatain perasaan ke aku."Berjalan keluar kelas bersama.
"Oh ya udah.Aku setuju aja asal lu gak pernah tersakiti aku mendukung saja."
"Iya.gue juga gak serius serius amat kok."Berusaha menjelaskan.
"Oh..ya udah."
"Sayang..."Teriak Ditya sambil memangil mengunakan tangannya.
"Drian,Gue balik duluan ya."Balas lirih sembari pamit ke drian.
"Ok.Hati hati ya."Teriak Drian.
"Iya."Jawab Nita sambil berlari ke arah Ditya.
"Siapa tadi sayang?"sambil memeluk Nita.
"Udah yuk kak.Katanya mau ke gramedia.Gak enak diliatin anak kelas aku.Aku risih."Membuka pintu mobil Ditya.
Ditya menyalakan mobil dan bergegas menuju Gramedia mencari buku yang ingin dia beli.Tak disangka dia bertemu mantan kekasihnya sewaktu SMA dahulu.
"Bang aku kesana ya.Mau cari komik"
"Ok.Jangan jauh jauh ya sayang."
"Ditya."Teriak Naomi.
"Kamu.Sama siapa kesini naomi?"
"Sendirian."
"Udah berapa lama balik ke indonesia dari Amerika?Gimana kuliah kedokterannya?."
"Baru 1Bulan.Baik.Aku nyesel dulu mutusin kamu Dit.Kalau aja aku gak dapat beasiswa itu kita pasti masih bersatu."Naomi Memeluk Ditya.

"Iya naomi.Lepasin pelukan kamu.Aku gak nyaman".
"Kenapa dit?.Bukannya dulu kamu suka dipeluk aku?".*0
"Bang menurut kamu aku pilih yang mana bukunya?"Teriak Nita sambil mendekati Ditya yang masih dipeluk Naomi.
"Terserah kamu sayang."
Dengan terkejut Nita melihat ke arah kekasihnya yang berpelukan dengan wanita lain.
"Bang itu siapa?."sambil melihat Ditya dengan terkejut dan menjatuhkan buku yang dia pegang.
"Please,Lepasin gue Naomi."
"Gak mau."memeluk lebih erat.
"Bang itu siapa?."Sambil meneteskan air mata dan mengalihkan mukanya lalu berlari.
"Sayang gue bisa jelasin.Please lepasin gue Naomi."
"Iya gue lepasin."Naomi melepaskan pelukannya.
Nita berlari keluar dari gramedia menenangkan diri.Ditya berusaha mengejar Nita.
"Sayang tunggu."Teriak ditya
"Gue dah bilang kan bang kalau kamu nyakitin aku.Aku gak mau ada alasan apapun.Gue belajarg sayang lu bang tapi lu apa.Malah pelukan sama cewek lain.Gue gak gampang suka sama orang bang".Terdiam dipintu luar gramedia.
"Maafin aku."sambil mengengam pergelangan tangan Nita.
"Aku gak suka cowok tipe kaya kamu.Sama aja kaya abang aku suka mainin cewek."
"Gak sayang.Aku gak seperti yang kamu pikirkan.Maafin aku."memeluk Nita.
Dari kejauhan Drian dan Danela mengikuti mereka diam diam.
"Gue gak terima sampe tu kakak nyakitin Nita aku gak akan tinggal diam."Drian berbisik dengan nada marah ke Danela.
"Sabar Drian."menenangkan Drian yang marah.
"Gue gak terima dan."Mengepalkan tangannya.
"Gue tahu lu sayang banget sama Nita tapi lu harus sabar.Kalau Ditya emank baik buat dia kenapa gak?.Apa lu mulai suka Nita Dri?."
"Gak kok gue cuma sayang dia banget.Dia mirip cewek yang selama ini aku cari."
"Sabar ya drian."
"Iya maaf gue emosi."
Ditya dan Nita mendapatkan buku yang mereka cari.Seusai dari gramedia mereka berhenti di moi cafe and resto buah batu.
"Sayang mau makan apa?"
"Terserah abang aja aku ikut aja."
"Ya sudah aku pilihin pancake ya.Disini pancakenya recommended deh.Sama Milk shake choclate."
"Iya bang terserah bang ditya ajah."
Waiter:Pilih yang mana Aa?
Ditya:Yang ini aja atuh teh.2pancake ice cream sama milk shake strowberry 1 dan milk shake choclate 1 ya teh.
Waiter:Ok.aa ditunggu ya.
Ditya:Gak usah atuh teh.
Waiter:Aa ini pesannya.
Ditya:Jadi berapa atuh teh?.
Waiter:Rp 150.000 ya aa.
Ditya:Ini uangnya teh.
Waiter:Makasih Aa semoga suka dengan cake nya.
Ditya:Ok teh.
Ditya membawa cake dan membuka pintu acsess meja depan yang smoking area.Disana Nita duduk menunggu Ditya.
"Lama ya sayang?"
"Gak kok."
" Kamu lagi apa?.kok serius banget:
"Bukan apa apa kok cuma lagi mau nyari inspirasi buat nulis nanti dirumah."
"Kamu suka nulis?"
"Iya cuma nulis puisi kok."
"Bikinin aku puisi donk."
"Nanti ku bikinkan ya dirumah bang."
"Ayo dimakan keburu malam kita pulang kerumah."
Dari cafe yang sama tapi kursi yang berbeda.Danela dan drian memata matai nita.
"Gimana drian mereka lagi apa?"
"Duh gak terlalu kelihatan."
"Makannya tuh kacamata dibersihin.Cakep cakep tapi kok rada rada."
"Rada rada apa?Tissue tissue mana?"
"Tuh..kamu ganteng tapi?.."
"Tapi apa?"
"Ngeselin..Kelewatan pinter."
"Jahat lu ya dan.Ini kok french friesnya tinggal 1 lu laper apa maruk?"
"Sorry ian.Gue laper."
"Mereka mau pulang.Cus abisin terus ikutin mereka lagi".
"Cus aku abisin ya."
:Iya abisin aja gue gak mood makan."
"Ciye cemburu ya."
"Apaan sih.Lu sendiri gimana sama Dave?"
"Aman terkendali".Danela tersenyum licik.
"Ayo ke motor langsung cus ikutin mereka."
Ditya dan Nita bergegas pergi pulang ke rumah sebelum itu mereka mampir ke toko cake langanan mama Ditya.
Cici Aneth:Eh..Ditya.Mau ambil pesanan cake mama ya.
Ditya:Iya ci.
Cici Aneth:Ini siapa?.Pacar baru?.
Ditya:Bukan sekedar pacar ci calon tunangan aku.
Cici Aneth:Kamu sudah dewasa ya.Sudah serius saja pacarannya.Ini cake nya.
Ditya:Iya ci.Makasih aku pamit ya ci.Ayo nit(sambil mengandeng tangan Nita)
"Apa maksud abang bilang aku calon tunangan abang."
"Kamu gak mau?jadi tunangan aku?"
"Bukan gitu aneh aja."
"Apanya yang aneh?Aku kan sayang kamu."
"Gak apa apa gak ada yang aneh."
"Yuk ke mobil keburu kemalaman."
"Iya bang."Masuk ke mobil Ditya.
Dari kejauhan Danela dan Drian mengikuti mereka lagi.
"Mereka otw balik sepertinya."
"Cus ikutin."
Drian menyalakan motor CBR nya dan mengikuti mereka pelan pelan.Sampai akhirnya sampai ke rumah Nita.Dan Nita terlihat berpamitan dengan Ditya.
"Sayang makasih ya hari ini."memeluk dan mencium kening serta pipi Nita.
"Iya bang sama sama.Makasih ya udah dijajanin nanti kalau sempat aku bikinin puisi ya."
"Iya.Aku sayang kamu."
"Iya.Makasih ya bang."sambil turun dari pintu mobil bmw mama ditya.
"Calling aku kalau ada apa apa."Membuka kaca mobil sambil pamitan.
"Iya.."
"Ya udah aku pulang ya."Menutup kaca mobilnya.
"Hati hati ya."Melambaikan tangan ke ditya.
Drian dan Danela mengamati dari jauh.Drian hanya bisa melihat Nita yang berjalan masuk ke rumahnya.
"Syukurlah dia sudah pulang ke rumah.Dan lu molor?"
"Sorry ke tiduran brother.Habis semilir angin."
"Ya sudah.Ayo pulang aku anterin lu pulang."
"Gue tidur ya."
"Iya ok.Tapi jacket gue jangan lu ilerin."
"Ok.siap brother."Danela tertidur di punggung Drian.
Mereka berdua bergegas pulang.Jalanan kota bandung yang tadinya ramai lalu lalang kendaraan.Kini mulai sepi karena waktu yang semakin larut malam.
Semakin dingin cuaca malam kota Bandung.Sehingga membuat orang orang lebih suka berdiam dirumah daripada pergi keluar rumah.
Yuk dukung terus author carany like❣
vote dan selalu fav karyanya
maksih kakak*